
Hari sudah pagi, nayya sudah bersiap-siap untuk pergi kembali ke rumah keluarga nya, ralat mantan keluarga sepertinya.
Ia sudah menyuruh anak buah nya tadi malam untuk melihat jadwal keluarga feeza untuk hari ini, dan ternyata mereka sedang tidak ada jadwal, hanya saja nanda yg ada jadwal meeting nanti sore.
Zero akan ikut menemani nayya.
Nayya juga sudah menyuruh rafi untuk mengabari teman²nya ralat mantan teman²nya untuk datang ke mansion keluarga feeza.
Ya khusus nya untuk dino dan parsya yg belum mengetahui kabar bahwa dirinya masih hidup.
Nayya sudah bersiap untuk menuju mansion keluarga feeza ,dengan zero di sampingnya.
Terlihat nayya yg sedang menghela napas nya.
Zero sedari tadi sedang menatap nayya.
"Kenapa nay? "tannay zero kepada nayya yg berada di sampingnya.
Nayya langsung membalas tatapan zero.
"hah? "ucp nayya dengan muka yg terlihat polos.
"lo kenapa? "tanya zero mengulangi pertanyaannya tadi.
"gpp. Cuma sedikit gugup aja sih"ucp nayya sambil tersenyum ke arah zero.
Lalu setelah itu mereka langsung masuk ke dalam mobil milik nayya untuk menuju mansion feeza. ...
Putra sudah rapih dengan jeans hitam, dan switer pitih, serta snekers hitam miliknya.
Rafi menyuruhnya untuk datang ke mansion milik keluarga feeza, katanya ada sesuatu yg penting yg akan terjadi di sana.
Tetapi putra tidak begitu penasaran dengan sesuatu penting yg akan terjadi nanti.
Ia sedang sangat malas untuk keluar rumah hari ini.
Tetapi karena rafi memohon dan memaksa nya untuk ikut datang ,akhirnya dengan terpaksa ia menuruti permintaan rafi untuk datang.
Langsung saja ia mengambil kunci motornya yg ada di atas nakas ,dan berpamitan kepada mamanya.
Setelah itu ia langsung menuju parkiran rumahnya dan menaiki motor nya.
Putra lalu melajukan motornya dengan kecepatan standar.
Setelah menempuh waktu sekitar 15 menitan ,akhirnya ia sampai di sebuah mansion yg sangat besar.
Putra lalu langsung memarkirkan motornya, setelah itu ia langsung masuk ke dalam.
Ternyata sudah ada teman-temannya yg sampai duluan.
Sudah ada kenneth, rafi, ajeng, diva, salma, dino, parsya, calista, tiara, ryan.
...
Nanda, resty,dan alex cukup bingung karena melihat kedatangan teman-teman anaknya yg mendadak ini.
"Kalian kok dateng ke sini gx bilng sama gw sih? "tanya alex sambil duduk di sofa ruang tamu yg sudah ada teman²nya itu.
"gw disuruh kesini sama si rafi. Gw kira dia disuruh sama lo"ucp kenneth sambil meminum minuman yg sudah di sediakan.
Alex langsung menaikkan sebelah alisnya.
Ia tidak menyuruh rafi untuk menyuruh mereka datang kesini.
Ia lalu menatap rafi bingung.
Rafi yg di tatap langsung cengengesan saja.
"nanti juga kalian tauk, maksud gw nyuruh kalian kesini. Oh ya, ini udh kumpul semua? "ucp rafi sambil melihat satu persatu teman-temannya.
"Kurang si put..."ucp kenneth terpotong melihat seseorang yg langsung duduk di sampingnya.
"nahh ni orang nya"ucp kenneth sambil melihat putra yg baru saja datang dan langsung duduk di sampingnya tanpa mengucapkan salam.
.
jangan lupa tanggapannya
.