
Selang beberapa detik, ia langsung bangun kembali dan menuju nanda dan resty yg tengah menatapnya.
Lalu setelah itu putra langsung menyalimi tangan resty dan nanda sambil tersenyum tipis.
Nanda dan resty mengetahui bahwa putra sangat frustasi ketika nayya pergi meninggalkan mereka semua.
Mereka berdua juga menyadari sedikit perubahan sifat putra yg semakin dingin itu.
Resty mengelus punggung putra seraya tersenyum ke arah putra.
"Bagaimana keadaan tante dan om?"tanya putra dengan senyum tipisnya.
"Kita berdua baik kok. Gimana keadaan kamu? "tanya resty.
"baik tan"ucp putra lalu setelah itu ia langsung kembali mendudukan dirinya di samping kenneth
"Gila lo, maen duduk² aja tanpa ngucapin salam"ucp kenneth kepada putra, tetapi putra hanya diam saja.
Kenneth mengeluskan dadanya untuk mencoba sabar dengan sifat sahabatnya ini.
Lalu tatapan putra langsung menatap rafi dingin.
"Kenapa lo nyuruh gw kesini?"tanya putra dengan wajah yg datar.
"Nanti juga lo tauk"ucp rafi yg di balas anggukan dengan putra.
...
Lalu datang seorang gadis dan lelaki yg mampu membuat mereka terdiam sebentar.
"nah ini dia dateng"ucp rafi sambil tersenyum.
Ya, gadis dan lelaki yg baru sampai itu adalah nayya dan zero.
Nayya hanya menatap mereka dengan senyuman yg tipis.
"Hai"sapa nayya.
Lalu setelah itu resty langsung memeluk tubuh nayya erat,terdengar isakan bahagia dari resty.
Nayya belum membalas pelukan resty, ia menatap zero dan zero menganggukan kepalanya, menyuruhnya untuk membalas pelukan resty.
Secara perlahan nayya membalas pelukan resty.
Sebenarnya ia rindu dengan pelukan hangat bundanya ini.
Resty melepaskan pelukannya lalu ia langsung menatap tubuh nayya dari atas sampai bawah.
"Nayya, ini beneran nayya kn? Nayya anak bunda kn? "tanya resty yg di balas anggukan dengan nayya.
Setelah itu resty langsung kembali memeluk tubuh anaknya ini dengan sangat erat yg membuat nayya sedikit kesusahan untuk bernapas.
"Maaf, saya tidak bisa bernapas"ucp nayya,resty lalu melepaskan pelukannya sedikit merasa aneh dengan ucapan 'saya'dari anak nya.
Lalu nayya langsung menatap satu persatu sahabatnya, ralat mantan sahabat tersayang nya itu.
Deg!
Matanya bertemu dengan mata lelaki yg pernah membuatnya sangat bahagia, membuatnya seperti seorang ratu di hati lelaki itu sebelum kejadian pahit itu menimpanya.
Lelaki itu membentaknya, menghinanya, menamparnya.
Sudah!! Ia tidak mau mengingat kejadian itu lagi.
Dengan segera nayya memutuskan kontak matanya dengan putra.
Lekaki itu terlihat sedikit acak-acakan di mata nayya, tidak seperti biasanya.
Putra menatap gadisnya itu.
Gadisnya telah kembali!!
Benar dugaannya, bahwa gadisnya itu belum pergi meninggalkan dirinya untuk selamanya!
Tapi apakah dia masih pantas menyebutnya 'gadisnya'?
Setelah semua yg ia lakukan kepada gadisnya dulu.
Ah sudahlah!
Yg terpenting ia ingin gadis itu menjadi miliknya lagi!
Bukan milik orang lain!
Ia tersenyum lalu ia berjalan mendekati nayya.
Tetapi ia berhenti, ketika melihat dino yg memeluk tubuh nayya.
.
jangan lupa tanggapannya
.