
"Salma"ucp Putra.
Salma tersenyum ke Arah Putra.
"Lo sama siapa kesini?"Tanya Putra.
"sama Kenneth nih. Cuma Dia lagi beli minuman. Gw mau samperin Dia niatnya ,eh ketemu sama lo"ucp salma.
Lalu mereka mengobrol Selama beberapa menit.
Terlihat salma yg terus tersenyum ke Arah Putra, Dan Putra hanya menampilkan wajah biasa saja.
Mereka Terlihat asik.
Bahkan seperti Sepasang kakasih yg tengah mengobrol.
Lalu kenneth datang menghampiri mereka ,dengan membawa dua minuman untuk dirinya Dan salma.
"Haii. Lo ada disini juga put"ucp Kenneth sambil Menepuk Pundak Putra.
"iya. Lagi pengen kesini aja. Sambil inget dia. Hehehe"ucp Putra.
Kenneth Dan salma mengerti maksud 'dia' itu siapa.
Ya siapa lagi.
Pasti seorang gadis yg sudah berhasil membuat sifat dingin seorang Rajadin Putra Bachtera sedikit berubah.
Gadis yg sudah meninggalkannya satu tahun yg Lalu.
Senyuman salma langsung bilang ketika mengingat nya.
Ia Masih merasa sangat bersalah dengan gadis itu.
Padahal gadis itu sudah sangat baik dengannya.
...
Nayya membalas pelukan luthfi tak kalah eratnya.
Ia sangat Merindukan abangnya ini ,yg selalu menjaganya, menyayanginya, membuat nya menjadi seorang gadis yg tidak lemah ,Dan menjadi tempat curhatnya.
Walau memang sebelum kejadian itu.
Abangnya ini sangat sibuk, Dan tidak mengetahui masalah yg sedang ia alami.
"Nayya Kangen banget sama abang"ucp nayya masih dengan posisi Memeluk tubuh luthfi.
Luthfi mengelus Puncak kepala nayya.
"abang juga Kangen banget sama adik abang ini"ucp luthfi.
Ia mencium Puncak kepala nayya, lalu ia melepaskan pelukannya.
"terhura jeje"ucp ajeng Di Sela adegan pelukan² tersebut.
Diva langsung menyikut lengan ajeng.
"Hushh... Ganggu aja sih Lo je"ucp diva Dan di Balas dengan sebuah cengiran Oleh ajeng.
Nayya tersenyum sambil menatap mereka satu persatu.
Walaupun belum lengkap, Tapi tak apa.
Lalu luthfi kembali menatap nayya dengan tatapan serius.
"kamu mau kasih tauk mereka kapan nay,kalau kamu masih hidup? "Tanya luthfi.
Raut wajah nayya langsung berubah setelah mendengar pertanyaan dari luthfi.
Entahlah.
Masih Ada rasa kecewa Di dalam hatinya kepada mereka yg telah menyakitinya satu tahun yg Lalu.
Mereka sudah membuat ia terluka batin Dan fisik nya, membuat ia juga sempat depresi
Sementara waktu itu, membuat hatinya sangat sakit atas perkataan Dan perilaku mereka kepada nya.
Apakah ia bisa memaafkan mereka segampang itu?
Sepertinya tidak segampang itu ia memaafkan mereka.
"nayya pasti Akan kasih tauk mereka Bahkan publik kalau nayya masih hidup"ucp nayya.
Percakapan mereka berubah menjadi percakapan yg Serius Dan sedikit Menyakitkan Bagi nayya.
"Apa lo Akan memaafkan mereka setelah semua perlakuan mereka ke lo Sutu tahun yg Lalu? "Tanya diva.
Tatapan nayya langsung berubah menjadi tatapan kosong.
Zero langsung merangkul nayya yg berada di sampingnya.
"Entahlah ,kalau soal memaafkan mereka, gw gx tauk. Susah untuk gw memaafkan mereka"ucp nayya.
"iya abang tauk kamu pasti susah buat maafin mereka. Tapi kamu harus coba untuk memaafkan mereka walaupun Bagi kamu sangat susah untuk memaafkan mereka"ucp luthfi sambil tersenyum hangat ke Arah nayya.
Arya tersenyum ke Arah nayya.
"iya. Bener apa Kata luthfi nay. Kamu harus maafin mereka perlahan-lahan"ucp arya.
Luthfi memegang kedua Pundak nayya Dan menatap nayya dengan tatapan hangat.
"abang juga Sebenernya masih ada rasa kecewa sama mereka. Tapi kita harus coba buat maafin mereka nay"ucp luthfi mencoba mayakinkan nayya.
Nayya membalas tatapan luthfi.
"nayya Akan coba. Tapi pasti Ada perubahan sikap nayya ke mereka"ucp nayya.
Lalu terjadi keheningan berapa menit.
.
Jangan lupa tanggapannya😒
.