
Chilla tersenyum ke arah alex, dan menganggukan kepalanya.
"tapi gw tetep aja takut"ucp chilla
Salma, calista, dan tiara memeluk tubuh chilla ,sedangkan diva tidak. Dia masih ada rasa percaya kepada nayya tapi tidak sepenuhnya.
"tenang sekarang kn kita sahabatan"ucp calista.
"iya, pasti kita selalu jagain luh kok"ucp tiara.
"iya tenang aja chil"ucp salma .
Sedangkan yg lainnya hanya mengangguk saja.
...
Berbeda dengan yg lainnya yg bolos jam pelajaran, sedangkan putra dia berada di kelas untuk mengikuti pelajaran.
Tubuhnya disini tetapi tidak dengan fikirannya.
Sebenarnya ia masih sangat sayang dengan nayya.
Tetapi nayya sekarang sudah membuat nya kecewa, dia menduakannya!!
Entah, kenapa putra begitu yakin kalau foto itu nyta.
Ia cukup kaget dengan ucapan nya yg meminta putus dengan nayya.
Ia sedang emosi saat itu.
Putra beranjak dari duduknya meminta izin kepada guru yg sedang mengajar untuk pergi ke toilet padahal tidak.
Ia memutuskan keluar.
Percuma saja dia berada di dalam kelas kalau otaknya sedang tidak bisa berfikir.
Ia memutuskan untuk pergi ke gudang sekolah .
Setelah sampai di dalam gudang ia segera membanting benda² yg ada di dalam gudang. Emosi nya kembali meluap.
"ARGHHHHH!!GW KECEWA SAMA LU NAYYAAAA!!! KENAPA LU LAKUIN SEMUA ITU KE GW?? KENAPA LU DUA IN GW NAYYA!!!! "teriak putra sambil membanting benda² yg ada di sekitarnya.
"KENAPA NAYYAA?? KENAPAAAA?!!!!"teriak putra dengan muka yg memerah.
lalu emosi nya kembali mereda, ia terduduk di lantai .
"gw benci lu nayya"gumam putra.
...
Bel istirahat sudah berbunyi. Nayya, ajeng, parsya , ervin, rafi, dan dino pergi menuju kantin.
Di sepanjang koridor banyak berbagai tatapan yg di berikan kepada nayya, tetapi nayya tidak menghiraukannya.
Sampai di kantin. Mereka melihat chilla yg sedang tertawa dan alex yg sedang mengelus puncak kepala chilla ,seperti yg ia biasa lakukan kepada nayya. Nayya hanya bisa tersenyum saja.
"kita mau duduk dimna nih? "tanya dino.
"di sana aja"ucp nayya sambil menunjuk meja alex dkk.
Ajeng langsung menatap nya.
"ngpain satu meja sama mereka, mendingan kita di sana aja"ucp ajeng sambil menunjuk meja yg berada di pojok.
Nayya Menggeleng "gpp udh ayok di sana aja"ucp nayya lalu ia langsung menarik lengan ajeng dan parsya.
Yg lain hanya mengikutinya dari belakang saja.
"boleh bareng? "tanya nayya kepada alex dkk.
Alex langsung menampilkan tatapan dinginnya. salma, calista, tiara, ryan, dan kenneth memberikan tatapan kebencian,diva menampilkan wajah biasa saja. Chilla? Dia Berpura-pura tersenyum hangat kepada nayya. Emang munafik banget nih orang:v.
"ngapain luh disini? Meja masih banyak yg kosong"ketus tiara.
"biasa aja kali, kita cuma nanya doang"ucp parsya.
"gpp kok"ucp chilla.
"chil!!gx ush lkh"ucp alex.
"kenapa? Kn dia adik abng"ucp chilla.
"dia bukan adik gw"ucp alex dengan menekankan setiap kalimat yg ia ucapkan.
Deggg!!
Sakit rasanya ketika abang sendiri tidak mengakui dirinya adalah seorang adik kandungnya.
Apakah sebenci itu dia terhadap nayya?
Sebutir air jatuh di pipi nayya, yg lalu langsung ia hapus.
"HEH, DIA ADIK LO!! ADIK KANDUNG LO SENDIRI!! SATU RAHIM DENGAN LO!!"teriak ajeng, yg membuat mereka menjadi pusat perhatian para siswa yg berada di kantin. Kantin seketika hening.
"ABANG MACAM APA LO, YG GX NGAKUIN ADIK NYA SENDIRI!!! "Bentak parsya kepada alex.
"udh je,par"ucp nayya mencoba menenangkan ajeng dan parsya. Ia tidak mau kalau masalah nya semakin rumit.
"gx bisa nay ,dia udh keterlaluan"ucp ajeng.
.
Jangan lupa tanggapannya ya
.