
Sesuai ucapan nayya kemarin, hari ini ia akan membubarkan BD yg sudah ia anggap sebagai keluarga nya.
Sebenarnya ia sangat berat untuk membubarkannya, namun mengingat bahwa nyawa mereka menjadi taruhannya kalau BD terus berlanjut membuatnya secara terpaksa membubarkannya.
Nayya sudah berdiri di hadapan para anggota BD yg sudah berkumpul.
Di belakangnya ada ajeng, salma, diva, arya, reza, dan andy .
Nayya memperhatikan anggotanya yg sebentar lagi akan bubar itu.
"Okeh, disini saya akan memberitahu sebuah keputusan yg saya sudah putuskan bahwa..."ucap nayya terjeda.
Nayya memejamkan matanya sambil mengambil napas dalam-dalam untuk mengurangi rasa sesaknya .
"dengan berat saya memutuskan BD bubar"ucap nayya dengan tegas yg membuat para anggota langsung terkejut atas ucapannya.
"karena saya tidak mau ada lagi salah satu di antara kalian yg tewas karena menangani masalah atau kasus yg kita hadapi. Saya juga kasian kepada keluarga kalian yg mungkin ada beberapa di antara kalian yg keluarganya menjadi terbawa. Saya tidak mau hal itu terjadi lagi"ucap nayya dengan mata yg berkaca-kaca.
"maaf. Apakah kita masih bisa untuk berkumpul?"tanya salah satu anggota yg di balas angguka serta senyuman oleh nayya.
"tentu, tentu saja. Kita masih bisa hanya sekedar berkumpul, kita juga masih seperti keluarga. Jadi jika salah satu di antara kalian ada msalah, jangn sungkan² untuk meminta bantuan. Kita akan terus saling membantu satu sama lain"ucap nayya dengan tegas.
"markas ini juga akan selalu terbuka untuk kalian. Kalian masih bisa ke sini, kalian juga boleh tinggal disini. Saya tidak melarangnya"ucap nayya.
"tentu, tentu saja. Kita masih bisa hanya sekedar berkumpul, kita juga masih seperti keluarga. Jadi jika salah satu di antara kalian ada msalah, jangn sungkan² untuk meminta bantuan. Kita akan terus saling membantu satu sama lain"ucap nayya dengan tegas.
"markas ini juga akan selalu terbuka untuk kalian. Kalian masih bisa ke sini, kalian juga boleh tinggal disini. Saya tidak melarangnya"ucap nayya.
"saya akan selalu menanggap kalian sebagai keluarga saya juga. Kita sudah membangun BD ini dari lama sampai BD menjadi anggota Mafia yg sangat terkenal dan di takuti. Kalian berharga bagi saya "ucap nayya dengan air mata yg mulai menetes.
Membuat para anggota BD terharu mendengar ucapan nayya begitu juga dengan ajeng, salma, diva, arya, reza, dan andy.
Berat rasanya untuk membubarkan BD yg sudah seperti keluarganya sendiri.
"Terima kasih karena sudah mau bergabung ,maaf kalau misalnya saya ada salah sama kalian. Sekali lagi terima kasih"ucap nayya mengakhiri ucapannya.
Skip.
Tak terasa 1 bulan telah berlalu, hari ini adalah hari pernikahan nayya dan putra yg sudah di nantikan oleh banyak orang.
Terlihat nayya yg sedang duduk di sebuah bangku di dalam ruangan sambil melihat ke arah tv yg memperlihatkan proses pengucapan ijab kabul.
Di samping nayya ada ketiga sahabatnya .
Nayya merasa sedikit takut, takut kalau putra salah mengucapkan nya.
Ajeng yg melihatnya langsung memegang tangan nayya yg sedikit berkeringat.
"tenang aja, putra gx akan salah ucap kok"ucap ajeng Mencoba menenangkan nayya.
Nayya hanya menganggukan kepalanya saja.
Di bawah putra tengah mengucapkan sebuah ijab kabul untuk menjadikan orang yg di cintainya sebagai pendampingnya untuk selamanya.
Putra merasa sedikit gugup.
Ia menjabat tangan nanda yg ada di hadapannya.
.
nanti lahi lanjut nya ya soalnya author malam ini juga mau namatin cerita nya jadi author nantik malam BEGADANG 😊
.