
Nayya membulatkan matanya karna terkejut dengan ucapan yg putra lontarkan kepadanya.
Apa nih?
Putra melamarnya?
Benarkan?
"hah? "ucap nayya dengan wajah polosnya.
Otaknya masih belum bisa mencerna ucapan yg putra lontarkan tadi.
"ck, will you marry me siti nayyara hafeeza yg sebentar lagi nama belakangnya akan menyandang nama Bachtera?"ucap putra masih dengan senyumannya.
Tes!
Setetes air mata jatuh di wajah nayya setelah ia menangkap ucapan putra.
Ia tidak menyangka putra akan melamarnya secepat ini, padahal baru saja mereka melanjutkan kisah mereka yg sempat terputus dulu.
"kamu... kamu ini lagi ngelamar aku ya ja?"tanya nayya dengan begitu bodohnya .
Terlihat mereka semuanya yg mendengar pertanyaan polos nayya langsung berdecak kesal. "iya sayang, aku melamar kamu. Jadi... Kamu mau gx jadi istri aku yg menemani aku selamanya? "ucap putra yg merasa ikut kesal dengan nayya sekarang ini.
"tapi kok, kn biasanya orang ngelamar itu pake cincin raja bukan kalung!"ucap nayya yg membuat putra tersenyum hangat.
"gpp ,biar beda aja dari yg lainnya. Jadi gimana nay? "ucap putra dengan menatap nayya serius.
Nayya tersenyum sambil mengangguk-anggukan kepadanta dengan antusias.
"nayya mau raja! Nayya mau! "ucap nayya dengan air mata yg mulai kembali menetes.
Yg membuat putra dan yg lainnya tersenyum senang terutama putra ,mereka juga bertepuk tangan .
Ia langsung memeluk tubuh mungil gadis di depannya ini yg sebentar lagi akan menjadi istri nya.
Nayya membalas pelukan putra dengan erat.
"makasih sayang, makasih udh nerima lelaki yg bodoh seperti aku ini"ucap putra yg ikut menetes kn air matanya.
Nayya hanya mengangguk-anggukan kepalanya saja.
Nayya menyembunyikan wajah nya di dada bidang milik putra, sedangkan putra menaruh kepalanya di atas kepala nayya seraya terus mencium puncak kepala gadisnya itu.
Selang beberapa menit mereka berpelukan akhirnya oelukan itu lepas.
Putra langsung memakaikan kalung berbandul gembok tersebut ke leher putih polos nayya.
"kalung ini, untuk mengunci perasaan kita untuk selama-lamanya. Kita gx boleh buka gembok ini ya"ucap putra dengan senyumannya.
"ck, gimana bisa buka nya klo kuncinya aja gx ada raja"ucap nayya yg membuat putra terkekeh.
Ia lalu langsung memperlihatkan sebuah kalung yg berbandul kunci.
"kunci nya ada di aku. Tapi tetep aja, gx boleh di buka, paham? "ucap putra tegas yg di balas senyuman serta anggukan oleh nayya.
"paham raja. Nayya gx akan buka kalung ini"ucap nayya yg membuat putra tersenyum dan mengusap puncak kepala nayya lembut.
"bagus"ucap putra.
Mereka menengar sebuah bunyi yg membuat salah satu di antara mereka menyengir.
"muehehehe, maaf ya jadi ngerusak suasana. Abisnya gw udh laper, lu berdua malah masih asik romantis²an"ucap orang itu yg tak lain dan tak bukan adalan kenneth.
Mereka langsung memandang kenneth kesal, bisa²nya ia merusak suasana yg sedang romantis seperti ini.
Salma yg berada di sebelah kenneth langsung mencubit lengan lelaki itu.
"ngerusak suasana aja kamu mah"ucap salma yg di balas dengan raut wajah kesal kenneth serta ia juga memajukan sedikit bibirnya.
"ya maap, kn aku gx sengaja sayang. Lagian mereka lama, aku udh keburu laper"ucap kenneth sambil mengelus tangannya yg tadi di cubit oleh salma.
"ganggu"ucap putra dingin kepada kenneth yg dapat di dengar oleh semuanya.
"maap put elah"ucap kenneth kesal.
"yaudh sana makan"ucap putra kepada kenneth yg di balas anggukan semangat oleh lelaki itu.
Setelah itu kenneth langsung memakan makanannya yg sudah di sediakan.
Mereka semua langsung memakan makanan yg di sediakan.
Setelah acara selesai dan sudah menentukan tanggal pernikahan mereka yg akan di laksanakan 4 Juni nanti sekitar 1 bulan lebih lagi.
Mereka memutuskan untuk pulang.
Nayya sudah berada di dalam kamarnya, ia juga sudah mengganti dress nya dengan piyamanya.
Ia sangat sangat senang hari ini.
Ia tak menyangka putra akan melamarnya sekarang, sangat tidak menyangka!
Mengingat masalah mereka baru saja selesai dan hubungan mereka baru saja berlanjut.
Ini sangat cepat baginya!
Tapi ia juga sangat senang, karena sebentar lagi ia akan menikah dengan lelaki yg sangat ia cintai.
Nayya memejamkan matanya,selang beberapa menit akhirnya ia sudah tertidur karena tubuhnya sudah sangat lelah.
...
Sesuai ucapan nayya kemarin, hari ini ia akan membubarkan BD yg sudah ia anggap sebagai keluarga nya.
.
Jangan lupa tanggapannya
.