
"Gw pulang deh langsung udh mau gelap"ucap nayya.
Lalu nayya pun keluar dari ruangan nya menuju ruangan nazwa a.k.a jua untuk pamit.
" kak nayya pulang dulu ya, udh mau gelap soal nya"ucap nayya.
"y udh hati² di jalan, jangan ngebut²! " ucap jua.
"gk janji yg itu mah, assalamu'alaikum"ucap nayya lalu mencium pipi jua.
"Waalaikumsalam"ucap jua.
Nayya pun keuar dari ruangan jua.
Banyak yg menyapa nayya setelah mereka tau bahwa nayya adalah pemilik perusahaan ini.
" Kalian rahasia kan semua ini dari media, saya tidak mau identitas saya terbongkar, mengerti!! "ucap nayya sambil berteriak agar semua karyawan di kantor nya mendengar kan nya.
" Baik bu"ucap semua karyawan dengan serempak.
Laku nayya pun menlanjutkan jalan nya.
Skip...
Keesokan pagi nya putra tengah berangkat untuk ke sekolah menggunakan motor milik nya. Putra lebih suka memakai motor dari pada mobil.
Dari kejauhan dia melihat seorang perempuan sedang berdiri di depan mobil.
Lalu putra pun berhenti untuk memastikan siapa perempuan tersebut.
Putra berjalan mendekati perempuan tersebut. Lalu ia tau siapa perempuan tersebut dan ternyata perempuan tersebut adalah nayya.
"kenapa? "tanya putra dingin dan jangan lupa muka datar nya juga.
Sebenar nya nayya kesal kalau melihat putra berbicara irit kata banget muka nya juga datar banget kek triplek(😐 kek gini nih wkwkwk) .
" ini mobil gw mogok mana udh mau bell lagi"ucap nayya dengan raut wajah kesal karena sebentar lagi sekolah nya akan belajar masuk dan mobil nya malah mogok di tengah jalan.
"ohh" ucap putra dingin.
"bareng? "tanya putra tetapi tetap masih dingin.
"gw males banget bareng sama dia pasti nanti diem mulu gk ngomong apa², tapi kan udh mau bell"batin nayya.
" y udh"ucap nayya kembali datar.
Lalu putra menaiki motor nya di ikuti oleh nayya.
Mereka pun berjalan menuju sekolah.
Sesampai nya di sekolah ternyata pintu gerbang nya sudah ingin di tutup.
"siap non" ucap mang ujang.
Putra bingung kenapa mang ujang nurut kepada nayya padahal biasa nya kalau ada siswa yg telat mang ujang akan melaporkan nya kepada guru BK. kenapa ini tidak?? y udh lah gk ush di ambil pusing.
Mereka pun memasuki sekolah dengan berjalan beriringan, banyak pasang mata yg melihat mereka dan banyak juga tatapan sinis yg mereka berikan kepada nayya.
"ihh ganjen banget sihhh".
"iy pakai jalan sama putra lagi".
"nerd aja belagu".
"lu pake pelet apaan, kok putra ampe mau nganterin sih".
Dan masih banyak lagi yg lain nya.
Mereka tidak suka mengapa seorang nayya gadis nerd bisa berangkat dengan most wanted di sekolah mereka padahal yg mereka ketahui putra tidak pernah dekat dengan seorang gadis satupun, dan sekarang ia malah berangkat bareng seorang gadis nerd.
Sesampai nya di kelas 11 ipa¹.
Mereka memasuki kelas bersama dan nayya mendapat kan tatapan biasa saja oleh teman² sekelas nya.
Kalian tahu??teman kelas nayya sudah bisa menerima kehadiran nayya dan sahabat²nya, bahkan mereka sudah seperti keluarga. Tetapi masih ada beberapa yg benci sama nayya dan sahabat² nya.
" Tadi kenapa nay? kok kaya nya rame banget di Koridor?"tanya teman kelas nayya yg bernama Ryan.
"iya kok lu juga masuk nya bareng sama putra? "tanya dinda.
"knp gk tanya putra aja" ucap nayya.
"ogahh, nanti malah gw berasa kayak ngomong sendiri lagi, males banget gw"ucap dinda dengan muka kesal.
" jadi kenapa lu masuk ke kelas bareng sama putra? "tanya nanda penasaran.
"tadi mobil gw mogok di tengah jalan trus putra lewat y udh gw nebeng aja" ucap nayya dengan santai.
"cieeee" ujar seluruh teman kelas nya bersamaan terutama para sahabat nya dan para sahabat putra yg teriak nya paling kencang.
Pipi nayya memerah karena mendapat kan godaan dari para teman² nya beda dengan putra ia hanya diam saja.
"apasih" ucap nayya.
"pipi nay pipi" ucap salma.
"emang kenapa pipi gw? " ucap nayya heran, ia masih belum sadar kalau pipi nya memerah.
.
udh ya guyss jangan lupa like, komen and voteeee👀
.