
"Sekarang, waktunya pulang Stev!" ucap Nick setelah mereka berdua selesai makan malam.
"Nick!" Stevy menjeda langkahnya.
Nick terdiam, enggan menanggapi wanita yang tengah merajuk manja kepadanya.
"Berjanjilah untuk tidak meninggalkanku," imbuhnya sembari menggengam kedua telapak tangan Nick.
"Stev, biarkan waktu yang menjawab semua ini. Aku akan berusaha semampuku untuk menyelamatkan hubungan Kita," balasnya.
Nick ragu! Tentu saja, sekuat apa pun Nick berjuang untuk mempertahankan cintanya, dan sesering apa pun Nick berjanji kepada wanita ini untuk tidak meninggalkan, hanya waktu yang bisa menjawab semua itu. Jika keluarga besar Oswald menerima dan merestui hubungan mereka tentu Nick akan menjamin keselamatan hidup dan mati wanita yang dicintai.
"Mungkin, Aku bisa berjanji untuk tidak meninggalkanmu Stev, tapi semua itu tergantung-"
Belum sempat ucapan itu berakhir, tiba-tiba tubuhnya ditarik kebelakang oleh sebuah daya tarik yang memiliki kekuatan massa sembilan puluh ribu kali berat badannya. Sebuah daya tarik yang menyerupai gaya Gravitasi Newton itu menarik tubuhnya ke atas, ke bawah mental ke atas lagi hingga ke bawah lagi beberapa kali hingga membentuk garis vektor yang berdiamater sama.
Saat Nick mencoba melawan tarikan kuat dengan menekan Starbalt Blue Fire ditubuhnya, di sana semakin kuat aksi dan reaksi yang terjadi.
Anehnya kejadian itu tak ada yang melihat dan merasakan sesuatu yang tengah terjadi kepadanya, Stevy pun demikian. Ia hanya melihat Nick berlari kencang menjauhi dirinya, sama sekali tak melihat bias cahaya yang menarik tubuh Nick secepat kilat. Padahal kekuatan itu sangat kuat dirasakan oleh Nick yang berusaha melepaskan diri dari bias cahaya aneh itu.
Stevy mengira bahwa Nick telah berkhianat, meninggalkan dirinya di sana sendirian. Sementara Nick masih berjuang melawan kekuatan itu, kekuatan yang berasal dari arah barat laut.
Nick berontak, mengerahkan seluruh tenaga dan kekuatannya untuk menghalau setiap bias cahaya yang menarik ulur tubuhnya. Sampai di titik kelemahannya, Nick benar-benar tak sanggup menahan lagi.
Tubuhnya seketika terlempar ke arah laut merah terdalam. Semua benda yang melekat ditubuhnya seketika berkarat, membentuk korosi hingga Nick benar-benar tenggelam di kedalaman laut merah itu.
Nick merasakan kedamaian saat tubuhnya melayang, mengendap perlahan-lahan, seperti benda yang mengalami reaksi redoks tubuhnya mengeluarkan iodin saat dicemplungkan ke dalam lautan luas itu. Badannya mendidih, mengeluarkan molekul-moleku udara, menggelembung ke arah atas, semakin lama tubuhnya semakin tak berdaya, mengeluarkan larutan osmosis yang perlahan-lahan mengikis seluruh sel-sel tulang.
Selang beberapa saat setelah tubuhnya benar-benar tenggelam semakin dalam, ada cahaya lain yang muncul dari langit. Cahaya terang yang awal mula berputar sembilan puluh derajat itu memecah air laut, mengangkat tubuhnya dari kedalaman laut merah kerajaan The Darkness Cthulhu.
Nick seperti melihat wajah seorang pria yang memakai kostum jubah hitam, mirip seperti yang dikenakan. Bedanya ia memiliki cahaya jingga ditubuhnya, serta mata orange menyala terang. Siapa pria itu? Dari mana asalnya? Untuk apa dia menyelamatkan dirinya yang sudah tak memiliki kekuatan lagi?
"Aku tak menyangka kau menemukan Starbalt Blue Fire yang telah lama hilang tiga puluh empat tahun yang lalu."
"Jika Starbalt Blue Fire ini mampu melekat kuat ditubuhmu dan Kau menguasai kekuatannya, maka Kau adalah pemiliknya!"
"Kau adalah penyelamatku! Manusia kuat yang menyelamatkanku dari jurang gelap yang tertutup rimbunan besi besi berkarat. Aku berhutang budi padamu, maka Aku harus menyelamatkanmu!"
Makhluk misterius yang hanya terlihat cahaya jingga, serta mata orange menyala tajamitu berbicara sendiri. Ia mengagumi kegigihan Nick untuk bertahan hidup, berkali-kali pria malang ini mencoba dibunuh namun ia masih saja bertahan.
Meskipun kini, ia nampak seperti mayat, tapi makhluk misterius itu yakin bahwa Nick masih hidup. Ia hanya butuh waktu untuk menunggu reaksi korosi yang ada di dalam tubuhnya hilang secara perlahan.
"Kau benar-benar pria yang gigih!" ucapnya saat melihat satu tarikan napas dari dadanya, serta beberapa kali pergerakan dari jari-jarinya.
Disisi lain, Carlos nampak terlihat bahagia mendengar bahwa Nick telah dihabisi oleh raksasa monster gurita, ia tak mengerti jika Nick telah diselamatkan oleh Pollux.
“Apakah Dia benar-benar sudah mati?” tanya Carlos kepada Dr. Wattson.
“Tidak ada kemungkinan Dia bisa hidup Mr. Carlos!” balasnya yakin.
“Bagus! Sekarang Aku ingin bertemu putraku, Aku akan mengabdi kepadanya. Apa pun keinginannya akan kuturuti!” ucapnya sembari bergegas meninggalkan ruang laboratorium, diikuti dengan Dr. Wattson yang mengiringi setiap pergerakan Carlos dari belakangnya.
Sampai diperbatasan laut merah Carlos dan Dr. Wattson menunggu penampakan Freddo yang telah menjelma menjadi raksasa monster gurita itu untuk menghampiri mereka. Namun selang beberapa saat, ia sudah tak melihat raksasa monster gurita lagi, yang dia lihat sekarang adalah The Darkness Cthulhu. Itu tampak lebih mengerikan!
“Sepertinya, apa yang telah Saya katakan sudah terbukti Mr. Carlos!” ucap Dr. Wattson ketika melihat sosok The Darkness Cthulhu itu muncul dari kedalaman laut merah.
“Apa maksudmu!” balasnya tak mengerti.
“Putra mahkotamu berhasil menyerap semua energi makhluk yang ada di dalam laut itu. Tubuhnya sudah dipenuhi dengan kekuatan iblis mengerikan, serta kini ia tak akan ada yang mampu menandinginya lagi!” balasnya memperjelas.
“Bukankah itu bagus!” Carlos justru berdecak puas melihat sosok mengerikan itu berdiri sembari menatap tajam ke arah mereka yang terlihat sekecil semut dimata The Darkness Cthulhu.
“Dia benar-benar akan menghancurkan dunia ini Mr. Carlos!” Dr. Wattson kembali memperjelas.
“Itu salah satu harapanku Dr. Wattson! Apa Kau tahu? Lebih baik Saya kehilangan dunia ini dari pada Saya harus melihat putra mahkotaku tersiksa! Biarkan Dia menjadi penguasa dunia ini sekarang. Mengerti!” ucap Carlos penuh penekanan.
Saat Carlos dan Dr. Wattson berbincang lama diantara ucapan mereka tiba-tiba The Darkness Cthulhu, bergerak mendekat ke arah mereka. Sosok raksasa monster gurita yang lebih besar dan mengerikan itu, kini bisa berbicara.
“Dia masih hidup!” ucapnya menggelegar.
Seketika Dr. Wattson menangkap ucapan The Darkness Cthulhu itu yang mengatakan bahwa Nick masih hidup. Namun The Darkness Cthulhu tidak tahu siapa yang telah berani menyelamatkan Nick dari kedalaman laut merah itu.
“Bedebah!” ucap Carlos geram.
Merasa bahwa Nick benar-benar mengganyang hatinya. Kini adrenalin Carlos naik ke ubun-ubun.
Darahnya mendidih di dalam otaknya!
“Katakan, apa yang harus kulakukan!” ucap Carlos kepada The Darkness Cthulhu.
Sementara The Darkness Cthulhu tidak menjawab, hanya terdengar gemeretak dari setiap pergerakan tubuhnya.
The Darkness Cthulhu tentu akan menghabisi nyawa Nick dengan tangannya sendiri saat Nick muncul lagi nanti. Ia hanya perlu menunggu Nick kembali menghadapi kekuatannya. Siapa yang akan lebih kuat ketika The Darkness Cthulhu sudah memiliki kekuatan penuh yang digadang-gadang tidak akan ada yang bisa mengalahkan!
Dunia benar-benar akan hancur jika Nick yang sudah kehilangan kekuatannya itu, tidak bisa kembali memiliki kekuatan Starbalt Blue Fire yang sudah lepas dari tubuhnya.