The Queen's Destiny

The Queen's Destiny
4. Penerus



Bulu mata Lanhua sedikit bergetar. Lanhua perlahan membuka matanya yang tadi tertutup. Ia mengerjapkan matanya beberapa kali, menyesuaikan cahaya yang masuk ke netranya.


Lanhua mengedarkan pandangannya ke sekelilingnya. Dahinya sedikit berkerut, karena ia kebingungan. 'Bukankah harusnya aku berada di dalam danau? Kenapa aku malah di ruangan putih seperti ini? ' batin Lanhua bingung.


Lanhua kemudian bangkit dari duduknya. Ia melangkahkan kakinya sambil memutar kepalanya ke sana kemari, agar ia bisa mendapat petunjuk di mana ia berada.


Terlalu fokus mencari petunjuk, Lanhua tak menyadari jika di belakangnya muncul cahaya berwarna biru yang muncul secara tiba tiba. Cahaya tersebut perlahan berubah menjadi lingkaran air. Perlahan lingkaran air itu menghilang digantikan oleh sosok wanita yang cantik.


Wanita tersebut menggunakan pakaian berwarna abu-abu dengan sebuah tongkat di tangannya berwarna biru gelap. Sebuah mahkota indah terpasang manis di atas kepalanya menambah kadar kecantikan dirinya meskipun wajahnya sudah dihiasi keriput.


Wanita itu mengalihkan pandangannya ke arah Lanhua yang berada di depannya. Kedua sudut bibir wanita itu terangkat membentuk sebuah senyuman indah. Dengan langkah Anggun wanita itu berjalan perlahan mendekati Lanhua .


Lanhua memutar badannya ke belakang, kala merasakan ada seseorang yang mendekatinya. Di lihatnya seorang wanita cantik sedang berjalan kearahnya dengan langkah anggun. Benar-benar anggun, tak ada kesan dibuat-buat


Wanita itu tersenyum ke arah Lanhua. Lanhua yang bingung hanya membalas senyum ke arah wanita itu karena ia tak tahu apa-apa.


Wanita itu kemudian berhenti berjalan di depan Lanhua. Senyuman indah masih saja terlukis di wajah keriputnya. Wanita itu menatap mata Lanhua.


"Anak muda, perkenalkan nama wanita tua ini Yun Rui. Kau bisa memanggilku semaumu. Siapa namamu anak muda? "Tanya wanita itu yang ternyata bernama Yun Rui. Lanhua sedikit kaget dengan wanita di depannya ini.


"A-ah, namaku Lanhua bibi. Siapa gerangan bibi ini? "Kalimat tersebut langsung keluar dari mulut Lanhua. Yun Rui tertawa kecil.


"Tak perlu sungkan pada wanita tua ini. Baiklah, Lanhua. Aku kesini, ingin memberitahumu sesuatu. Tapi sebelum itu, aku akan menceritakan sedikit sejarah padamu. Kau pasti belum tau apa apa di sini bukan? Karena kau adalah pendatang baru di sini"ucap Yun Rui dengan sedikit kekehan.


Lanhua tersentak kaget mendengar penuturan Yun Rui. "Bibi, bagaimana kau bisa tahu? "Tanya Lanhua tegang. "Lanhua tidak perlu tahu. Yang jelas, aku tidak akan mengulang apa yang aku katakan. Dengarkan baik baik"balasan Yun Rui tidak memuaskan Lanhua. Tetapi Lanhua hanya menganggukkan kepalanya.


"Kau pasti tahu tentang dunia atas bukan? "Tanya Yun Rui. Lanhua menganggukkan kepalanya. Ya, buku kemarin yang ia baca menerangkan tentang dunia yang sedang ia tempati. Dunia ini, di bagi menjadi tiga;dunia bawah, dunia tengah, dan dunia atas.


Dunia bawah menjadi tempat tinggal para kultivator rendah dan manusia biasa, dunia tengah menjadi tempat tinggal para master hebat, ahli senjata. Sedangkan untuk dunia atas, tempat tinggal untuk para dewa-dewi yang bertugas menjaga keseimbangan dan perdamaian dunia.


"Dunia atas adalah tempat para dewa-dewi tinggal. Dahulu kala, ada sebuah kerajaan yang sangat kuat. Kerajaan Langit namanya. Kerajaan Langit menjaga keseimbangan dan perdamaian dunia selama berabad abad lamanya. Hingga suatu ketika, muncullah kerajaan kerajaan baru lainnya.


Kerajaan baru di mulai dari Kerajaan Api dan Es. Kedua kerajaan itu, selalu memiliki konflik yang sangat sulit di hentikan. Hingga suatu ketika, muncullah Kerajaan Laut, di sertai menghilangnya Kerajaan Langit. Kerajaan Laut hidup di tengah tengah konflik dua kerajaan itu, Es dan Api"Yun Rui membalikkan badannya, membelakangi Lanhua.


Dari sana Kerajaan Laut mulai melaksanakan tugas tugasnya. Menjaga perdamaian dan keseimbangan dunia. Kerajaan Laut membantu menyelesaikan masalah yang ada di antara dua kerajaan yang bermusuhan itu selama berabad abad. Andaikan Kerajaan Laut tidak ikut turun tangan, bisa di pastikan jika keseimbangan dunia akan hancur.


Kemungkinan terbesar, Kerajaan Es akan menyerang Kerajaan Api. Sedangkan kekuatan kedua kerajaan itu sangat tidak seimbang, Kerajaan Es jauh lebih kuat dari Kerajaan Api. Meskipun begitu, tetap saja Kerajaan Laut yang paling kuat.


Hingga suatu ketika, malapetaka datang. Seluruh daratan di dunia ini seolah akan berakhir. Seseorang, telah membangkitkan Kerajaan Langit yang sudah tertidur selama berabad abad. Keseimbangan dunia hampir menghilang. Seluruh daratan mengalami penderitaan akibat dewi penghancur itu!


Dewa serakah itu dengan tidak tahu malunya menginginkan Kerajaan Laut dan Kerajaan Es. Masalah belum juga selesai. Dewa serakah itu malah membantu dewi penghancur itu. Ia benar benar makhluk serakah.


Merasa perdamaian dunia menghilang, Kerajaan Laut dan Kerajaan Es berunding, mendiskusikan sebuah rencana untuk mengusir dewi penghancur itu. Kedua kerajaan itu kemudian sepakat menghabisi si dewi penghancur dan dewa serakah itu.


Setelah merencanakan rencana dan persiapan matang, kedua kerajaan itu kemudian menyerang dewa-dewi tak tahu diri itu. Tidak ada yang kalah, ataupun menang. Dewa-dewi Kerajaan Laut dan Kerajaan Es serta kerajaan lainnya yang ikut serta dalam pertempuran gugur dalam pertempuran dengan terhormat. Si dewa serakah berhasil kabur dengan luka yang tidak bisa di katakan sedikit, dan dewi penghancur itu tersegel di sebuah tempat rahasia.


Kerajaan Laut tersegel dan membeku di dalam Laut Tanpa Dasar. Korban dari pertempuran itu sangat banyak. Meskipun hanya berniat menghabisi dewa-dewi itu, tapi kekuatan mereka tak bisa di remehkan"Yun Rui menghela nafas, mengatur emosinya yang meledak ledak terbawa suasana cerita.


Yun Rui kemudian membalikkan tubuhnya, menatap Lanhua yang serius mendengarkan ceritanya. "Ada yang ingin kau tanyakan? "Tanya Yun Rui kepada Lanhua. "Siapa dewi dan dewa itu? Apa tujuan mereka melakukan semua ini? Apakah ada yang selamat dari kejadian itu? Dimana Laut Tanpa Dasar berada? "Tanya Lanhua beruntun.


"Mereka melakukan semua ini, tentu agar bisa memegang kendali atas tiga dunia ini. Dari kejadian malapetaka itu, tentu ada yang selamat. Mereka kemudian kembali menghidupkan kerajaan yang tertidur. Kecuali Kerajaan Laut, kerajaan itu tak bisa di hidupkan, kecuali jika yang menghidupkan Kerajaan Laut adalah keturunan putihnya"balas Yun Rui tenang.


"Ah, bibi kau belum menjawab pertanyaan pertama dan terakhirku"ucap Lanhua dengan tatapan menyelidik ke arah Yun Rui. Yun Rui tertawa kecil. "Ah, benar. Aku sudah terlalu tua untuk mengingat perkataanmu anak muda. Pertanyaan pertama, aku tidak bisa menjawabnya. Pertanyaan terakhir, Laut Tanpa Dasar berada di dunia atas"balas Yun Rui.


Lanhua mengangkat salah satu alisnya. "Memang berapa usia bibi? "Tanya Lanhua heran. Yun Rui tampak menghela nafas. "Kau pasti terkejut mengetahui berapa umurku. Umurku sudah mencapai 2500 tahun"balas Yun Rui dengan gelengang lemah. Lanhua terdiam di tempatnya sembari menatap tak percaya ke arah Yun Rui.


"Bibi, jangan bercanda"ucap Lanhua serius. Yun Rui tergelak. "Hahahaha apa gunanya aku bercanda, mengatakan kata kata bohong padamu? Aku serius"balas Yun Rui dengan tawanya. Lanhua menatap Yun Rui horor.


Ia pikir usia perempuan di depannya belum mencapai 50 tahun karena terlihat muda. Tapi.. Apa yang ia pikirkan jauh dari kenyataan. Sedikit ada rasa iri di benak Lanhua karena melihat wajah Yun Rui yang begitu muda, tak sesuai dengan usianya.


"Haaiih,, baiklah, aku percaya bibi tidak berbohong. Jadi, apa maksud bibi mengatakan hal ini padaku? "Tanya Lanhua penasaran. Yun Rui tersenyum sambil menatap Lanhua.


"Dewa serakah itu tidak akan berhenti melakukan hal hal buruk sebelum keinginannya tercapai, bahkan keinginannya menguasai dunia mendarah daging hingga ke tulang dan darah para keturunannya. Rencana rencana buruknya tidak akan pernah berhenti sebelum keinginannya tercapai. Aku khawatir akan hal itu"ucap Yun Rui dengan ekspresi khawatir.


"Jadi, apa yang harus aku lakukan? "Lanhua terus mendorong Yun Rui. Mengetahui jika gadis muda di hadapannya tak sabar dengan maksud kedatangan dirinya, Yun Rui tak bisa menahan senyum di wajahnya.


"Aku ingin, kau membantu penyelama dunia menyelesaikan tugasnya. Tugas, untuk menghentikan rencana buruk dewa serakah itu"balas Yun Rui membuat Lanhua menegang di tempat. "Itu.... Bagaimana caranya? "Tanya Lanhua ragu. Sungguh, ia baru saja datang ke dunia ini, dan langsung di sambut oleh tugas tak masuk akal di sini.


"Hmmm, kau perlu membangkitkan Kerajaan Laut yang membeku di dalam Laut Tanpa Dasar. Dan ya, penyelamat dunia adalah seseorang yang merupakan keturunan suci Kerajaan Langit "ucap Yun Rui tenang.


Lanhua terdiam di tempatnya. Mungkin jika membantu penyelamat dunia, ia mungkin masih sanggup. Tapi, ia di perintahkan membangkitkan Kerajaan Laut yang membeku. Ini, agak berat baginya.


"Aku tahi ini sedikit sulit. Percayalah, kau bisa melakukannya. Kau hanya perlu berlatih dengan keras di sini, agar kau bisa menjadi kuat. Setelah itu, kau bisa mencari penyelamat dunia "ucap Yun Rui seolah membaca pikiran Lanhua.


"Siapa penyelamat dunia? "Tanya Lanhua pelan. Sepertinya ia sedikit kaget sehingga tidak mendengar penjelasan Yun Rui tadi. Yun Rui mendekati Lanhua kemudian mengelus pelan punggung Lanhua. "Penyelamat dunia, dia adalah keturunan suci Kerajaan Langit. Keturunan suci, adalah seseorang yang memiliki ataupun tidak memiliki darah sebuah kerajaan. Keturunan suci memiliki tugas khusus untuk dirinya, yang wajib ia laksanakan. Apabila tidak dilaksanakan, orang yang menjadi keturunan suci suatu kerajaan akan mendapat hukuman. Misalnya, kau adalah keturunan suci Kerajaan Laut. Kau bisa saja memiliki darah Kerajaan Laut, bisa jadi juga tidak. Kau memiliki tugas khusus yang harus kau laksanakan. Jika tidak, kau akan mendapay hukuman"jelas Yun Rui.


Lanhua menganggukkan kepalanya pelan. Ia kemudian menatap Yun Rui yang berada di sampingnya. "Bagaimana caraku pergi ke dunia atas? Dan bagaimana caranya membangkitkan Kerajaan Laut yang membeku? "Tanya Lanhua.


Yun Rui sedikit melirik ke bawah. "Ah, waktuku sudah habis. Aku akan memberimu kekuatan milik Kerajaan Laut. Informasi terakhir, aku adalah dewi dari Kerajaan Laut di dunia atas. Sebagai ratu terdahulu, dan kau sebagai keturunanku, aku memintamu membangkitkan Kerajaan Laut"tubuh Yun Rui perlahan menjadi transparan.


Jari telunjuk Yun Rui kemudian menempel di dahi Lanhua. Gelombang energi meledak ledak di jari telunjuk Yun Rui yang kini perlahan mulai menjadi transparan.


Lanhua menutup matanya merasakan tubuhnya seperti di aliri oleh air. Ia seolah bisa merasakan aliran darahnya sendiri di tubuhnya. Perlahan, kesadaran Lanhua mulai berkurang. Sebelum ia benar benar di tinggal kesadarannya, samar samar ia mendengar suara Yun Rui.


"Untuk penerusku..


Namamu.. Adalah Rui Lan"


••••••••••••••••••••••••••


***TBC


Typo bertebaran


Jan lupa kasih saran, komen dan kritik..


Sampai jumpa👋👋***


Visual Yun Rui gak bisa ke kirim😭