The Queen's Destiny

The Queen's Destiny
Pembukaan



Hello readers..


Pa kabar euy?


Okelah, langsung saja.


Mungkin dari beberapa pembaca sudah ada yang pernah baca novel Destiny Of Live?


Ya itu novel ciptaan otakku ini.


Karena alurnya gak jelas, jadi kuputuskan untuk membuat ulang lagi.


Yah, dari pada ngerevisi, aku juga rada males. Mending aku buat novel lagi aja.


Okelah, mungkin juga ada yang belum baca novel Destiny of Live itu.


Jadi kuceritkan sedikit prolognya.


Wei Lanhua tinggal bareng sama 2 kakak laki lakinya, Lianjun dan Fanchen. 3 saudara ini blasteran Indo-China. Lanhua dah punya tunangan, sedangkan kedua kakaknya belum. Lanhua sama tunangannya udah sekolah bareng dari kelas 1 sma (itu saya ubah. Aslinya dari kelas 2 smp, tapi saya ubah). Sampai kuliah mereka tuh sekolah bareng gitu. Satu sekolahan, satu kuliahan..


Nah, akhirnya Lanhua bekerja sebagai dokter sekaligus peneliti di sebuah rumah sakit di China.


Setelah beberapa tahun menjalani karirnya menjadi dokter, Lanhua bersama kedua kakaknya, jalan jalan ke Indonesia. Yah, sekitar 2 tahunan, untuk menambah wawasan sekaligus menjenguk kerabat jauh mereka.


Lanhua bekerja sebagai dokter, Fanchen bekerja sebagai seorang guru beladiri. Yah, selama di Indonesia, ia belajar banyak jenis bela diri,. Di China, ia sudah punya satu sekolah bela diri, sedangkan di Indonesia, dia hanya berlatih saja.


Untuk kakak pertama mereka, dia menjadi seorang pengusaha di bidang perdagangan.


Yah, sebenarnya si Fanchen iseng aja. Dia terus minta Lanhua bolos kerja satu hari. Di taman, Lanhua nunggu sendirian. Dianya kan ngerasa kayak jadi pajangan tuh. Lanhua terus nelfon kakak jahadnya yang berjasa membuat ia menjadi pajangan.


Waktu Lanhua telfon, ternyata kedua kakaknya lagi sibuk. Ya udah deh, dia pergi ke mall dulu sebentar.


Jalanan ke mall emang rada susah kalau dari taman itu, karena di kanan jalan itu adalah jurang. Waktu Lanhua pergi ke mall, eeh malah mobilnya tertabrak truk. Alias Lanhua kecelakaan.


Okelah, dikit aja, gak banyak. Terimakasih sudah mampir di novel ini.


Mohon maaf mungkin ada saran atau komentar yang tidak saya balas, karena saya tidak selalu membuka hp.



Yah itu yang novel dulu.


Okelah, siyu chapter berikutnyađź‘‹đź‘‹


Tuberculosis (T-B-C)


Alias


To be continueđź‘‹đź‘‹


Typo bertebaran