![The Ocean [Mermaid Again]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-ocean--mermaid-again-.webp)
Brak
Semua menoleh kearah pintu masuk
"Hei hei hei,ngapain lu bawa-bawa koper?" Tanya Younghoon sewot
Miyeon mendengus "Karena Papa lagi Ga ada jadi gue mau tinggal disini sementara waktu!"
"Ga Ga Ga,nyusahin!" Cerca Younghoon
Miyeon mendelik kearah Hyunjae
"Bolehkan?"
"Iya sih,tapi..."
"Makasih" Ucap Miyeon tersenyum girang lantas langsung pergi ke kamar milik ibu Hyunjae dulu yang sekarang Jiha tempati
Setelah Miyeon menyimpan semua koper nya di dalam lalu keluar untuk bergabung
"Haduh,bakal ribet ni urusannya!" Cerca Younghoon
Miyeon yang merasa tersinggung menoleh
"Sejak kapan gue nyusahin lu?lagi pula disini gue bayar ya,ga kayak lu yang Cuman nebeng!" Sindirnya
"Eh,gue disini disuruh!Mau Ga mau harus tanggung gue!Kadang disini gue ya yang beli makan! Ga kayak dia!" Ujar Younghoon menunjuk kearah Jiha
Semua menoleh kearah Jiha yang terdiam tidak mengerti "Memang harus bayar ya?"
"Hidup itu ga semua dan seenak yang dilihat!Ga ada yang gratis,apalagi jaman sekarang!" Cerca Miyeon
"Lu Kalo nyewa rumah harus bayar,dan sekarang disini lu juga harus bayar! " ujar Younghoon menambahkan
"Oh gitu,jadi mana uang sewa kalian?" Tanya Hyunjae mengalihkan perhatian mereka
...
Sekarang rumah Hyunjae ditambah Miyeon
Rumahnya menjadi semakin ramai,Hyunjae bukan tidak senang,untuk Younghoon dan Miyeon mereka memberikan nya uang untuk biaya rumah dan makan,kecuali Jiha.
Rumahnya yang sepi kini kembali ramai,hanya mereka membuat nya pusing
"Ngga ini punya gue!"
"Punya gue! gue yang nemuin!"
"Tapi gue yang buat!"
"Gue gak liat lu yang buat!"
"Tadi!"
"Ga ada bukti,jadi ini punya gue!"
"Ngga! Younghoon lepasin!"
"Orang ini punya gu-"
Byur
Seketika semua terdiam,jus dalam gelas yang kedua orang itu rebutkan tumpah
Mata Hyunjae terbelalak melihat kearah tepat dimana jus itu tumpah
"Em'...sorry!" Kata Miyeon
"Kalian gimana sih!" Marah Hyunjae lantas pergi menarik Jiha pergi dari sana
Membawanya kedalam kamarnya,membawa kain kering lantas menggosokkan nya ke kaki Jiha yang tadi tersiram air jus
"Hati-hati makannya!" Ujar Hyunjae memperingati
"Aku Ga tahu,kan aku baru datang!"
Memang benar Jiha baru datang,dan tiba-tiba saja ketika disana air tumpah tepat dikakinya.Untung saja Hyunjae cepat membawanya dan mengeringkan kakinya
Jika terlambat sedikit saja mungkin Jiha akan berubah disanna juga
Sungguh,Hyunjae Sangat deg-degan tadi
"Mulai sekarang hati-hati!" Ujarnya sambil menghela nafas lega "Kita Keluar!"
Jiha mengangguk lantas pergi berjalan keluar dari kamar lebih dahulu
"Gantiin Ga?"
"Ga"
"Gantiin!"
"Nggak!"
"Berantem mulu!Gue nikahin tahu rasa!" Sambar Hyunjae Keluar dari kamarnya,yang sangat sudah kesal melihat mereka berdua dari tadi bertengkar hanya untuk segelas jus "Bersihin!"
Kedua orang yang bertengkar itu terdiam saling membuang muka
"Dia aja!" Tunjuk Miyeon pada Younghoon
"Bukan urusan gue ya!" Bela Younghoon
"Tapi lu yang numpahin!" Ujar Miyeon membenarkan
"Itu jus buatan Siapa?"-- Younghoon
"Gue"-- Miyeon
"Berarti punya siapa?"-- Younghoon
"Gue"-- Miyeon
"Berarti yang harus beresin siapa?"-- Younghoon
"Gu-" Ucapan Miyeon terhenti seketika,tersadar akan kata yang akan diucapkan nya "Ya elu lah!"
"Kok gue sih?" Cerca Younghoon lantas malah berjalan pergi keluar
"Aduh lupa kalo hari ini banyak job" kata Miyeon menepuk jidatnya sendiri lantas pergi keluar juga
Hyunjae mendengus kesal "Tidak tahun diri" ujarnya lantas pergi membawa kain pel,kemudian membersihkan lantai yang basah karena jus tadi
Hyunjae menoleh "Wae?"
Jiha tersenyum "Saranghae!"
Hyunjae hanya menatap Jiha dengan dingin,lantas membuang wajahnya kearah lain, kemudian pergi kedapur sambil membawa lap pel tadi ditangannya
Jauh dari penglihatan siapapun,ujung bibir tipis milik Hyunjae sedikit terangkat keatas
☘
Dari awal hingga sekarang Jiha sangat menyukai kamar milik ibunya Hyunjae
Kamarnya sangat bersih dan rapi
Hyunjae selalu merapikannya setiap hari tanpa ada satu orang pun yang harus menyentuh semua barang-barang disana
"Miyeon,kamu sedang apa?" Tanya Jiha yang sedang duduk ditepi ranjang
"Make up!" Jawab Miyeon sangat asik dengan aktivitas tanpa menoleh
"Make up itu untuk apa?"
"Biar cantik"
"Tapi kamu kan sudah cantik!" Ujar Jiha
Miyeon yang sedang duduk dikursi rias memutarkan tubuhnya kearah Jiha
"Tentu saja,makasih! Sebagai seorang wanita kita harus menjaga kulit kita agar tidak kusam,dan merias wajah kita agar cantik!"
"Merias itu untuk apa?" Tanya Jiha sangat lah polos dan tidak mengerti
"Biar orang-orang itu memandang kita itu cantik dan..." Ucapan Miyeon tergantung lantas memajukan sedikit wajahnya
"Pria yang kita sukai juga menyukai kita!" Bisiknya
"Benarkah?"
Miyeon mengangguk lantas kembali melanjutkan pekerjaannya
Jiha hanya ber-oh kecil
"Kata siapa huh?Jangan terlalu banyak merias wajah mu,nanti rusak!" Komentar Hyunjae yang sedari tadi memang ada disana sedang membereskan kamar ibunya
Miyeon merotasi bola matanya malas
"Tapi tetap saja para pria itu kebanyakan memangdang fisik!"
"Aku tidak!"
"Yakin?"
"Ya,bagaimana pun rupanya aku akan tetap menyukai orang yang aku cinta" Ujar Hyunjae
"Kalo kayak gembel?" Tanya Miyeon
"Aku akan tetap menyukainya"
Miyeon mendengus geli "Aku ingin lihat apakah itu benar atau tidak"
"Terserah" Ucap Hyunjae lantas pergi keluar dari sana
"Lihat saja nanti" kata Miyeon sambil membereskan semua alat riasnya,lalu pergi keluar juga dari sana
Semua nya sudah keluar,hanya tinggal Jiha yang masih berada dikamar.Tangannya mulai merayap,tangannya langsung mengambil kantung yang cukup besar yang ada diatas meja rias lantas membukanya
"Bukan seperti itu! Aku seorang model jadi harus tampil cantik!"
"Ya,kamu sudah Sangat cantik walaupun tanpa make up!" Ujar Hyunjae
"Terima kasih" Ucap Miyeon sangat senang
"Ini bukan pujian tapi aku hanya memberitahu!" Ujar Hyunjae
"Makannya jangan kege-" ucapnya Younghoon terputus Ketika matanya melihat kearah seseorang yang berjalan kearah mereka "Yoo Jiha?"
Mereka semua yang memang sedang berkumpul dikursi menoleh mengikuti arah pandang Younghoon
Younghoon menghampiri Jiha "Daebak,apa ini kau?" Katanya sambil menggeleng-geleng kan kepalanya tidak percaya
"Tunggu-tunggu!" Ujar Younghoon sambil mengeluarkan ponselnya dari
Jepret
"Ayo Ayo bergaya!" Kata Younghoon memotret Jiha yang sedang terdiam berdiri
"Lu Apa-apaan sih?" Ucap Hyunjae begitu dingin merebut handphone dari Younghoon
"Gue cuma Poto dia! cantik lho!" Ujar Younghoon sambil menahan tawa
"Haaaa..." Tawa Miyeon terbahak-bahak menghampiri "Lu kayak badut!"
"Miyeon!" Bentak Hyunjae menatap kedua temannya dingin "Ga lucu!"
"Ini lucu loh!balikin handphone gue!" Perintah Younghoon
"Ga" tolak Hyunjae
"Ayolah!Dia udah cocok jadi model!" Cerca Younghoon sambil tertawa
"Aku?" Tanya Jiha
Younghoon mengangguk "Ya"
"Model itu seperti apa?" Tanya Jiha Sangat polos
"Gue!" Ujar Miyeon begitu percaya diri
"Model cantik!"
"Wahh,aku juga mau jadi model!" Ujar Jiha
"Tunggu!" Ujar Miyeon,dirinya mengendus-endus pada tubuh Jiha "Kok bau nya gue kenal ya?"
"Bau lu yang jarak 10 kg masih kecium" Cibir Younghoon
Mata Miyeon terbelalak "Lu pake make up gue ya?"