The Ocean [Mermaid Again]

The Ocean [Mermaid Again]
21 benih cinta



Matanya perlahan terbuka,tubuhnya terasa remuk sakit sekali


Jiha memekik kecil,dirinya terkejut ketika mendapati Hyunjae yang sudah berada dikamar dan duduk disampingnya.Yang membuatnya terkejut adalah ketika wajahnya yang tampan tiba-tiba berada dihadapannya dengan jarak yang sangat dekat,mata mereka bertemu dan saling berkontak mata


"Apa yang akan kamu lakukan?" Tanya Jiha masih terkejut "Apa kamu akan melakukan apa yang Pangeran Hwang lakukan?"


"Memangnya apa yang akan dia lakukan?" Ucap Hyunjae dengan suara nya lemah gemulai nan indah didengar sambil menatap Jiha dalam


Keduanya tidak melepas pandangan nya


"Tapi aku masih kecil!"


"Tapi kita sudah dewasa sekarang!" Ucap Hyunjae


Memang,usia mereka sudah menginjak 19 tahun.Bahkan Younghoon dan Miyeon sudah lulus,termasuk Hyunjae yang kembali sekolah walaupun sangat telat ketika akhir-akhir akan ujian


//Tetap saja mereka masih kecil//


Jiha ingin pergi,tapi Hyunjae sudah mencekal kuat kedua tangannya lebih dahulu sebelum dirinya bangun


Hyunjae menelan saliva nya,dengan jarak yang hanya dihitung satu jengkal Hyunjae mulai mendapatkan wajahnya


Tangannya yang mencekal tangannya Jiha berjalan keatas memegangi leher,Hyunjae menempelkan bibirnya dengan leher indah Jiha seraya menghirup aroma harum yang memabukkan


Jiha selalu wangi walaupun tidak pernah memakai pewangi badan


"Akgh" desah Jiha kesakitan ketika Hyunjae memberi gigitan kecil dilehernya


Brukgh


Jiha langsung mendorong tubuh Hyunjae hingga menjauh dari dirinya.Jiha lantas duduk


"Apa kamu gila?" Tanya Jiha menatap Hyunjae tidak percaya


Hyunjae balik menatap Jiha


"Wae?Aku menyukaimu!"


"A-apa?" Jiha terbata tidak percaya.Jangan bilang Jiha tuli!


"Lagi pula Younghoon dan Miyeon tidak ada dirumah!Mereka masih ada di bar!" Ujar Hyunjae cemberut seperti anak kecil


"Aku menyukaimu!" Bisik Hyunjae lemah tepat ditelinga Jiha


"Jinja?Apa aku tidak salah?"


Bahkan Jiha lebih menyukai Hyunjae yang berwajah sama dengan orang yang dirinya cintai selama ini dari pada pangeran Hwang Jaehyun sendiri


"Ya,apa kita salah Jika melakukan nya?" Kata Hyunjae seraya memeluk Jiha


Hyunjae tersenyum lantas tangannya memangkup wajah Jiha,wajahnya mulai mendekati


Hyunjae menempelkan bibirnya pada bibir manis Jiha.Jiha diam,Hyunjae langsung melepas ciumannya


"Wae? biarkan aku..."


Jiha tersenyum lantas melingkar tangannya dileher Hyunjae "Aku masih kecil!"


Hyunjae membalas senyumannya "Duyung nakal!"


Cup


Hyunjae ******* bibir mungil yang terasa manis atas dan bawah secara bergantian


Satu tangan Hyunjae menekuk kepala Jiha untuk memperdalam ciumannya


★★★


"Makan yang banyak!" Ujar Hyunjae memberikan daging kecap pada Jiha


Dia sangat berlebihan,apa harus Jiha memakan makanan yang dia berikan yang sangatlah banyak


"Hyunjae!" Keluh Jiha


Miyeon yang hanya melihat mendecak "Bisa diem Ga sih?Kamu juga jae kenapa sih?"


"Apa urusanmu?" Tanya Hyunjae


Miyeon mendengus kasar,dirinya tidak percaya dia akan bicara seperti itu


"Semenjak ada dia,kamu Ga perduli lagi sama aku!"


Hyunjae yang sedang makan menaruh makanannya di atas meja "Bukankah ayahmu sudah pulang?Kenapa kamu belum pulang juga?"


"Apa kamu ingin aku pergi dari sini?" Tanya Miyeon tidak Santai


"Ya,lu nyusahin doang!" Cerca Younghoon menyela


Miyeon mendengus kasar lantas pergi


"Sensian!" Cibir Younghoon


Hyunjae menghela nafas panjang,kemudian pergi ke kamar ibunya,dimana Miyeon masuk tadi


"Apa mereka begitu dekat?" Tanya Jiha


"Ya,mereka sahabatan dari Waktu SMP!" Ujar Younghoon


Jiha ber-oh kecil "Lalu kamu?"


"Apanya?" Younghoon menyerngit


"Kamu dan Hyunjae?"


"Oh,kita temenan dari SMA!" Ujar Younghoon


Jiha merasa bahagia,karena Hyunjae tidak seperti biasanya.Dia sangat baik bahkan sekarang lebih baik,ya walaupun jika sedang marah dia sangat seram dan dia juga kadang menyebalkan


"Apa kamu ingin masuk televisi lagi?" Tanya Jiha yang sedang menonton tv bersama Hyunjae


"Ani,aku sudah mendapatkan pekerjaan lagi pula!" Ujar Hyunjae


"Tapi menjadi mereka sangat menghasilkan uang banyak!" Kata Jiha


"Semua pekerjaan sama,mereka menghasilkan banyak uang karena kerja keras mereka sendiri ! Aku lebih suka menjadi diriku seperti ini!" Ujar Hyunjae


"Kenapa kamu sangat membenci orang-orang yang terkenal seperti di televisi atau menjadi model seperti aku waktu itu?" Tanya Jiha yang memang selalu bertanya-tanya dari dulu


Hyunjae membuang napas panjang


"Aku tidak suka!"


"Memangnya kenapa?"


"Jangan banyak tanya!" Tegas Hyunjae


Seketika Jiha langsung diam


"Duyung nakal!Apa kamu ingin bermain keluar?" Tawar Hyunjae


"Ya...mencari udara segar!" Ujar Hyunjae


Jiha mengangguk sumringah


Kedua pergi keluar,Hyunjae mengajaknya berkeliling.Masih banyak diluar sana yang belum Jiha tahu,mereka sangat modern dan sangat canggih bukan


Kota yang terang dan berkilauan jika dilihat dari atas gedung,mereka terlihat indah


Berbeda dengan tempat tinggal Jiha yang hanya gelap dan dipenuhi rasa ketakutan


"Lihat,bukankah bulananya indah!" Tunjuk Hyunjae pada bulan yang bulat sempurna dan terang diatas langit


Jiha mengangguk "Jika nanti aku pergi,kamu lihat saja bulan!"


Hyunjae menyerngit "Ada apa dengan si bulan?kalian itu berbeda ya!"


Jiha tertawa kecil "Anggap saja jika bulan itu aku!Jika nanti kamu merindukan ku lihat saja bulan itu!"


"Menangnya siapa yang akan merindukanmu?aku tidak!" Cerca Hyunjae


Bibir Jiha mengerucut "Yasudah"


Hyunjae malah tertawa "Makannya cepet pulang sana!"


"Ingin sekali kamu aku untuk pergi!" Cerca Jiha


"Bukan seperti itu,tapi ada sesuatu yang ingin aku bicarakan!" Kata Hyunjae yang mulai berubah suaranya


"Apa itu?"


Hyunjae tersenyum lantas menggeleng


"Nanti saja!"


"Aku ingin tahu!"


Hyunjae merangkul Jiha "Bagaimana jika kita makan es krim? sepertinya enak makan es krim di malam hari!"


"Yasudah Ayo!" Ujar Jiha sumringah


Seumur-umur Jiha sama sekali tidak tahu es krim,tapi semenjak ke dunia Hyunjae hidupnya lebih berwarna dan banyak sekali makanan yang sangat bermacam-macam jenis


Di esok pagi saat semua pergi kuliah,hanya Hyunjae saja yang tidak kuliah


Hyunjae masuk ke kamar ibunya dan memanggil Jiha


"Ada apa?" Tanya Jiha


Hyunjae menghela nafas berat


"Aku ingin beri tahu kamu sesuatu!Kamu ingin tahu kenapa aku selalu meminta mu pergi?"


Jiha menggeleng


"Karena kamu menyusahkan!" Cerca Hyunjae


Tidak lama Hyunjae terkekeh "Ada hal yang harus kamu tahu jika kamu ingin tinggal disini dan tidak ingin pulang ke asalmu!Aku takut!"


"Takut kenapa?" Jiha menyerngit


"Dalam buku ini..." Hyunjae membuka sebuah buku yang dirinya pegang


"Ini seperti waktu!Jika seseorang dari masa depan bisa datang ke masa lalu maka dunia masa depan akan kacau jika dia tidak kembali ke masa depan!"


"Lalu?"


"Begutu sebaliknya.Jika Seseorang dari masa lalu datang ke masa depan,maka masa lalu akan terhenti karena dia sedang berada dimasa depan!" Kata Hyunjae mulai menjelaskan


"Lalu?" Jiha masih tidak mengerti


"Jika begitu dunia ku berhenti maka orang-orang pun berhenti?"


"Ya,tapi...." Hyunjae menggantungkan ucapannya


"Tapi apa?"


"Tapi jika dunia masa lalu berhenti,jika dia tidak kembali maka dunia masa depan sekarang akan ikut terhenti!" Kata Hyunjae menatap Jiha dalam "Aku takut


Jiha menggeleng pelan "Bohong!"


Jiha tidak percaya artikel itu,itu bohong


Dari mana si penulis bisa menyimpulkan hak seperti itu


"Ku mohon!" Ujar Hyunjae mencekal kedua tangan Jiha "Apa kamu mau dunia ini terhenti,bahkan lama kelamaan kita akan mati!"


"Tapi,bagaimana aku bisa kembali?" Tanya Jiha yang juga merasa takut


"Aku akan membantumu!" Ujar Hyunjae


"Tapi aku tidak ingin pergi!" Ujar Jiha menatap Hyunjae memohon


"Tapi kamu tidak bisa lama-lama disini!Apa kamu rela kita terhenti dan apa kamu tega meninggalkan pengeran mu!" Kata Hyunjae sambil memohon


"Dia ingin aku pergi,dia bilang dia tidak mencintai ku!aku sedih!" Curhat Jiha


"Putri duyung bisa sedih juga ternyata" Gumam Hyunjae


"Untuk apa aku kembali? bagaimana jika disana aku akan tiada?" Ujar Jiha terlihat sangat ketakutan


Hyunjae tersenyum,semakin erat mencekal tangan Jiha "Tapi matimu tetap bersama Pangeran!Dia hanya berpura-pura tidak mencintai, padahal dia sangat mencintaimu makannya dia meminta mu pergi waktu itu karena dia sayang kamu!"


"Sayang apa ya?"


"Apa kamu lupa,dia rela mati demi Putri duyung bodoh itu!Itu adalah pengorbanan cinta,apa kamu tidak merasa jika dia sangat melindungi dirimu?" Tanya Hyunjae


Jiha yang terdiam,matanya mulai berkaca-kaca "Pangeran..." Gumamnya


"Aku akan membantumu bagaimana caranya kembali ke masa lalu!"


...


"APA? PULANG?GA BISA!"


"Hoon!"


"SIAPA YANG BAKAL NGASIH GUE MUTIARA LAGI WOY!"


"Lu mau mati?"


"Mati?"


....


TBC