![The Ocean [Mermaid Again]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-ocean--mermaid-again-.webp)
"PUTRI DUYUNG!ADA PUTRI DUYUNG DISINI!" Teriak dari luar
Ucapan Hyunjae sempat terputus mendengar teriakan Miyeon dari luar.Refleks mereka berdua langsung keluar dari kamar
"Ada apa ini?" Tanya Hyunjae Keluar dari kamar
Miyeon langsung menghampiri "Gue denger,kamu bicara seakan-akan dia Putri duyung!" menunjuk Jiha
"Dia ga benarkan?" Lanjut Miyeon bertanya
"Dia..."
"Ya,dia Putri duyung dan gua putri no'ong!" Sambar Younghoon
"Ini bawang merah dan bawang bombai!" Cerca Younghoon menunjuk kedua temannya yang entah siapa itu
"Dan dia dugong!" Cibirnya menunjuk ke arah Hyunjae
Hyunjae yang merasa sangat tersinggung dan tidak suka langsung menatap horor Younghoon
Younghoon mengalihkan pandangannya ke arah lain "Miyeon dugong!"
Miyeon langsung menegang kearah Younghoon tajam "Kok gue sih!" Cercanya tidak Santai
"Ya,lu...Lu Bilang Jiha Putri duyung,ya...yaudah gua putri no'ong dan lu dugong nya!" Cerca Younghoon agak terbata
Miyeon mendengus kasar "Bacot!"
"Mau kemana!" Ujar Younghoon mencekal lengan kecil Miyeon hingga membuat Miyeon yang akan pergi ke kamar berhenti
"Kita keluar!" Ujar Younghoon
Miyeon mengerutkan keningnya "Ngapain?Udah lu sana sendiri,jangan ganggu gue!"
"Ya...Kalo dirumah pasti gue gangguin!Lu mau gue gangguin terus?" Kata kata Younghoon
Miyeon mendengus kasar lantas pergi berjalan keluar dengan kesal
"Lu Kalo ngemeng makanan pelan-pelan!" Bisik Younghoon pada Jiha
"Eh,jadi lu tau!" Sambar Hyunjae yang menguping
"Shutt!" Younghoon menempelkan satu telunjuknya dibibir menghentikan Hyunjae
"Diem lu!"
"Oh ya,kita ada tugas kelompok disekolah
Jadi kita mau ngerjain disini!Ya,sekalian sapa tau dengan senang hati lu mau bantu kita!" Cibir Younghoon sambil menatap ke arah langit-langit
"Bacot!" Hyunjae mendelik,lantas kembali pergi masuk kedalam kamar ibunya
Jiha menatap kedua teman Younghoon itu
"Kalian..."
Mereka tersenyum "Saya Ji Changmin! Panggil aja kyu!"
"Aku Sohn Eric!" Ujar satunya lagi
Jiha membalas senyuman mereka sambil mengangguk kecil.Kemudian berlari-lari kecil masuk ke kamar
"Pangeran?" Cicit Jiha
"Hhmm" Hyunjae yang sedang membaca buku hanya berdehem
"Itu temannya Younghoon-"
"Changmin sama Eric!" Ujar Hyunjae
"Aku tahu!Mereka berdua mirip adik mu!" Ujar Jiha
Hyunjae menyerngit lantas menoleh ke arah Jiha "Adik pangeran Hwang maksud nya?"
Jiha mengangguk "keduanya mirip adik bungsu Pangeran! Pangeran Hwang Kyungsoo dan putri Seongsoo! Mereka adik kembar yang sangat lucu,mereka berdua juga baik padaku dan bisa menjaga rahasia juga!"
Kerut Hyunjae mengerut "Kok bisa sama ya?aishh,bahkan aku masih seperti masuk didalam cerita!"
______________________________________________________
...Jika ini...
...Changmin dan Eric...
...maka ini...
...Pangeran Hwang Kyungsoo...
...Putri Hwang Seongsoo...
....
"Kapan kamu akan pulang?" Tanya Hyunjae yang sedang mencuci piring
Jiha menghela nafasnya "Kamu memang benar-benar aku ingin pergi!"
Hyunjae terus saja bertanya seperti itu,padahal Jiha tidak ingin pergi
Miyeon yang memperhatikan mereka berdua menyambar
"Ya,harusnya kamu pergi!Kamu sudah lama merepotkan disini!"
Jiha menunduk "Ya aku tahu!"
Miyeon mendecih,lalu pergi memasuki kamar.Dirinya duduk didepan kaca cermin besar sambil mengeluarkan semua alat rias nya
"Tidak ada yang boleh mengambil Hyunjae dari ku!" Kaya Miyeon berbicara sendiri sambil mengoleskan pelembab kewajahnya
Miyeon menyerngit ketika dirinya mendapati kantung kain kecil namun berat yang berada di samping meja
Dirinya membawanya lantas membukanya
Miyeon terdiam dan berpikir
"Yoo Jiha?" Keningnya mengerut
"Ini punya Jiha,dari mana dia bisa punya mutiara dan ini sangat asli"
Miyeon sempat tidak percaya,namun Miyeon juga bisa membedakan mana yang asli dan bukan.Dirinya juga ingat jika kantung itu milik Jiha yang sering dia pegang,bahkan dirinya tidak boleh melihatnya
Miyeon sadar dan sangat terkejut akan satu hal yang dirinya ingat "Jiha Putri duyung? Tante Yoona pernah bilang jika air mata Putri duyung bisa menjadi sebuah mutiara!" Miyeon tersenyum lebar
....
Entah hari apa ini,hari ini sangat aneh
Tidak aneh bagi keduanya,tapi menurut Jiha yang aneh.Dirinya hanya memperhatikan bagaimana kedua pria yang serumah dengan nya saling pandang memandang tanpa berkedip
"HAAAA!" Teriak Hyunjae sambil menepuk kedua tangannya keras hingga membuat Younghoon dan Jiha kaget "Kalah lu!"
"Licik njirt!" Cerca Younghoon tidak santai
"Hhaa... Udah kalah udah Ga mau ngakuin!" Cibir Hyunjae sambil tertawa
"Ulang-ulang!" Ujar Younghoon tidak terima
"Ga bisa,gue menang!Lu aja sama angin!" Hyunjae membuang wajah kearah lain
Younghoon memandangi Hyunjae kesal sambil mencibir
Brukgh
Tiba-tiba Hyunjae yang sedang duduk disebelah Younghoon langsung mendorongnya ke lantai
Hyunjae berdiri dihadapannya sambil menatapnya tajam "Lo coba mau peras Jiha dengan mutiara-mutiara nya?dasar bajingan!"
"Eh Eh apa sih lu!" Kata Younghoon agak horor menatap Hyunjae
"Gue pikir lo suka sama dia,tapi Yasudah lah bagus Kalo Lo Ga benar-benar suka dia!Jangan deketin brengsek ini!" Ujar Hyunjae dengan suaranya yang keras
"Mang Jeje! maksudnya Abang Jeje! Gue Ga kaya gitu ya!" Ucap Younghoon berdiri dari duduknya "Gue cuman mau bantuin dia,gue tau maksud lu mungut dia!Lu sembinyiin kenyataan biar mutiara itu buat lu semua kan!" Tuduhnya
"Anjing!" Umpat Hyunjae melirik Younghoon
"Sori,maksudnya..."
"Jiha,jangan pernah percaya sama orang kayak dia lagi!" Cerca Hyunjae
"Sori Abang Jeje!jangan gitulah,gue orang baik!" Kata Younghoon
"Jangan percaya sama orang kayak dia!" Ujar Hyunjae
"Aa' Jaelani!" Keluh Younghoon sambil ber-aegyo
Hyunjae menutup kedua telinganya dengan telunjuknya "Ga dengar-dengar!" Sambil membuang muka
Younghoon mendelik "Hyunjae budeg tolol!"
Hyunjae langsung melirik ke arah Younghoon tajam "Apa lu bilang?Gue denegr ya!"
Jiha yang sedari tadi hanya memperhatikan kedua pria itu sudah kesal dan merasa pusing "Aku percaya kok!"
Keduanya langsung memandang kearahnya
Hyunjae menatapnya tidak percaya "Lu...buaya ini bisa aja hianatin lu!" Katanya yang mengarah pada Younghoon
"Gue bukan tipe penghianat kek lu!" Cerca Younghoon
"Aku percaya kok!" Ujar Jiha
"Noh dia aja percaya,masa lu nggak!" Ujar Younghoon
"Ga!" Hyunjae mendelik
"Yaudah temen gue dia sekarang!" Ujar Younghoon
"Siapa yang nyuruh Lo temenan sama dia?"
"Ya,kenapa?salah?"-- Younghoon
"Jelas,lo tidak bisa dipercaya!" Cerca Hyunjae
Jiha membuang napas lelah "Aku pergi saja!"
"Jangan!" Larang kedua pria itu dengan kompak
"Yeay kompak!" Kata Jiha tersenyum lebar
Keduanya saling membuang wajah jijik
"Maksudnya ya sudah sana pergi!" Ujar Hyunjae memandang kearah lain
Begitu pula Younghoon "Ga boleh!"
"Emang kenapa huh?" Tanya Hyunjae yang masih memandang ke arah
"Nanti Ga ada yang bakal ngasih mutiara!" Cerca Younghoon
"Nah kan,dia cuma manfaatin lu!" Cerca Hyunjae langsung membalikkan badannya ke arah Younghoon yang berada dibelakangnya
"Lu juga sama,lu juga ngambil!Bahkan lu lebih banyak bangsat!" Cerca Younghoon
"Dia yang ngasih,yaudah gua terima aja!" Ujar Hyunjae memalingkan wajahnya ke arah lain
"Gue juga sama!" Ujar Younghoon
"Tapi lu pake ancaman seperti seorang penjahat!" Cerca Hyunjae dengan suaranya yang ditekan
"Oh,jadi kalian meras dia?Ga cape apa dia harus nangis itu!" Sambar Miyeon tiba-tiba keluar dari dalam kamar
TBC
Jangan lupa tinggalkan jejak Ok?
Bantu semangati!like & coment nya kakak🙏