![The Ocean [Mermaid Again]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-ocean--mermaid-again-.webp)
..."Karena cinta datang dengan keterbiasaan"...
...•...
"Pangeran Hwang,Apa masih jauh?"
"sebentar lagi!"
"Tapi aku sudah lelah" Keluh Jiha yang sudah lelah berjalan dari tadi
Hyunjae mengabaikannya,setiap pergi ke sekolah Hyunjae hanya berjalan kaki,dirinya tidak memiliki kendaraan sendiri seperti orang lain
Dalam lelahnya Jiha dia masih bisa tersenyum bahagia,apalagi ketika sampai disekolah matanya terbinar melihat sekolah yang dimana disana banyak sekali orang-orang
"Panger-"
"Jangan panggil aku Pangeran didepan orang lain!" Perintah Hyunjae berjalan lebih dahulu "Ayo aku antar kamu keruangan guru"
Jiha mengangguk mengerti lantas berjalan mengikutinya
"Permisi,ini murid baru yang saya maksud" Ucap Hyunjae menunjuk Jiha kepada Seorang guru laki-laki
"Baik,siapa namamu?" Tanya guru itu pada Jiha
"Yoo Jiha"
"Kamu pindahan dari mana?" Tanya guru itu lagi
Jiha terdiam sejenak "Aku..."
"Australia!" Ujar Hyunjae menyambar
"Ok,kalian boleh pergi ke kelas kalian!" Perintah guru itu
Hyunjae membungkuk lalu pergi dari sana membawa Jiha
"Pangeran dia siapa?"
"Guru!Kamu tunggu disini!" Perintah Hyunjae saat berada tepat di luar Sebuah ruangan
Jiha menurut saja, hingga beberapa saat dirinya lelah dan sangat bosan,sampai kapan Hyunjae akan kembali dan membiarkannya masuk
Jiha mengintip dari balik pintu,disana tampak Hyunjae sedang berdiri sendiri didepan sambil berbicara
Jiha langsung masuk kedalam
"Sampai kapan kamu akan membiarkan ku diluar?"
"Siapa dia?"
"Ini dia,silahkan kamu perkenalkan dirimu!" Ucap Hyunjae melihat kearah Jiha
"Huh?" Jiha menghadap kearah samping,mendapati begitu banyak orang yang memakai baju yang sama dengannya
"A-aku...namaku Yoo Jiha!"
"Hai" sapa semua orang
Hyunjae mengangguk-anggukkan kepalanya pelan lantas berjalan dan duduk diatara orang-orang itu
Jiha berjalan mengikuti Hyunjae lalu duduk di kursi kosong dan tepat sekali kursi itu berada dibelakang Hyunjae
"Pangeran?" Panggil Jiha pelan
"Pangeran?" Panggilnya lagi sambil menepuk-nepuk punggung Hyunjae pelan
"Pange-"
"Hyunjae ya?" Panggil seorang perempuan cantik menghampiri
Itu membuat Jiha berhenti memanggilnya lalu mengeluarkan sebuah buku dari dalam tasnya yang sudah Hyunjae siapkan untuk nya tadi malam
"Yoo Jiha?" Jiha menoleh ketika seseorang memanggil namanya
Seorang perempuan yang berbicara dengan Hyunjae itu tersenyum manis "Hai,aku Cho Miyeon" Ujarnya mengulurkan tangan
Jiha menjabat tangan gadis itu "Jiha"
"Ku harap kita bisa berteman baik ya!"
Jiha mengangguk pelan seraya tersenyum
Miyeon lalu pergi ketempat duduknya yang lain depan "Pangeran dia siapa?"
"Miyeon" jawab Hyunjae tanpa menoleh kebelakang sedikitpun
"Bukan itu maksudku" gumam Jiha,tidak lama seorang guru laki-laki yang berbicara dengan dirinya tadi datang memasuki kelas mereka
_______________________________________________________
Jump school bareng Hyunjae
...
"Pangeran itu apa?" Tanya Jiha menunjuk pada sebuah benda yang kotak seperti televisi tapi memiliki tombol-tombol lebih besar dibawanya
"Komputer!"
Jiha menyerngit lalu menempelkan telinganya dilayar komputer itu "Halo,ada orang disana?"
Hyunjae yang sedang mengerjakan tugasnya didalam komputer membuang napas nya malas "Ini komputer ga ada manusia!Ini cuman robot!"
"Apa dia kembarannya televisi?"
"Tidak mereka berbeda!"
Jiha ber-oh kecil seraya mengerti
Dirinya hanya bisa melihat bagaimana Hyunjae berkerja menggunakan benda itu
"HUWAA...JAHAT!" Teriak Jiha sambil merengek berbicara dengan kesal pada televisi "Dasar Awas ya!"
Dimalam hari mereka menonton televisi,Jiha sangat berisik,mungkin ini semua baru untuk dirinya dan dia benar-benar sangat aneh menurut Hyunjae
"Wah...dia tampan sekali" puji Jiha terbinar melihat seorang lelaki yang bermain drama dalam adegan itu mengalihkan pandangan Hyunjae "Apa kamu bilang?"
"Tampan!"
Hyunjae mendengus agak kasar ketika melihat kearah televisi siapa yang baru saja duyung itu puji "Masih gantengan juga aku"
Jiha tertawa kecil "Tentu saja,kamu tetap yang paling tampan! Sarangahae" ucapnya tersenyum lebar sambil menyatukan semua jarinya hingga membentuk sebuah love
Hyunjae membuang wajahnya datar
Senyum Jiha memudar.Pangeran memang seperti itu dari dulu,dia dingin dan tegas tapi ketika itu juga dia akan tersenyum bahkan tertawa terbahak-bahak seperti bukan seorang pangeran
Tapi,dia tidak ada senyum sedikitpun
Hyunjae pun pergi dari sana memasuki kamarnya "Dasar" gumamnya tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya
Matanya yang masih layu langsung terbuka lebar .Dirinya berjalan centong nasi yang tergeletak dilantai dan sabuah panci dan juga ada beberapa perabot lain
"DASAR JAHAT!"
PRANK
"KEMARI KAU!"
Hyunjae meneguk Saliva melihat sekeliling ruangan yang berantakan dan anehnya Jiha yang sedang mengejar seorang kucing sambil melempar semua barang-barang
"Rasakan ini"
Plak
"YOO JIHA" Teriak Hyunjae lantas berjalan menghampirinya
"Aaa... Pangeran sakit!" teriak Jiha kesakitan ketika Hyunjae menjewer telinga nya
"Duyung nakal!" Cerca Hyunjae yang sudah geram melihat tingkah duyung itu
Dia membuat masalah,dia sudah melempar perabotannya bahkan melempar sebuah bantal hingga menyenai wajahnya
"M-maaf,aku cuma mau nangkap kucing itu yang sudah memakan temanku!" Ungkap Jiha membuat Hyunjae melepaskan telinganya
"Memakan teman?"
Jiha mengangguk,dengan polosnya tangannya menunjuk kearah akuarium kecil yang hanya tinggal airnya saja
"JIHA!"
Jiha langsung menutup kedua telinganya
"Aku benar kok,dia makan teman aku!"
Hyunjae membuang napas nya pasrah lantas mulai membereskan semua benda yang berantakan itu
"Pangeran? Pangeran?" Panggil Jiha terus menerus
Hingga bereslah rumah kembali rapi Jiha terus saja mengikutinya dan membuatnya merasa terusik
"Pangeran?"
"Apa?" Bentak Hyunjae
Jiha mengerucut bibirnya yang mungil
"Aku cuma bilang Kalo perempuan yang kemarin bicara sama kamu,namanya Miyeon itu dia mirip Putri Hyesoo!"
Kening Hyunjae mengerut lantas duduk di sofa "Hyesoo siapa?" Tanyanya yang awalnya tidak ingin tahu mulai ingin tahu
"Kepo!"
Hyunjae membuang napas malas "Oh gitu"
"Yaudah"
"Ayolah siapa dia?" Tanya Hyunjae
"Katanya Ga mau tahu,katanya percaya sama duyung"
"Kapan aku bicara seperti itu?" Tanya Hyunjae lagi,dirinya memang ingat pernah bicara seperti "I-iya sih tapi ya kalo sejarah raja Hwang aku ingin tahu!Karena aku percaya,ya walaupun aku tidak percaya sama duyung!"
"Ya,tapi lama-lama mungkin kamu akan mempercayai ini semua!"
"Udah mau cerita ga?" Cerca Hyunjae
"Jadi Putri Hyesoo yang wajahnya mirip Miyeon itu Putri dari kerajaan Song,dia adalah gadis yang akan dijodohkan dengan kamu!" Jelas Jiha menunjuk pada Hyunjae
Hyunjae menunjuk dirinya sendiri "Aku?"
Jiha mengangguk "Sudah biasa,masalah politik! Pangeran tidak mencintainya,tapi Putri itu mencintainya"
"T-tunggu,kenapa kamu menunjuk aku tadi?" Tanya Hyunjae merasa tersinggung
"Karena kamu putra mahkota kerajaan Hwang!"
Hyunjae tertawa,bukan tawa akan ada yang lucu ataupun bahagi,tapi ini tertawa ingin menangis "Berhenti memanggilku Pangeran!"
Jiha menghela nafasnya tanpa menghiraukan ucapan Hyunjae tadi
"Aku tidak sanggup jika nanti mereka menikah"
"Em...berapa usiamu?" Alih-alih tanya Hyunjae
"18"
Hyunjae mendengus kesal "Ya,anak kecil cinta-cintaan!Tapi kok bisa?"
Jiha menyerngit tidak mengerti apa maksud nya "Apa yang bisa?"
"I-itu,bukannya ikan hidup bertahan lama? Jangan-jangan kamu ikan yang sudah ribuan tahun?" Tuduh Hyunjae terdengar merinding
"Kamu pikir aku apa?Duyung juga memiliki usia seperti manusia,dari kecil,dewasa hingga tua" Jelas Jiha mendengarkan
"Tapi memang sih kita bisa hidup sampai ratusan tahun.Tapi usia ku memang 18 tahun ya!"
Hyunjae menyerngit "O..oke,masih muda? pantesan kayak bocil"
"Apa? Memangnya berapa usiamu?Kau pikir kau sudah dewasa?" Tanya Jiha mendecih
"Ya...Aku masih 18,tapi setidaknya aku tidak seperti dirimu yang entah kapan akan dewasa" Sindir Hyunjae
Jiha yang merasa tersinggung mendengus kesal "Ya,pangeran Hwang saja yang sudah berusia 21 tahun dia masih mau bermain petak umpat denganku!"
"Dia?seorang pangeran?" Tanya Hyunjae membelalakkan matanya tidak percaya
"Jika aku,aku tidak akan pernah mau"
"Tentu saja mau,karena dia mencintai ku!"
Hyunjae mendecih "Mencintai?anak kecil tahu apa!"
"Kamu juga nanti akan tahu apa itu cinta!Sekarang ayo kita main petak umpat!" Ujar Jiha menarik narik lengan Hyunjae
Hyunjae yang merasa keberatan masih diam ditempatnya "Aku tidak mau"
"Udah ayo!"
...________________________________________________________...
......Putri Song Hyesoo......
...Cho Miyeon...