The Ocean [Mermaid Again]

The Ocean [Mermaid Again]
02 sama namun berbeda



"Dimana gadis itu?"


"Tidak ada"


"DIMANA GADIS ITU!"


"tidak ada!"


"Pangeran Hwang,anda itu seorang pewaris tahta!


bisakah kau melakukannya?dimana duyung kecil itu?"


"Maaf ayah Handa,apa urusannya? biarkan dia hidup!" Ucap pangeran Hwang Jaehyun menundukkan kepalanya dihadapan Sang raja


"Tidak ada raja yang merelakan warganya hanya demi cinta" decih pangeran Hwang Hyunjun


"Raja bodoh,siapa yang menginginkan Raja seperti mu"


"Pangeran Hwang Hyunjun bisakah Anda diam!" Ucap Sang ayah tetap tenang tapi sangat tegas


"Kalian boleh pergi!"


Meraka semua yang terdiri dari empat orang pangeran dan satu orang putri itu membungkukkan badannya beberapa saat lalu pergi dari ruangan sang raja atau bisa disebut ayah mereka


Brukgh


Pangeran Hwang Jaehyun langsung menarik dan menyenderkan tubuh adiknya Hwang Hyunjun yang hanya berbeda satu satu dengan nya ke dinding istana


"Kau pikir aku tidak tahu?memangnya siapa lagi yang sudah membunuh ibuku jika bukan ibumu!"


Pangeran Hwang Hyunjun terkekeh geli


"Lalu?Kau mau mengadu?kau pikir Ayah akan mendengarkan mu?"


Amarah pangeran Hwang Jaehyun meluap,tangannya mencekik leher adiknya membuat Pangeran Hwang Hyunjun kesakitan dan kehabisan napas jika saja adik-adik yang lain tidak memisahkan mereka


"Ohok..ohok...Bedebah!"


"Sudah!Kalian pikir ini main-main?" bentak pangeran ke tiga yang usianya masih 13 tahun tapi dia sangat pandai dan mengerti akan masalah politik dan para orang dewasa bicarakan "Lagi pula benar,Duyung itu yang hanya membawa mala petaka dan dia harus mati*!"


Plak


Hwang Jaehyun menampar wajah pangeran ketiga


"Jaga ucapan mu!"


"Kakak" Tangis sang adik perempuan dan laki-laki yang masih berusia 8 Tahun itu


Pangeran Hwang Jaehyun langsung menghampiri kedua adik kembar itu yang sedang menangis "Chawencahana!"


"Oppa,kenapa kau menampar Pangeran Hwang Baekseung?"


"Aniyo,aku hanya memberikannya pelajaran karena dia salah!" Ujar Pangeran Hwang Jaehyun lantas pergi menuntun kedua adiknya itu


🕜🕧🕛


Setelah pencarian Hyunjae sudah ditemukan dari pihak sekolah akan langsung pulang demi keselamatan yang lain,mereka tidak ingin hal seperti itu terulang lagi


Detik-detik mereka akan pergi semua sudah masuk kedalam mobil,hanya tinggal Hyunjae yang malah diam diluar


"Lee Hyunjae cepat kita akan pulang!" Perintah seorang guru laki-laki


"Kalian pergi saja,aku masih ingin disini!"


"Tapi..."


"Tidak apa-apa!Kalian pulang saja!"


Guru mengangguk "Baiklah jika itu mau mu,Jaga dirimu!" ucapnya lalu pergi memasuki mobil


Hyunjae yang terus diam ditempat dari tadi lalu pergi berlari entah akan kemana


dirinya pergi ketempat pertama kali dirinya bertemu Putri duyung itu,dan dia masih ada di sana sedang duduk ditepi pantai


"Kamu disini?"


Putri duyung itu menoleh "Pangeran Hwang kamu kembali?"


"emm... tidak aku hanya ingin mengambil kamera ku!"


"Oh" Putri duyung itu berdiri dari duduknya lantas menunjukan kamera itu "Yang ini?"


"Iya itu"


"memangnya ini apa?"


"Kamera!"


"kamera untuk apa?"


"mengambil gambar!"


Putri duyung itu hanya Oh kecil


"Kembalikan!"


Putri duyung itu malah menggeleng


"Itu milikku"


"Berarti ini milikku juga!" Ucap Putri duyung itu melihat-lihat kamera itu bahkan dia sempat menggigitnya


"tidak enak"


Hyunjae yang merasa aneh dan agak menyebalkan juga lalu pergi dari sana


"Pangeran Hwang" panggil Putri duyung itu berjalan mengikuti Hyunjae


"Pangeran Hwang! Pangeran!"


Hyunjae mengabaikannya dan tetap berjalan hingga sampai ditempat dimana dimana banyak sekali mobil bus,Hyunjae pun masuk kedalam salah satu bus itu


Hyunjae baru saja duduk di kursi penumpang "Kenapa kau menyakitiku?"


Duyung itu menunduk "Aku tidak tahu jalan pulang dan aku tidak tahu ini dimana!"


Hyunjae membuang napas nya malas "Yaudah kamu bisa ikut denganku!"


"Jinja?" Tanya duyung itu sumringah


Sampailah dirumah,Hyunjae membawa gadis itu kerumahnya lalu pergi kedapur untuk membuat makanan karena dirinya merasa lapar


Setelah jadi Hyunjae membawanya kemeja makan tidak lupa juga mengajak gadis duyung itu


"Ini apa?" Tanya duyung itu menciumi makanan dalam mangkuk itu


Hyunjae merotasi bola matanya malas "Makan saja,jangan banyak tanya!"


Duyung itu mulai menyicipi sedikit makanan yang merupakan Ttobokkie yang baru saja Hyunjae buat


"Enak juga" Ujarnya lantas memakannya dengan lahap


"Huh?" duyung itu menoleh dengan mulutnya yang penuh makanan "Aku Yoo Jiha!"


"Maksudku dari mana dirimu!"


Jiha yang merupakan putri duyung itu menaruh makanannya lalu meminum air "Aku dari Goryeo!


Hyunjae menyerngit "Ga salah?Goryeo itu ga ada!"


"Ada kok!"


Hyunjae terdiam sejenak "Oh iya ada tapi sekarang sudah berubah!"


"Pangeran sejak kapan penampilan mu berubah?Kamu tetap terlihat tampan!" goda Jiha sambil tersenyum-senyum


Hyunjae yang melihat itu langsung memalingkan wajahnya "Berhentilah memanggilku Pangeran!"


Senyum Jiha memudar "Kenapa?Tapi kamu itu beneran Pangeran Hwang Jaehyun!"


"Dengar ya,namaku Lee Hyunjae bukan Hwang Jaehyun!"


"Oh..Lee Hyunjae,Pantesan aneh!" sindir Jiha kembali memakan makanan


"Tunggu!" Hyunjae terdiam dan seperti berpikir


Jiha mengerutkan keningnya melihat Hyunjae "Kenapa?"


Mata Hyunjae seketika terbelalak melihat kearah Jiha


"Kamu,apa kamu dari masa lalu?"


Jiha menyerngit "Masa lalu?"


...


Hyunjae hanya tinggal sendiri dirumah dan Duyung yang bernama Yoo Jiha itu tinggal bersamanya sekarang untuk sementara waktu


Dirumahnya hanya ada dua kamar,dan kamar yang ditempati Jiha sekarang adalah kamar milik mendiang ibunya yang sudah meninggal beberapa tahun yang lalu


"Apa ibunya mencintai duyung?" Tanya Jiha pada diri sendiri


kamarnya sangat penuh dengan koleksi duyung,dari mulai poster yang ditempel di dinding,guci,vas,lukisan dan masih banyak lagi.Jiha sendiri juga heran


Jiha pergi keluar dari kamar lalu duduk di sofa yang ada diruangan dan disana juga ada sebuah benda besar,kotak,berwarna hitam entah apa itu


Dirinya juga menemukan sebuah benda berbentuk kotak dan panjang dan ukurannya


"Apa ini?" Tanya Jiha melihat-lihat sekeliling benda itu lalu menekan semua tombol nya


"HUWAA." teriak nya kaget ketika benda yang besar kotak tadi itu tiba-tiba menyala


Jiha mendekati "Wahh...ada orang didalamnya,ada suaranya juga"


Tok tok tok


"Hey kalian Ngapain disitu?Ayo keluar!"


Tok tok tok


Jiha terus mengetuk-ngetuk benda itu


"Apa yang kamu lakukan?"


Jiha langsung menoleh kearah sumber suara yang menampakkan Hyunjae yang sedang berdiri


"Ini loh orangnya Ga mau keluar!" ujar Jiha begitu polos


Hyunjae tertawa kecil "Ga bisalah,itu televisi!"


"Televisi apaan?"


"Televisi itu buat nonton!" Jawab Hyunjae mengambil temot lalu mengganti-ganti setiap Chanel "Dan ini itu remot buat mindahinnya"


"Oh gitu... Terus orang-orang didalamnya gimana dong dia Ga bisa keluar!"


Hyunjae yang mendengar itu tertawa lagi "Itu cuma film!Mereka itu syuting,buat film lalu dimasukin tv!"


"Bagaimana caranya?" tanya Jiha yang masih bertanya-tanya tidak mengert


"Yaudah nanti aku tunjukin ketempat mereka syuting!"


Jiha mengangguk semangat "Oh ya,kamu dari mana saja?Aku bosan dirumah sendirian!"


"Sekolah"


"Aku juga mau sekolah!"


"Buat apa?" tanya Hyunjae mengerutkan keningnya


"Sekolah itu belajar bukan?Aku mau,dirumah sendiri itu membosankan!"


Hyunjae membuang napas nya malas lantas pergi berjalan menuju kamar,tapi tiba-tiba Jiha menyerobot dan berdiri tepat didepan pintu kamarnya menghalanginya untuk masuk


"Boleh ya" Mohon Jiha menyatukan kedua telapak tangannya


"Ga"


"aaa...kamu jahat,aku sendirian dirumah..." rengek jiha seperti anak "Nanti Kalo ada orang jahat gimana?"


Hyunjae yang melihat itu antara kesal dan kasihan


"Ga mungkin!Kamu itu duyung,masa kamu Ga punya kekuatan apa-apa!"


"Punya tapi kemampuan ku cuman bisa...bisa ya?" Tanya Jiha pada Hyunjae


Hyunjae merotasi bola matanya malas "Duyung aneh,udah minggir mau ganti baju!"


"Tapi boleh ya aku ikut sekolah?" Rayu Jiha sambil ber-aegyo "Pangeran!"


Hyunjae membuang napas nya kesal "Iya"


"Makasih" Jiha sangat senang hingga memeluknya


Mata Hyunjae membulat sempurna tidak percaya apa yang Jiha lakukan,dia memeluknya


selama ini tidak ada wanita lain yang memeluknya selain ibunya,dan jantungnya sekarang berdetak tidak karuan.Rasanya sangat berbeda ketika dekat dengan Jiha dan wanita lain,padahal dia hanya seorang duyung yang tidak tahu asal-usul nya dari mana sebenarnya


________________________________________________________


...Pangeran Hwang Jaehyun



...


......Lee Hyunjae......