The Ocean [Mermaid Again]

The Ocean [Mermaid Again]
22 tuduhan



"Manusia bisa berubah kapan saja


Jangan percaya siapapun kecuali dirimu sendiri"



Hyunjae mengobrak-abrik isi kamar ibunya,walaupun disisi lain Younghoon terus menghentikannya


"Ga bakal ada Oneng!" Cerca Younghoon


"Pasti ada!" Kata Hyunjae melihat-lihat semua isi buku-buku yang ada dengan cepat


"Pokoknya gua Ga setuju!" Ujar Younghoon


Hyunjae menoleh ke arah Younghoon


"Gue Ga mau mati!"


"Tapi aku yang akan mati!" Sela Jiha yang sedari tadi diam merasa ketakutan


Kedua pria itu melirik ke arah nya


"Aku belum siap! Kenapa seperti ini sih? Ini dongeng!" Keluh Jiha


"Ya,bahkan ketemu manusia jadi-jadian kayak lu aja gue kayak masuk cerita dongen!" Cerca Younghoon sangat kesal


Hyunjae menghela nafas panjang,lantas membereskan kamarnya dan sudah ia berantaki "Gua bakal cari,itu pasti ada!"


Younghoon mendecak,kemudian keluar dari kamar itu.Dia seperti sangat kesal dan juga sedari tadi dia selalu  marah-marah tidak jelas


Hyunjae yang sedari tadi duduk disebelah Jiha dengan jarak beberapa jengkal,Jiha mendekat dan langsung memeluknya,membuat Hyunjae terkejut


"Aku tidak ingin pergi" rengek Jiha sambil memeluk Hyunjae


Hyunjae yang merasa tidak enak tersenyum masam,seraya melepaskan pelukan Jiha


Jiha malah menatapnya penuh berharap,membuat Hyunjae lemah saja


Hyunjae tidak bisa melihat itu,dirinya merasa iba melihatnya merengek


"Tapi..." Hyunjae menghela nafasnya


"Cepat atau lambat kamu harus pergi!"


Hyunjae mendecak pelan,lantas pergi dari sana


Jiha kini dilanda kebingungan dan ketakutan,jika dirinya pulang dirinya akan tiada,tapi jika dirinya tidak pulang manusia semua akan terhenti lalu mati,cepat lambatnya dirinya juga akan ikut tiada


Dimalam hari ketika makan malam,keadaan sangat hening,semua terdiam tanpa ada yang berbicara kecuali suara piring dan sendok yang saling beradu


"Biar aku yang cuci piring!" Ujar Miyeon mengangkat semua piring kotor ke wastafel


Semuanya tanpa tidak bersemangat,sikap Hyunjae dan Younghoon yang tidak kompak membuat Miyeon bingung.Mereka memang tidak pernah kompak walaupun mereka bersahabat


Mereka semua sudah pergi,hanya tinggal Miyeon yang masih ada didapur untuk mencuci piring


Jiha baru saja masuk kedalam kamar,dirinya melihat benda kecil yang berserakan dilantai


"Ini..." Jiha menggantungkan ucapannya ketika memunguti cangkang kerang kecil dan tali


Jiha langsung menghampiri Hyunjae dikamarnya "Hyunjae ya,ini...."


Mata Hyunjae langsung terbelalak melihat apa yang ada ditangan Jiha


"APA YANG KAMU LAKUKAN?" Bentak nya mengambil semua kerang ditangan Jiha


"Buanglah itu yang menggantung di dinding?" Tanya Jiha


"Ini...ini miliki ibuku dengan susah payah ku membuatnya demi bunda! Tapi...kau!" Hyunjae menatap Jiha Sinis,dengan matanya yang membulat


Jiha yang menatap Hyunjae dengan horor menggeleng "Bukan aku!"


"Lalu siapa huh?" Bentak Hyunjae


"Tau-tau udah berserakan dilantai,jadi aku ambil!" Kata Jiha yang sudah ketakutan dengan kepalanya yang tertunduk


"Lu tau Ga Kalo ini benda kesayangan bunda?" Bentak Hyunjae


Jiha tersentak lantas menggeleng pelan


"Tapi bukan aku!"


"Lalu siapa huh?cuma lu yang disini bikin masalah!" Teriak Hyunjae sambil menunjuk-nunjuk Jiha


Dengan kasarnya Hyunjae menyeret Jiha keluar dari kamarnya,membuat Younghoon yang sedang menonton televisi mengalihkan perhatiannya


"Gue Ga mau tahu!"


"Ada apa ini Woy teriak-teriak kayak orang kesurupan!" Cerca Younghoon


Dari sana Hyunjae pergi masuk ke kamar milik ibuny,tidak lama dari sana dia keluar dengan wajahnya yang sangat seram


"Ini apa huh?Ga cukup lu rusakin?" Bentak Hyunjae melempar semua selembaran buku kelantai


Jiha tersentak ketika Hyunjae melempar buku-buku tepat dihadapannya,dirinya langsung berlari bersembunyi dibelakang Younghoon


"Lu kenapa sih?bisa Ga sih bicara yang baik!ini seperti bukan lu!" Kata Younghoon dengan nada tinggi nya


Younghoon yang mendengar penjelasan itu langsung mengambil selembar kertas yang bertebaran di atas lantai "Oh...rusak ya?bagus dong,jadi lu ga perlu repot-repot cari-"


"LU SINTING?" Teriak Hyunjae memotong ucapan Younghoon "Biar dia Ga pulang?apa ini ide kalian karena dia Ga mau pulang dan lu bisa dapat kesempatan ini kalian yanh ngerusak huh?"


"Tunggu-tunggu!Kalo hal rusak merusak bukan gue!Lu tau kan gue Ga berani nyentuh barang ibu lu!" Cerca Younghoon agak melangkah mundur


Hyunjae mendecak kasar,nafasnya memburu dan matanya yang sinis menatap Jiha yang menundukkan kepalanya


"Lu...Ga kayak gini juga caranya Kalo Ga mau pulang!"


"Tapi bukan aku!" Gumam Jiha dengan nadanya yang agak gemetar


"Lalu siapa?apa dengan cara ini lo berhasil huh?nggak!" Hyunjae menggeleng


"Semua ini hasil karya ibu gue dengan susah payah!Tapi Lo malah ngerusak!


Gue pengen lo pulang,tapi Lo malah rusak semua petunjuk!Dan gue Ga perduli,lo pergi sekarang!" Perintah Hyunjae melayangnya telunjuknya tepat menunjuk kearah pintu keluar


"Tapi..."


"SEKARANG!" Bentak Hyunjae


"Je,apa Lo Ga kasian sama dia?nanti dia mau pergi kemana?" Ujar Younghoon


"Gua Ga perduli!" Kata Hyunjae menatap kearah lain dengan kosong


"Aku minta maaf,tapi beneran bukan aku!" Ucap Jiha


Hyunjae mendecih "Lo pikir gua percaya?Lo disini cuman nyusahin,cuman Lo yang suka cari Masalah!"


"Je!" Ucap Younghoon ingin mengeluh


Hyunjae melirik ke arah Jiha


"Pantas saja Pangeran mu tidak mencintaimu dan dia ingin kau pergi!Kau mau tahu?karena kau hanya menyusahkan!


Dan lagi,gua bukan Pangeran Lo yang Lo sebut-sebut!Jadi jangan harap gua bakal perduli sama Lo yang bukan siapa-siapa gua!"


Jiha terdiam memperhatikan bagaimana cara Hyunjae berbicara padanya dan mencaci nya.Jiha tidak bodoh,dirinya bukan anak kecil lagi,pengungkapannya cukup menyakiti hatinya


"Apa Lo denger? Gua bilang pergi ya pergi!" Bentak Hyunjae sambil menyeret Jiha keluar rumah


Miyeon yang tanpa disadar dia sudah menyaksikan dari tadi,kini dia sedang berdiri diambang pintu dapur sambil bersandar didinding dengan melipat kedua tangannya dengan tersenyum miring


Younghoon yang sedari tadi menyadari keberadaannya mendengus kesal


"Orang sinting!" Cibirnya,kemudian pergi keluar


"Janga kembali lagi! Pergi ketempat asal lo


Dasar duyung bodoh,ga berguna!" Cibir Hyunjae langsung masuk kedalam rumah


Tidak lama Hyunjae masuk Younghoon keluar "Lu..."


Jiha menghela nafasnya "Gwaenchanayo!"


"Sorry!Lu jangan pernah salah paham sama gue,gue bukan o-" ucapan Younghoon terputus Ketika Jiha tiba-tiba menyela


"Aku percaya kok!ya... Walaupun kamu orangnya baik ada maunya!" Cerca Jiha menyela


"Yoo Jiha!" Keluh Younghoon


Jiha mendengus geli "Aku benar-benar percaya,kamu orang baik!"


Younghoon tersenyum kecil "Lu yakin?Terus..."


"Aku akan pergi!"


"A-apa?yakali,lu emang mau pergi kemana?" Tanya Younghoon agak tidak santai


"Aku tidak tahu,lagi pula aku tidak tahu caranya pulang ke duniaku!" Kata Jiha sedikit frustasi


Younghoon menghela nafas panjang


"Gue tau siapa yang udah lakuin itu hingga lu yang kena tuduh si Hyunjae kampret itu!"


"Benarkah?"


"Ya,dia-"


"BERISIK! PERGI!" Teriak Hyunjae dari dalam,membuat keduanya terkejut


Sepertinya Hyunjae memang Sangat marah


Padahal Jiha tidak pernah berniat untuk merusak barang ibunya,menyentuhnya saja takut


"Yasudah aku pergi!" Kata Jiha lantas segera pergi dari sana dengan rasanya takutnya


Dirinya benar-benar takut dan cukup terhina,Hyunjae memanggilnya bodoh sudah biasa.Tapi dia benar-benar marah,dan benar-benar berkata seperti itu bukan karena candaan seperti biasanya


Dan lagi pula Jiha juga sadar,Hyunjae benar bahwa dirinya hanya menyusahkan nya saja


TBC


jangan lupa tinggalkan jejak🙏