
“Ssettt!” Ketika suara itu jatuh, Long Xi segera berubah menjadi cahaya ungu dan menghilang ke telapak tangan Xia Yueyin.
Xia Yueyin mengangkat kepalanya dan melihat ke arah orang yang masuk. Itu adalah Penatua Yu. “Ada apa?” tanyanya.
"Nona, ada seseorang yang datang dan berkata ingin menemui Nona. Dia adalah Pangeran keempat Xuan Jinglian, murid dari Refining Sect..." ucap Tetua Tu.
" Pangeran keempat Xuan Jinglian?" Ucap Xia Yueyin saat mendengar itu, "Murid dari Refining Sect? Kenapa dia ingin bertemu dengan ku? "
"Pelayan tua itu tidak tahu," Yu Lao menggelengkan kepalanya. "Nona, apakah kamu akan menemuinya atau tidak? Jika kamu tidak mau, aku akan kembali dan menyampaikan itu padanya." Ucap Tetua Yu.
"Tidak," Xia Yueyin mencibir. "Aku ingin tahu apa tujuan orang ini, jadi tidak masalah menemuinya! Tapi, itu aneh, aku tidak pernah bertemu dengannya. Kenapa dia datang pada ku sekarang?"
......
Pada saat ini, di dalam Secret Order Hall, ada secangkir teh di tangan Pangeran keempat Xuan Jinglian, dia menyesap seteguk, dan ekspresinya tetap sedingin es, saat dia melihat Tetua Yu datang dengan Xia Yueyin
"Aku tidak tahu kenapa Pangeran keempat Xuan Jinglian akan jauh-jauh datang ke Secret Order Hall untuk menemui ku? Status pangeran ini terlalu tinggi, kurasa, tidak ada teh yang layak untuk Pangeran di sini, jadi aku minta maaf untuk itu. Lagipula, kita tidak pernah adaa bisnis satu sama lain, jadi mengapa Pangeran keempat Xuan Jinglian datang menemui ku? " ucap Xia Yueyin.
Teh di Secret Order Hall adalah teh obat langka. Ini sangat terkenal. Xia Yueyin maalah berkata itu adalah teh yang tidak layak untuk Pangeran keempat Xuan Jinglian. Pria itu tidak terlihat marah dan ekspresi di wajahnya yang tampan tetap terlihat dingin.
"Xia Yueyin, kamu menyukai ku kan." Ucap Pangeran keempat. Bukan pertanyaan, tapi kalimat afirmatif.
Namun, Xia Yueyin tanpa sadar tercengang. Apakah orang ini merasa terlalu percaya diri? Atau dia gila? Sejak kapan aku menyukainya? Kenapa aku tidak tahu itu? Mereka saja baru sekali bertemu saat acara perjamuan! Belum sempat Xia Yueyin menjawab, suara pria itu terdengar lagi,
"Jadi ..." Kata-kata Pangeran keempat yang dingin itu bicara lagi, "Besok, kamu akan memasuki Mansion Pangeran."
Nada perintah dari pria itu, membuat Xia Yueyin tertawa, "Kamu membiarkan aku masuk ke Mansion Pangeran? Untuk apa itu? Aku tidak pernah ingat kita sedekat itu? Aku tidak tahu apakah pangeran keempat yang terkenal jenius ini punya masalah kepribadian atau apa? Aku tidak tahu apa tujuan mu mengatakan ini pada ku. Tapi aku tidak tertarik, jadi, berhenti lah bicara omong kosong, dan pergi dari sini."
Pangeran keempat tidak peduli akan penghinaan dari gadis itu dan berkata dengan dingin, "Bukan kah kau mengincar tahta kerajaan? Itu sebabnya kamu bertunangan dengan kakak ku kan? Tapi karena dia selingkuh dengan Zhu Yuyan, itu sebabbya kalian membatalkan pertunangan kan? Sekarang, aku menawarkan tahta pada mu tapi dengan satu syarat yaitu jauhi pria berambut perak itu dan kita akan menikah."
Xia Yueyin tersenyum mengejek, “Pangeran keempat Xuan Jinglian, ku katakan sekali lagi. Aku tidak pernah menyukai putra mahkota atau pun para pangeran lainnya. Apalagi dengan tahta kerajaan! Jadi, aku tidak tertarik dengan tawaran mu. Aku tidak peduli kau melakukan ini demi siapa, jadi pergilah.”
Xuan jinglian tidak akan pernah lupa bahwa ketika ibunya di jebak dan dia dibunuh, gadis berpakaian putih yang seperti peri yang menyelamatkannya. Itu adalah Huang Ran. Untuknya, dia bekerja keras untuk berkultivasi, tidak hanya untuk mendapatkan kepercayaan dari ayahnya, tetapi juga untuk mendapatkan hati peri Huang Ran yang diidam-idamkan.
Xuan Jinglian mengerti bahwa gadis seperti peri yaitu Huang Ran selalu begitu suci, jadi dia hanya bisa memandangnya dari jauh dan tak berani menyentuh nya. Tentu saja, baginya itu sudah cukup.
Selama bertahun-tahun, ada banyak pria di sekitar Huang Ran, tetapi Huang Ran selalu menolaknya. Xuan Jinglian dulu berpikir bahwa Huang Ran hanya gadis murni dan tulus, lalu sekarang dia menyadari bahwa Huang Ran telah melajang selama bertahun-tahun, hanya untuk menunggu pria berambut perak itu, tetapi di mata orang itu. Hanya ada satu wanita yaitu Xia Yueyin. Bagaimana bisa dia melihat orang yang di cintainya tersakiti? Karena itu, ketika dia bisa, dia bersedia menggunakan hidupnya untuk menukar senyumnya!
“Aku tidak peduli kisah cinta kalian. Jadi, pergilah.” Ucap Xia Yueyin dengan malas.
“Kenapa bisa hati mu begitu kejam? Kau yang telah merebut pria itu dari Huang Ran! Jadi kau harus melepaskannya untuk Huang Ran!” ucap Pangeran keempat dengan tegas. Dia sudah kehilangan akalnya jika itu menyangkut tentang Huang Ran. Tiba-tiba terdengar suara lain yang datang,
"Oh, sepertinya aku datang pada waktu yang tepat. Aku mendengar bahwa Yang Mulia Pangeran keempat ini rela menyakiti wanita demi wanita lain. Ingat, seorang wanita itu digunakan untuk di rawat, bukan untuk di sakiti, terutama seperti Nona Xia. Seorang wanita yang sangat cantik dan enak dipandang. " ucap seorang pria aneh yang tiba-tiba muncul. Dengan sekelompok wanita berjubah putih di belakangnya.
Suara pria ini sangat mempesona, dan kau akan tahu orang seperti apa dia ketika kau mendengarnya bicara. Itu adalah pria pesolek yang berada di restoran kemarin! Pria itu memiliki penampilan yang indah bahkan lebih cantik dari wanita mana pun, sayangnya cara berpakaian pria itu juga seperti wanita!
Xia Yueyin juga bingung saat pertama kali melihatnya, dia tidak yakin apakah itu pria atau wanita? Tapi, Xia Yueyin menjadi yakin bahwa dia pria karena melihat ‘apple adam’ di lehernya. Dia tidak pernah berpikir bahwa akan ada seseorang yang akan memakai pakaian dengan warna norak di dunia kuno ini! Ya, pria itu mengenakan gaun warna merah muda cerah, bahkan wanita mungkin tidak cocok memakai itu. Namun, setelah Xia Yueyin melihat penampilan pria itu, dia menyadari bahwa pria itu memanf saangat cocok!
Wajah menggoda lelaki itu benar-benar seperti laki-laki dan juga wanita pada saat bersamaan. Dada pria itu sangat bidang, dengan perut yang sixpack, karena pakaian yang agak terbuka jadi Xia Yueyin dapat melihat tubuh pria itu dengan jelas. Mata dan alis yang indah, bulu mata yang lentik, hidung mancung, bentuk wajah yang sempurna, kulit putih, dan tulang selangka yang halus, semuanya menantang kendali semua orang.
Jika itu bukan karena apple adam yang jelas di tenggorokan, diperkirakan bahwa Xia Yueyin akan benar-benar menganggapnya sebagai seorang wanita. “Sangat menarik! Tapi, Sangat disayangkan bahwa orang seperti itu adalah laki-laki. Jika tidak, jika aku menjualnya ke rumah bordil, aku pasti dapat menghasilkan banyak uang.” Batin Xia Yueyin.
Jika Zuo Shangchen tahu apa yang dipikirkan Xia Yueyin tentangnya, dia pasti akan segera membunuhnya. Apakah wanita ini benar-benar ingin menjualnya ke rumah bordil? Rumah bordil mana yang berani menerimanya? Dia adalah Tuan muda dari keluarga kaya!
---------------
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗