
Wajah Zhu Yueyin yang sempurna dan indah penuh dengan olok-olok yang tidak disamarkan, "Jika Anda tidak tahu, maka saya juga tidak tahu."
"Pertunangan Putra Mahkota dan Zhu Yueyin baru saja dibatalkan sedikit kurang dari sebulan yang lalu, tetapi bukankah kamu hanya dengan jelas berteriak kalian berdua bersama selama lebih dari setahun?" Ucap Zhu Yueyin lagi. Suaranya lembut, tetapi acuh tak acuh. Responsnya yang tak terbantahkan seperti baja, membuatnya mustahil bagi Zhu Yuyan untuk membantah hal lain.
"Saya...." Mulut Zhu Yuyan berkedut. Dia ingin menjelaskan, tetapi tidak bisa mengatakan sepatah kata pun.
Ketika semua orang melihat adegan ini, mereka langsung tahu yang sebenarnya. Mereka semua mengingat citra dan reputasinya yang seperti dewi. Tak satu pun dari mereka berpikir bahwa dia yang sebenarnya begitu tak tertahankan! Sungguh tak tahu malu! Merebut tunangan dari saudara nya sendiri! Dia lah yang paling pantas di sebut sebagai Rubah Licik Perayu!
Bahkan jika semua orang berpikir bahwa Zhu Yueyin jelek dan kultivasinya tidak layak bagi Xuan Huan, dia masih saudara perempuan Zhu Yuyan. Baginya untuk dengan santai mencuri tunangan kakaknya sendiri tanpa rasa bersalah, itu terlalu tidak bermoral.
"Aku tidak pernah berpikir bahwa Zhu Yuyan akan menjadi orang seperti itu. Dia bahkan pernah menjadi idolaku, menjijikkan!"
"Zhu Yueyin ini sangat menyedihkan, memiliki saudara perempuan seperti itu."
"Mengetahui wajah seseorang, tetapi tidak hati seseorang!" Banyak orang menggelengkan kepala, mendesah.
Zhu Yuyan menerima karma, dan siapa yang bisa disalahkan kecuali dirinya sendiri? Di bawah pengawasan banyak orang, Zhu Yuyan tidak lagi punya nyali untuk tinggal. Mengenakan kerudungnya, dia lari!
Namun sebagai perbandingan, Xuan Huan tidak sedikit pun takut. Bagaimanapun, dia adalah Putra Mahkota! Siapa yang berani mengatakan setengah kata tentang dia? Selain itu, apalagi Putra Mahkota, bahkan orang biasa pun sering memiliki 3 istri dan 4 selir! Di masa depan, ia akan memiliki 1000 keindahan di istana. Ini sama sekali bukan apa-apa! "Yinyue, apakah Anda bersedia menjadi wanita saya?" Xuan Huan mencondongkan tubuh ke depan dan bertanya sebagai antisipasi.
Mata Zhu Yueyin dingin ketika dia tersenyum ringan, "Terima kasih banyak atas niat baik Pangeran, tapi aku masih berpikir lebih baik bagiku untuk bekerja di Heavenly Doctor Pavilion!" Ucap nya.
"Kamu berani menolakku?" Tanya Xuan Huan terkejut. Tidak ada yang berani menolaknya sebelumnya!
"Kenapa aku tidak berani?" Jawab Zhu Yueyin terkekeh geli mendengar ucapanyya. Wajah sombong Xuan Huan adalah yang paling membuatnya jijik!
"Kamu tahu bahwa aku Putra Mahkota! Berani menolak saya, apakah Anda ingin mati? " Xuan Huan mengangkat suaranya. Ditolak oleh Zhu Yueyin di depan orang banyak, ke mana wajahnya akan pergi?
“Jadi maksudmu, Pangeran mengancamku?" Ucap Zhu Yueyun seraya mengangkat alisnya yang anggun. Wajahnya yang cantik, jernih, dan elegan tidak menunjukkan jejak rasa takut, tetapi sebaliknya dingin dan percaya diri, seolah-olah dia sudah tahu bahwa Xuan Huan tidak berani melakukannya.
Wajah Xuan Huan ragu-ragu. Yinyue tidak hanya menyelamatkan hidupnya, tetapi juga sangat dihargai oleh ayah kerajaannya, Kaisar. Jika dia secara paksa merebut Yinyue hari ini, maka besar kemungkinan dia bisa kehilangan bantuan Kaisar. Itu sama sekali tidak bisa terjadi. Tiba-tiba, Xuan Huan menyadari bahwa dia benar-benar kehilangan akalnya dengan Zhu Yueyun!
Sejak hari itu, Zhu Yueyin telah menikmati kehidupan yang damai selama sebulan. Bisnis Heavenly Doctor Pavilion tidak goyah seiring berjalannya waktu, tetapi bahkan semakin populer, menyebabkan penginapan tetangga selalu penuh dan sibuk. Ini semua berkat pelanggan Heavenly Doctor Pavilion. Tidak hanya penginapan, tetapi bahkan semua tempat kerja di sekitarnya telah tumbuh dalam popularitas, dan semua sangat berterima kasih kepada Zhu Yueyin.
Tidak hanya kenaikan harga, tetapi dia juga mengurangi pasien yang dia lihat dari 10 orang menjadi 3 orang per hari. Dengan demikian, persaingan semakin sengit, dan banyak pejabat besar berjuang untuk merebut tempat di kuota. Mereka yang mendapat hak untuk mengunjungi dokter semuanya sangat bangga. Orang lain tidak bisa merebutnya, tetapi mereka bisa. Ini hanya bisa membuktikan bahwa mereka lebih kuat dari yang lain!
Seperti ini, waktu Zhu Yueyin harus tinggal di Heavenly Doctor Pavilion berkurang, tetapi keuntungan yang dia dapatkan hanya meningkat. Dengan sumber daya budidaya yang cukup, ditambah dengan pengetahuan sebelumnya tentang budidaya, kecepatan Zhu Yueyin tak tertandingi.
2 hari terlewat....
Bisnis Zhu Yueyin berjalan sangat lancar. Oleh sebab itu dia menyerah kan Heavenly Doctor Pavilion kepada kedua bawahan nya untuk di kelola. Zhu Yueyin berniat untuk fokus ke kultivasi nya kali ini.
Zhu Yueyin yang ingin beradaptasi dengan dunia ini semakin banyak yang dia cari tentang asal usul 'Zhu Yueyin' sebelum nya, semakin rumit itu menjadi. Pada saat ini lah Zhu Yueyin semakin merasa ada yang aneh akan identitas pemilik tubuh ini sebelum nya.
Zhu Yueyin berniat untuk menyelidiki asal usul pemilik tubuh ini dan pertama yang Ia ingat adalah untuk mencaru potret mendiang ibu nya. Semua leluhur keluarga Zhu akan di makam kan di kuil leluhur yang letak nya di dalam mansion Jenderal. Karena tidak terlalu jauh jadi Zhu Yueyin pergi ke kuil leluhur ini.
Di Kuil leluhur, ada sebuah meja di mana cendana diukir ditempatkan dengan berbagai jenis persembahan. Di tengah-tengah kuil, tripod hitam berdiri lantai kuno diisi dengan beberapa batang dupa.
Pintu didorong terbuka dan sesosok tubuh kurus masuk. Itu adalah Zhu Yueyin, wajahnya hanya seukuran telapak tangan, dan fitur wajahnya sangat halus. Kuil ini dibeli oleh keluarga Zhu lebih dari 30 tahun yang lalu dan digunakan sebagai tempat persembahan leluhur.
Zhu Yueyin datang ke kuil leluhur untuk mencari tahu makam ibu nya yang telah meninggal dan sampai lah dia di sini. Zhu Yueyin menatap tripod yang usang dan memasukkan tangan nya ke arah abu dupa yang tidak tahu berapa tahun belum dibersihkan. Dengan abu sebanyak itu sudah pasti itu sangat lama tidak di bersih kan. Saat jari nya menyentuh abu di dalam tripod, tiba-tiba ada benda licin bulat yang menyelinap ke telapak tangan Zhu Yueyin.
“Ah!! Apa itu barusan?” teriak Zhu Yueyin terkejut.
Sebuah kepala berbulu dengan dua tanduk di atas nya muncul dari rambut Zhu Yueyin. "Ada apa master??" tanya Xiao Bai ikut terkejut.
"Ya... hoaammm... Ada apa master? apa yang terjadi?? kami yang tidur sampai terkejut karena mendengar teriakan master." ucap Xiao Hei seraya mengusap kedua mata nya yang masih mengantuk.
----------------
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗