
Saat itu juga, wajah Master Helian berubah menjadi sangat jelek….
Bahkan Xia Yueyin berpikir bahwa pria tua itu akan melawannya. Namun, tidak ada yang tahu mengapa tapi pria tua itu, tidak meledak marah!
Sebaliknya, Master Helian menjawab dengan dingin, “Ming’er, bawa dia pergi, aku tidak ingin melihatnya untuk saat ini.”
“Ya, ayah.” Helian Ming menjawab seraya menyeka keringat di alisnya.
Helian Ming lalu mengantar Xia Yueyin keluar dari ruang kerja. Hanya ketika dia merasakan angin dingin, dia menyadari bahwa seluruh tubuhnya bersimbah keringat. Dia tertawa getir dan berkata, “Yueyin, apakah kamu mencoba menakut-nakuti paman mu ini, sampai mati? Ayah ku sangat pemarah tapi dia benar-benar tidak punya hati yang jahat. Dia punya alasan untuk apa yang telah terjadi di masa lalu.”
“Paman, aku lelah.” Xia Yueyin menguap seolah dia tidak ingin mendengar apapun yang Helian Ming coba katakan.
Helian Ming mencoba melanjutkan tapi setelah melihat pucat dan lelah dari Xia Yueyin, dia menghela nafas, “Yueyin, suatu hari nanti, kamu akan memahaminya… Namun, apapun hubungan mu dengan Keluarga Helian, kamu akan selalu menjadi keponakan ku.”
Xia Yueyin hanya tersenyum dan tidak mengatakan apa-apa lagi. Wajahnya yang segar dan cantik sekarang memiliki cahaya lembut.
………..
Cahaya bulan menyinari semak lembut pohon willow…
Xia Yueyin yang mengenakan jubah merah hati, berkibar lembut di tiup angin malam. Dia berdiri di depan jendela, seakan sedang memandang ke kejauhan. Tiba-tiba, kehadiran sosok yang akrab muncul dari belakang Xia Yueyin, seketika hatinya lebih tenang.
“Jun, apakah kamu punya saudara?” Tanya Xia Yueyin tanpa menoleh ke belakang.
Jun Yao mengerutkan alisnya dan menggelengkan kepalanya. Kemudian dia teringat bahwa Xia Yueyin mungkin tidak dapat melihat tindakannya, jadi dia berkata, “Aku tidak tahu, mungkin… Tidak ada.”
“Jun, tahukah kamu bahwa aku adalah orang terlahir kembali? Aku adalah orang yang mengingat dengan jelas kehidupan masa lalu ku…” Xia Yueyin mengangkat kepalanya dan menatap sinar bulan, seolah-olah dia melihat kematiannya yang menyedihkan malam itu…
Xia Yueyin melanjutkan, “Jun, di kehidupan ku yang lalu, aku memiliki seorang kakek yang baik, dan adik laki-laki yang menggemaskan. Kakek ku, adalah orang yang mengajarkan ku tentang dunia medis. Saat kakek ku meninggal, aku masuk ke sekolah kedokteran. Saat aku telah me jadi Dokter terkenal, saat itu, aku memiliki seorang kekasih yang sangat ku cintai. Tapi, karena kebodohan ku, aku membawa pria itu untuk ku perkenalkan pada keluarga ku…”
Xia Yueyin terdiam dan menutup matanya, “Pria yang aku anggap kekasih… adalah makhluk terendah! Dia tidak hanya mengejar pengetahuan ku, demi mendapatkan posisi tertinggi di dunia media. Pria itu bahkan membunuh adik mu, keluarga satu-satunya, lalu setelah itu… dia bahkan tidak melepaskan nyawa ku… Kekasih yang aku cintai… adalah orang yang membunuh ku! Oleh sebab itu, aku tidak pernah bisa mempercayai orang lain lagi. Bahkan dengan mu, Jun, aku masih tidak mempercayai mu sepenuhnya.“
“Ketika kakek ku meninggal, dia memberikan pusaka yang berharga, Cincin Phoenix kepada ku melalio wasiat. Berkat Cincin itu, aku terlahir kembali ke dunia ini. Saat aku bangun di dunia yang asing, Xiao Bai dan Xiao Hei hadir bersama ku. Sekarang, memikirkan kenangan dari kehidupan masa lalu ku, hati ku… masih merasakan sakit, seolah-olah organ ku, sedang hancur berkeping-keping!” Ucap Xia Yueyin dengan sedih. Dia berusaha keras agar air matanya tidak menetes.
Xia Yueyin tidak akan pernah bisa melupakan bagaimana seluruh keluarganya saat itu, telah di musnahkan karena kebodohannya…. Dia juga tidak bisa melupakan ketika dia menyaksikan mayat adik tercintanya di temukan tidak utuh… pada akhirnya, dia baru menyadari bahwa Roy adalah dalang di balik penderitaannya… Bahkan, dia hanya bisa mati tanpa bisa balas dendam!
Xia Yueyin perlahan membukanya lagi, lalu berkata, “Akhirnya, aku bisa menemukan adik ku, Yuqi… tapi… dia juga menghilang dari pandangan ku! Setelah aku di beri kehidupan kedua ini, aku tidak ingin lagi merasakan pengkhiatan itu… Aku tidak akan lagi menjadi lemah, dan aku juga tidak ingin memcintai pria mana pun!”
Setelah mendengar kalimat terakhir itu, Jun Yao merasakan ketidaknyamanan di hatinya. Wajahnya yang sangat cantik terlihat sangat jelek, dan seluruh tubuhnya di selimuti oleh aura yang menakutkan. Jika pria bernama ‘Roy’ itu ada di sini, dia akan mati tanpa mayat utuh!!!
Xia Yueyin jelas tidak memperhatikan keadaan pria di belakangnya. Dia melanjutkan, “Dalam hidup ini, aku tidak ingin menikah, aku hanya ingin mencari adik ku, Yuqi, dan hidup bahagia bersamanya dan juga Kakak ku Shengxiao…”
Tiba-tiba, sebuah tangan yang besar, hangat, dan lembut mengulurkan tangan dari belakangnya dan menarik Xia Yueyin dengan erat ke dalam pelukan…
Xia Yueyin tidak tahu mengapa, tetapi setelah merasakan dada Jun Yao yang hangat dan lembut itu, temperamen kerasnya perlahan menjadi tenang kembali. “Jun, di kehidupan ini, orangtua ku mati tanpa jasad. Sebagai putri mereka, aku harus menjadi lebih kuat, dan membalaskan kematian mereka! Aku ingin menyeret semua musuh ku ke neraka bersama ku! Aku bersumpah bahwa aku akan menyerbu musuh-musuh ku dan memusnahkan mereka dengan tangan ku!”
“Yue’er…” Jun Yao mengusap dagunya ke kepala Xia Yueyin, suaranya terdengar hangat dan pasti seolah membuat janji terpisah dari banyak kehidupan.
Jun Yao melanjutkan, “Jangan khawatir, aku akan selalu bersama mu. Baik itu surga atau neraka, aku akan selalu bersama mu. Hari-hari di masa lalu ketika kamu lolos dari maut pasti sangat sepi untuk mu. Di masa depan, aku akan memastikan bahwa kamu tidak akan pernah merasakan kesepian. Aku akan membunuh siapa pun yang kamu benci, bahkan jika kamu membenci seluruh dunia, aku akan menghancurkan dunia ini untuk mu. ”
Jika dia membenci dunia, pria ini akan menghancurkan seluruh dunia untuknya? Dia bahkan tidak keberatan menjadi iblis? Setelah mendengar ini, Xia Yueyin merasa terharu.
Xia Yueyin perlahan menutup matanya dan menykamurkan seluruh tubuh, pikiran, dan jiwanya ke tubuh pria itu. “Jun, apakah kamu tahu? Setelah reinkarnasi ku, Aku tidak pernah bertemu orang tua ku dalam hidup ku saat ini, tetapi Aku sangat merindukan mereka. Mungkin ini adalah perasaan yang di tinggalkan Yueyin sebelumnya untuk ku. Mungkin juga karena kita memiliki hubungan darah, tetapi Aku masih percaya bahwa mereka tidak mati! Hanya hilang. Tapi aku sangat kecewa dengan sikap Keluarga Helian pada kedua orangtua ku.”
zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗