
“Nenek…” Xia Yueyin menyapa saat dia keluar dari pelukan Jun Yao, lalu menatap Lan Yuyue dan berkata. “Perayaan ulang tahun mu besok, jadi ayo kita hadiri bersama!”
Lan Yuyue sedikit terkejut dan tatapannya penuh dengan kesedihan. Dia pun berkata, “Yue’er, aku sudah memberitahu mu. Tidak peduli apa yang kamu katakan, aku tidak akan pernah meninggalkan gunung ini. Ini adalah hukuman ku.”
“Apakah nenek benar-benar tidak ingin melihat lelaki tua itu??” Xia Yueyin bertanya dengan alis sedikit terangkat. “Aku mengerti bahwa nenek menghukum diri mu sendiri dengan menolak untuk bertemu orang-orang yang nenek cintai. Namun, bukankah itu sama saja nenek sedang menghukum orang yang benar-benar mencintai mu, dan melepaskan orang-orang jahat aslinya? Jika nenek benar-benar ingin balas dendam untuk Ayah dan Ibu ku, bersembunyi di pegunungan seperti pengecut bukanlah caranya. Sebaliknya, nenek harus berani menghadapi kenyataan dan meningkatkan kekuatan keluarga Helian! Hanya sebagai keluarga yang kuat kita bisa membalaskan dendam mereka, kan?”
Menjadi lebih kuat? Lan Yuyue merasa terkejut. Kekuatan organisasi itu sangat kuat, apakah kita, keluarga Helian, benar-benar bisa melawan mereka?
Di masa lalu, Lan Yuyue tidak pernah berpikir bahwa pembalasan drndam akan mungkin terjadi. Tapi sekarang… Lan Yuyue menatap gadis muda di depannya, wajahnya di penuhi dengan senyum paling cerah. Lan Yuyue merasa terharu, mungkin gadis ini bisa menjadi satu-satunya harapannya untuk membalas dendam…
“Baiklah,” Lan Yuyue tersenyum, matanya berkaca-kaca, dan berkata. “Aku berjanji pada mu aku akan turun gunung bersama mu besok.”
“Bagus! Kalau begitu mari kita tunggu sampai perayaan ulang tahun di mulai dan biarkan si tua bangka itu tetap cemas sebentar lagi.” Ucap Xia Yueyin menyeringai licik, saat dia mengerutkan ujung bibirnya dengan nakal.
Jun Yao, yang tetap diam di samping, dan matanya yang berwarna biru gelap seperti malam berbintang, tertuju pada sosok gadis muda itu. Kecantikannya yang tak tertandingi bersinar dengan senyum hangat, senyum yang hanya bisa muncul di hadapan Xia Yueyin…
Jun Yao bergumam dengan pelan, “Yue’er tidak peduli apa yang kamu lakukan atau ke mana kamu pergi, aku akan selalu berada di sisi mu.”
Di malam hari….
Bintang-bintang di langit malam itu begitu penuh, dan itu sangat langka. Halaman keluarga Helian di terangi cahaya lilin yang berkedip-kedip.
Semua orang telah mendengar bahwa Lan Yuyue yang bersembunyi di pegunungan akan muncul hari ini. Untuk menjilat wanita yang memiliki reputasi kuat ini, banyak pemimpin dari kekuatan yang berbeda membawa putri mereka yang belum menikah ke jamuan makan malam dengan harapan bahwa Lan Yuyue akan meyakinkan Helian Ming untuk memilih salah satu dari mereka untuk menjadi pengantinnya.
Meskipun mengetahui niat licik satu sama lain, etika umum mencegah semua orang untuk menampilkannya dan mereka semua memuji putri saingan mereka atas kecantikan, kecerdasan, dan keanggunan mereka.
Pada saat ini, Master Helian tidak lagi peduli dengan citra dan martabatnya. Dia menatap dengan cemas ke arah pintu dan mengabaikan semua upaya dari tamunya untuk memulai percakapan dengannya.
“Kenapa lama sekali? Yuyue seharusnya ada di sini sekarang! Apa gadis itu bisa di andal kan? Tidak, aku harus pergi sendirk dan melihatnya!” Ucap Master Helian dengan cemas.
“Ayah.” Saat melihat ayahnya bersikap sangat cemas, Helian Ming dengan cepat meraih tangannya dan berkata dengan putus asa, “Ayah, jika kamu pergi sekarang, dan menemuinya, Ibu mungkin berubah pikiran, dan tidak jadi turun gunung. Lebih baik kita menunggu. Aku mengenal Yueyin dengan baik dan dia adalah yang tidak akan pernah membuat janji seperti itu kecuali dia 100% yakin bahwa dia bisa memenuhinya. “
“Itu benar…” Master Helian menghentikan langkahnya tetapi terus mencuri pamdang ke arah pintu. Keringat dingin terbentuk di telapak tangannya karena gugup.
“…..” Helian Ming benar-benar tidak bisa berkata-kata. Apakah ini benar-benar ayahnya yang dingin, tegas dan megah? Ayahnya saat ini sepertinya telah kehilangan semua rasa rasionalitas nya ketika menyangkut tentang Ibu.
Pada saat yang sama, seluruh aula tiba-tiba erdiam….
“….” Master Helian juga membeku di tempatnya, kemudian dia dengan hati-hati menoleh ke belakang, saat dia merasakan kehadiran yang akrab, sosok yang sudah lama dia lewatkan.
Master Helian berkedip tak percaya saat dia menatap wanita cantik yang seperti peri bergaun biru. Matanya berkaca-kaca penuh kegembiraan saat dia menggosok tinjunya dengan kuat, benar-benar kehilangan kata-kata…
Cahaya bulan turun dari langit, memancarkan cahaya cemerlang pada wajah lembut dan cantik Lan Yuyue yang membuat semua orang di ruangan itu terpesona. Alisnya yang berbentuk bulan sabit yang indah cukup untuk menangkap hati dan jiwa seseorang. Bibirnya terangkat ke atas dan memiliki pesona elegan yang tak terlukiskan. Seolah-olah dia baru berusia dua puluhan tetapi sebenarnya, Lan Yuyue telah berusia sekitar enam puluh tahun.
Di sampingnya berdiri seorang gadis muda berusia delapan belas tahun berjubah hijau lembut dengan sabuk satin berwarna dongker, sosoknya sangat sempurna, dan dia tidak kalah cantik dari Lan Yuyue. Xia Yueyin memiliki wajah yang murni dan cantik, ekpresi tenangnya yang menunjukkan sikap acuh tak acuh, menambahkan pesona tersendiri darinya. Matanya seperti bintang dan menatap dengan dingin.
Meskipun Xia Yueyin berdiri di samping keindahan tak tertandingi dari Lan Yuyue, penampilannya pasti tidak kalah. Sebaliknya, dalam beberapa hal, dia lebih unggul.
Siapa gadis ini? Mengapa dia muncul dengan Lan Yuyue? Semua orang berbisik dengan penuh semangat saat mereka menatap dengan bingung ke arah Xia Yueyin. Nyatanya, penampilan gadis itu menarik terlalu banyak perhatian, karena semua orang membayangkan hal yang mustahil!
“Adik kecil, ini adalah wanita yang Helian Ming bawa pulang beberapa waktu yang lalu.” Lin Shao menjelaskan kepada wanita cantik di sebelahnya.
Namun, wanita yang di panggil ‘adik’ oleh Lin Shao itu, melihat penampilan Xia Yueyin yang berjalan di samping Lan Yuyue membuatnya mengerutkan kening tanpa sadar. Siapa wanita ini dan mengapa dia bersama Lan Yuyue? Apakah keluarga Helian telah menjodohkannya dengan Helian Ming? Akankah keluarga Helian yang bermartabat benar-benar menerima seorang wanita dengan asal-usul yang tidak di ketahui? Pasti ada semacam kesalahan!
“Yuyue...” Hati Master Helian melonjak. Dia buru-buru berjalan untuk menyambut Lan Yuyue, sambil menggosok tangannya dengan kegembiraan yang jelas. “Yuyue, kamu akhirnya pulang!”
zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗