
Wu Yue melirik wajah pucat Xuan Jinglian dan menjawab dengan acuh tak acuh, “Jadi bagaimana jika aku adalah penyelamat mu atau jika itu bukan aku? Kamu milik Huang Ran jadi kau di takdirkan menjadi musuh ku. Untuk semua luka yang dia timbulkan. Aku, Aku akan mengembalikannya sesuai dengan yang ku terima…. “
Kamu milik Huang Ran. Sudah di takdirkan bahwa kamu adalah musuh ku…. Kata-katanya seperti palu berat yang menghantam hati Xuan Jinglian, membuatnya dia terhuyung mundur. Wajahnya sekarang sepucat hantu.
Tiba-tiba, Xuan Jinglian mengarahkan tinjunya ke dada Huang Ran seolah-olah dia telah tenggelam ke dalam kegilaan dan berteriak dengan marah, “Kamu! Mengapa kamu berbohong pada ku? Mengapa kamu berbohong pada ku ???!! Itu bukan kamu! Bukan kamu yang menyelamatkan ku!”
Penyesalan, kebencian, kemarahan, sakit hati. . . Semua emosi ini sekarang tercampur dalam satu bundel di dalam hati Xuan Jinglian.
Jauh di lubuk hati Xuan Jinglian, Junior Huang Ran selalu memegang posisi yang setara dengan peri sejak awal. Dia tidak akan pernah ragu untuk mengorbankan dirinya demi dia. Ia bahkan rela menikahi Xia Yueyin, yang tidak ia cintai agar Huang Ran bisa bersama pria yang di cintainya. Bahkan ketika dia menemukan warna aslinya, dia masih tetap di sisinya. Bahkan ketika menghadapi musuh yang tidak bisa dia kalahkan, dia tidak pernah goyah, tidak sekalipun.
Dan alasan mengapa Xuan Jinglian rela berinvestasi begitu banyak demi dia adalah karena dia telah salah mengira Huang Ran sebagai orang baik yang pernah menyelamatkan hidupnya.
Namun sekarang, Xuan Jinglian tiba-tiba menemukan bahwa orang yang dia cari selama ini bukanlah Huang Ran sama sekali! Lebih jauh lagi, dia akhirnya memukul dan melukai orang yang dia cari, semua demi orang yang palsu. Bagaimana mungkin dia bisa menerima ini?
“Xuan Jinglian, kamu sudah gila!” Huang Ran memuntahkan seteguk darah. Dia kemudian menatap Xuan Jinglian yang benar-benar marah dan menyatakan dengan ekspresi dingin di wajahnya. “Jika kamu tidak membunuh wanita ini, kamu tidak memiliki hak untuk tinggal di sisi mu.”
“Ha ha!” Xuan Jinglian tertawa liar dan menjawab dengan ekspresi jahat di wajahnya,
“Huang Ran, seandainya aku tidak salah mengira kamu adalah orang yang pernah menyelamatkan ku, aku tidak akan pernah bergabung dengan mu sejak awal! Aku telah memberi mu begitu banyak hal. Orang yang kamu suka? Aku rela merebutnya untuk mu. Saat kamu ingin merebut kekuasaan? Aku membantu mu mengambilnya! Karena itu, aku bahkan mendorong Lian Yuqu dari Keluarga Lian dari tebing. Dan saat Kamu ingin mendapatkan perhatian Kun Nan, Aku membantu my mencapai keinginan mu. Tetapi Kamu, apa yang telah Kamu berikan kepada ku sebagai balasannya? Aku adalah anjing mu, di buat untuk melayani mu dengan sepenuh hati, dan Aku bahkan harus menanggung pemukulan dan omelan mu setiap hari! Aku tidak keberatan dengan semua itu. Namun, yang tidak dapat ku terima adalah bahwa Kamu bahkan bukan orang yang Aku tunggu-tunggu!” Ucap Xuan Jianglin dengan marah.
Ekspresi Huang Ran berubah total. Dia tidak pernah berharap Xuan Jinglian membuat pengakuan seperti itu di depan orang banyak.
Kun Nan, yang masih di bawah intimidasi Jun Yao, tercengang saat mendengar kata-kata itu. Dia berbalik dengan heran dan menatap dengan bingung ke wajah cantik Huang Ran yang tak tertandingi dengan mata tertutup tak percaya.
“Apakah ini benar? Ran’er, katakan padaku, apakah ini benar? Bahwa kita tidak bertemu secara kebetulan, tetapi semuanya telah di rencanakan?” Tanya Kun Nan.
Ekspresi Huang Ran berubah kemudian dengan cepat kembali ke ekspresinya yang lembut namun menyentuh, “Kakak Nan, Xia Yueyin telah menyuap Xuan Jinglian dan membuatnya sengaja menanamkan bukti palsu terhadap ku. Apakah kamu mempercayai kata-kata ku?”
“Aku percaya pada mu, aku percaya pada mu. Bahkan jika seluruh dunia menuduh mu sebagai orang jahat, aku akan tetap percaya pada mu.” Ucap Kun Nan.
Memang benar, Kun Nan selalu mempercayainya. Dia terikat kehormatan untuk tidak pernah meninggalkannya dan percaya pada setiap kata-katanya, bahkan jika seluruh dunia tidak mempercayainya sama sekali. Karena Ran’er nya itu sempurna. Baginya, wanita seperti dia tidak mungkin merancang skema jahat seperti itu.
“Kakak Nan, wanita yang persis seperti ku itu… Aku tidak tahu siapa dia dan aku tidak tahu di mana Xia Yueyin menemukannya. Dia menggunakan wanita itu untuk menjebak ku, jadi tolong bunuh dia untuk ku, oke ? “
“Hah…” Di dalam kursi hakim, Yang Terhormat Sir Tianqi menggelengkan kepalanya dan menghela nafas. “Kun Nan biasanya sangat cerdas tapi kenapa dia bertingkah seperti orang idiot sekarang?”
Penatua Jiu, yang duduk di sebelahnya, tertawa dan menjawab dengan tenang, “Ini adalah takdir dari mereka yang jatuh ke dalam jaring cinta. Kun Nan tidak sepenuhnya mempercayai Huang Ran. Dia pasti memiliki kecurigaan, tetapi dia memaksa dirinya sendiri untuk mempercayai wanita ini! Hanya saja, sayang sekali, bahwa Huang Ran ini di takdirkan untuk membawa bencana ke seluruh orang di sekitarnya. “
Penatua Jiu benar. Keyakinan Kun Nan pada Huang Ran bukan tanpa alasan. Bagaimanapun, sikap Huang Ran terhadap Wu Yue sudah patut di pertanyakan. Namun, dia terus memaksakan dirinya untuk mempercayai kata-katanya.
“Membunuhnya?” Xia Yueyin tersenyum dan perlahan mendekati Kun Nan.
Ekspresi Kun Nan menjadi sangat gelap, “Menurut mu apa yang kamu lakukan?”
Slaaashhhh!!!!
Dengan kilatan pedang, salah satu tangan Kun Nan terpotong.
“Aargggg!!!!!” Kun Nan meratap kesakitan karena rasa sakit yang luar biasa. Saat itu juga, pil kecil dengan cepat terbang ke mulutnya, masuk ke tenggorokannya sebelum dia bisa memuntahkannya.
“Apa yang kamu baru saja yang kau berikan pada ku?” Wajah Kun Nan pucat saat dia buru-buru menggali mulutnya dengan jarinya, dengan panik mencoba mengeluarkan pil itu. Tapi usahanya tidak berguna. Begitu pil masuk ke mulutnya, pil segera tersebar ke seluruh tubuhnya. Tidak ada cara baginya untuk mengeluarkannya sekarang.
“Oh, tidak banyak.” Xia Yueyin mengangkat bahunya, “Aku terlahir dengan ketelitian, jadi aku tidak ingin ada orang yang mengejar ku setelah aku melumpuhkan mu. Karena itulah aku memberi mu racun ini. Jangan khawatir, racun ini tidak akan membahayakan mu setelah menyebar ke dalam sistem organ di tubuh mu. Ia hanya akan melepaskan toksisitasnya saat Aku menginginkannya!”
“Kamu tidak tahu malu!” Kun Nan menggertakkan giginya dengan penuh kebencian dan menyerbu Xia Yueyin dengan tatapan mematikan.
“Jadi bagaimana jika aku tidak tahu malu? Aku hanya bersikap hati-hati. Selain itu, masalah ini tidak ada hubungannya dengan Spiritual Sekte. Ini adalah dendam antara Huang Ran dan aku, dan aku akan menyelesaikannya hari ini tidak peduli apa!" Ucap Xia Yueyin
zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗