
Xia Yueyin akhirnya kembali sadar dan matanya berkedip dengan polos, "Apa yang kamu bicarakan? Mengapa aku harus marah? Tapi Jun, aku tidak menyangka bahwa kamu memiliki kekuatan yang sangat kuat meski telah kehilangan ingatan. kamu bahkan dapat membunuh seorang Jenderal dari sebuah kerajaan dalam sekejap."
Wajah tampan Jun Yao dengan hati-hati menatap mata Xia Yueyin, dia memeriksa apakah benar gadis itu tidak marah padanya. Dia berkata, "Yue-er, kamu ... tidak marah pada ku? Sungguh?”
“Kenapa aku harus marah pada mu, Jun?” Mata Xia Yueyin agak bingung saat dia bertanya.
Seolah-olah dari neraka naik ke surga, Jun Yao dengan penuh semangat memeluk Xia Yueyin, dia bahkan memeluknya dengan erat. Seakan tersengat listrik, Xia Yueyin terkejut sampai menjadi bodoh di tempat.
Sejujurnya, untuk Jun Yao, dia memiliki perasaan akrab yang tidak dapat di jelaskan. Bahkan dia tidak tahu mengapa. Dia tampaknya percaya bahwa pria itu tidak akan melukai dirinya. Kepercayaan seperti itu juga tidak bisa di jelaskan dari mana asalnya. Bahkan Xia Yueyin sendiri tidak tahu mengapa.
Namun, pelukan tiba-tiba ini membuatnya tercengang, bahkan di kehidupan sebelumnya, dia tidak pernah merasa malu karena seorang seperti ini. Bahkan, saat dia pacaran dengan Roy di kehidupan sebelum nya, dia tidak pernah merasa seperti ini.
"Yue-er, terima kasih. aku hanya takut kamu sangat marah karena aku terlalu kejam membunuh nya, jadi aku takut... takut kamu akan mengabaikan ku," ucap Jun Yao seraya memegang Xia Yueyin dengan erat dan melanjutkan,
"Yue-er, aku tidak akan membiarkan siapa pun menyakiti mu di masa depan, dan aku tidak akan meninggalkan mu lagi karena aku tidak ingin melihat mu terluka seperti ini. Kalau tidak, aku merasa sangat sakit di sini. " saat berbicara, Jun Yao menunjuk ke dadanya dan sedikit mengernyit.
Wajah tampan itu benar-benar menunjukkan rasa sakit yang teramat sangat, seakan-akan dirinya lah yang terluka, bukan Xia Yueyin. Jun Yao berkata lagi, "Aku tidak tahu mengapa, hati ku selalu khawatir tentang mu, dan kedatangan mu juga yang membuat ku bangun dari tidur, Yue-er, apakah menurut mu pertemuan kita ini telah di takdir kan ?"
Apakah itu di takdir kan? Apakah takdir itu sungguh ada? Xia Yueyin perlahan menutup matanya, dan pada saat itu, wajah dingin muncul di benaknya. Orang itu adalah orang yang paling dia mencintai nya dulu, dia adalah Roy, mantan pacar nya di kehidupan modern ! Tetapi pada akhirnya, ia meninggalkan nya demi dirinya sendiri. Bahkan, ada kemungkinan bahwa kematian adik nya juga di sebab kan oleh Roy yang kejam.
Saat dia memikirkan adegan itu, setiap detik waktu yang berlalu saat dia mati di tangan pria itu, hatinya masih tanpa sadar menyakitkan. Rasa sakit memilukan ini sulit dilupakan selama beberapa generasi. Dia tidak tahu apa Roy pernah mencintai nya, walau hanya sebentar? Dia juga tidak yakin. Dia bahkan tidak tahu, apakah dari awal Roy memang punya niat tersembunyi saat mendekati nya dulu?
“Huh? Ditakdirkan?" Tiba-tiba, sebuah tawa seorang wanita datang dari samping.
Xia Yueyin perlahan kembali sadar, melihat ke arah suara yang datang kepadanya. Tetapi dari awal hingga akhir, mata Huang Ran selalu tertuju pada tubuh Jun Yao.
"Sebenarnya, terkadang pertemuan itu terasa tidak benar, terutama bagi mereka yang telah kehilangan ingatan." Ucap Huang Ran.
Jika pertemuan antara Xia Yueyin dengan Jun Yao itu di takdir kan, maka dia dan Jun Yao adalah apa? Pria ini adalah orang yang selalu muncul di mimpi nya, bukan kah itu yang namanya di takdir kan? Bagaimana dia bisa bersaing dengan gadis murahan ini? Kecuali dirinya sendiri, tidak ada seorang pun di seluruh benua ini yang dapat berdiri di sisi pria ini.
Jun Yao mengerutkan kening, dan menarik lengan baju Xia Yueyin. Laalu itu berkata, "Yue-er, saya tidak suka bicara dengan orang asing, jadi mari kita kembali beristirahat, oke?" Entah bagaimana, wanita di depan nya memberinya perasaan yang sangat tidak nyaman, dan perasaan itu membuatnya ingin berada jauh dari wanita itu, Huang Ran.
"Yah, aku juga tidak suka orang-orang ini. Ayo.” Ucap Xia Yueyin mengangguk, dan kemudian dia sepertinya memikirkan sesuatu, dan berjalan perlahan ke Luo Yin. "Luo Yin, maaf kan aku. Itu karena ku, hingga aku melibatkan mu karena masalah ku."
"Jangan khawatir, keluarga Zhu itu tidak bisa membunuhku." Ucap Xia Yueyin tersenyum, bahkan jika tidak ada bantuan dari Jun Yao, dia masih memiliki kartu truff yaitu Xiao Hei, Xiao Bai, dan Long Xi, tapi dia sengaja tidak membiarkan salah satu dari mereka uncul. Kecuali, dia benar-benar dalam bahaya.
"Tunggu!" Teriak Hunga Ran. Melihat bahwa Xia Yueyin akan pergi, dia segera menghentikan nya.
Huang Ran tersenyum lembut, " Xia Yueyin, sebenarnya, saya sangat mengagumi Anda, Anda tidak hanya dapat berkultivasi, tetapi juga mengalahkan berhasil mengalahkan seorang Jenderal, bahkan jika bakat Anda tidak terlalu menonjol, tetapi keberuntungan mu sangat baik, Terutama ... "
Huang Ran berhenti dan melanjutkan, "Anda telah menemukan pria amnesia ini, dan menanamkan dalam dirinya beberapa gagasan bahwa Anda dan dia, adalah pasangan yang di takdir kan sehingga dia yakin bahwa Anda adalah orang yang ia cari, tetapi kebohongan pada akhirnya akan di ketahui suatu hari nanti. saya harap Anda memikirkan hal itu. "
Setelah mengerti maksud gadis ini, Xia Yueyin menghentikan langkahnya dan berbalik, dia memiliki senyum di wajahnya yang cantik. Lalu berkata, "Jun dan aku benar-benar tidak sengaja bertemu, tapi aku tidak pernah memaksanya untuk mengikuti ku. Mengapa? Apakah Nona Huang Ran mengenal Jun Yao?"
" Xia Yueyin, aku tidak punya arti lain, tetapi kebetulan pria ini benar-benar yang aku kenal, lalu juga ada hubungan spesial di antara kami, tapi sayangnya, dia sepertinya tidak ingat ingatan itu, jadi aku mengingatkan Nona Yueyin. Jangan mencuci otaknya terlalu banyak, Anda akan ketahuan suatu hari. "
Implikasinya adalah bahwa orang yang mengetahui hal ini dengan Jun Yao, saat dia mulai mengembalikan ingatan aslinya. Mungkin saja dia akan segera meninggalkan Xia Yueyin saat itu juga.
"Apa yang kamu maksud dengan Nona Huang Ran? Apakah dia berkata bahwa Xia Yueyin itu telah mencuri pria orang lain, dengan mencuci otak nya? Pria yang membunuh Jenderal Zhu Yao itu? Apakah pria itu kehilangan ingatannya dan itu adalah kesalahan Xia Yueyin?"
"Ya, aku tidak berpikir bahwa Xia Yueyin bisa menjadi tidak tahu malu sejauh itu. Tidak heran kalau kebohongan seperti itu adalah aib bagi wanita. Bagaimana bisa orang seperti dia yang tidak memiliki penampilan yang layak untuk seorang pria tampan tanpa tandingan seperti itu?"
"Hanya wanita dengan penampilan seperti Nona Huang Ran yabg layak bagi pria seperti itu, itu seperti pasangan phoenix dan naga! Apalagi identitas Nona Huang Ran sangat baik, Dia adalah keturunan dari Refining Sect. Dia telah mencapai kejeniusan Wu Wang pada usia muda, dan apa yang baik dari Xia Yueyin ini dengan Nona Huang Ran? ”
Semua orang bersuara dan menatap mata Xia Yueyin dengan penuh penghinaan.
--------------
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗