Sweetnees Of Love

Sweetnees Of Love
Turmoil of romance



Ini kali pertama untuk ku merasakan perasaan seperti ini . apa kan ini yang di sebut cinta


_,__Risma Sukma __


" Ma , bukan nya mau kasih obat ya buat Risma , ko malah santai disini ?? ucap pak Yanto


" Nanti Malam, juga bisa kan pah , biarin aja Risma sama Rendy berduaan dulu di kamar , tau ngga pah!! kata Bi Ningsih Rendy kompresin kaki nya Risma lho"


"Masa sih Ma , tapi aneh juga sih, tuh anak tadi di mall sampai gendong Risma segala, bahkan sampe ke kamar nya .


" Menurut Mama anak kita, naksir Risma deh pah , gimana menurut papa ??


" ya papa setuju aja sih , jadi papa bisa tenang, udah punya calon pewaris buat Restoran papa , mama tau sendiri kan , Risma itu pintar masak nya , tinggal di latih sama chef di Restoran papa.


" Mama apa lagi, suka banget sama Risma ,dia orang nya cantik baik lagi pa , entah kenapa , Mama pengen aja Risma jadi mantu kita .


"ya kita lihat saja nanti , bisa aja kan Ma, Rendy udah punya pacar , Mama tau Siska kan, papa sering lihat dia bareng sama Rendy .


"Siska , anak nya pak Benny Chandra itu, tapi menurut Mama , Rendy nggak sama Siska deh , secara Siska orang nya agak centil pah "


" iya sih , agak centil, tapi anak nya cantik lho Ma ??


"Ihh papa , ko malah pro ke Siska sih , Mama kan pengen nya Risma ,"


" ya Papa tergantung anak nya lah , entah sama Siska atau Risma, Papa suka suka aja.


Di dalam kamar Risma .


"Mas Rendy , Makasih ya mas udah bantu Risma hari ini , Risma nggak enak sama mas "


" udah lah ,Ris ngga usah di pikirin , anggap aja tadi tuh aku lagi olah raga "


" ya ampun ini mama , katanya mau nyusul kasih obat, udah 1 jam masih belum kesini "


"Mungkin Tante mandi dulu atau lagi istirahat mas !!


"tetap aja lama , bentar aku telpon !!


📞halo , Ma lagi dimana sih ,katanya mau nyusul kesini, mau ngasih obat buat Risma ??


📞ini Mama lagi jalan naik tangga Rend mau kesitu, bareng papa .


📞oh gitu , y udah deh .


Tak lama kemudian Paman dan Tante masuk ke dalam kamar .


"hai sayang , gimana kaki kamu masih sakit ?? ucap Tante Nita


" Alhamdulillah udah mendingan Tante , berkat mas Rendy sudah tak terlalu sakit .


" Rend ini !! Tante Nita memberikan sebuah salep pada Rendy .


" apaan ini Ma, ??


" itu salep buat kaki nya Risma!!


"Ko malah di kasih ke Rendy sih, kasih Risma saja langsung !!


"udah , sama kamu aja langsung oles ke kaki Risma , amal kenapa !!


" Emangnya nya tadi Rendy nggak bantuin Risma gitu !!


" nggak apa. mas Rendy ,Tante , biar sama Risma saja , Risma nggak enak sama mas Rendy , dari tadi udah bantu Risma terus .


"udah sini , sekalian aku olesin , udah ini aku mau pamit ke kamar ya ma , mau mandi .


" iya , iya , deh


" oh ya Ris , persyaratan yang paman minta sudah ada ??


" oh itu , di atas na.kas paman , amplop warna coklat !!


" Persyaratan , !


buat apa pah ?? tanya Rendy


" Buat masuk kuliah , papa mau daptarin Risma di universitas tempat kamu kuliah ,papa titip Risma nanti !!


" Yang bener , Ma ,apa yang papa bilang, Risma mau kuliah juga di tempat Rendy ??


" iya Rend , Risma bakal 1 kuliah sama kamu , jagain dia ya nanti .


" ya udah deh , Rendy mau ke kamar dulu , mau mandi !!


" ya udah gih , cepat mandi !! ucap Tante Nita


" oh ya sayang , nanti Tante suruh Bi Ningsih ya buat nganterin kamu makan , sekarang kamu istirahat .


Paman sama Tante pamit dulu kalau gitu .


" oh ya Tante hampir lupa , ini ponsel kamu , ini kamu tinggal langsung pake aja , udah Tante urus semua , terus udah ada no kami semua , termasuk no orang tua kamu dan juga Bi Ningsih.


"Makasih banyak ya Tante ,Paman


, Risma nggak tau mesti gimana, balas jasa paman sama Tante ,


" cukup nurut sama Tante aja ya !


" kalau itu , Risma pasti nurut sama Tante , ngga usah di suruh pun Risma pasti turutin Tante .


" ya sudah , kami tinggal ya , kamu banyak istirahat, kalau ada apa-apa telpon aja Bi Ningsih .


" iya Tante.


Kamar ini pun terasa sepi , tinggal aku sendiri .


aku beranjak dari tempat tidur, untuk ke kamar mandi, jalan ter pincang dan menahan sakit yang harus ku tahan .


membasuh wajah dah kaki ku hanya ingin menghilangkan rasa panas di tubuh . setelah berganti baju akhirnya aku pun tidur .


1 Minggu telah berlalu , selama seminggu ini aku banyak meng habiskan waktu Ku di kamar , sambil menelpon kedua orang tua ku .


Aku pun sudah bisa kembali berjalan dengan normal .


Di hari Minggu tepat pukul 06: 00 pagi, seraya membenahi kamar tidur ku .


tok tok tok ( suara ketukan pintu )


" iya , tunggu sebentar !!


"siapa ya pagi - pagi gini yang ketuk pintu kamar . sambil berjalan ke arah pintu


DEG .aku kaget bukan main , setelah aku buka pintu, mas Rendy tepat di depan pintu kamar ku , dengan setengah telanjang dan hanya memakai handuk .


rambut nya pun terbalut buih sabun .


" Ris , maaf nih , ganggu , boleh aku pake kamar mandi kamu ngga ,urgent nih ??


" oh iya mas , pake aja , !!


"Ris , kamar mandi kamu ada air nya kan ??


"Tadi subuh sih , waktu Risma ngambil wudhu masih ada , coba Risma cek dulu ya !


" ngga apa Ris , biar aku saja ya cek !!


aku pun merasa gugup , kedatangan mas Rendy secara tiba-tiba, tambah lagi dengan keadaan setengah telanjang gitu .


" mas, mas Rendy gimana mas air nya ada kan !! Teriakku dari balik pintu kamar mandi .


" apa Ris ??


Rupanya mas Rendy nggak mendengar ku .


Tepat sebelum aku berteriak tanya mas Rendy , aku kaget pintu kamar mandi terbuka sendiri .


" ada apa Ris , !!


DEG Mas Rendy muncul tiba-tiba di Balik pintu . dan kini mata kami bertemu dan saling menatap .


" ya ampun mas ,


aku terkaget dan terpeleset ke bawah , tepat sebelum aku jatuh mas Rendy menangkap ku . kami kembali bertatap wajah .


" kamu nie kenapa sih , lihat hantu apa!!


baru aja sembuh , udah mau jatuh lagi ..


perasaan ini nggak karuan , sangkin berdebar rasa nya jantung ini mau copot saja . tambah rambut mas Rendy yang basah wajah nya pun semakin mempesona .


" kenapa , manggil , ada apa ??


kenapa muka mu merah Ris ?!


ya ampun nie anak ,kalau di lihat dari dekat cantik juga


"Mas bisa lepasin Risma dulu ,!!


" ahh iya , maaf ! ucap mas Rendy


" ngga Ko mas, makasih , kalau bukan karena mas , Risma sudah jatuh tadi ."


"Tadi kenapa teriak - teriak ?


."Risma cuman tanya, Air nya ada apa nggak mas !!


" Oh itu , kirain ada apa , air nya ada ko , bukti nya rambut ku basah kan !!


" ahh iya ,ya , maaf deh ya mas , takut nya ngga ada air gitu


"ya ampun mas , itu mas !! teriak ku


" apa nya Ris, itu , itu "


" itu mas , anu , handuk mas jatuh !


" kenapa nggak bilang dari tadi Ris, kamu pastil lihat ya " Mas Rendy langsung mengambil handuk nya yang jatuh ,


.


aku pun terus menutup mata ku , meskipun sempat lihat , adek kecil mas Rendy yang tertidur .


mas ! .mas Rendy.


ketika ku buka mata ku, mas Rendy sudah tidak ada , ternyata sudah kembali ke kamar mandi.


" ya ampun , itu apa yang ku lihat tadi , selama ini ,aku hanya melihat nya di gambar , waktu sekolah dulu , belum pernah melihat langsung.


" aduh gimana ini " aku yang cemas , hanya Mundar mandir di kamar ,


Tak lama kemudian mas Rendy keluar dari kamar mandi .


" sudah mas , mandi nya ??


"ya Ris udah ko , makasih ya "


"iya mas , air di kamar mas Rendy kenapa ??


" ngga tau kenapa tuh air , tiba- tiba saja mati , mana lagi keramas ,!


" Pantes mas , pagi- pagi langsung kesini , oh ya mas , soal tadi aku nggak lihat ko , bener deh nggak lihat !


"serius kamu nggak lihat , tapi kayak nya iya , itu muka kamu sampai merah gitu !


" ahh udah mas , mas kan udah mandi nya , mas bisa langsung balik ke kamar mas kan!!


sambil mendorong mas Rendy ke luar pintu .


,"Tuh kan kamu lihat !!!


aku pun menutup pintu tanpa membalas ucapan mas Rendy .


aku pun lekas beranjak ke kamar mandi , dan mencoba melupakan kejadian tadi .


Setelah selesai mandi tepat pukul 8


aku pun lekas turun untuk sarapan .


setiba nya aku di meja makan sudah terlihat , mas Rendy , Tante dan juga paman.


seraya aku berjalan , mas Rendy menatap ku .


apa mungkin dia marah .


" hai sayang , gimana kaki kamu udah nggak sakit kan ??


"Alhamdulillah Tante Risma sudah bisa berjalan normal lagi !!


""syukur deh , ayu sayang kita sarapan dulu !!


"Oh ya Ris , kamu mulai besok ,sudah bisa mulai kuliah , bareng saja sama Rendy ya .ucap paman Yanto


" kamu sudah mutusin mau ngambil jurusan apa "


tanya Tante Nita .


" belum Tante Risma masih bingung !!


" kamu ngambil jurusan manajemen aja , biar sama kaya Rendy ,


"hemmmm gimana ya , ya sudah Risma ambil jurusan itu saja Tante .


"Ris nanti siang kita mampir dulu ke Restoran paman ya "


"iya paman"


selama acara makan , sesekali mas Rendy menatap ku , aku pun. heran , apa mas Rendy marah sama aku karena kejadian tadi , ahh sudah lah .


Tak terasa hari mulai siang , aku yang lagi di kamar sedang mengganti baju ku , bersiap pergi dengan paman ke Restoran .


" nah lho ini kalung siapa ya , punya mas Rendy gitu , ku temukan di bawah lantai.


masa Rendy Pake Kalung sih , ini emas bukan ya ,


ku coba untuk gigit


"aww ternyata keras. seperti ini emas ,


aku tanya mas Rendy saja ya.


Setelah bersiap untuk pergi , aku mampir dulu ke Kamar mas Rendy untuk mengembalikan kalung.


tok tok tok ( suara ketukan pintu )


" ehhh pintu nya terbuka , Ternyata ngga di kunci .


" Mas ,mas Rendy ,mas ada di kamar ?


kayaknya mas Rendy nggak ada di kamar , apa ku coba Taruh saja di kamar ya .


kalau kalung ini aku bawa takut hilang , biar aku tenang aku simpan saja di kamar nya .


aku memberanikan diri untuk masuk ke kamar .


ku buka pintu pelan - pelan


dan mengendap endap , masuk , ( udah kaya maling aja nih )


setengah perjalanan aku masuk dan berniat menaruh kalung di na, kas sebelah ranjang mas Rendy .


DEG DEG DEG irama jantung ku berpacu setelah melihat mas Rendy terbaring di atas kasur ,


"aduh gimana ini , aku balik lagi saja , tapi kalung nya .


akhirnya aku memutuskan untuk melanjutkan aksi ku . menaruh Kalung dan kemudian keluar kembali .


Dengan mengendap - ngendap aku berjalan ke arah na, kas tepat sebelah Ranjang mas Rendy .


" ayo Risma , sedikit lagi , kamu sampe ..


1 2 3 Akhirnya aku sampai juga kemudian aku langsung meletakkan kalung milik mas Rendy .


sedikit tenang dan aku pun bertolak kembali sambil jalan mengendap .


Tiba - tiba sebuah tangan memegang tangan ku , dan langsungnya menarik ku. hingga aku terjatuh di atas tubuh Mas Rendy .


mas Rendy membalikkan badan ku , dan kini posisi ku yang di bawah dan mas Rendy menindih ku dari atas.


DEG DEG DEG DEG debaran jantung mas Rendy terasa oleh ku .


aku pun merasakan hal yang sama , Rasa nya mau copot ini jantung .


keadaan Kamar yang redup , membuat mas Rendy menggapai dan menyalakan lampu tidur , yang ada di meja na, kas .


" Kamu lagi ngapain Ris ,datang ke kamarku dengan mengendap - ngendap , kayak maling aja !!! Tanya mas Rendy mengintrogasi ku


" anu mas , ini kalung nya mas Rendy , ketinggalan di kamar Risma , pintu kamar juga terbuka mas ngga di kunci, Risma kira mas nggak ada di kamar .


"mas Rendy hanya menatap ku , kami bertatap wajah cukup lama .


Ini anak ya, cari perhatian terus , tapi dia kali ini cantik banget ,


" oh kalung ya , itu memang punya aku , tapi sekarang buat kamu saja , tadi nya aku mau buang !!


" Buat Risma !!


ngga ah mas , Risma nggak bisa terima itu kayaknya mahal deh mas .


" ya sudah kalau nggak mau , aku buang saja kalau gitu .


Mas Rendy sedari tadi hanya menatap ku , entah sampai kapan , mas Rendy turun dari tubuh ku.


" mas , mas Rendy , Risma sudah boleh keluar kan mas , mas berat sekali .


"ahh iya Ris, maaf , terlihat wajah mas Rendy memerah .


" maaf ya mas, ini Risma yang salah, Masuk kamar mas tanpa ijin , Risma janji nggak akan terulang lagi .


" kalau gitu Risma pamit ya ,


" Tunggu Ris, tangan ku kembali di tarik oleh mas Rendy .


mas Rendy beranjak berdiri dan menghampiri ku , . kemudian memakaikan kalung milik nya kepadaku .


"Ini buat kamu saja ya, daripada ku buang , "


"ya sudah deh kalau mas maksa Risma jaga kalung nya .


Ya sudah Risma pamit ya , maaf Vin Risma mas sudah ganggu tidur nya .


aku langsung berjalan untuk keluar kamar , tepat sebelum aku menggampai pintu .


"Tunggu Ris, ucap mas Rendy menghampiri ku lagi , kali ini mas Rendy langsung menutup pintu dan mendorong ku ke sisi tembok .


" ya ampun mas , kenapa lagi , mas marah sama Risma , Karena kejadian tadi , Risma minta maaf mas !!


Mas Rendy hanya menatap ku serius .


tiba - tiba saja, bibir mas Rendy mendarat di bibir ku . terasa ciuman manis dan hangat.


aku sontak mendorong mas Rendy .


", mas kamu ini , apa - apaan sih mas .


" aku hanya membalas ke jadian tadi , pagi , itu aja , ucap mas Rendy


aku menampar mas Rendy


" tapi kan mas , ngga harus dengan cara seperti ini ,


aku pun pergi meninggalkan kamar mas Rendy dengan keadaan marah .


" ya ampun Rend kamu kenapa sih, ko bisa cium Risma kayak tadi , jangan - Jangan aku suka dia lagi. nggak mungkin , nggak mungkin "


Rendy menggeleng geleng kan kepala nya .


To be continued


.