Sweetnees Of Love

Sweetnees Of Love
sweet-tipped kindness



Hari pun semakin gelap ,aku yang sedari tadi masih duduk di atas motor mas Rendy, kami pun sampai sekarang masih belum sampai ke Rumah .


Aneh nya , semakin lama ,jalan semakin ramai, seperti suasana pusat kota .


" Mas ,ko kita masih belum sampai rumah mas ,??


"emang kita nggak menuju rumah Ris !!


"Lah , emang mau kemana , nggak langsung pulang ya??


"udah duduk Yang nyaman saja di belakang , nanti juga kamu tau !!


Ternyata mas Rendy membawa ku sebuah mall , yang cukup besar , mengendarai motor dan memberhentikan motor nya di area parkir gedung mall .


Risma yang tak memakai helm , bukan hanya Rambut nya saja yang berantakan ,tapi matanya pun kena debu jalan , sedari tadi Risma menggosok mata nya hingga berair.


"Kenapa kamu Ris ??


"ini mas kelilipan "


Risma melihat mata nya di kaca spion


"Udah sini aku bantuin"


Rendy membalikkan badan Risma ,membuat Risma terpojok di depan badan motor.


" Coba sini liat, buka mata kamu"


Rendy memegang kepala Risma ,dan meniup mata nya "


, Deg deg deg jantung Risma berpacu cepat , terlihat wajah nya yang kini memerah .


" Udah mas , udah baikan ko sekarang , makasih yah .


Risma melepaskan tangan Rendy dari wajah nya .


" Rambut kamu juga kenapa ini "


Rendi mengelus dan merapikan Rambut Risma.


Risma menjauh dari Rendy dan merapikan Rambut nya sendiri .


" Sudah "


Tanya Rendy ,( iya mas )


" ikut aku" .


Rendy menarik tangan Risma berjalan menuju lift ,yang tepat berada di depan .


Risma Yang pasrah , mengikuti Rendy yang menarik tangan nya . hingga sampai di lantai utama gedung .yang terdapat barang-barang elektronik yang bermacam-macam bentuk . Hingga sampai di sebuah ,gerai ,berbasis Handphone dan berbagai jenis komputer .


" Ris ,kamu bisa bantu pilih Satu buat aku !!


Menunjuk laptop yang tersedia di etalase.


"Kenapa mas, mau beli laptop ya ,kan di rumah udah ada komputer??


" nggak apa ko, kalau yang di rumah kan nggak bisa di bawa ke kampus ,Iya kan??


",iya juga sih.


"coba yang menurut kamu bagus ,yang mana??


" Semua nya , bagus ko , mas ,Risma jadi bingung "


sambil melihat lihat .


"Paling yang ini nieh mas"


Bener nie yang ini , Bagus kan ?? ( Iya mas )


" Mbak saya mau ambil yang ini ya "


"boleh mas, silahkan ikut saya ke kasir .


" mbak saya pake kartu debit ya !


ucap Rendy ke seorang pegawai


"Boleh sekali pak , tapi barang nya tidak bisa di ambil hari ini, di karenakan mau di setting terlebih dahulu , kemungkinan bisa di ambil Besok ,bisa juga di antar kurir ke rumah .


" Iya itu , saya minta di antar saja besok "


" iyaA , pak kalau begitu silahkan isi data diri, berikut alamat nya ,bisa di tunggu besok kemungkinan datangnya sore .


" ok ,saya tunggu "


" Terimakasih pak ,sudah berbelanja di toko kami ..


Kami pun meninggalkan toko .


" Mas kita langsung pulang kan, sudah malem


" Lagian besok libur ini kan, ,cari makan yu ,laper nie !


" Aku nggak deh mas ,masih kenyang soal nya, mas mau makan apa ?


"karena kamu nggak mau makan, aku mau beli cemilan aja lah ,


Setelah membeli beberapa cemilan akhirnya kami turun ke arah parkiran .


dan melanjutkan perjalanan kami menuju Rumah .


Rasanya ngga nyaman , perasaan ku mulai Nggak karuan Dari tadi ,Setelah sampai rumah pun ,aku berjalan di depan , meninggalkan mas Rendy di garasi.


lalu bergegas masuk kerumah .


" Ya ampun neng Risma ,dari mana saja neng "


tanya Bi Ningsih , ketika Risma masuk rumah


" tadi , Risma ,


.


" Tadi Risma bareng pulang sama Rendy Bi , makanya telat.


Rendy memotong ucapan Risma


" Oh jadi gitu ya ,bibi tadi khawatir neng biasa nya pulang masih siang, ya udah neng Risma sekarang mandi dulu , terus nanti makan ya, kelihatannya capek sekali !


Melihat bibi seperti ini , teringat ibu di rumah


( Risma langsung memeluk Bi Ningsih)


" Lho neng Kenapa!!


" nggak apa ko Bi, lihat Bibi seperti ini jadi teringat ibu di kampung ,seneng juga bi , bisa di kelilingi orang-orang Yang baik sama Risma , padahal Risma ini hanyalah orang asing.


" Tapi Bi ,Risma mau langsung istirahat aja ya ,nggak akan ikut makan malam, Badan Risma rasanya lelah sekali .


" Neng sakit?? , mau bibi antar makanan nya ke kamar!!


" nggak usah Bi jangan , Risma nggak terlalu lapar ko,Risma mau pamit ke kamar dulu kalau gitu !!


" Ya udah neng istirahat ya !!!


Risma berjalan menaiki tangga dan langsung memasuki kamar menyimpan tas di atas nakas ,dan melepas semua pakaian dan Menganti nya dengan handuk, kemudian beranjak ke kamar mandi .


dan Membuka keran air yang di atas badtub menuangkan sabun cair ,dan merendam sekujur tubuh nya dan bersandar di dinding kamar mandi.


" segar nya ,udah berasa jadi anak gedongan aja "


celoteh Risma.


Risma memejamkan mata seraya menikmati segar nya air yang merendam sepertiga tubuh nya .


( Luar Kamar Risma )


Tok tok tok


"Ris, Risma "


panggil Rendy dari luar kamar


" Lho ko pintu nya nggak di kunci sih"


Rendy memasuki kamar sambil membawa nampan berisi Makanan


"Lah ini anak kemana , sih , pintu nggak di kunci ,orang nya nggak ada lagi di kamar "


"Risma , Risma , nggak ada jawaban , kalau di di kamar mandi pasti jawab nie .


"Ya udah lah aku taro sini aja , paling dia lagi mandi , tapi ko jam 9 mandi sih "


Rendy pun meninggalkan kamar dan sengaja tidak menutup pintu kamar Risma. dan kembali kamar nya


30 Menit kemudian


*Rendy masih penasaran , pikir nya takut ada apa- apa sama Risma , dia pun membuka pintu kamar ,dan melihat pintu kamar Risma masih dalam keadaan terbuka ,


Dia pun langsung berlari kamar Risma dan mengetuk pintu kamar mandi nya* .


"Dor Dor Dor "


Rendy menggedor gedor pintu kamar mandi , Tapi tak ada jawaban sedikit pun , Rendy pun makin khawatir , Dengan sekuat tenaga di mendobrak pintu kamar mandi dan akhirnya terbuka .


"Risma"


Teriak Rendy melihat Risma masih berendam dan tak sadar kan diri


"Untung lah dia masih bernapas"


Rendy meletakkan jari nya tepat di bawah lubang hidung Risma


"RIS, RISMA ,RISMA bangun Ris


ucap Reddy dengan suara keras sambil menepuk nepuk wajah nya .


Risma membuka mata nya dengan perlahan .


" Mas Rendy , Tolong mas , Risma nggak bisa bangun badan Risma lemas "


Ucap Risma yang terbata - bata .


Rendy kebingungan bagaimana cara mengangkat badan Risma, sementara keadaan Risma yang telanjang bulat .


Kemudian dia membuka katup badtub dan pergi mengambil handuk selagi menunggu air terkuras habis .


menutupi badan Risma dengan handuk dalam keadaan mata tertutup ,pikirnya mungkin area terlarang sudah tertutup .


sedikit demi sedikit Rendy membuka mata nya ,tapi tetap saja bagian atas tubuh Risma tidak tertutup.


Tak pikir panjang , Rendy menutup nya dan membopong tubuh Risma keluar kamar mandi dan meletakkannya di atas Ranjang dan menutupi tubuh Risma dengan selimut .


Bergegas keluar kamar dan langsung menuju kamar orang tua nya .


"Ma, Mama , buka pintu nya Ma , Pa ,Papa buka Pa " ...


Teriak Rendy yang menggedor gedor pintu


" Ada apa sih Rend ,malem- malem panggil - Panggil , ada apa ??


" Tanya ibu Nita. "


" Risma Ma ,dia pingsan di kamar mandi "


.


" Apa ,Risma pingsan "


Rendy menarik tangan Mamanya menuju kamar Risma.


" iya iya Rend tunggu bentar jangan tarik tarik Mama gini dong " ( *ayo Ma )


Mereka bergegas berjalan menuju kamar Risma*


" Ini kenapa Risma ,Rend ,dia nggak sadar seperti ini , "..


" Udah lah Ma ,cerita nya panjang ,nanti Rendy ceritain, sekarang Mama tolong Risma pakein dia baju .


" Kenapa ini Ma ,Ren ,Risma kenapa ??


ucap pak Yanto .


" Pah sekarang papa hubungi Dr , Farhan , dan kamu keluar dulu , Mama nggak mungkin bajuin Risma kalau ada kamu !!


"ya iya lah Ma, kalau Rendy mau lihat , sedari tadi aja , nggak akan panggil Mama kalau gitu .


"Iya deh iya , sekarang kamu keluar dan tutup pintu nya .


tak berapa lama kemudian , pintu kamar terbuka .Risma pun telah memakai pakaian .


" Mana papa kamu ,belum kesini ,!!


" Belum ,ma tadi sih Papa kebawah ,nah itu dia Papa datang sama Dr .Farhan


"Gimana Risma Ma , sudah sadar "


Tanya Pak Yanto


."


"Belum pa, Dok tolong periksa Risma .


ucap ibu Nita


"Coba , saya lihat "


Dr Farhan menghampiri Risma kemudian memeriksanya dengan stetoskop .


" Gimana keadaan nya Dok,


Tanyakan Rendy yang cemas


"Kondisi nya baik - baik saja hanya saja dia kelelahan , dan butuh istirahat , dan untuk menghangatkan tubuh Nona ini cukup di beri air jahe atau bisa kasih sedikit alkohol, Tapi lebih baik air rebusan jahe saja .


" Atau bisa di peluk kamu juga Rend"


Celoteh Ibu Nita


" Apaan sih Ma"


Wajah Rendy pun memerah,


.


" iya iya bisa juga tuh "


Dr Farhan pun tertawa


" Saya resep kan obat , dan setelah dia sadar nanti tolong beri dia asupan makanan soal nya perut Nona ini dalam keadaan kosong , setelah itu baru kasih dia obat.


" Terimakasih ya Dok ,dan maaf juga malam - malam begini panggil Dr kesini , sudah ganggu waktu nya .


" Tidak apa - apa Nyonya ,sudah tanggung jawab saya juga sebagai dokter ,memeriksa pasien .


"Ya sudah saya undur diri dulu kalau gitu, jangan lupa pesan saya tadi , semoga Nona Risma, lekas sembuh .


"Iya Dok , terimakasih atas waktu nya mari saya antar "


ucap pak Yanto


"Rend Mama mau ke bawah dulu, mau minta Bi Ningsih buat kan air jahe , kamu tunggu disini aja , jagain Risma semoga aja dia cepat bangun .


"Iya Ma "


*Rendy menarik kursi dan duduk di sebelah ranjang , menggenggam lembut tangan Risma dan menempelkan ke pipi nya .


Rasa cemas Tak kunjung reda hanya menatap wajah Risma yang masih belum sadar .


" Ris, Risma bangun RIS ,kamu jangan bikin aku khawatir kaya gini , Bangun Ris"


Setelah menunggu beberapa lama kedua mata Risma pun terbuka perlahan , pandangan nya pun langsung menatap wajah Rendy , dan dia sadar sentuhan hangat yang terasa berasal dari tangan Rendy .


"Kamu sudah sadar , RIS , gimana keadaan kamu ada yang sakit ?


Risma hanya menggeleng kan kepalanya .


Bi Ningsih memasuki kamar Risma setelah beberapa kali mengetuk pintu.


" lho ternyata ada Aden di sini ,bibi kira neng Risma saja den "


kaget mendengar suara Bi Ningsih , Rendy langsung melepas tangannya dari Risma .


" Kenapa jadi begini neng ,apa tadi Bibi bilang makan dulu , baru istirahat "


Risma hanya tersenyum manis saja .


" Bi itu air rebusan jahe ??


Tanya Rendy


" Iya Den, bibi campur sama gula merah , Neng Risma ini minum dulunya supaya badan nya anget "


" Nggak apa Bi ,kasih Rendy aja , sekarang bibi istirahat biar Rendy yang suapin Risma "


" kenapa Den ,biar bibi aja !! .


" Nggak apa Bi sama Rendy aja !


Rendy langsung mengambil mangkuk dari BI Ningsih .


" Ya sudah, kalau Aden Maksa , Bibi tinggal dulu kalau gitu .


Bi Ningsih meninggalkan kamar dan menutup pintu .


" Ris , bangun dulu ,kamu mesti minum ini ,udah itu makan dan minum obat !!


Risma kebingungan melihat sikap Rendy yang tak biasa ini


" sini aku bantu "


Ucap Rendy


Setelah posisi Risma yang duduk sambil menyandar ke tiang Ranjang , Rendy mulai menyuapi Risma sendok demi sendok .


Dan Risma hanya menatap wajah Rendy sambil menerima suapan dari nya .


" Nah sekarang kamu makan ya "


Risma menggeleng kan kepala .


"Kenapa , nggak mau , mesti mau ! ..


tegas Rendy


" Minum "


Suara Risma yang pelan.


" Ohh minum , bilang dong dari tadi .


*Semalaman Rendy merawat Risma , Sampai ia tertidur , setelah itu dia mematikan lampu dan keluar meninggalkan kamar Risma.


( kamar pak Yanto dan ibu Nita* )


" Pah kamu liat nggak tadi sikap anak mu itu , dari di antara kita semua hanya dia yang paling panik "


Ucap ibu Nita sambil memakai selimut.


" Iya ,sih sikap Rendy terlihat aneh Ma, dia khawatir sekali ke Risma , padahal belum genap sebulan Risma tinggal sama kita, dia bisa seperhatian itu sama Risma, apa dia suka sama Risma???


" Jangan kan Rendy Pah , Mama aja begitu lihat Risma ,dan selama beberapa Minggu ini , dia tinggal sama kita ,Mama udah sayang .


" Wajar lah Pah ,Risma itu cantik pintar masak lagi ,laki - laki mana sih , yang nggak akan suka sama dia , Mama aja yang perempuan bisa suka .


"Iya cantik kaya istri papa ini


sambil mencubit pipi Ibu Nita


." Iiih Papa bisa aja deh ,oh ya Pah Mama Mau tanya , kenapa Papa bawa Risma ke rumah kita??


kalau untuk kerja Restoran kan , bisa aja kan tinggal di Restoran , bukan nya di lantai paling atas ada kamar kosong ya Pah.


terus papa kuliahin Risma lagi .??


"Jadi Mama nggak suka nie Risma tinggal sama kita !!


"lho kok Papa mikirnya begitu sih , maksud Mama bukan itu Pah !!


"Iya deh iya , Papa ngerti ko , ya sudah Papa jelas kan .


" Mama masih ingat Papa dulu pernah cerita ke Mama soal teman yang bantu Papa sampai bisa sukses seperti ini !!


"Mmmmm ,Mama lupa lagi Pa , Coba ceritain lagi Dari awal .


"Masa sih Mama nggak ingat kisah pilu Papa waktu itu.


"Terakhir kapan Papa cerita !!!, itu sudah lama banget , sebelum kita punya Rendy Pa , mana bisa Mama ingat


"Iya deh iya, Jadi dulu sekali , setelah Papa di tinggal keduanya orang tua Papa,


Papa hanya tinggal sendiri di rumah yang masih ngontrak , kerabat papa yang lain tidak peduli nasib papa seperti apa .


" Karana bagi mereka papa ini sudah besar ,harus nya bisa menjaga diri dan perlu banyak biaya, sedikit pun mereka tidak peduli sama Papa Ma .


"Terus gimana lagi"


Tanya ibu Nita


.


"Tapi Papa , punya seorang teman ,dan kedua orang tua nya kenal baik dengan keluarga Papa , melihat kondisi Papa seperti itu .


akhirnya mereka membawa Papa untuk tinggal dengan mereka bahkan membiayai sekolah papa Ma ,


"Ya ampun Pah , Maafvin Mama ya ,


" Kenapa Minta maaf Ma??


" Mama baru ingat cerita itu "


Mama terharu Pa ,ternyata ada orang sebaik mereka ,dan Mama juga ingat .


Ketika Papa dan teman Papa itu ada lomba cerdas cermat ,Se Kabupaten , Papa yang terpilih dan memenangkan beasiswanya kan ??


" Nah itu Mama ingat ternyata "


.


" Iya ,Pah Mama baru ingat , kalau nggak salah ,3 tahun biaya gratis di universitas di Jakarta kan Pah "


"Iya Ma, dan teman Papa itu , memberikan tabungan milik nya untuk bekal Papa di Jakarta .


"Nama teman papa itu siapa Mama lupa lagi ??


" Nama nya Aji Prasetyo Ma , Dia adalah ayah nya Risma "


....To ..... be..... continued