
Di malam yang sunyi dalam kamar, kedua pasangan suami istri yang masih berbincang masih membahas masa lalu sang suami .
"Emmm jadi sahabat Papa itu , ayah nya Risma ya .
Dengan Nada santai .
"iya ,Ma!!
"Apaaaa, Papa bilang ,ayah nya Risma "
Ibu Nita mendadak kaget
"Apaan sih Ma, Respon nya telat deh , lagi mikirin apa sih !!
"Abis nya,, Mama ngantuk Pah ,tapi Masih pengen dengerin cerita Papa!!
"Ya,udah kita tidur yu ,Papa juga udah ngantuk !!
" Ya udah deh "
( Ke esok hari nya area meja makan )
"Bi Ningsih ( iya nyAh )
" Anak - anak belum pada bangun "
" Den Rendy masih tidur , Kalau neng Risma ,masih di kamar ,tapi sama Bibi udah di kasih buat sarapan nyAh .
" Keadaan Risma gimana tadi, udah baikan ??
" Masih lemas katanya nyAh"
" Rendy kayanya tidur malam ,biasa nya kan dia di hari libur suka olahraga .
" ucap pak Yanto"
" iya sih Pa ,mungkin aja ,menurut Mama sih dia di kamar Risma semalaman "
" Oh ya Pa ,kita berangkat jam berapa nanti !!
" Jam 11 aja ,, acara kan di gedung , sebelum jam 14: 00 sudah selesai "
( Kedua suami istri itu sedang sarapan sambil mengobrol )
__________
( Kamar Risma )
" Kenapa sih nie badan masih saja lemas ,bikin repot aja deh ih "
" Ya ampun semalam, aku , Mas Rendy "
Teringat peristiwa semalam
" Mas Rendy pasti lihat semua nya , jadi impas dong kalau gitu "
Tok tok tok
" Iya masuk , nggak kunci ko "
";Ehhh Tante ,Paman !!
" Gimana keadaan kamu ,udah baikan "
Tanya Ibu Nita
.
" Alhamdulillah Tante udah agak mendingan "
" Lain kali , jangan berendam di bak , malem-malem ya , Untung aja ada Rendy , Kalau nggak gimana ??
Ucap pak Yanto
" Iya ,Paman ,Tante RISMA minta maaf ya ,udah bikin repot , kejadian seperti ini nggak akan terulang lagi .
" Oh ya sayang , Tante sama Paman mau keluar dulu ya mau ke acara pernikahan kolega Tante nanti kalau ada Rendy kasih tau ya "
" Iya Tante ,hati- hati di jalan ya "
" Iya sayang ,kamu hari ini banyak istirahat ya , jangan kemana-mana diam aja di kamar ,biar nanti Bi Ningsih bantu kamu "
"Ibu Nita mengecup kening Risma "
" Iya ,Tante ,makasih banyak ya , udah perlakuan Risma sebaik ini "
." Iya Sayang sama- Sama , Tante pamit ya ,
" Iya Ris, kamu banyak istirahat ya , kalau keadaan kamu ,masih kurang sehat, kamu bisa absen dulu untuk ke Restoran untuk hari Senin"
Ucap pak Yanto
" Nggak apa ko Paman , Risma bisa kok mulai kerja nanti, kan masih bisa istirahat besok "
" Ya sudah itu terserah kamu ,makanya hari ini kamu istirahat total , Paman pamit dulu ya !
" Iya , Paman "
*Ibu Nita dan pak Yanto meninggalkan kamar Risma dan berjalan menuju area garasi
" Ma , sebenarnya Papa nggak terlalu ngeharusin Risma kerja di Restoran Papa, yang penting Risma bisa Papa kuliahin itu juga Papa udah senang ".
" Kok gitu pa* ? ..
" Di Restoran Papa sama sekali nggak kekurangan orang Ma, itu hanya akal- akalan Papa aja, biar Aji bisa kasih ijin buat Risma ,, ikut papa ke Jakarta "
" Karena dari dulu sampai sekarang ,dia masih menolak pemberian dari Papa Ma, hanya ini satu- satu nya jalan buat membalas jasa mereka , Buat Risma jadi orang sukses, dan bahagian orang tua nya .
"Dan , semua berjalan sesuai rencana Papa, dan setelah Papa bawa Risma kesini , Alhamdulillah Mama suka sama Risma "
" Iya Pah ,apa Papa masih ingat ,Mama suka Risma, dan mau Risma jadi mantu kita "
" Iya ,iya ,Papa masih ingat ko , lagian impian Mama punya mantu sudah terlihat , Rendy juga kaya nya suka sama Risma , tinggal kita tunggu kabar baik nya saja "
.
Mereka pun berbincang sepanjang jalan membahas Rendy dan Risma...
," Siang hari area pekarangan belakang "
Bi Ningsih dan Mang Ujang Duduk di pinggir kolam
" oh ya ,Pa tau nggak kejadian semalam ,pas aku nganterin air jahe ke kamar ,aku nggak sengaja liat Den Rendy megang tangan Neng Risma ,erat pisan Pa "
Ucap Bi Ningsih
" Masa sih Ning "
" Iya lah ,Pa ,masa Ningsih bohong "
" Iya Terus gimana lagi "
" Terus Den Rendy , yang suapin neng Risma.
" walah ,ko bisa ya ,kamu lihat sendiri "
" Nggak !! Tapi Den Rendy sendiri yang Bilang , malahan langsung di ambil dari tangan ku Pa "
" Ajaib ya , seumur umur baru denger Den Rendy gitu sama perempuan "
Ucap Mang Ujang
" Kenapa nggak ,neng Risma kan cantik pintar masak lagi Pa "
" Bi ,Bi , Ningsih "
Panggil Rendy
" udah ahh , yang di omongin nya manggil "
" Ya udah dan gih "
Bi Ningsih berjalan menghampiri Rendy
" Iya kenapa Den ,mau Makan sekarang ,biar Bibi angetin masakan nya "
" Iya Bi , ngomong - ngomong Papa sama Mama mana dari tadi Rendy nggak lihat "
" Oh itu ,Tuan sama nyonya katanya mau kondangan Den "
Suara bel berbunyi
" udah Bi Biar Rendy aja ,yang buka,Bibi siapin makan aja "
" ok deh Den "
Suara Bel berbunyi lagi ( permisi )
" iya sebentar "
Rendy berjalan ke arah pintu .
" Selamat siang mas ,apakan benar ini alamat , Rendy Surya Bahtiar .
" Iya mas ,saya sendiri .paket ya "
" Iya mas ,tolong tanda tangan di sini , dan ini pesanan nya ,bisa di lihat dulu .
" Ok mas , pesanan nggak ada kurang , Terimakasih ya "
" Iya ,mas terimakasih kembali "
Rendy berjalan masuk sambil membawa paket ke lantai atas .
"Den Rendy , bukan nya mau makan "
Tanya Bi Ningsih
" Iya Bi ,nanti setelah ini"
Tok tok tok
" Ahhh itu suara mas Rendy , gimana donk , pura- Pura tidur aja deh .
"Ris ,Risma aku masuk ya "
" Lah ko tidur sih"
" Ris ,Risma ,kamu tidur ya "
Deg deg deg jantung Risma berdebar dia yang pura pura tidur ,tak menyangka Rendy masuk kamar nya .
Aku mesti gimana donk ,bangun apa jangan , peristiwa semalam meskipun aku setengah sadar tapi aku ingat semua
Gumam Risma dalam hati
" Ris ,Risma bangun donk , jangan tidur terus , mau aku ceritain peristiwa semalam nggak "
( Risma sontak terbangun dari tidur nya )
" Apa mas , peristiwa semalam "
" Kamu ternyata pura- pura Tidur ya "
" Nggak ko mas "
Risma mengelak
" Bohong ya
"Apa sih mas"
Risma memalingkan wajahnya
" Udah sini , bangun dulu ,aku punya sesuatu "
" apaan tuh mas,
( *udah buka aja , Lihat sendiri )
" Risma perlahan membuka sebuah bingkisan yang berlapis lapis , semakin lama dia makin curiga* "
""Mas ,bukan nya ini yang di beli mas , di mall kemarin ."
"Iya, itu buat kamu "
" Maaf Mas ,Risma nggak bisa terima ini dari mas , ini terlalu mahal buat Risma "
" nggak ada , kamu harus terima ,"
Rendy pun langsung meninggalkan Risma
" Tapi mas, Risma nggak bisa ".
Risma turun dari Ranjang dan mencoba mengejar Rendy .
" Mas ,mas Rendy"
Braakkk Risma terjatuh
" Mas Rendy tunggu mas , Risma nggak bisa terima ini "
" Pokok Kamu harus terima "
*Rendy berbalik dan melihat Risma di bawah
Rendy langsung menghampiri Risma*
"Kamu nggak apa Ris, ada yang sakit "
Rendy membopong Risma ke atas Ranjang .
" Badan kamu masih lemas , jangan maksain jalan dulu , akhirnya kan gini "
"Mas ,mas Rendy ,Risma nggak bisa terima ini mas ,tolong ambil lagi ya ,"
"Kenapa kamu nggak bisa terima "
Rendy menatap wajah Risma "
"Kenapa ,jawab Risma "
Wajah Risma seketika memerah dan menghindari tatapan Rendy .
" Risma nggak bisa aja mas Terima ini, keluarga mas udah terlalu baik sama Risma"
" Ris ,lihat akuu
" Kenapa kamu nggak bisa terima ,apa alasan nya ??
" Iya iyya ,Risma terima pemberian dari mas , puas sekarang ??
Rendy hanya tersenyum manis .
" ya sudah sekarang kamu istirahat , udah makan ??
"Tadi pagi sih mas "
" ok deh"
Rendy meninggalkan kamar Risma
" Untung lah mas Rendy keluar juga ,lama-lama jantung ku bisa copot.
" Kenapa sih sikap dia aneh banget , nggak ngerti aku sama dia.
( Meja makan )
""Bi Ningsih , Bi !!!
" Iya Den "
" tolong siapakan makanan buat dua orang ya , "
"Iya ,Den tunggu sebentar ya ,den "
( Beberapa menit kemudian )
" Ini Den, mau makan bareng sama neng Risma ya "
" Bibi tau aja "
Rendy berjalan naik sambil membawa nampan ke kamar Risma
Rendy masuk tanpa mengetuk pintu .
" Mas , Rendy "
Risma terlihat kaget
" Apa sih kamu kaya lihat setan aja "
" ya ,habis mas ,masuk nggak ketuk dulu "
" Nanti pura - pura tidur lagi , kita makan bareng yu "
" Mas ,makan aja , Risma belum lapar mas!!
"Aku udah cape - cape bawa kesini "
" Aku kan nggak minta mas ,bawain kesini "
ucap Risma ketus Risma
Ini orang kenapa sih ,ke kamar aku mulu , nggak capek apa .
"lho ko jadi marah "
" Nggak ko mas ,Risma nggak marah "
Rendy langsung membawa piring dan duduk dekat Risma kemudian mulai menyuapi .
" Mau aku suapin ,apa makan sendiri "
" nggak mas ,emang aku ini anak kecil apa !!
*Mereka makan bersama dan setelah itu Rendy kembali ke Kamarnya .
Setelah beberapa hari , kondisi Risma pun sudah membaik ,dalam perjalanan nya ke arah Restoran setelah dia pulang dari kampus.
akhirnya dia sampai .
Suasana Restoran pun sudah cukup Ramai pengunjung ,Risma berjalan ke arah dapur* .
" Selamat siang semua "
Ucap Risma menyapa para koki di dapur
"Kamu sudah datang Rupanya "
Cheap Indra menatap nya
"Iya mas "
" JANGAN PANGGIL SAYA MAS , PANGGIL SAYA CHEF "
ucap chef Indra dengan suara tinggi
Terdengar suara tawa seorang Koki .
" KENAPA KETAWA ADA YANG LUCU ,HA'H KEMBALI BEKERJA
" iya chef"
"Di balik wajah tampan nya , ternyata di galak , gimana nasib ku , bisa2 aku di marahi nya tiap hari. Jangan menyerah Tetap semangat Risma ini baru awal perjalanan .
ucap Risma dalam hati.
To be continued .