Sweetnees Of Love

Sweetnees Of Love
Party



Area parkir spiral kampus ,kami pun parkir di lantai 5 ,karena di lantai bawah sudah penuh dengan kendaraan .


Memakai lift dan turun ke dasar gedung dan berjalan menuju aula pesta .


Tepat pukul 8 kami akhirnya nya sampai dan bergabung dengan yang lain, mengikuti pesta yang cukup meriah .


dan seperti nya acara sudah di mulai dari tadi , terlihat para dosen berjajar , untuk memberikan pidato di atas podium .


terlihat juga ,berjajar piagam untuk para mahasiswa yang terpilih .


" Mis ,kamu lihat itu siapa bukan nya itu Rendy ya ,"


"wah ,dia ganteng banget ,kita kesana yu ,lebih dekat lagi "


" Ayu Ris , jangan bengong aja "


Misa menarik tangan Risma mendekati podium .


"kenapa sih kalian ke mas Rendy kaya lihat siapa aja , dia kan bukan artis .


"Untuk penghargaan selanjutnya , sebagai mahasiswa yang berprestasi di kampus kita jatuh kepada ........ Rendy Surya Bahtiar , untuk saudara Rendy silangkan naik keatas podium .


ucap seorang dosen dan juga pembawa acara .


" Wah kalian dengaR, gak cuman dia ganteng tapi dia cukup berprestasi di kampus kita, makin suka deh "


ucap Misa .


tak berapa lama kemudian acara puncak di mulai , waktu pun terasa begitu cepat.


seketika lampu di aula meredup ,dan datang lah sebuah kue tar raksasa berhias cantik dengan penuh lilin ,dan di mulai lah pesta.


" Ternyata dia anak nya pak Benny Chandra itu , dia Siska cewe yang sering sama Rendy itu kan, makin nggak ada harapan deh .


" Pasangan serasi ,yang satu cantik dan yang satunya ganteng sama² anak keluarga kaya "


ucap Melda .


"udah lah Mis , jangan di pikiran, kalau jodoh nggak akan kemana "


*segitu nya misa suka sama mas Rendy ,ya emang sih mas Rendy emang ganteng ,kalau bukan mas Rendy anak nya Paman ,pasti aku juga sudah jatuh cinta sama dia , tapi kalau misalnya iya juga , pasti ku buang jauh² Rasa itu .


aku nggak bisa serakah , Paman dan Tante. sudah sangat baik padaku , mana mungkin aku ingin memiliki anak satu²nya mereka* .


Batin Risma berbicara.


" Ris kamu ngelamun apa sih ,yu ah kita nikmati hidangan yang ada di sana .


mereka bertiga berjalan ke arah meja prasmanan yang begitu banyak hidangan yang menggugah selera.


"bukan nya itu chef Indra ya ,lagi ngobrol sama prof Fikri."


Risma menatap ke arah ujung meja prasmanan .


" selamat malam Prof ,"


Melda dan misa menyapa prof Fikri .


" Selamat malam Prof ,chef " .


ucap Risma


" Kamu ' ngapain disini !!


Indra kaget melihat Risma dan menatap heran Risma


" Saya memang kuliah di sini chef , chef sendiri , pantas saja chef nggak ada di Restoran tadi , ternyata di sini toh .


" Ehhh ,Risma , gimana kabar kamu nak,


.


" Saya baik Prof .


" Ris lo, kok nggak kasih tau gue sih chef tempat lo kerja ternyata ganteng abis ,udh nikah belum dia ??


bisik Misa .


" mau aku kenalin nggak "


"boleh ² Kenalin donk .


" Chef ini teman saya Misa dan Melda "


Saya Misa ,dan saya Melda , mereka bergantian berjabat tangan .


" Indra " ,ucap nya singkat .


"Permisi Prof saya pinjam Risma sebentar "


" Oh iya , silahkan².


Indra menarik Tangan Risma berjalan menuju tempat , yang tidak terlalu berisik .


" Ris lo mau kemana "


tapi Risma tidak dengar dan melanjutkan jalan nya .


"Chef ada apa ,kenapa bawa Risma kesini, ada yang mau di omongin "


" Kamu benar Risma kan ,saya tadi nggak jelas lihat kamu "


(;Risma tertawa )


" Ya ampun chef ini di kira mau ngomong apa , iya chef ini aku Risma , emang di kira aku ini siapa "


Indra menatap Risma sambil membolak-balik wajah Risma ke kanan dan kiri bahkan memutar badan Risma , seolah tak percayalah bahwa yang di depan nya ini adalah Risma anak buah nya .


" aku ini mikir apa sih ,jelas² dia Risma kamu berharap dia siapa indar ,sadar Indra ,mana mungkin "


gumam Indra dalam hati sambil menggelengkan kepalanya .


"chef ini kenapa sih "


Risma membangun lamunan chef Indra


" Nggak ko , kamu mirip seseorang "


seketika Indra meninggalkan Risma .


,"chef Indra bukan cuman galak tapi juga aneh , pantas saja di belum Nikah .


Risma mengerutkan dahi nya ,dan menghampirinya teman² nya yang sedang asyik berjoget ,di tengah aula pesta .


ketika di sedang berjalan menuju tengah sebuah tangan memberhentikan langkah nya.


sontak Risma berbalik arah kaget nya Risma ternyata dia orang tak asing baginya .


" Mas Rendy "


" sini ikut aku "


Rendy membawa Risma menaiki anak tangga para tamu pun yang hadir melihat peristiwa yang menarik itu .


"eh itu kan Rendy, dia sama siapa naik ke tuh tangga , wah cewenya cantik bro , bukannya di nggak suka cewe ya , Watak orang mana bisa di tebak , begitulah kiranya omongan orang yang melihat mereka.


Ini mas Rendy mau bawa aku kemana sih ,baru juga ketemu udah main tarik aja ,gimana kalau cewe yang nama nya Siska itu lihat .


Berhentilah mereka di atas sebuah balkon hanya sedikit orang yang berada disini kebanyakan para pasangan sedang menikmati indahnya malam bahkan ada yang bermesraan di tempat ini .


" Mas ,,mas Rendy,kenapa aku di bawa kesini mas ,


Rendy menghiraukan pertanyaan Risma dan masih menarik tangan nya .


Seketika Rendy membalikkan badan Risma dan memojokan tubuhnya di tepi pagar balkon yang setinggi dada .


orang² disana menatap ke arah mereka tapi mereka tak bisa menebak siap orang yang mereka lihat ini .


Ternyata Rendy cerdik juga membawa Risma ke tempat yang agak gelap


Risma diam mematung dan terpojok di pagar balkon ,badan Rendy berada dekat di depan nya bahkan ke dua tangan nya pun mengunci Risma di tengah dengan meletakkan ke dua tangan nya di pagar.


" Mas ,kamu kenapa sih ,aku salah apa , apa mas nggak suka aku datang ke kesini "


tanya Risma beruntun .


" Laki² tadi siapa "


" Maksud kamu apa mas , Risma nggak ngerti


" Jawab , dia siapa !!!


" Maksud mas , gimana ,coba ngomong nya pelan², apa maksud mas chef Indra "


" Chef Indra , dia siapa kamu !!


" Siapa apa nya mas, mas dari tadi mau tanya apa sih , dia bukan siapa²nya Risma , mas Rendy aneh ,aku mau turun ke bawah ya mas ,


tak banyak pikir panjang Risma beranjak pergi meninggalkan Rendy .


" Mau kemana kamu ,aku belum selesai bicara .


Rendy menarik tangan Risma bahkan sekarang dia mendekat kan wajah nya, serasa ingin melahap Risma.


" Mas ,kamu apa²an sih "


Mendorong tubuh Rendy .


" Kamu sama sekali nggak sadar apa, tentang aku Ris "


" Maksud mas , apa sih dari tadi ngomong berbelit2 "


Risma mulai geram .


Ya Tuhan ini orang kenapa sih , kenapa buat aku bingung ,apa yang dia maksud


To be continued*