
Di tempat lain di sebuah Universitas ternama di Ibu kota , seorang pemuda yang berkumpul di ruangan, tengah mengikuti kelas dari seorang Dosen .
pelajaran telah berlangsung selama beberapa jam .
" ok anak - anak , perjumpaan kita cukup sampai di sini , semoga apa yang kita bahas tadi menjadi manfaat untuk kita semua.
saya ucap kan Terimakasih dan selamat berakhir pekan .
" ucap dari seorang dosen
Para Mahasiswa pun satu persatu meniggal kan Ruangan dan kembali ke aktivitas masing²
" Ren , jangan lupa sore ini kita ada tanding basket sama anak bahasa . ucap seorang lelaki, sebut saja Egi
" tenang gue nggak lupa kok , ya udah kita makan dulu aja , sambil nunggu sore.
ucap Rendy sambil mengemas buku nya
" Rendy iiiiii "
teriak seorang gadis cantik masuk ke dalam ruangan .
" ya ampun dia lagi , dia lagi ngga ada bosen nya apa gangguin hidup gue Mulu "
ucap ketus Rendy
" Gi kenapa nggak sama Lo aja ,gue risih sama dia .
sambung Rendy
" ya emang dia suka nya sama Lo , mau gimana lagi , Udah nikmatin aja , lagian Siska cantik ko .
jawab Egi
" Rendy iiiiii , kita ke kantin bareng yu"
Ucap Siska sembari merangkul lengan Rendy
" ngga ahh , Lo aja sendiri , ngga usah ngajak² gue .
ketus Rendy
.
" ihh ko Rendy gitu sih , Egiii bujukin Rendy nya donk"
ucap Siska yang manja .
" ayo lah Ren , kita makan aja , nanti telat kita buat tanding "
ucap Egi
" Egi kamu !!" sembari melotot ke depan Egi .
ya udah lah , ayo berangkat .
Dengan terpaksa Rendy mengikuti kemauan Siska .
Rendy yang melepaskan rangkulan dari Siska , sambil berjalan meninggalkan Egi dan Siska di belakang.
" Rendy tungguin "
ucap Siska sembari mengejar Rendy .
Setelah selesai makan di kantin , Siska yang masih mengikuti Rendy kemana² .
"Siska ngapain sih kamu masih ngikutin,"
ucap Rendy yang risih karena Siska
" Bukan nya kamu mau tanding basket ya sama anak bahasa , aku kan mau lihat kamu tanding Ren "
Jawab siska
" dasar ini anak , ya udah lah terserah "
ketus Rendy
pertandingan berlangsung sengit meskipun tim Rendy mencetak skore lebih banyak , selisih skore mereka hanya beberapa poin saja ,dari tim lawan .
Waktu pertandingan hanya tersisa 15 menit , Rendy dengan antusias memainkan bola, dan kembali mencetak angka .
" Rendy , Rendy , Rendy , suara sorak penonton menyemangati Rendy terutama Siska , yang paling mencolok dari semuanya.
seisi ruangan pun di penuhi wanita, penghuni kampus dari berbagai macam departemen.
Rendy Surya Bahtiar terkenal di kalangan para gadis , dengan paras dan postur tubuh nya yang menarik , selalu menjadi incaran bagi kaum hawa , bukan hanya itu , Rendy juga anak dari salah seorang pengusaha ternama di Jakarta .
Hanya saja sikap nya terlalu dingin dan cuek pada setiap wanita yang menyukainya
Tapi sayang , tak ada satupun wanita di kampus yang pernah berpacaran dengan nya , bahkan dekat sekalipun .
Dia hanya berkumpul dengan teman lelakinya.
Banyak Yang bilang , dia tidak pernah berpacaran , malahan yang lebih parah kalau Rendy itu adalah seorang gay .
___________
Pertadingan pun semakin sengit Rendy dan tim nya dengan antusias memainkan bola nya , dan lagi² kembali mencetak angka , penonton semakin bersorak Ria untuk tim Rendy .
terdengar suara ,pertanda pertandingan telah berakhir .
bisa kalian tebak siapa pemenang nya .
Sudah jelas Tim Rendy tentunya .
Setelah pertandingan yang menguras tenaga , dan berakhir kemenangan .
ia pun bersiap untuk pulang , berjalan dan mengambil ransel yang ada di loker .
" Hai Rendy, selamat ya atas kemenangan nya"
" Apa - apaan sih lo "
jawab Rendy sambil mendorong tubuh Siska
" apa sih Rendy , aku cuman mau ngasih selamat aja ko "
ucap Siska
" kasih selamat ya kasih selamat nggak usah peluk² segala "
ucap Rendy yang ketus
" Emang Kenapa nggak boleh , kita ini udah kenal lama , lagian kan nggak ada yang marah ini .
jawab siska
" Denger ya, meskipun kita udah kenal lama , tapi kamu juga mesti jaga diri kamu , jangan sembarang peluk² orang
ucap Rendy ketus
" Tapi kan Ren "
sebelum Siska menyelesaikan omongan nya Rendy membanting pintu loker dan pergi meninggalkan Siska
" Ren , Rendy , Rendyyy "
Teriak Siska
" AHhh SIAL , awas aja lo Rend , gue bakal lakuin apa pun , agar Lo bisa jadi milik gue.
ucap Siska menatap sinis kepada Rendy yang jauh di depan
"lama - lama itu anak makin kelewatan , nggak bisa apa dia nggak gangguin , sehari aja .
ucap Rendy
"Kenapa sih Ren , setelah menang Tanding basket , muka Lo di tekuk gitu "
tanya Egi heran
" AHhh lo GI , kapan Lo Dateng ,
jawab Rendy
" lumayann lah , emang nya Lo gak sadar ya , kenapa sih Lo , gue liatin Marah - marah Mulu .
tanya Egi
" udah lah nggak usah di bahas , lagian ngga penting , Buruan balik "
"Ren , gue ikut pulang bareng Lo ya"
" Lah emang Motor Lo kemana "
" Di bengkel , tadi aja gue naik angkot ke kampus "
" ya udah , tapi Lo yang bawa ya " ucap rendy sembari melempar kan sebuah kunci motor
"Siap bos "
Kedua pemuda itu berjalan, membawa motor dan beranjak pergi meninggalkan area parkiran kampus .
Setelah 15 menit perjalanan , Egi memarkirkan motor di pinggir sebuah warung yang lumayan besar .
" Ren beli minum dulu yu, haus nie , gue yang traktir deh "
ucap egi sembari melepaskan helm nya
" ok , kebetulan gue memang haus"
jawab Rendy
Egi membeli 2 minuman dingin dan beberapa cemilan , mereka menikmati minuman sembari duduk di kursi yang tersedia di warung .
" Ren, Ren itu bukan nya papa Lo ya ( sebuah
mobil sedan hitam yang melintas )
"Mana , mana ( Rendy menatap plat no mobil sedan itu )
" iya , ya itu kan mobil papa"
" tapi ,papa Lo kok bawa cewe sih "
"ya bareng nyokap gue kali Gi'
" tapi yang gue liat bukan mama Lo Ren , itu
jelas masih muda"
" yah mungkin pembantu baru "
ucap Rendy tenang sambil meneguk minuman nya .
" Masa iya , pembantu cantik gitu , dari pada di jadiin pembantu , mending di jadiin istri sama gue.
Jangan - jangan itu istri muda papa Lo Ren ( Egi tertawa - tawa )
uhuk - uhuk ( Rendy tersedak karena kaget
" ahh lu banyak ngomong , ayo buruan Balik keburu malem nie "
" ok , ok tapi anterin gue pulang dulu "
" iya , buruan cepat naik " ucap Rendy sembari menaiki motornya "
to ne contiuned
like coment ya