
🎶Walking down the streets of Nothingville
Menelusuri jalanan di Nothingville
Where our love was young and free
Dimana cinta kita tumbuh dan bebas
Can't believe just what an empty place
Tak dapat kupercaya betapa hampanya
It has come to be
Kini tempat ini
I would give my life away
Rela kukorbankan nyawaku
If it could only be the same
Andai itu bisa membuat segalanya seperti dulu lagi
'Cause I can still hear the voice inside of me
Karna aku masih mendengar suara dari dalam diriku
That is calling our your name
Yang terus memanggil namamu🎶
Itulah potongan lirik dari grup musik belahan barat" Westlife ( soledad )
musik terakhir yang di dengarkan Indra bersama Nataly .
Hati siapa yang tak sedih mendengar lagu ini di saat sedang merindukan kekasih nya terlebih lagi Indra yang tinggal kekasihnya yang telah di panggil oleh sang pencipta.
Masih di dalam mobil ,musik yang terdengar masih terngiang di telinga Indra hingga meneteskan embun dari kelopak matanya .
" Chef apa lagu ini berarti khusus untuk chef Sampai chef terlihat sedih seperti itu ,apa chef nangis!!!
tanya Risma .
"Nggak Ko Nat , mungkin karena debu jalan masuk ke mata "
sahut Indra yang mengusap pipinya .
" Nut, ,,, kenapa kacang chef .
Apa aku salah dengar ya"
Indra tersenyum tipis ,dan sejenak berpikir ,kenapa bisa dia menyebut Risma dengan sebutan Nat.
*Y**a tuhan kenapa kau lakukan ini padaku , kenapa harus mempertumukan aku dengan seorang yang terlihat seperti dia* ,
Sebenernya di saat pertama Indra bertemu dengan Risma di Restoran hari itu.
dari ke jauhan saat menghampiri pak Yanto dia melihat seorang wanita yang sangat mirip dengan Nataly .
Tapi rasa penasaran itu di tepis oleh nya jauh² , dan di hiraukan begitu saja .
tapi kali ini berbeda dengan balutan gaun dan sedikit make up , membuat Indra mengira bahwa itu Nataly , tapi dia sadar bahwa dia telah tiada .
25 Menit telah berlalu akhirnya mereka sampai di rumah pak Yanto .dan berhenti dekat pintu gerbang .
" Ris kita udah sampai"
Tanya Indra dan melirik ke arah Risma.
" Ehhh dia tidur "
Indra mencoba membangunkan Risma dengan menepuk² pipinya tapi entah kenapa Indra malah terus menatap wajah Risma , tidak tau yang berada dalam benaknya , hingga terus menatap nya.
Ternyata peristiwa itu di lihat oleh Rendy yang baru saja tiba .
seketika dia langsung membunyikan klaksonnya, dan mengejutkan Indra dan juga membuat Risma bangun .
" Ya ampun aku ketiduran, wah ternyata kita sudah sampai ya chef , maaf ya Risma ketiduran"
" sudah nggak apa, lagian kita baru sampe ko"
sahut indra
Ternyata Rendy langsung turun dari mobil nya setelah membunyikan klakson menghampiri mobil Indra , membuka pintu mobil dan menarik tangan Risma keluar dari mobil
"Kamu dari mana saja baru pulang hah , kamu lihat ini udah tengah malam , dan kamu masih keluyuran bersama laki² "
ucap Rendy yang nyerocos kayak petasan.
Tak terima dengan perkataan Rendy ,Risma langsung membalas ucapan Rendy dengan penuh emosi
" Maksud mas apa ,siapa juga yang keluyuran , asal mas tau kalau bukan karena chef Indra bagaimana nasib ku sekarang mas , mungkin aku masih di depan halte , menuggu taxi atau bus yang lewat , apa mas berharap seperti itu .
padahal tadi , sempat berharap bisa bertemu mas di halte .
ucap Risma bernada Tinggi bahkan sampai meneteskan air mata.
" Chef saya minta maaf atas kejadian ini ,dan terima kasih banyak ya chef udah antar saya pulang , kalau nggak ada chef entah gimana nasib saya tadi "
" Tidak apa kok Risma "
" Kalau begitu saya permisi chef ,hati² di jalan nanti "
Tanpa panjang lebar ,Risma langsung pergi meninggalkan Rendy dan juga chef indra , terlihat Risma berlari dan masih menangis .
Tanpa sepatah katapun Indra memutar balik mobil nya dan meninggalkan kediaman Pak Yanto.
Sedangkan Rendy yang masih diam mematung Melihat ke arah depan dengan tatapan nya yang kosong .
Apa aku terlalu keras padanya. sampai ia menangis akibat kata²ku,mungkinkah aku terlalu berlebihan sama Risma .
apa aku harus minta maaf??
gumam Rendy dalam hati .
___________
( suara bel berbunyi )
" Iya tunggu sebentar "
ucap Bi Ningsih tak lama kemudian membuka pintu dan melihat Risma .
" Neng dari mana saja baru pulang ,tuan sama nyonya khawatir, neng Risma belum pulang, ya ampun neng Risma kenapa ,siapa yang buat neng nangis!!
( Rendy tuh Bi , ) ucap author.
" Nggak apa ko Bi, tadi kelilipan di jalan , nanti besok Risma ceritain ya , Risma pamit ke kamar dulu "
tanpa berlama² Risma meninggalkan Bi Ningsih dan beranjak ke kamar nya .
" Sudah jelas² Neng Risma ini nangis , pake bohong segala "
Tak berapa lama kemudian. Rendy pun datang dan menanyakan keberadaan Risma .
" Bi ,Risma mana , apa dia sudah Ke atas ??
Tanya Rendy .
" Sudah Den ,baru saja naik ke atas , tapi kelihatannya nya sedang sedih ,Bibi tanya!! Jawab nya malah kelilipan.
".ya sudah ,Bi makasih "
tanpa banyak basa-basi Rendy kembali ke ke kamar nya .
______________
Kamar Risma.
Dengan posisi badan yang tengkurap dan menyembunyikan wajahnya nya di balik bantal, Risma masih dalam keadaan menangis .
"Sebenernya apa salah ku, sampai mas Rendy marah seperti tadi , apa dia nggak sadar bahwa dia juga pulang larut , tapi malah berkata seperti itu pada ku , "
Tok tok tok .
"Ris, Risma buka pintu nya Ris, !!
.
Risma yang mendengar suara Rendy dari balik pintu langsung beranjak bangun dan menghampiri pintu , ternyata bukan untuk membuka tapi malah mengunci pintu dan mematikan lampu .
Rendy yang sadar akan hal itu , tak melanjutkan niat nya untuk meminta maaf dan langsung kembali ke kamar nya dan beristirahat.
________ __
Restoran di siang hari .
Terlihat kesibukan para koki dan staf Restoran tengah mempersiapkan banyak hal, untuk menyambut para tamu Restoran di akhir pekan ini .
kesibukan pun terlihat di area dapur dimana para koki mempersiapkan segala sesuatu yang sudah menjadi rutinitas setiap hari nya ,tiba² Risma muncul.
" hai semua " .
sapa Risma
" Hai juga Ris , tumben kamu udah kesini , ucap salah satu koki di dapur .
"iya kak, hari ini semangat aja pengen datang lebih awal .
padahal author juga tau , nggak mau ketemu sama Rendy kan , ternyata RISMA marah nya lama sekali ya ,
" , Bagus' donk , Tambah orang makin cepat selesai nih kerjaan kita ", .
"ya sudah Risma mau ganti baju dulu ya !!
"ok deh",
.sahut mba Dewi.
setelah berganti pakaiannya dengan seragam , Di sebuah ruangan yang berjajar Banyak loker , tak di sangka chef Indra memasuki ruangan itu.
to be contiuned