
Melepaskan segala penat yang terasa , duduk di sofa empuk nan nyaman membuat ku ingin tidur saja. gumam Risma
dan Melihat sekeliling rumah ,yang kini akan jadi tempat Tinggal nya sekarang .
" neng , ini di minum dulu " ucap Bi Ningsih sembari meletakkan , secangkir teh dan cemilan di atas meja
" iya Bi makasih banyak "
" ya sudah bibi tinggal sebentar dulu ya ke dapur "
*Tiba - tiba terdengar suara pintu terbuka *
seorang pemuda dengan setelan baju olahraga memasuki rumah dan berjalan ke arah ku .
" Bi " panggil pemuda itu
" iya den "
" Papa udah pulang ?"
" sudah den barusan saja , sekarang tuan lagi di kamar sama nyonya"
" Mama juga ada di rumah, kapan pulang nya?"
"Siang tadi , Den Rendy mau makan sekarang , biar bibi siapkan atau bibi antar ke kamar?"
" Nggak usah Bi , nanti saja bareng sama yang lain "
" ya sudah den bibi tinggal dulu , mau siapkan makan malem "
*pemuda itu hanya meng anggukan
kepalanya*
Dia hanya menatap ku dan berjalan menaiki tangga tanpa menyapaku .
Sebenernya badan ini sudah lengket, sudah tak tahan rasanya badan ini ingin di guyur air.
akhirnya paman dan Tante Nita , keluar dari kamar dan langsung menghampiri ku .
" maaf ya sayang nungguin lama" ucap Tante Nita
" nggak apa ko Tante "
" oh ya paman belum ngasih kabar ke orang tua mu Ris , nanti setelah makan , paman coba telpon ya"
"iya paman"
"sayang , Tante anterin ke kamar kamu yu, biar kamu bisa mandi dan istirahat "
ucap Ibu Nita
" akhirnya aku bisa mandi juga " gumam Risma
*Tante Nita menggenggam tanganku dan membawaku berjalan menaiki tangga , ku ikuti langkah demi langkah melewati anak tangga, yang lumayan banyak ,
Sesampainya di atas , perjalanan ku mengarah ke daerah ujung , yang terlihat 2 pintu yang sama .
Tante Nita membuka, salah satu pintu kamar yang ada di sebelah kanan ,dan membawaku masuk .
"ini sayang kamar kamu, besok Tante tata ulang lagi , biar kamu tambah nyaman "
ucap Ibu Nita
" nggak usah Tante , ini sudah lebih dari cukup,Risma nggak mau bikin repot Tante "
jawab Risma
" ngga apa sayang, soalnya nya kamar ini sering di pake tamu, ya seadanya saja, jadi Tante pengen menata ulang lagi, lagian kan, kamu sekarang tinggal serumah bareng kita, jadi mulai sekarang, kita keluarga"
Ucap Ibu Nita kini memeluk Risma
" Makasih banyak ya Tante mohon bimbingannya nya"
sahut Risma
" sama - sama sayang , sekarang kamu mandi dulu gih , nanti kalau udah selesai , turun kebawah ya kita makan"
ucap ibu Nita
" iya Tante"
_____________
Bergegas membuka tas dan mengambil perlengkapan untuk mandi ,dan beranjak pergi untuk mandi.
kamar mandi nya berbeda sekali dengan yang ada di rumah ku , terdapat bedtup dan ruangan tranfaran , dan seperti nya untuk mandi.
Setelah selesai membersihkan badan , dan berganti pakaian , rambut ku yang panjang ku biarkan Ter urai , karena basah.
Lekas ku keluar untuk turun, ku bukakan pintu dan terlihat pemuda tadi ke luar dari kamar.
Ternyata pintu ruangan tadi itu , kamar anak nya paman .
pintu kamar kami memang saling berhadapan .
dia hanya menatap , dan aku memberikan senyuman, tapi dia memalingkan wajah nya yang dingin, berjalan dan menuruni tangga , tanpa menyapa ku lagi .
dan di susul oleh ku berjalan menuruni tangga .
"Risma , sini sayang " teriak Tante Nita yang telah melihat ku sedang menuruni tangga.
terlihat pemuda berwajah dingin itu sudah duduk , di kursi, meja makan sembari mengobrol dengan paman Yanto .
akhirnya aku duduk di sebelah Tante Nita .
"Risma, ini kenalkan ini Rendy anak Tante satu - satu nya .
" Rendy" ucap nya yang singkat dan berjabat tangan dengan ku .
Kami pun kembali duduk.
Dengan perasaan tak enak melihat ekspresi wajah mas Rendy, membuat ku tak nyaman .
Hidangan makan malam pun sudah tersaji di meja makan .
Makan malam ini ,ku lalui dengan tenang.
Setelah selesai makan malam ,paman mengajak ku , untuk ke ruang tengah,
sembari menonton tv.
Tante Nita pun duduk di sebelah paman Yanto .
" Risma , mulai sekarang kami adalah keluarga kamu ,jadi kalau misalkan ada apa - apa kasih tau kami ya , nggak usah sungkan. ucap paman .
" Iya sayang kamu nggak usah malu - malu , anggap kami ini orang tua kamu ya .
" iya paman , Tante , Trimakasih bnyak, udah anggap Risma keluarga sendiri.
air mata mengalir dengan sendirinya , tak di sangka ada orangnya sebaik mereka , aku yang hanya orang asing ini, dianggap keluarga oleh mereka .
" Ya ampun sayang jangan nangis " Tante Nita menghampiri dan kini duduk di sebelah Risma.
" Makasih banyak ya Tante, paman Risma nggak' akan pernah mengecewakan kalian .
sosok ibu pun hadir dalam diri Tante Nita , yang kini memeluk ku .
" Sayang udah jangan nangis , paman mu sudah menceritakan semua nya sama Tante, ini sudah jadi rejeki kamu.
" iya Tante ,mohon bimbingannya ya
" sahut Risma sambil mengusap pipi .
" oh ya Ris , persyaratan untuk masuk universitas, sudah di siapkan kan ? "
" Sudah paman , ada di kamar , Risma ambil dulu kalau gitu "
" ngga usah ,nanti besok saja ya , soal kerja di restoran paman , kamu bisa mulai kerja nanti , setelah urusan sekolah kamu beres,
"iya paman , nanti kasih tau aja Risma ya "
" Sayang besok kita jalan - jalan buat keperluan kamu ya " ucap Tante Nita
" nggak usah Tante bikin repot Tante saja, lagian Risma nggak perlu apa - apa lagi."
"pokoknya besok kita pergi, banyak sesuatu yang pengen Tante beli buat kamu .
"iya Ris ikutin aja apa mau nya Tante kamu ini, kayanya jiwa Shopping nya mulai kambuh '"
" ihh papa , kambuh apa nya kaya penyakit aja deh "
" Bercanda ko Ma , lagian memang Risma mesti di bawa jalan ² , iya kan Risma "
" iya paman , Risma ikut Tante aja "
" Nah gitu donk , besok jam 09:00 kita berangkat ya "
" iya Tante "
"Risma ,ini paman udh tlpn ayah kamu ," sembari memberikan Hp nya padaku
📞" halo pa, ini Risma "
Paman dan Tante meninggalkan kan ku di ruang tengah, yang tengah berbincang di tlpn dengan keluarga ku .
Setelah beberapa lama aku mengobrol dengan orang tua ku, tak terasa jam sudah menunjukkan 21:00.
📞" Pa, Bu sudah dulu ya ini sudah malam, bapa dan ibu ngga usah kwartir sama Risma, Pa Yanto sama istri nya baik sekali sama Risma , Ibu dan dan bapa jaga kesehatan ya tunggu Risma pulang .
📞👩 Iya nak , kamu juga di sana , jaga diri kamu baik - baik ya.
📞 Iya Bu , kalau begitu Risma tutup telpon nya ya , insyaallah nanti jika Risma sudah mulai kerja , Risma beli Hp , biar kita lebih sering untuk ngobrol , assalamualaikum .
________
Di dalam perjalanan menuju kamar ia sempat bingung dengan hp Milik Pak Yanto , setelah berpikir sejena ia mencoba mengetuk kamar sebelah .
tapj beberapa kali ketuk ,tak ada jawaban , dan bermaksud untuk kembali ke makamar nya
tepat sebelum ia membuka pintu kamar .
terdengar suara pintu terbuka dari arah belakang .
" iya ada apa Ris "
ucap Mas Rendy
" anu mas ini Hp papa nya mas Rendy , aku titip ya "
sembari menyodorkan Hp paman
", oh iya " ucap mas Rendy singkat sambil mengambil Hp bertolak kembali masuk kamar.
" maaf mas Rendy saya ganggu tidur nya ,barusan "
ucap Risma
"iya nggak apa ko "
TO BE CONTINUED.