
Selama beberapa jam perjalan mereka tempuh dan akhir nya tiba lah mereka di kediaman keluaga Rendy
Risma masih diam tak bergeming ,tatapan kosong melihat ke luar jendela ,pikiran nya masih tertinggal saat beranjak pergi meninggal kan orang tua nya ,namun lamunan nya di buyarkan saat mendengar panggilan dari Rendy .
" Ris ,kamu nggak turun ,kita udah sampai " .
tanya Rendy
Risma memutar mata nya dan melihat sekitar tanpa sadar ia telah sampai di rumah yang ia tinggali saat ini .
" Oh iya mas " .
Risma beranjak Turun dan membawa barang bawaan nya ke dalam Rumah ,Bi Ningsih pun ikut membantu membawa barang bawaam mereka .
" hai sayang ,gimana liburan nya asyik nggak"
Tanya Nita menyambut Risma tak segan Nita memeluk Risma dengan erat .
" Hemmmm bukan asyik lagi tante ,tapi Risma senang " .
sahut Risma tersenyum .
" Bagus donk , gimana ada perkembangan nggak "
Tanya Nita penasaran .
Risma sedikit bingung dengan pertanyaan Tante nya itu " Maksud Tante apa " .
sahut Risma .
" udah lupain aja ,sekarang kamu balik kamar terus mandi , nanti kita makan bareng ok"
Perintah Nita .
" Iya Tante "
ucap Risma dan langsung ke kamarnya .
____________
" Risma Bangun Ris kamu nggak kuliah hari ini "
ucap Rendy bersamaan dengan ketukan pintu .
Tapi tak mendengar jawaban dari Risma , ia Cemas jam sudah menunjukan pukul 09:00, tapi belum mendapati Risma yang menuruni tangga,saat tadi ia bersama keluarga nya tengah menikmati sarapan ,tapi Risma masih belum turun dari kamar nya .
Setelah selasai sarapan ia kembali naik ke atas, untuk mengambil Makalah nya yang lupa ia bawa ,dengan penasaran ia mendekat kan kepalanya ke arah pintu kamar Risma hanya ingin mendengar aktivitas di dalam .
suara hening yang dia dengar sedari tadi ,ia pun mencoba mengetuk pintu dan memanggil Risma dari luar .
Tapi tak ada jawaban dari dalam ,tangan nya meraih gagang pintu dan menarik ke bawah ehhh nggak di kunci kebiasan deh ni anak .
ceklek pintu terbuka Rendy terlihat kaget setelah melihat risma tergeletak di bawah Ranjang
" Ris ,Risma bangun Ris " .
ucap Rendy sambil menggoyangkan bahu Risma.
Risma diam tak bergeming bahkan Rendy mencoba beberapa kali menepuk² pipinya tetap saja dia tidak sadar , mendapati Risma tergeletak tak sadarkan diri bahkan suhu tubuh Risma sangat panas .
" Bi ,bi Ningsih " .
teriakan Rendy yang menggema dari lantai 2 .
tak berapa lama Bi Ningsih datang dengan nafas terengah².
" Iya kenapa Den "
ucap Bi Ningsih " ya ampun Den itu Neng Risma kenapa " Sambung Bi Ningsih dengan wajah khwatir .
" Bi tolong bantu saya ambil map warna biru di kamar dan juga tas ya bi ,taro di mobil ,saya mau bawa Risma ke Rumah sakit "
ucap Rendy langsung membopong Risma ke luar kamar .
" Iya den " .
ucap Bi Ningsih .
Rendy bergegas menuruni tangga mambawa Risma masuk ke dalam mobil dan di susul oleh Bi Ningsih yang tengah membawa barang Rendy dan juga selimut .
dengan segera Rendy melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit
"hati-hati den"
ucap Ningsih mengantar kepergian anak majikannya itu
sesampainya mereka di rumah sakit Rendy membawa Risma dengan dibantu beberapa perawat dan langsung dilarikan menuju ruang UGD untuk ditangani dokter.
dengan raut muka yang khawatir Rendy duduk di ruangan Tunggu dan kembali mengatur nafasnya yang terengah²
___________
" Untung saja anda langsung membawa nya kesini kalau tidak ,kondisinya akan lebih buruk" .
Jelas Dr.
"Mari ikut saya ke ruangan ,saya akan menjelaskan gimana kondisinya ".
Sambung Dr .
tanpa banyak bertanya Rendi mengikuti dokter ke dalam ruangannya Setelah beberapa lama dokter menjelaskan semuanya tentang kondisi Risma.
" apa sebelumnya nona ini bepergian ke pegunungan atau ke hutan mungkin!!!"
Tanya Dr .
" Iya dok ,memang beberapa hari kebelakang Kami memang ke daerah pegunungan kawasan Bogor dan baru pulang kemarin"
jelas Rendy
"Pantas Saja ,pasal nya nona Risma terkena virus Dengue ,atau lebih di kenal Dengan virus Deman berdarah yang di tularkan melalui nyamuk Aedes aegypti, dan untung nya cepat di tangani dan harus di Rawat intensif selama beberapa hari di Rumah sakit ."
Jelas Dr .
"Ya ,Dok saya mengerti , saya menyerahkan semua pengobatan pada dokter , saya tunggu kabar baik nya ya "
ucap Rendy .
____________
Waktu capat berlalu ,Risma telah berpindah ke ruang Rawat inap dengan selang infus yang bergantung pada tempatnya ,
setelah mengurusi biaya administrasi dan menghubungi ke dua orang tua nya . duduk di samping Risma yang masih belum sadarkan diri .
Suara dering ponsel .
" Hallo Ma "
ucap Rendy .
"Gimana keadaan Risma sayang"
Tanya Nita cemas
" Mama nggak usah khawatir ,Risma sudah di tangani dokter ,dam saat ini dia masih tidur "
jawab Rendy .
" Ya, sudah ,nanti sore mama ke sana bareng papa "
ucap Nita
" Iya Ma "
__________
Selama Beberapa hari Risma telah di rawat di rumah sakit ,kondisi nya pun semakin hari semakin baik ,setiap hari nya teman² Risma berdatangan menjenguk ,Bahkan indra sang chef Restoran terlihat hadir .
"Gimana ke adaan kamu Ris".
ucap Indra
" Sudah lebih baik chef " .
jawab Risma lirih .
" Syukurlah, saya merasa lega ,cepat sembuh ya ,jangan buat saya khawatir Terus menerus Ris " .
ucap Indra sambil menggenggam tangan Risma
'Iya chef terimakasih"
Ucap Risma
Pria tampan di depan nya yang tidak lain adalah Indra terus menerus menatap nya .
Kenapa chef menatap ku seperti itu apa ada sesuatu di wajah ku
Batin Risma
" Kamu cepat sembuh ya Ris, udah seminggu ini ,dapur ku serasa sepi tanpa kamu "
ucap Indra yang beralih mengelus pipi Risma
Ceklek pintu terbuka
Rendy masuk dengan wajah Geram mendapati seorang pria tengah bersama Risma , ia pun langsung menghampirinya . sambil membawa beberapa buah.
To be contiuned
Like and koment ya