
Siang hari yang Terik di bawah bukit dengan hamparan nuansa hijau berbaur dengan warna oranye yang melekat di setiap pohon .
Terlihat 2 insan yang tengah duduk di bawah pondok seraya menikmati pemandangn sekitar.
Salah satu nya adalah Risma wanita cantik ini tengah menuggu ayah nya sambil berbincang dengan teman tampan nya yaitu Rendy .
Tak berapa lama sosok yang mereka tunggu akhinya datang Aji sang sang ayah menghampiri putrinya yang terlihat sedang berbincang sambil mengayun²kan kakinya .
"Asslamualikum"
ucap Aji .
" Waalaikum salam"
ucap bersAmaan Risma dan Rendy
"Pa ,sini istirahat dulu Risma udah bawa bekal ,bapak pasti lapar kan ".
ucap Risma sambil membuka Rantang yang di bawa nya dari Rumah
" iya Ris ,bapak memang sangat lapar sekali ,mari nak Rendy kita makan sama² " .
pinta Aji .
" Iya Paman"
ucap Rendy sungkan .
Mereka menikmati makan siang ala kadarnya yang di bawa Risma dari Rumah ,tak berapa lama kemudian makan siang selesai , setelah makan dan beristirahat sejenak Aji langsung kembali melanjutkan pekerjaan nya
Namun kali ini Risma dan juga Rendy ikut membantu, terlihat para warga ikut bergabung bahkan Pak Rt sang pemilik ikut hadir.
Puluhan keranjang yang di buat dari rotan sudah di penuhi buat jeruk 1 demi satu di antarkan pada pihak pengepul melalui motor bentor .
Rumah Pak Rt
Sore menjelang malam karena ini hari panen para pekerja masih terlihat sibuk dengan kerjaan mereka bahkan keringat saling bercucuran dari dahi orang² yang sedang mencari nafkah itu .
Risma sang anak terlihat tak tega melihat ayah nya bekerja sedemikan berat ,tapi apalah daya itu sudah jadi pekerjaan mereka sehari² .
akhirnya hari yang melelahkan itu pun selesai .
Dengan membawa beberapa kantung jeruk
akhinya mereka pulang berjalan setapak sambil menikmati angin yang berhembus .
Rendy sesekali melirik wajah wanita yang ia sukai itu, wajah cantik dan ayu tambah dengan sepoy angin mengibaskan rambut panjang nya membuat Rendy semakin ingin memilikinya Risma untuk nya sendiri .
Sebuah tangan menggapai lengan milik Risma yang tidak lain adalah Rendy .
Sang ayah berada di depan sebagai pemandu jalan ,tak sadar bahwa putrinya sedang ada yang mendekati .
**Deg
Deg
Deg** .
Irama jantung dari Risma berdegup kencang setelah dia tau Rendy menggemgam tangan nya, entah lah apa Yang ia rasakan hingga membiarkan Rendy menggenggam
tangan nya sampai menuju Rumah
___________
Setelah Membersihkan diri Risma dan yang lain nya sedang minikmati makan malam , hari yang melelah kan bagi diri Rendy memilih untuk istirahat tidur di kamar setelah menikmati makan malam .
Sementara itu Risma dan juga keluarga tengah asyik duduk bersama di ruang tengah sambil nonton Tv menikmati kebersamaan kelurga yang hangat .
Tawa dan canda mengiringi kebersamaan mereka ,terlihat Risma sangat senang sekali saat ia berbaring di pangkuan sang Ibu, hingga terlelap dalam tidurnya .
___________
1 Pasang bola mata indah yang berasal dari wanita cantik yang baru saja terbangun tengan menggeliat dan meregangkan tubuhnya di ranjang .
Mendapati dirinya telah berada di dalam kamar ,seingat nya semalam ia berbaring di ruang tengah, di pangkuan sang ibu ,Mungkin Aji sang ayah membopong putri ke dalam kamar .
Pikir Risma .
Risma berajak dari tidurnya dan langsung merapikan ranjang milik nya itu , kemudian keluar dari kamar nya dan melihat sang ibu tengah memasak begitupun sang ayah sedang menikmati kopi dan sebatang Rokok sambil menonton tv .
Dengan berjalan mengendap ,Tak segan Risma memeluk sang ibu dari belakang yang tengah memasak .
" Pagi ,ibu sayang "
ucap Risma menyapa ibu nya sambil mengecup pipi ibu nya itu .
Mendapati putrinya langsung memeluk membuat kaget Tika, hingga Risma mendengar omelan dari sang Ibu .
" Ya ampun nak ,lagi² kamu ngagetin ibu, gimana kalau ibu jantungan " .
Ucap Tika .
" Hehehehe " .
Risma tersenyum kekeh .
" Udah mandi dulu gih ,udah ini kita sarapan"
suruh Tika .
." Iya Ibu sayang ,anak mu ini memang mau mandi .
ucap Risma kemudian beranjak mengambil handuk .
Aji melihat sikap putri nya hanya tersenyum dan menggelengkan kepala seraya menikmati kopi nya di pagi hari .
_________
" owh iya Bu ,Risma hampir saja lupa, Tunggu sebentar ya ."
ucap Risma dan beranjak menuju kamar .
Tak berapa lama Risma keluar dari kamar sambul membawa 1 buah amplop berwarna coklat dan langsung di berikan kepada Tika sang Ibu .
" Ini apa nak*
ucap Tika heran .
" Ibu buka saja ,nanti juga tau isinya " .
ucap Risma dengan tersenyum bangga.
Ekpresi Tika langsung kaget setelah melihat isi amplop yang ternyata banyak selembaran uang berwana merah "
" Anak ibu yang cantik ini sekarang sudah bekerja bu , dan ibu pasti nya bangga kan hehehe"
canda Risma
" Dasar ya kamu ini "
sahut Tika sambil menepuk punggung Risma
" Tapi nak ini banyak sekali"
sambung Tika.
" tidak apa bu ,ini semua buat ibu dan juga bapak , bagi risma uang ini tak seberapa dengan jasa ibu dan juga bapak yang selama ini sudah merawat Risma sampai sekarang ini .
ucap Risma sendu ,dan ia pun mencoba menahan tangis nya agar tidak jatuh .
" Selamat pagi Paman dan Bibi"
ucap salam dari Rendy yang baru bergabung bersama kelurga Risma .
Melihat Ekpresi Risma yang sepertinya akan menangis ,sepertinya aku mengganggu suasana keluarga ini
batin Rendy.
" Pagi juga nak Rendy , sarapan dulu ,bibi udah siapkan di meja "
sahut Tika dan kemudian kembali ke kamar berniat menaruh amplop yang berada di tangan nya .
" owh ya nak Rendy kira² kalian mau jam berapa pulang ke Jakarta"
tanya Aji
"Sekitar jam 10 ,atau jam 11 paman, supaya sore sampai jakarta"
jawab Rendy .
_____________
Waktu cepat berlalu tak terasa waktu keberangkatan mereka telah tiba ,terlihat Rendy sedang menghidupkan mesin mobilnya ,sementara Risma sedang bersiap dan berkemas di kamar nya .
Tika sang ibu menghampiri anak nya di dalam kamar ,pelukan hangat dari sang ibu membuat Risma enggan meniggalkan Rumah nya lagi, tapi apalah daya kuliah dan pekerjaanya menanti kepulangan nya ke Jakarta .
"Nak nanti hati² di jalan ya ,setelah sampai sana kabarin ibu !!!
ucap Tika di sela pelukan mereka .
" iya ibu ,pasti Risma kabarin ko ya ,ibu nggak usah khawatir " .
ucap Risma beralih menatap ibu nya yang terlihat menangis
" udah donk bu ,jangan nangis lagi , Nanti Risma nggak pergi kalau lihat ibu nangis gini , tambah lagi nanti cantik nya ibu ilang lo " .
Goda Risma
" Dasar kamu ini ,ya sudah cepat bawa barang kamu ke depan ,kasihan nak Rendy sudah nuggu dari tadi "
sahut Tika dengan senyum
"iya Ibu sayang "
ucap Risma sambil mengecup pipi ibu nya
Risma pun melangkahkan kaki nya menhampiri ayah nya yang kebetulan sedang berbicang dengan Rendy .
Aji melihat putri cantik nya melangkah menghampiri nya ,sementara Rendy langsung mengambil barang bawaan Risma dan di masukan nya ke dalam bagasi .
tangis dan haru menyelimuti orang tua Risma seraya melepas kepergian anaknya untuk ke Jakarta .
"Pa ,Bu ,Risma pamit ya ,jaga kesehatan ibu sama bapak ,Risma sayang kalian .
ucap Risma sambil memeluk kedua orang tua nya secar bergantian .
" iya ,nak hati² ya, jaga diri kamu baik² disana "
ucap Aji .
"nak Rendy juga hati² di jalan ya titip anak paman ,kabarin paman kalau sudah sampai ,titip salam juga buat Yanto dan istrinya .
sambung Aji .
" iya ,paman ,bibi nggak usah khawatir ,Rendy pasti jagain Risma" ucap Rendy .
tentu saja paman dengan senang hati saya akan selalu jagain anak paman ini .
Batin Rendy seraya menatap Risma dengan penuh arti
to be contiuned