Shu Zhu

Shu Zhu
wu lan 4



dengan cepat aku berbalik badan melihat ke arah pemimpin sakte," pemimpin sakte bersedia kah anda menerima saya untuk masuk ke sakte ini " ucap ku sedikit dengan nada pelan berharap persetujuan cepat tanpa adanya bantahan dari semua nya yang ada


" xiao zhu , kalau kamu ingin masuk ke sakte ini kami tidak akan melarang nya , aku mengizinkan mu bergabung ke dalam sakte kuda terbang , tapi kamu tidak boleh melanggar aturan aturan sakte kuda terbang" ucap ketua sakte liu erlong seorang wanita dengan paras cantik dan menawan di tambah aura yang sangat berwibawa


" terima kasih untuk ketua sakte " ucap ku mundur ke samping wu lan yang semula cemas dengan apa yang terjadi pada keadaan ku dan para pemimpin sakte yang terjadi perselisihan ," kenapa kamu gugup , apa kamu berfikir aku tidak mampu mengalahkan mereka semua sekaligus " bisik ku tepat di lubang telinga wu lan yang langsung saja membuat wajah nya keget langsung menatap ku


" jangan bercanda di saat seperti ini " kata nya kesal dengan ucapan ku yang terdengar sangat sombong tadi ," aku harus jadi yang paling kuat untuk membuktikan kata ku " gumam ku dalam hati ," baik lah karena sakte punya aturan " kata yang terdengar keras yang memaksa ku untuk melihat ke sumber suara ," apa yang akan di lakukan oleh orang tua itu lagi , apa dia ingin menantang ku" fikir ku yang masih terus memandang orang tua itu


" yho er, dan kamu pelayan sakte " ucap nya dengan menghadap ke arah ku , "apa yang dia ingin kan , bahkan aku sudah menjatuhkan harga diri ku dia masih ingin membuat ku malu di hadapan semua nya " gumam ku di hati kesal mendengar perkataan orang tua itu


" kalian harus bertarung sampai ada yang menyerah atau mati atau tidak sadar kan diri " lanjut nya lagi, "bahkan kamu ingin mempertaruhkan nyawa orang bodoh itu untuk ambisi mu , apakah ada orang sekejam kamu di dunia ini" batin ku lagi melihat jauh ke arah liu yho , seorang anak dari pemimpin sakte


" siapa pun yang mampu memenangkan pertandingan dia lah yang boleh menikah dengan anak dari wakil ketua sakte " lanjut nya lagi , " orang ini bahkan mempertaruhkan wajah paman liu wutong di depan semua nya , sebenarnya sekuat apa dia memiliki posisi di sakte ini " suara ku yang hanya terdengar di dalam batin


"yho er , apa kamu berani menghadapi nya " tanya laki laki tua yang aku bahkan tidak tahu nama nya , " jangan kan satu pertandingan bahkan sejuta pertandingan pun aku tidak akan dia kalahkan " batin ku sombong dengan keunggulan kekuatan ku yang memang lebih jika di banding dengan dia


akhirnya setelah perdebatan antara ketua sakte dan orang tua itu di putuskan juga aku dan liu yho saling berhadapan ," Xiao zhu , kamu adalah tamu ku , kamu adalah pahlawan penyelamat sakte ini jadi aku mohon jangan terbawa suasana oleh kejadian ini , aku sebagai wakil dari sakte ini memohon pada mu tetap lah tenang dengan keputusan dari ayah mertua ku " kata liu erlong yang secara pribadi mendatangi ku dan hanya bicara berdua dengan ku


" ketua sakte , anda telah menerima ku disini aku sudah sangat senang dan sangat berterima kasih kepada anda " jawab ku tenang di hadapan ketua sakte kuda terbang ini ," aku pamit untuk membela diri ku dulu , mohon restu nya "sambung ku pelan berpamitan untuk menuju ke arena latihan yang bisa dibilang khusus di gunakan untuk murid murid dengan kultivasi di atas empat puluh an ke atas


" ternyata dia level tiga puluh sembilan, pantas saja kesombongan nya sangat besar " batin ku memandang nya dengan wajah datar tanpa ekspresi ," Xiao zhu level enam puluh tujuh " kata ku cepat tanpa banyak bicara dengan nya


," apa apa an ini , anak semuda itu bisa memiliki level setinggi ini , itu mustahil" kata orang tua laki laki yang ternyata adalah kakek nya liu yho yang aku belum juga mengetahui nama nya


" mohon mengalah " lanjut ku kemudian berjalan ke arah nya dengan tenang membuat suasana menjadi sangat hening ,sementara dia langsung berteriak " akan ku ajari bagaimana menjadi manusia" kemudian dia berlari menyerang ku dengan menggunakan sebuah tombak sepanjang tinggi orang dewasa ," kutunggu kapan pun" jawab ku masih berjalan tenang tanpa mengambil apapun dari cincin penyimpanan ku


setelah dia sangat dekat langsung saja dia menebaskan tombak nya kearah ku , dengan tenang nya aku hanya menghindari saja tanpa melawan nya sedikit pun , setelah cukup lama aku akhirnya menghentikan semua dengan memegang tombak nya saat dia menebaskan tombak nya ke arah ku


dan langsung mematahkan nya menjadi dua bagian , sepertinya liu yho sangat kesal dengan patah nya tombak yang dia gunakan untuk melawan ku ," kemarahan di pertempuran adalah kekalahan" gumam ku dalam hati , dengan di temani senyuman sinis aku kemudian menendang nya hingga dia terlempar dengan keras nya ke lantai


" bagaimana apakah akan di lanjut" ucap ku lantang bertanya pada liu yho yang sedang terkapar dan langsung tidak sadarkan diri di tanah tanpa memberikan jawaban ," dia kalah"suara dari liu erlong ibu nya sendiri yang mengatakan kalau anak nya kalah , setelah itu dia sendiri yang mendatangi anak nya dan memeluk nya ,dengan kesedihan yang mendalam " apa kalian puas " ucap nya keras dengan nada sedih menghadap ke arah orang tua yang tidak lain adalah kakek dari liu yho sendiri


"dari awal aku sudah tidak setuju dengan pertandingan ini , tapi kalian hanya ingin membuat putra ku terluka , jika kalian semua ingin menjadi ketua sakte maka ambilah , jangan melukai putra ku kembali" lanjut nya kemudian menggendong anak nya ke dalam tempat nya sendiri


" kasihan sekali dia,ibu apakah kalau aku terluka ibu akan menangis seperti itu " batin ku yang memang sangat merindukan kasih sayang seorang ibu , " seandainya ayah tidak kejam seperti ini mungkin ibu masih ada di dunia ini , tapi kenapa semua ayah hanya mementingkan diri nya sendiri " tanya ku yang terus bermunculan di dalam batin


" sudahlah , aku harus menemui wu lan di sana" gumam ku pelan yang mungkin hanya aku yang mendengar nya , setelah berjalan tidak lama aku langsung berada di sisi wu lan ," kak, kamu baik baik saja" pertanyaan yang membuat ku terasa sangat nyaman di hati ku ," aku sedang terluka , mari kita mencari tempat untuk menyembuhkan luka ku , tubuh ku terasa sangat sakit" ucap ku yang hanya ingin berdua dengan wu lan gadis yang hampir beberapa hari ini selalu mengisi kepala ku dengan bayangan nya