
Setelah menunggu sekian lama.seseorang yang akan mengumumkan daftar siapa yang akan lolos.Dalam daftar tersebut namaku disebut.
Peserta yang lolos memasuki tempat test.di dalam test terdapat sebuah tungku dan bahan obat.
"Tes kali ini kalian akan membuat sebuah pil dari bahan obat yang disediakan.Syarat lulus adalah membuat pil tingkat menengah .Tes kedua dimulai!"kata para penguji.
Keadaan seperti sebelumnya terdapat sebuah jam untuk waktu dalam test.Para peserta memulai dengan menyalakan api di dalam tungku dan memasukan bahan bahan berurutan yang tercantum di buku alkemis.
Namun Aether berbeda dengan yang lain.Aether mengaktifkan segel yang berada ditangannya.Keluar sebuah kobaran api berwarna orange.Lalu memasukan api itu dalam tungku.
"Guru selanjutnya bagaimana,dan kenapa aku yang melakukan ini.Kata guru tadi kamu yang melakukan?"tanya Aether.
"Agar kamu memahami sesuatu di bidang alkemis.Nanti kamu akan sangat memerlukan bidang alkemis untuk menyembuhkan, memperkuat dan lain lain di dalam sebuah pil.Nanti aku arahkan dalam membuat sebuah pil."kata guru.
"huh baiklah aku akan memhami bidang ini hingga tertinggi!"kata tegas Aether.
Aether memanaskan tungku dan langsung memasukkan semua bahan obat.Lalu ia menetralkan suhu panas di dalam tungku.Saat Aether memasukan semua bahan obat menjadikan pusat perhatian hingga penguji memperhatikannya.Sedangkan itu gadis cantik di ruang vip merasa senang dan tersenyum namun senyuman itu tidak terlihat karena ia memakai cadar.Gadis itu menantikan pertemuan dengan orang yang memakai jubah tersebut dan orang itu adalah Aether.
Saat penguji mulai memperhatikan Aether.Mereka sadar bahwa dia memiliki sebuah rahasia yaitu sumber api keabadian.Mereka berbincang dengan topik sumber api keabadian.Namun mereka menghela nafas karena ada sebuah faktor pada sumber api keabadian peserta berjubah yaitu Aether.
Waktu tes mulai berakhir namun Aether belum selesai tapi peserta lain sudah selesai.Para peserta mulai mengolok olok Aether bahwa mencampurkan semua bahan obat adalah kesalahan fatal hingga penguji menggelengkan kepala.Tapi gadis itu percaya pada dia bahwa ia akan berhasil melampui peserta lain.
Sedangkan di sisi Aether.Ia sedang berbincang dengan gurunya.
"Guru bagaimana menyempurnakan pil ini?"tanya Aether.
"Pusatkan api ke dalam pil.Dan stabilkan."jawab guru.
Aether melakukan apa yang dikatakan guru.Aliran api yang berada di dalam tungku mulai memasuki ke dalam pil.Saat pil disempurnakan dengan aliran api.Muncul sebuah segel secara perlahan di depan tungku dan terlihat oleh semua orang.
Hyaaah!bosh!
Keluar sebuah aliran api menjulang langit dari tungku.Fenomena langka terjadi.Para penguji tercengang apa yang didepan mereka.Dan gadis itu terlihat senang dengan orang berjubah itu.
"Kejadian ini istimewa seperti kejadian seribu tahun lalu.tidak kita sangka orang itu yang memiliki sumber api abadi tingkat terendah."kata salah satu penguji.
Lalu Aether mengumpulkan semua aliran api ke satu titik di dalam pil.Aliran yang menjulang langit mulai menghilang.
Boom!
Segel yang muncul memancarkan aura qi dengan kencang membuat hembusan angin yang menyebabkan penghiliatan pudar dan pakaian terangkat.Setelah itu segel tersebut menghilang dan pil itu terukir sesuatu.
Ukiran itu memancarkan cahaya terus menerus.Lalu Aether menggenggam pil itu dan diserahkan ke tempat penguji.
Waktu test telah selesai.Di depan para penguji terdapat pil yang terlah di buat dari bahan obat yang disediakan.
"Baik di tes ini akan menentukan pada kalian lulus atau tidaknya menjadi seorang alkemis.Semoga kalian menjadi seorang alkemis!"Kata para penguji.
Aether sangat tegang dan cemas pada pil yang dia buat.Giliran Aether berada di posisi terakhir.Tiba tiba cahaya di pil tersebut menghilang membuat Aether sangat cemas karena ia pikir cahaya itu bisa meningkatkan kualitas pil.
Waktu berlalu peserta yang lolos hanya dua orang karena pil mereka lebih bagus yang lain tapi sedikit hampir gagal.Dan sekarang pil yang terakhir untuk dinilai.
Para penguji pada serius terhadap pil itu karena pil tersebut yang menyebabkan kejadian seribu tahun sekali.Tapi raut wajah mereka tidak tampak senang melainkan tampak cemas.Aether melihat raut wajah mereka ia mulai menyerah pada yang dibuatnya.
"Pil ini tidak diduga yang ternyata pil ini tingkat terendah dari semua pil yang ada.yang dinyatakan peserta ini gagal dalam test ini."kata penguji.
Saat Aether mendengar jawaban dari penguji ia lemas dan tidak percaya bahwa ia gagal.Dan Aether mulai berjalan.Disekitar para peserta mulai membicarakan tentangnya.
Diam kalian semua!
Teriak dari seseorang.Dan Aether berhenti bergerak.Lalu mereka mencari sumber suara itu.Ternyata suara itu berasal dari ruangan vip.orang yang berteriak itu ternyata gadis itu.Aether terdiam karena kecantikannya.Jika penjaga tidak aku pasti akan mencoba mengenalnya kata Aether dalam batin.
"Hormat kepada master pil."semua orang memberi rasa hormat kepada gadis itu.
Namun aku melihat kecantikannya lebih cantik dari Ci lan."Oi anak brengsek fokus apa yang terjadi!"marah guru kepadaku."Baik!"balasku dengan berdiri tegak.
Gadis itu mengambil pil yang telah dibuat Aether.Ia memeriksa dengan teliti.Setelah berapa detik ia menyadari bahwa ada sesuatu aneh.Gadis itu mencoba melakukan yang membuat ia janggal.Ia menyalurkan aliran qi ke pil tersebut.
Dan kondisi pil mulai retak hingga pil akan hancur.Namun keluar cahaya dari pil itu ke atas langit.Ternyata pil itu diselimuti oleh kotoran asap tungku.
Aether bahagia hingga lupa tudung kepala ia pakai lepas membuat ia ketahuan.
"Wow pil yang kubuat sangat hebat hingga menjulang langit."kata Aether sambil menari kegirangan.
Aether kembali menjadi pusat perhatian.Aether tersenyum bahagia.Di dalam belenggu guru menggelengkan kepala."huh dasa anak ini."kata guru.Gadis itu tersenyum tidak menyangka bahwa itu dia di balik cadarnya.
Setelah berapa detik Aether mulai berhenti kegirangan dan cemas bahwa ia sudah ketahuan sampai ada berapa pedang yang dihunus kepadanya.Aether mengangkat tangan.Ia takut.
Gadis itu berjalan menuju Aether dan memegang tangan Aether.Aether terkejut apa yang dia lakukan.Gadis membawa pergi Aether membuat yang lain tidak berkata kata.
Disuatu tempat diseberang kota kerajaan mi ye.Aether menatap wajah gadis itu.Dan sebaliknya gadis itu juga menatap Aether.Aether tersenyum.Wajahnya cantik namun ditutupi dengan cadar kata Aether dalam batin.
Gadis itu memberi sebuah lencana untuk tanda alkemis pada tangan Aether.Aether menerima dengan senang hati.
"Boleh beritahu namamu jika tidak boleh tidak apa apa."kata Aether tersipu malu.
"Boleh tapi kamu harus mengikutiku dalam kompetisi alkemis kerajaan besar wu hao.Jika kamu mau aku akan memberi tahu namaku."kata gadis itu.
"Baik aku akan berusaha tapi aku tidak bisa berjanji kalo aku bisa menjadi nomor satu."jawabku.
Gadis itu menyentuh hidung Aether dan berkata"Baiklah kompetisi itu akan diadakan dalam 6 bulan lagi dan namaku adalah Xie Xie, kita akan bertemu lagi disana.Jaga dirimu dengan baik."
Aether merasa akan kesana dan mencoba menjadi nomor satu dalam lubuk hatinya.Lalu Aether menyimpan lencana itu kedalam bajunya.