
Setelah di bawa pergi Sea terbangun di sebuah tempat sepi di atas sebuah kasur , tempat itu seperti sebuah lapangan yang cukup terbuka , cuma ada beberapa bangunan di sana.
"UHf....
Sea mulai terbangun dari tempat tidur nya.
" Tak kusangka aku sangat mudah dihajar ," ujar Sea sembari mengelus perutnya.
" Tak kusangka, kau tidak panik atau bertanya tanya dimana tempat ini ?. Kau seperti orang yang cukup ahli dengan situasi yang seperti ini. " Ujar seseorang.
" Ahli katamu ?, ini memang hal yang sering terjadi padaku....!! jadi apa mau mu ?," ujar Sea. Saat itu dia berusaha mencari keberadaan orang yang berbicara.
" Ini cuma sebuah pertanyaan kecil. "
Pada saat itu dia mulai berjalan ke arah Sea dengan aura nya dia berkata...
" Kau tidak perlu menyembunyikan apapun dariku , dengan keahlian mu memanfaatkan laki laki kau harusnya mudah mencari informasi , jadi apakah kau tahu siapa yang membunuh anggota BLACK RED di toko makanan disini ?." Saat itu tangan kirinya memegang sebuah pistol dan tangan kanannya mengepal erat , seperti orang yang ingin menghancurkan sesuatu.
Karena tekanan aura yang mengarah langsung kepadanya mau tidak mau Sea harus berkata apa adanya.
" Meskipun aku harus mengatakan yang sebenarnya aku akan tetap menjadikan ini sebuah peluang ." Fikir Sea.
" Seperti yang kau katakan aku sangat mudah untuk mencari informasi dengan laki laki yang ku manfaatkan , aku juga mengerti berapa orang yang berada di sana dan seberapa kuat mereka, tapi apa untungnya jika aku memberitahu ini kepadamu ?," Ujar Sea dengan senyuman nya.
" Kau harusnya tahu kau tidak berhak untuk menawar disini. " Ujar nya sembari meningkatkan tekanan aura nya.
" Kau memang benar , aku tidak punya hak untuk menawar tapi... apakah menurutmu organisasimu bisa mengalahkan mereka ?, kerja sama yang ku maksud bukan antara aku dan organisasi mu tapi antara aku dan darimu. " ucap Sea dengan mengulurkan sebelah tangan nya.
" Apa maksudmu ?. " Tanya dengan sedikit bingung.
Karena kebingungan aura diri tubuhnya mulai memadam.
" Aku tahu kau ikut organisasi BLACK RED karena ada hal yang menguntungkan bagimu , tapi itu sangat disayangkan orang yang kalian cari bukanlah orang yang sembarangan ," ujar Sea. Dia pun menyikat keringat yang keluar dari kepalanya.
" Lalu ?, kau berfikir dengan ucapan mu itu aku akan mengkhianati organisasi ku. " Dirinya marah. " DASAR BODOH. "
Sea berjalan mendekatinya dengan kewaspadaan dia pun berkata. " Kau tidak perlu mengkhianati organisasi mu. " Suara lembut berbisik menuju telinganya , membuatnya sedikit merinding. " Kau hanya perlu melakukan ini untuk ku ' ... "
" Apa hanya ini ?, apa untungnya diriku dengan membantumu ?."
" Bodoh , kau bilang kau sedang mencari orang yang membunuh anggota organisasi mu, dengan kekuatan tempur organisasi mu dan orang yang kau cari kemungkinan akan ada perang yang cukup besar , jika organisasi mu menang maka kau tidak akan rugi tapi jika organisasi mu kalah kau punya tiket untuk ke pihak musuh mu dengan bantuan ku ," Ujar Sea dengan wajah berambisi nya.
Mendengar itu dia mulai paham dengan apa yang diinginkan Sea , dia pun bertanya kembali. " Jadi begitu ini seperti aku punya 2 tiket kapal yang bisa ku naiki satu persatu tapi , apakah kau bisa memastikan aku masuk ke pihak musuh ?."
Sea hanya tersenyum tipis karena pertanyaan itu , tanpa sedikitpun keraguan dia berkata. " Tentu saja , itu hal yang sangat mudah aku sudah membuat beribu ribu rencana .
Pertama Tama beri tahu ini ke organisasi mu ... , dan siapa namamu ?. " Ucap Sea.
" Baiklah itu mudah , kita akan bertemu lagi disini 3 hari lagi , jika kau membohongiku aku akan membunuh mu walau itu harus keluar dari Dunia ini. " Ucap nya.
" Nama ku adalah Jane. "
" Oke. "
Setelah mengatakan itu mereka melakukan TOS dan pergi meninggalkan tempat itu.....
" Dasar gadis gadis yang licik , tapi karena kelicikan mu aku berhasil mengendalikan mu ,"
pikir Jane dalam hati.
" Rencana ku akan ku mulai ," pikir Sea.
.
.
.
.
.
Argh , Seteguk darah keluar dari mulut seseorang , tubuh orang itu terluka sangat parah dan sangat mengerikan.
Dengan sedikit terbata bata dia berkata. " Apa yang kau lakukan ?. Bukankah aku belum menyentuh nya," perasaan marah keluar.
Orang yang terluka itu adalah Zane dengan sedikit merangkak dia mendekati orang yang menghajarnya.
Mendengar jawaban itu dengan tatapan dingin Geul hanya menginjak Kakinya , Saat itu darah mulai menyiprat kemana mana , * Klek * suara tulang patah pun terdengar. " Kau memang tidak jadi menyerangnya , tapi alasan kenapa kau tidak jadi menyerangnya adalah karena aura ku kan?. " Ucap Geul.
~Sekitar beberapa jam yang lalu.... saat pertemuan Zane dan Sea....
.
.
.
"Kau lumayan cantik Lo, Kau memiliki bakat yang sangat luar biasa, tapi sangat disayangkan bakat mu belum keluar sepenuhnya–.
Di lain sisi Geul sedang melihat kejadian itu....
"kau bahkan belum membangkitkan skill mu , aku akan memberikan sedikit bantuan kepadamu,"
" Hey jangan berani berani kau menyentuhnya , bahkan walau sehelai rambutnya. " Ujar Geul dengan memancarkan aura membunuhnya kepada Zane.
" Siapa?. Ini telepati !, bagaimana mungkin seseorang mengirim pesan secara cepat dan akurat seperti ini ?, bahkan auranya sangat kuat, " ujar Zane.
" Kau tidak perlu tau siapa aku , yang harus kau tahu tinggalkan dia atau kau mati !." Ujar Geul.
.
.
.
Setalah meninggalkan Sea Zane pergi dengan melompati beberapa gedung , di tengah tengah perjalanan nya dirinya dihadang oleh seorang perempuan.
Dengan sedikit tersenyum dia pun mengepalkan tangan Miliknya. " Kau cukup cepat juga dalam hal melarikan diri. " Ujar Geul.
" A–apakah kau adalah orang yang mengirim sinyal telepati kepada ku ? ," ujar Zane dengan sedikit merinding.
" Aku disini bukan untuk basa basi , kau berani menyentuh Belian milik raja ku maka kau harus berani bertanggung jawab atas perbuatan mu, " Ujar Geul.
" Tapi kau menyuruhku untuk pergi kan ?," ujar Zane , tubuhnya mulai dipenuhi rasa takut dan mulai gemetaran.
" Aku memang menyuruh mu untuk pergi ! , tapi apakah aku bilang akan melepaskan mu ? , "Geul pun tersenyum. " Bukankah kau seorang pejuang ayunkan pedang mu bertarung lah kepadaku !," ujar Geul.
Setelah mengatakan itu Geul menyerangnya....
.
.
.
~Saat ini...
Posisinya Geul saat itu kaki miliknya sedang menginjak kepala nya ke tanah darah mulai mengenang di tempat itu. " Apakah kau sudah puas bertarung dengan ku ?, " ujar Geul.
"......."
Geul pun mengangkat kakinya dia pun berjalan sedikit mundur. " Aku akan beri kau pilihan 1. bersumpah setia lah kepadaku , 2. kau mati disini. " Geul menyelipkan auranya di setiap kata katanya.
Dengan posisi Tengkurap satu tangan miliknya Zane mulai bergerak sedikit demi sedikit , suara rintisan kesakitan pun dapat di dengar walau Zane tidak mengatakan apapun.
Setelah usahanya itu Zane berhenti tepat di tengah tengah , dia pun mulai berkata...
" AKU BERSUMPAH SETIA KEPADAMU , HIDUP DAN MATI KU HANYA UNTUK MU. " Ujar Zane dengan bersungguh-sungguh.
" Bagus—"
Setalah itu Geul mengeluarkan poison dari ruang penyimpanan nya.
Geul pun menuangkan poison itu ke atas tubuhnya , dalam hitungan 2 detik tubuh yang penuh luka milik Zane pun sembuh.
" Terima kasih nona atas bantuannya. " Ujar Geul.
" Baiklah , untuk tugas pertamamu adalah lindungi Sea secara diam diam !, jangan sampai dia tahu bahwa kau mengawasinya !. " Ujar Geul.
" Baik—"
Setelah mengatakan itu Zane pun pergi dari tempat itu.
Baiklah sekarang aku bisa sedikit santai, karena ada seseorang yang memiliki Mana sebanyak '60.000' melindungi nya.
.
.
.
Setalah keluar dari tempat itu sea mulai bertarung dengan beberapa orang lemah yang ada disana.
" Mana ku telah meningkat manjadi sebesar '6799' , aku yang awalnya tidak terikat hukum MANA dunia ini mulai melatih Mana / mengumpulkan Mana, dengan cara membuat hukum mana tapi dengan saluran yang berbeda dengan hukum dunia , kerena aku tidak tidak terikat hukum aku dapat dengan mudah mengikatkan kapasitas mana ku tanpa perlu mengikuti panduan dari Kirana. " Fikir Sea dalam hati.
" AKU—
.
.
.
.
.
Bersambung