
Di kejauhan ada seseorang yang sedang melihat dan dia sedang membuka teknik Ruang dari sebuah artefak.
"— Bertarung lah dan bunuh semuanya dasar Demon " Ujar Rusaju , dia pun memasuki Teknik Ruang itu.
..............................................................
...~Sekarang......
" Apa kau seperti Demon yang aku panggil dulu ?." Teriak Rusaju dengan penuh kegirangan....
...----------------------------------------------------------------------------...
...----------------...
...Saat itu Rusaju berlari ke arah pertarungan antara Jack dan Hiragi , terlihat mereka saling bertarung di udara....
...Hiragi masih mendominasi pertarungan mereka berdua bahkan setelah Jack mengunakan material art milik nya....
" Jangan lupakan aku !!! " Ujar Rusaju , Dengan cepat Rusaju melompat ke arah mereka berdua.
Melihat Rusaju meluncur cepat ke arah mereka Hiragi berkata. " Dasar serangga pengganggu " dengan cepat dia memukul Rusaju ke bawah , tanpa meninggalkan sedikit pun kewaspadaan dia terhadap Jack.
Tanpa bisa menghindar pukulan itu tubuh Rusaju kembali membentur tanah dan mengalami rasa sakit yang jauh lebih hebat.
* Kurg * Darah pun mengalir keluar dari mulut dan tubuh Rusaju.
" Rusaju !!! " Ujar Jack , yang melihat Rusaju terpukul dan menghantam tanah.
" Kau mengalihkan perhatian mu ? , Beraninya kau. " Ujar Hiragi dengan sedikit marah , Dia pun langsung memukul kepala nya Jack.
Jack yang melihat pukulan itu mencoba untuk menangkis nya , tapi sebelum dia berhasil menangkisnya tubuhnya telah terpental kebelakang karena pukulan itu.
* Boom *
Tubuh milik Jack pun membentur beberapa bangunan dan tanah. Kepulan asap tertiup Karena benturan itu...
Tanpa ingin memberikan kesempatan bernafas Hiragi meluncur ke arah Jack dan mencoba untuk memukulnya...
Melihat Hiragi yang meluncur ke arahnya Jack hanya tersenyum. " Tertangkap... " Ujar Jack.
Mendengar apa yang diucapkan oleh Jack yang diikuti dengan senyuman kepercayaan diri membuat Hiragi sedikit terkejut.
"—Apa...? " Ujar Hiragi.
Sebelum pukulan Hiragi Benar benar mengenai tubuh Jack , Jack pun memutar tubuhnya dan menangkap tubuh milik Hiragi.
Disaat yang sama di kejauhan Rusaju telah mengaktifkan teknik milik nya , dia pun melakukan tebasan dari jarak jauh , " Teknik pedang ke 4 " Ujar Rusaju. Seketika tubuh milik Hiragi terpotong Menjadi 4 bagian dengan luka yang di akibatkan energi suci.
...* Argh *...
Tubuh milik Hiragi mulai terjatuh dan tak bisa bersatu kembali , kesadaran miliknya mulai sedikit demi sedikit menghilang...
Di jarak yang cukup jauh Jane menembakkan sihir penyembuhan kepada mereka berdua...
" Apakah kita berhasil mengalahkan dirinya ?. " Ujar Jack dengan perasaan sedikit bahagia. Dia pun menendang tubuh milik Hiragi tanpa menunjukkan ekspresi sedikit pun. Jack mulai berjalan menjauhi tubuh itu menuju ke tempat Jane...
Tubuh Jack sedikit demi sedikit sembuh karena magic milik Jane. Rusaju yang telah berada di sana pun berkata...
" Tidak. kita belum membunuh dirinya !!!. " Ujar Rusaju.
Jane yang mendengar itu hanya membuang nafas " Huh "
berbeda dengan Jane yang memahami situasi nya , Jack masih kebingungan dengan apa yang terjadi. " Apa maksudmu Rusaju ? " Tanya Jack.
Mendengar perkataan itu Rusaju menjelaskan apa yang terjadi...
" Mahkluk berbentuk Spritual , mustahil kita hajar seperti itu... " Ujar Rusaju tanpa menunjukkan rasa kaget sedikitpun.
Mendengar itu Jack sangat terkejut tubuhnya mulai berkeringat dan bergetar , perasaan merinding senang dan takut mulai bercampur di dalam kepala Jack.
***
...Awan hitam mulai menutupi langit malam dan bintang bintang , saat itu malam terasa sepi dan jauh menakutkan....
Keheningan terjadi di sana , Diantara mereka bertiga tidak ada yang berani berkata satu kata pun.
Hingga sebuah langkah kaki memecah keheningan itu. Dengan cukup waspada mereka bertiga melihat ke arah suara langkah kaki.
Terlihat dua orang manusia berjalan ke arah mereka bertiga. Dengan kulit seputih es , mata yang tidak terlihat seperti kehidupan mendatangi mereka.
" Siapa ! " Ujar Jack. Mereka bertiga tidak merasakan apapun saat itu , dari ketakutan khawatir dan gelisah telah hilang dari dalam diri mereka saat itu.
Di saat Jack dan Jane ingin mendekati mereka , tubuh kedua orang itu tiba tiba lenyap tanpa tersisa. Kejadian itu sontak membuat mereka berdua kaget ," Apa-apan " Ujar Rusaju dia langsung melakukan posisi siaga.
" Kenapa kalian terlihat takut seperti itu , tidak ada gunanya kita merasa takut !!!. " kata kata dari Jack membuat mereka berdua keluar dari khayalan mereka. Mereka berfikir " Tak ku sangka hanya karena 1 Demon membuat kita seperti ini " mereka hanya menghela nafas panjang dan berencana pergi dari tempat itu.
...Setelah beberapa langkah mereka berjalan menjauhi tempat itu , suara langkah kaki kembali terdengar di belakang mereka......
Mereka pun menoleh ke arah belakang , terlihat seseorang sedang berjalan dengan santai ke arah mereka bertiga...
Hujan mulai turun dari langit , hembusan angin kencang bertiup di ikuti suara air yang menghantam tanah.
Tanpa banyak berfikir mereka bertiga mengetahui bahwa orang yang berada di depan mereka adalah Alc Hiragi.
" Jadi begitu , kau tadi belum sepenuhnya mati ya ?. " Ujar Jack , dia pun mengambil air dengan telapak tangan nya dan membasuh wajah miliknya.
Mendengar ucapan Jack Hiragi membalas ," Tidak itu hanyalah klon milik ku yang ku buat mengunakan Magic. Kalian cukup hebat bisa membunuh Klon milik ku. " Ujar Hiragi , setelah mengatakan itu sebuah percikan aura keluar dari matanya , Dua buah sayap Demon pun tumbuh di punggung Higari.
Sebuah angin besar muncul saat , Higari mengeluarkan sayap miliknya.
Mereka bertiga yang melihat itu mulai mundur beberapa langkah
" Ini sangat gawat. " Ujar Jane , dengan perasaan tidak tenang di dalam dirinya.
Jack dan Rusaju hanya bisa terdiam melihat itu...
Setelah itu Higari terbang ke atas langit , kondisi saat itu hujan sangat deras , dengan posisi yang seperti itu jarak pandang mereka sedikit terganggu karena terkena guyuran air hujan.
Higari mengarahkan telapak tangan kanan nya ke depan dan membuat sebuah Rapalan mantra.
" Matilah atas ketidakpuasan ku dengan dunia ini , Bersyukur lah karena mendengar namaku Sebelum kalian mati " Ujar Higari dengan perasaan penuh ketidakpuasan dan kepuasan secara bersaman.
" < BLACK LIGHTNING-EATING WAVES OF DARKNESS > " Sebuah lingkaran sihir besar pun muncul. Rusaju , Jack dan Jane yang melihat itu merasakan kengerian di dalam hati mereka , kaki dan tubuh mereka mulai bergetar karena ketakutan , wajah mereka menunjukan ketidakmampuan akan apa yang tidak bisa mereka capai , fikiran mereka seperti telah di batasi oleh kebingungan.
Sebuah bola hitam yang memiliki percikan petir sebesar bola basket muncul , Bola itu mengarah cepat kebawah , beberapa puluh meter sebelum menyentuh tanah bola itu mulai membesar.
" Sial tak kusangka akan menjadi seperti ini !!! " Ujar Jack , dia pun terjatuh dan duduk ditempat sembari melihat serangan itu.
Rusaju hanya tersenyum pahit melihat itu.
" Hey kita masih bisa la–
* Boom *
Sebuah sinar cahaya memakan kata kata itu sebelum selesai , sebuah suara gemuruh pun mulai terdengar...
[ Ledakan terjadi di tempat itu. Ledakan itu setara dua gunung yang dihancurkan secara bersamaan , ]
Serangan itu membersihkan seluruh tempat itu tanpa menyisakan sedikitpun bangunan atau benda benda lain. Bahkan orang orang yang berada di sekitar sana ikut lenyap sebelum mereka sadar akan kematian mereka...
...~Di sisi lain ada seseorang yang sedang melihat serangan itu dari kejauhan......
Dia berada di sebuah tiang besar sedang berdiri memantau situasi ," Tak ku sangka sarangan milik nya akan memiliki efek sebesar ini. " Ujar nya , dengan cepat dirinya pun di terpa sebuah angin besar yang di akibatkan oleh ledakan itu...
......BERSAMBUNG......
BANTU AUTHOR DENGAN MEMBERIKAN LIKE , KOMEN , DAN VOTE. KALIAN JUGA BISA MEMBERIKAN GIFT...!!!
^^^TERIMA KASIH!!!...^^^