
Di salah satu kota di dunia EUNOIA yaitu kota One Ward.
" Kalian semua datang lah kesini !! ," sebuah ucapan perintah dari seseorang.
" Jadi kita harus datang, ya. "
.
.
.
Ini adalah sebuah kota yang sangat ramai akan penduduk , terdapat beberapa alat transportasi udara yang mengunakan energi mana , gedung pencakar langit yang begitu banyak , berbeda dengan kota Prosrid ( kota pembuangan tempat Sea berada ) kota One Ward memiliki hukum yang berlaku , meskipun memiliki hukum orang orang asli dunia ini tetap mementingkan ego mereka sendiri.
Di Salah satu gedung pencakar langit , di depan gedung tersebut beberapa orang datang.
" Hoy–hoy , sudah lama sekali aku tidak datang ke sini, karena bos meminta aku lang—
" Ketua sudah menunggu jangan biarkan dia semakin menunggu ," ucap seorang wanita pelayan menyerobot kata-kata laki laki tersebut.
" Kau–kau , kau masih saja sama seperti dulu hahahahaha ," ucap laki laki tersebut dengan diikuti senyuman lebar dan tawa di setiap ucapannya.
Tepat pada saat itu beberapa mobil berhenti di depan gedung itu...
~Jgek~
Beberapa orang mulai membuka pintu mobil itu. Beberapa orang yang keluar pun mendatangi mereka berdua.
" Apa yang kalian tunggu di depan sini , apa kalian Mau menjadi seorang security disini ?," ucap seorang laki laki sambil berjalan ke arah mereka.
Melihat orang mendekat dia pun memberikan hormat. " Tuan Rusaju salam , ketua telah menunggu tolong segera masuk ," ucap pelayan tersebut sambil sedikit membungkuk.
" Kau terlalu sopan denganku Vini , jangan lupa ada beberapa orang yang harus kau sambut seperti ini !! , aku akan masuk ke dalam. " Ucap Rusaju membalas perkataan Vini.
" Baik " Jawab Vini
" Hoy, kau tidak mau menyapa ku ?. " Tanya Jack kepada orang itu.
" Aku tidak akan menyapa seorang security, " ucap Rusaju dengan lirikan tajam ke arah Jack.
" Kau " Jawab Jack , sedikit amarah keluar darinya.
" Kalian berdua tidak pernah berubah ya , sudah seperti kakak adik, " ucap seorang gadis yang berjalan ke arah mereka , serta diikuti dengan 3 orang dibelakang nya.
Pada saat itu sebuah aura bocor dari dalam tubuh salah satu gerombolan tersebut , dia berkata.
"—Jack , jangan terlalu banyak basa basi disini !.
Vini kau tidak perlu menyapa kami satu persatu ,
Rusaju jangan tunjukan wajah mu di depanku atau kau akan mati di tangan ku.
Kita harus segera masuk !!! ."
Setelah kata-kata itu keluar tidak ada yang menjawab perkataan tersebut , mereka pun masuk ke dalam sebuah ruangan , ada sekitar 10 kursi di dalam ruangan tersebut. Di salah satu kursi ada seorang yang duduk dengan berwibawa.
Orang orang yang datang mulai duduk di tempatnya masing-masing, dan Vini pun mulai menjelaskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.
" Pertemuan ini mungkin cukup mendadak karena setiap anggota harus datang dan tanpa diskusi terlebih dahulu , karena dalam pertemuan ini kita akan membahas kejadian yang mungkin akan merusak rencana organisasi kita. " Ucap Vini, dia saat itu sedang berdiri di samping seseorang yang dari awal telah ada di sana.
Setelah kata-kata tersebut semua orang yang ada di sana terkejut , bahkan ada yang cukup panik akan hal itu.
" Apa maksud mu ?, apa yang sebenarnya terjadi di sini setelah kami pergi ?, " ucap Rusaju sambil memukul meja.
" Kukira akan ada sebuah berita baik yang datang tapi ternyata sebaliknya. " Ucap seorang gadis sambil sedikit tersenyum.
" Tenang lah !!!, Ketua akan menjelaskan apa yang terjadi " Ujar Vini. Dia pun menundukkan kepalanya sekali ke arah ketua.
" Seperti yang telah dijelaskan Vini ada seseorang yang telah merusak rencana kita, meskipun dia tidak cuma mengetahui sedikit , itu sudah termasuk fatal di dalam rencana kita," ucap seorang laki laki Dengan cukup berwibawa dan menakutkan.
" Kejadian ini terjadi di kota pembuangan Prosrid , dimana beberapa bawahan ku yang bertugas di sana terbunuh oleh seseorang , tidak cuma 1 orang bahkan 4 orang sekaligus mati secara bersamaan, dia mungkin bukan orang yang terlalu kuat tapi dia berhasil membunuhnya beberapa orang penting kita , akan berbahaya jika dia masih hidup ."
" BAIK " ucap setiap orang yang ada di sana.
.
.
.
.
Di lain sisi Kirana sedang makan bersama Geul di sebuah tempat makan di kota Prosrid , meskipun tempat tersebut tidak bisa disebut sebagai tempat makan yang layak mereka tetap lahap menyantap makanan disana.
" Bagaimana apakah kau sudah mengajarinya ?," ucap Geul.
" Iya, meskipun aku baru mengajari Tetang dasar dasar magic , menurutku itu sudah cukup. Apa yang kau lakukan akhir akhir ini aku jarang melihatmu ?," tanya Kirana.
" Haha ada sebuah organisasi yang cukup besar di planet ini ( dunia ini ) yaitu organisasi BLACK RED , aku sedikit bermain main dengan mereka akhir akhir ini , mungkin mereka akan segera datang kesini dengan kekutan penuh , ini bisa menjadi alat berkembang nya Sea ," Sebuah ucapan yang diakhiri dengan sebuah tatapan kekejaman dari Geul.
.
.
Sementara itu di waktu yang sama ,
" argh , ampuni aku !." Beberapa buah Bola api yang mengarah ke orang tersebut.
" Kau lemah , tidak sepantasnya orang lemah hidup di tempat seperti ini, " ucap Sea.
" Arg. " Teriak " kau jauh lebih lemah dariku , kau hanya menang secara curang dariku ," ucap wanita secara dengan sebuah rintisan sakit.
" Ya kau memang jauh lebih kuat dariku !!!
tapi , tidak dengan kepintaran mu, " sebuah ucapan dengan tatapan tajam dari Sea.
*Blaz
Sebuah serangan yang mengakhiri hidup orang tersebut.
" SUATU HARI NANTI ".
.
.
.
Di depan kota terdapat sebuah sihir ruang .
"Jika aku harus pergi secara manual ini akan memakan banyak waktu ." Sebuah suara asing yang tidak dikenal.....
.
.
.
.
.
(SIAPAKAH ORANG ITU)
.
.
.
BERSAMBUNG