
Saat itu Sea telah sampai di rumah Geul dan Kirana...
Sinar matahari menyorot , mengirimkan aroma yang menjanjikan , angin berhembus kencang hingga menerbangkan rambut putih Sea.
Tempat yang Sea kunjungi adalah sebuah rumah Lusu dan tak cukup besar , saat itu dia mengetuk pintu rumah itu...
Seseorang pun mulai berjalan membuka pintu , orang yang membukakan pintu itu terkejut , " Tak kusangka kau masih ingin kesini Sea Silvia , " Ujar Geul.
Mendengar ucapan itu Sea hanya membuang muka , " Dari pada membicarakan hal yang seperti ini , lebih baik kau siapkan air untuk diriku mandi. " Ujar Sea.
'Melirik— " Huh baiklah , sepertinya sekarang kau sudah menjadi wanita sepenuhnya , masuklah!!! " Ujar Geul sembari masuk ke rumah.
Sea saat itu memikirkan apa yang di ucapakan Geul , dia pun berjalan masuk ke rumah itu , " Apakah aku memang telah menjadi wanita seutuhnya ?", Fikir Sea.
Pada saat itu Sea mandi dan membersihkan tubuhnya...
Geul sedang berada di samping tempat Sea mandi , dia dengan sangat jelas melihat itu. " Kuakui walaupun dia seorang wanita yang memiliki jiwa laki laki tapi , tubuh wanitanya benar benar sangat cantik , jika dia bisa merawat tubuhnya mungkin aku juga bisa terpesona karenanya ", Fikir Geul dengan sedikit malu.
Melihat Sea yang hampir selesai Geul pun berjalan masuk " Hoy Sea pakailah baju ini. " Ujar Geul sembari memberikan bajunya.
Setelah selesai membersihkan tubuhnya Sea memakai baju barunya , dia memakai gaun hitam dengan belahan dibawah yang memperlihatkan celana pendeknya.
" Seperti yang kuduga dia benar benar cantik " , Fikir Geul.
***
Setelah Sea mengenakan baju miliknya mereka berdua pun duduk di ruang tamu yang memiliki ukuran kecil.
" Jadi apa yang membuatmu kemari ? ", Tanya Geul kepada Sea.
" Aku ingin mempelajari dasar dasar teknik mana agar bisa menjadi lebih kuat " , Ucap Sea.
" Kau— "
Sebelum Geul berkata ucapannya dipotong oleh Kirana yang baru saja tiba—
" Kau datang kesini karena dirimu lemah ?, kau kalah saat bertarung dengan orang ?,kau lemah kau payah , kenapa tuan Naikari memilih dirimu untuk membunuhnya ? , padahal kau sangat payah ", Ujar Kirana dengan rasa kesal dan amarahnya.
" Payah katamu " Balas Sea .
" Benar kau sangat payah !!! . "
" Apa maksud dari ucapan mu ? ", ujar Sea.
" Kau bahkan sangat bodoh , bukankah kau dulu tersiksa dan mati milyaran kali ? bahkan lebih , tapi kenapa kau bahkan tidak bisa membunuh mereka ? " , Ujar Kirana saat itu urat wajah nya terlihat di wajah dingin milik Kirana .
Sea yang mendengar itu berdiri dan mencoba membantah " Kau tahu mereka bertiga dan aku sendiri ", ujar Sea.
Saat itu Kirana berjalan kearah Sea dan langsung menamparnya.
* Plak * Suara tamparan terdengar di rumah itu.
" Gunakanlah otakmu , jangan jadikan itu manjadi sebuah alasan , jika kau kalah kau harusnya membalas mereka , bukan hanya datang dan merengek kepada kami meminta kekuatan , kau telah melewati banyak kematian yang berbeda gunakan lah itu menjadi pondasimu , bukankah kau ingin membunuh tuan Naikari ."
Setelah mengatakan hal itu Kirana mengajak Geul untuk pergi dari sana , sebelum mereka keluar dari pintu dan pergi Geul berkata—
" Keluarkan lah seluruh Kebencianmu , kau itu berbakat " , ujar Geul. Dia pun menutup pintu rumah.
" Apakah aku memang sepayah itu?... , mereka benar apa gunanya kematian ku hari itu !, apa aku benar benar bisa membalaskan dendam ku ?. "
" Aku tidak pernah berfikir tentang apa yang aku dapat , padahal aku telah melewati banyak sekali kematian tapi aku tidak pernah memikirkannya sama sekali , aku terlalu terpaku tentang masa yang akan datang dan tidak pernah melihat masa lalu , mungkin ini akan menjadi kata kata yang sangat arogan tapi , aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. " , ujar Sea dengan keseriusan Dimata nya.
***
Sesaat setalah itu....
Para anggota organisasi BLACK RED telah tiba di depan pintu kota Prosrid dengan sebuah portal.
" Kita akan menyebar yang bertemu orang yang dicari harap untuk melapor " , ujar Klara.
" Baik " Ucap seluruh orang yang ada disana.
Mereka pun mulai masuk dan menyebar ke berbagai arah...
***
" Itu hanya sebuah kata kata penyemangat dariku , dia tidak memiliki kekurangan yang mencolok dia memiliki kepintaran yang hebat , dia cuma kurang di keberanian nya " Ujar Kirana.
" Kata kata penyemangat ? , Haha lalu apakah kita akan pergi untuk membunuh mereka ? " Tanya Geul.
" Kau harusnya tau membunuh mereka itu sangat mudah , tapi kita harus tetap mengikuti rencana spontan yang dibuat Sea ", Ujar Kirana.
" Huh , baiklah kita akan mengikuti rencana orang yang menjual kita , Zane kemari " Ujar Geul.
Sesaat setelah itu Zane menundukkan tubuhnya di depan mereka berdua. " Zane datang menghadap tuan. " Ujar Zane.
" Lindungi Sea , korbankan nyawamu untuk melindungi nya , jangan sampai dia terluka. " ujar Geul dengan serius.
" Baik saya akan mengikuti ucapan tuan. " Jawab Zane . Zane pun segera melompat pergi dari sana.
***
Ditempat Sea berada...
" Ini sudah hampir 3 hari dengan perjanjian yang ku jalankan , Untuk sekarang lebih baik aku membunuh mereka terlebih dahulu , " Fikir Sea. Sedikit nada kebencian tersirat dari ucapannya.
Sea pun pergi meninggalkan tempat itu dan mendatangi sebuah rumah...
" Menurut informasi yang kudapat harusnya mereka ada di tempat ini. " Fikir Sea.
Sea pun masuk dengan hati hati dan dia memeriksa tempat itu ,
" Apakah tempat ini sudah tidak berpenghuni ?, Seperti nya aku salah langkah lagi kali ini " ujar Sea.
" Lebih baik aku bertemu dengannya terlebih dahulu ", Ujar Sea.
***
Sea pun pergi ketempat dia disekap dulu—
" Seperti nya diriku yang pertama datang kemari ", ujar Sea.
" Tidak kau bukan yang pertama , tapi aku yang pertama ", Ujar seseorang. Dia pun berjalan ke arah Sea berada.
Dengan sedikit melihat ke arah orang yang berkata , Sea berkata , "Jadi kau yang pertama Jane ?, dan sepertinya kau tidak datang sendiri , apakah kau meragukanku . " Ujar nya yang melihat dua orang yang sedang berjalan mengikuti Jane.
" Aku tidak meragukan mu tapi mereka meragukan mu ", ujar Jane sambil menunjuk 2 temannya.
Setalah mengatakan itu Jack yang dari tadi hanya melihat seketika terpesona oleh kecantikan milik Sea , Bukan hanya Jack Ichika juga terpesona oleh Sea.
[ Jack adalah seorang pria yang memiliki kulit coklat gelap dengan rambut model mohawk. ]
[ Ichika adalah seorang gadis yang memiliki rambut panjang twintail berwarna kuning , memakai pita di kepalanya , dia adalah gadis yang selalu tersenyum kapan pun dan dimana pun, dia orang yang berkata kakak adik kepada Jack. ]
" Seperti nya aku dalam bahaya , ini benar benar gawat ", Fikir Sea.
( Apa yang akan mereka lakukan kepada Sea ? ).
***
Dilain sisi tepat nya di luar UNIVERSE utama Naikari telah sampai ditempat yang ia tuju ,
" Jadi ini Istanamu mu , Hoy , kau ada disini " Triak Naikari.
".........."
" Apakah kau pura pura tidak disini , bagaimana jika aku lempar sedikit sihir Tingkat Dragon? atau mistik? " Ujar Naikari sembari merapalkan mantra.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG....