
Setelah memakan makanannya Sea membersihkan mulutnya dengan sebuah tisu. ( meskipun yang sebenarnya tidak ada satupun makanan atau minuman yang tertinggal di bibir nya. )
" Hmm , Kita tidak saling mengenal , tapi aku mengenal dirimu. Kau Audi kan ? " , Ujar Sea....
...----------------...
......................
Audi yang mendengar itu pun cukup terkejut " Eh kau mengenalku ? ", Ujar Audi.
Audi berfikir apakah aku cukup terkenal ? , atau kah gadis yang berada di depannya adalah seorang penguntit.
Sea menjulurkan tangannya dia berkata ," Sebelumnya perkenalkan , namaku adalah Sea Silvia ."
Audi memegang tangan Sea dan dia memperkenalkan dirinya ," Namaku adalah Audi " ujar Audi.
Setelah itu mereka melanjutkan percakapan dengan membahas beberapa hal ," Aneh , kukira dia hanya berbohong kepada ku karena tidak mengenali wajah ku . Tapi setelah percakapan ini dia tidak menunjukkan tanda tanda kebohongan ", Fikir Sea.
Karena Sea ingin mengujinya lagi dia pun mengambil resiko , " Aku belum berkata padamu ya... Aku melihat pertarungan antara kau dan dua temanmu melawan seseorang !!! " Ujar Sea.
" Jadi begitu... Apakah kau juga mendengar nama ku dari kedua teman ku ? " , tanya Audi.
" Iya... ",
Audi yang mendengar itu dia menjawab " Jujur saja , Orang bertopeng itu sangat kuat dengan banyaknya Artefak dan item miliknya . Jika kami tidak mempertaruhkan segalanya , dapat dipastikan kami akan kalah ", Ujar Audi dengan nada mengeluh.
Sea yang mendengar itu , dia terkejut " Orang bertopeng...? Tunggu.... , benar juga aku memakai topeng saat melawan mereka " Fikir sea.
Sea menjawabnya dengan sedikit tertawa " Ya , dia bisa bertahan hanya dengan Artefak , kalian hebat bisa menang darinya ."
Mereka berdua pun melanjutkan makannya...
" Baiklah , sepertinya tidak ada yang akan kita bicarakan lagi , jadi... terima kasih telah menemani ku makan di sini " , Sea ingin pergi membayar makanan yang ia pesan.
Audi berbicara dan menghentikan langkah kaki Sea ," Tu-tunggu , apakah kita masih bisa berbicara ? " ujar Audi yang merasa malu.
Sea yang melihat wajah Audi yang malu menjawab ," Baiklah jika itu mau mu ". Dia pun membayar makanan yang ia beli.
" Kenapa kita tidak berkeliling ? " Ujar Sea mengajak Audi pergi dari tempat itu.
~ Sea dan Audi pun meninggalkan toko itu...
Walaupun Sea telah meninggal kan tempat itu , kericuhan masih ada di tempat itu bahkan ada beberapa yang masih mengikuti sea...
Audi melihat wajah Sea dan berkata ," Tak ku sangka Silvia punya banyak penggemar ", Ujar Audi dengan sedikit tertawa kecil.
Mendengar itu Sea seketika berhenti dia juga menatap wajah Audi yang sedang tertawa , " Apakah mereka terlihat seperti penggemarku ? " Ujarnya dengan nada kesal.
Sea pun berjalan sedikit lebih cepat dan meninggalkan Audi...
" Tunggu... " Ujar Audi , yang mencoba untuk mengejar Sea.
Audi yang telah berada di dekat Sea berkata ," Apakah kata kata ku tadi menyinggung perasaan mu ??? , jika itu iya tolong maafkan aku ".Audi pun memegang sebelah tangan Sea dengan kedua tangan miliknya.
Sea pun melanjutkan kata-katanya , " Mungkin tidak semua laki laki seperti ini , tapi ada banyak yang seperti ini . Laki laki yang hanya tertarik dengan wajah nya seberapa cantik dia , ataupun perempuan yang tertarik dengan wajahnya seberapa Tampan dia . Tanpa mempedulikan kepribadian nya baik atau buruknya dia..."
" Asalkan dirimu cantik atau tampan bahkan Ketulusan bisa kalah dari hal seperti ini " Ujar Sea.
" Apakah kau tahu ? , Memiliki wajah cantik seperti ini bukanlah sebuah berkah , namun hanya sebuah musibah , dilihat banyak laki laki menjadi pusat perhatian dan menjadi bahan nafsu bagi para laki laki. Mata mereka tidak akan bisa berhenti melirik tubuh wanita " Ujar Sea.
" Bahkan jika aku bisa aku ingin pergi dari tubuh ini " Ujar Sea.
Audi yang mendengar itu semua hanya terdiam dan tertegun dia berfikir , " Ya...Apa yang dikatakan oleh Sea tidak salah sama sekali , kehadiran Sea yang masuk ke dalam toko tersebut bisa menjadi bukti , bahwa mereka akan tergila gila hanya dengan kecantikan semata . Bahkan diriku juga beberapa kali merasakan nya walaupun tidak separah dia ."
Melihat Audi yang hanya terdiam dan memikirkan kata-kata itu hanya membuat Sea tertawa , " Haha , kau tidak perlu memikirkan kata-kata itu dengan berlebihan " Ujar Sea...Dia pun menepuk kepala Audi.
Mendengar itu Audi langsung mengunakan sihir ruang...Tanpa diketahui orang orang disana Audi dan Sea telah berpindah ke kota One Ward...
Sesampainya Sea disana dia langsung melihat sekeliling , " Jadi aku diculik ya ? Hahaha " Ujar Sea dengan sedikit tersenyum.
Seketika Audi langsung menjawab perkataan itu , " Eh–Tidak...aku tidak menculikmu . Karena perkataan mu tadi aku beranggapan bahwa dirimu ingin menjauh dari mereka jadi diriku membawamu menjauhi mereka ."
Sea hanya tersenyum untuk membalas perkataan itu..." Tapi kau tadi memanggilku apa ? " Tanya Sea.
Audi menjawabnya dengan ragu ragu " Silvia. apakah aku tidak boleh memanggil dengan nama itu "
" Tidak , kau boleh memanggil ku mengunakan nama belakang ku . Yah dari pada itu lebih baik kita pergi menyewa sebuah tempat tinggal " Ujar Sea . Sea pun mengajak Audi pergi dari situ.
~Sesampainya mereka di sebuah penginapan...
Sea dan Audi pergi ke sebuah penginapan yang tidak terlalu bagus di kota itu... Perasaan sea setelah memasuki kota ini adalah perasaan nostalgia , dia merasa bahwa dia seperti melihat bumi di sini . Seperti banyaknya gedung gedung pencakar langit yang bisa dilihat dari seluruh tempat itu.
" Perasaan apa ini ? " Fikir Sea , dia sedang melihat pemandangan kota di atas gedung.
Tiba tiba sebuah suara langkah kaki terdengar mendekati Sea " Anu-apakah kau belum mau tidur Silvia ? " Tanya Audi yang mendekati dirinya.
Sea pun menoleh dan melihat Audi , Sea menjawab , " Kau boleh istirahat dulu !!! , Kita akan melanjutkan pembicaraan kita esok hari " Sea menjawab dengan tersenyum.
Audi menutupi mulutnya yang sedang menguap " Hoam , Baiklah aku akan istirahat dulu " Ujar Audi.
Audi meninggalkan Sea disana... Tak lama kemudian setelah Sea sendiri , dia berfikir..." Kata kata ku tadi sepertinya terlalu berlebihan , mana mungkin aku mau pergi dari tubuh ini , jika diriku Benar benar pergi dari tubuh ini tubuh baruku juga harus Tampan kurang lebih setara tubuh lama ku " Fikir Sea.
" Aku tidak terlalu naif , jika dengan wajah cantik seperti ini bisa mengendalikan dunia maka akan ku kendalikan dunia itu . Jadi maafkan aku Audi berbohong padamu " , Ujar Audi.....
BERSAMBUNG...
Di tempat lain sebuah ledakan terjadi...
" Sial siapa dia sebenarnya " Ujar seorang...
...----------------...
BANTU AUTHOR DENGAN MEMBERIKAN LIKE , KOMEN , DAN VOTE. KALIAN JUGA BISA MEMBERIKAN GIFT...BANTUANYA!!!
TERIMA KASIH!!!