REINCARNATED INTO A DREAM WORLD

REINCARNATED INTO A DREAM WORLD
EPS 14 - PERASAAN JANE



" Hmm , Geul ? kenapa kau harus membuat sebuah kubah pelindung seperti itu ? " Ucap Kirana. Dia pun pergi meninggalkan tempat ini dan pergi menuju kubah milik Geul.


...****************...


Saat Kirana Sampai ke kubah milik Geul... Dia melihat banyak orang yang menyerang kubah itu.


" Apakah , mereka anggota organisasi BLACK RED ? , tapi kenapa ada banyak bawahan disini , kenapa orang yang ku lawan tidak membawa bawahan satu pun , Mungkin ada faktor ketidak sengajaan disini ", Ujar Kirana.


" Dia adalah orang yang sangat menyukai menyiksa bahkan melebihi ku ", Ujar Kirana.


Beberapa orang disana mulai melihat Kirana salah satu dari mereka berkata " Lihat !!!, Dia salah satu orang yang harus kita bunuh ."


Kirana tidak mempedulikan itu , meskipun beberapa mulai menyerang Kirana di hanya berfikir , " Teknik pemangilan Demon ?, bagaimana jika aku bunuh mereka, dan jadikan mereka pengorbanan untuk memanggil Demon ? " , Saat itu Kirana mengingat apa yang dilakukan no 9 di pertarungan sebelumnya.


Saat itu Kirana membunuh banyak anggota rendah dari musuh dia memotong musuh menjadi 2 bagian...


"Apakah orang di dunia ini kuat ? " , tanya Kirana.


Jumlah orang yang Kirana bunuh lebih dari 300 orang . Dia pun mulai menumpuk mayat mayat yang ada disana menjadi satu.


Sementara itu didalam kubah...


* Kurg *


Terlihat seseorang terbaring berlumuran darah , perut bagian kiri hingga kaki telah menghilang...


Dengan menunjukan senyum manisnya Geul berkata ," Hebat juga dirimu bisa bertahan sejauh ini , Apakah kita akan melanjutkannya " Tanya Geul.


" Dasar orang gila , kau akan menerima akibatnya , * Argh * " Mata Gorgon yang tadi terbuka lebar mulai menutup perlahan.


" Apakah ini batasan mu ? " Tanya Geul. Dia pun menyeret tubuh Gorgon keluar dari kubah itu , disaat dia berada di pinggir kubah , kubah tersebut mulai menghilang.


Geul dan Kirana bertemu diluar , Geul yang melihat Kirana menumpuk mayat yang ada di sana berfikir ," Apa yang membuat gadis ini sangat marah ? , hingga dia membunuh orang-orang biasa yang ada di sana ".


Sementara itu Kirana yang melihat Geul menyeret mayat berfikir ," Dia sangat kejam , bahkan dia menyeret mayat orang yang telah mati ".


Meskipun mereka berdua memiliki pertanyaan di kepala mereka , mereka berdua tidak memiliki niatan untuk saling bertanya alasannya .


Kirana hanya berkata " Tinggalkan saja mayat mu disini , dan kau pergilah untuk melihat kondisi Sea , aku akan tetap disini melihat lihat daerah sini ."


" Yah , kau juga harus segera pulang untuk membersihkan tubuh mu " , Setelah mengatakan itu Geul pergi dari sana.


Kirana yang melihat Geul semakin menjauh berfikir ," Untung gadis ini mendengarkan ku kukira dia akan membawanya dan menyiksa mayat ini di rumah ". Fikir Kirana yang melihat ke arah mayat milik Gorgon , Kirana pun mendekati mayat itu dan melemparnya ke tumpukan mayat organisasi.


Di lain sisi Geul berfikir di tengah perjalanannya "Sudah kuduga dia sedang marah , dia pasti ingin membantai lebih banyak orang tak bersalah di sana ."


...----------------...


Dua orang yang beberapa kali salah sangka dengan keadaan mereka , padahal mereka adalah 2 orang yang sangat dekat.


Seperti saat ini Geul menganggap Kirana seperti orang yang sedang marah dan membunuh orang orang yang tidak bersalah ( Geul menganggap bahwa orang yang dibunuh Kirana adalah orang biasa , padahal mereka adalah anggota organisasi ) , tapi yang sebenarnya terjadi adalah Kirana ingin mencoba melakukan pemanggilan Demon dengan pengorbanan pasukan organisasi itu .


dan Kirana menganggap Geul sedang menyiksa musuh dan menjebaknya di sebuah ruang , agar tidak ada yang mendengar jerit kesakitan dari orang itu , padahal yang sebenarnya terjadi adalah Geul bertarung secara sportif di dalam ruang bahkan dia menurunkan kekuatan nya setingkat Gorgon .


Kirana juga berfikir bahwa jasad nya akan di bawa dan dikuliti tubuh nya , tapi yang sebenarnya terjadi adalah Geul ingin menguburkan tubuh Gorgon .


Kenapa dia menyeretnya itu , karena tubuhnya tidak bisa diangkat


Sementara itu di tempat Sea...


Karena Sea dan Jane tidak menginginkan gangguan mereka pindah dari tempat itu... mereka berdua pergi ke sebuah rumah bertingkat , mereka berbicara di atas rumah tersebut.


" Jadi , bagaimana apakah kau berhasil ? ", Ujar Sea.


Saat itu Jane mendekati Sea dia memandang wajah nya , " Sepertinya ada sesuatu yang terjadi padamu , apakah kau ada masalah dengan seseorang ? ", Tanya Jane.


Sea saat itu berjalan mundur dia berkata " kau tidak perlu menghawatirkan ku , Apakah permintaan yang aku minta sudah ada " Ujar Sea dengan tatapan cukup kebencian.


Saat ini ada sebuah perasaan yang tidak pernah Jane rasakan sebelumnya muncul didalam kepalanya dia berfikir , " Ada apa dengan perasaan baru ini , apakah aku jatuh cinta padanya... ".


Sesaat setelah fikirran itu keluar Jane menolak gagasan tidak masuk akal tersebut ," Ini hanya halusinasi , mustahil diriku benar benar seperti itu" , Fikir Jane.


Sea yang tidak mendapatkan jawaban dan hanya melihat Jane melamun dia menegurnya " Hey , Apakah kau mendengarkan ku? " Tanya Sea.


Jane yang mendengar itu pun terkejut ,dia menjawab " Aku mengerti ini adalah hal yang kau minta ", Ujar Jane. Dia mengeluarkan sebuah kotak hitam dari Ruang penyimpanan nya.


Sebelum Jane memberikan kotak tersebut dia bertanya ," Lalu bagaimana dengan permintaan ku , Apakah aku benar-benar bisa bergabung dengan mereka...? " tanya Jane.


Sea yang mendengar itu hanya tersenyum manis , dia menjawab , " Aku telah mendapatkan bukti jika aku telah bertemu dengan mereka " , Setelah mengatakan itu Sea mengeluarkan sebuah surat dari dalam saku nya.


Sea pun menyerahkan surat itu ke arah Jane , " ini adalah surat undangan dari mereka " Ujar Sea.


Jane pun mengambil surat itu , dia juga mulai membacanya...


Setelah Jane membaca surat itu Jane juga menyerahkan Kotak hitam yang ada di tangan nya.


" Jadi , apa yang akan kita lakukan selanjutnya ? " tanya Jane.


Setelah Sea menerima kotak tersebut dia membuka dan melihat isinya , karena isi dari kotak itu seperti yang dijanjikan Sea menjawab " Kita telah melakukan apa yang kita harus lakukan untuk seterusnya , kita hanya bisa menunggu kubu mana yang akan menang " , Ujar Sea yang mulai meninggalkan tempat itu.


Karena ada perasaan yang tidak enak yang muncul dari hati Jane dia pun menghentikan Sea yang ingin meninggalkan tempat itu...


" Tunggu , aku masih belum terlalu percaya dengan mu , bagaimana jika kau yang membuat kertas ini , untuk berjaga-jaga jika kau tidak membohongi ku , kau harus melakukan ini untuk ku " Teriak Jane.


Sea melihat kebelakang . " Haha , baiklah apa yang ingin kau lakukan ? " Tanya Sea.


Jane pun mengatakan apa yang harus dilakukan Sea....... ,


" Hanya itu , baiklah itu sangat mudah " Ujar Sea.


Setelah itu mereka berdua berpisah dan meninggal kan tempat itu...


Di tengah perjalanan Jane berfikir ," Itu adalah permintaan yang sangat bodoh , apakah aku sengaja atau aku hanya tidak ingin berpisah dengan nya " , Jantung milik Jane pun berdetak kencang karena memikirkan itu.


Beberapa saat setelah itu Jack bertemu dengan Nya...


" Di mana nona Sea " , Ujar jack dengan sedikit menggertak.


" Dia sudah pergi ", ujar Jane dengan nada polos.


" A...pa... "....


BERSAMBUNG....