
Sementara itu diluar kubah...
" Dia adalah orang yang sangat menyukai menyiksa bahkan melebihi ku " Ujar Kirana.
Saat itu Kirana membunuh banyak anggota rendah dari musuh dia memotong musuh menjadi 2 bagian...
" Apakah orang di dunia ini kuat ? " , tanya Kirana.
***
Beberapa jam sebelum Kirana mendatangi ruang yang di buat Geul...
Saat itu Kirana menghampiri seseorang ditengah kerumunan , dia menepuk pundak orang itu , " Jadi kau ada disini " , ucap Kirana.
Orang yang ditepuk Kirana terkejut , dia pun menoleh kearah belakang dengan cepat "Siapa " , fikirnya.
Saat orang itu melihat kebelakang hanya ada keramaian tanpa ada tanda tanda orang yang menepuknya ," Aku harus segera pergi dari sini!!! " fikirnya. Dia pun berlari dari tempat itu dan pergi ke dalam kerumunan orang.
" Tak kusangka meskipun kota ini tidak memiliki hukum tertulis , masih ada beberapa orang yang melakukan transaksi pasar dengan baik " Fikir Kirana . Setelah dia mengatakan itu dia pergi dan menghilang di tengah kerumunan.
Orang yang ditepuk oleh Kirana lari menjauh dari tempat itu , kecepatan nya secepat suara
" Jujur saja , aku tidak terlalu suka dengan pertempuran , aku lebih memilih menjadi tukang bersih-bersih disebuah tempat , dari pada bertempur di garis depan " , Fikir nya. Keringat pun keluar dari kepalanya.
" Wah wah keringatmu banyak sekali ? , apakah kau sakit ? ", Saat Kirana mengatakan itu dia sudah berada di sampingnya dan membersihkan keringat dengan mengimbangi kecepatan nya.
Saat itu dia sangat terkejut dengan apa yang dilakukan Kirana , dengan sigap dia memukul Kirana dengan kecepatan reaksi nya...
Tetapi , " Kau memang cepat , tapi aku lebih cepat" Ujar Kirana .
Sebelum pukulan itu mengenai Kirana , Kirana telah berada di belakang dan menendang kepalanya...
* Buk. *
Dia pun terhempas ke belakang dan menghancurkan beberapa bangunan , " tak kusangka gerakannya sangat cepat " fikirnya.
Tak menunggu waktu lama Kirana melesat dan memukulnya secara bertubi-tubi. Salah satu serangan Kirana pun berhasil mengenai tubuh nya , dia pun terhantam ke tanah dengan sangat keras.
* Kugr. *
Beberapa darah keluar dari mulut nya.
" Harusnya itu tadi hanya murni kekuatan fisik ku , tapi mengapa dia sampai batuk darah seperti itu ? , apakah pukulan ku terlalu kuat " Fikir Kirana , sembari melihat kepalan tangannya.
Disekitar pertarungan mereka berdua ada begitu banyak orang yang menonton pertarungan mereka...
" Pertarungan yang cukup seru!!! , apakah laki laki itu kalah ?, Semoga pertarungan ini bisa berlangsung cukup lama " , ujar penonton 1.
" Menurut ku ini tidak akan bertahan lama " Ujar penonton 2.
" Apa maksudmu " Jawab penonton 1.
Setelah mendengar itu ada beberapa orang yang mendekati mereka berdua untuk mendengarkan alasannya.
" Itu mudah , perbedaan jumlah mana mereka berdua sangat besar , Aku bisa mengetahui mana milik laki laki itu 2x lebih besar dari ku , tapi untuk perempuan yang berada di sana aku tidak bisa mengetahui nya " , Ujar penonton 2 dengan sedikit menggerakkan kedua tangan nya.
" Tapi bukankah mana tidak menentukan 100% kemenangan " ujar penonton 3.
" Iya , Artefak Skiil dan pengunaan THREE BASIC ENERGIES mereka bisa menentukan kemenangan , bahkan jika laki laki itu memiliki pengalaman bertarung lebih banyak , dia mungkin akan menjadi pemenang " Ujar penonton 1.
Di lain sisi... setelah dia terkena pukulan , dia mulai menyembuhkan tubuh nya mengunakan sihir penyembuh , " Hey nona apakah kita pernah bertemu ? atau aku memiliki kesalahan terhadap mu ?, jika iya tolong maafkan aku "Ujar nya dengan wajah tidak bersalah.
" Diam , kau tidak perlu berpura pura aku sudah mengetahui identitas mu , kau disini untuk membunuhku kan? , majulah dasar sampah " Ujar Kirana dengan nada dingin dan wajah marahnya.
Setelah mengatakan itu Kirana mengeluarkan aura membunuhnya , aura tersebut membuat banyak penonton pingsan...
" Uhg' aura macam apa ini " Fikir nya.
Bukan hanya dia yang berfikir seperti itu , orang orang yang melihat pertarungan ini juga sangat terkejut dengan aura milik Kirana.
Tak banyak basa basi Kirana melesat dan melancarkan serangan membabi buta. Setiap serangan yang dilancarkan Kirana itu murni kekuatan fisik dan di tambah kecepatan yang lebih cepat dari suara.
Serangan yang dilancarkan Kirana hanya ada beberapa yang bisa ditangkis , serangan yang tidak dapat ditangkis mengenai tubuh nya.
Suara tubuh nya yang menghantam bangunan dan tanah , bahkan tanah sampai berlubang sedalam 15m.
Para penonton sangat terkejut dengan apa yang terjadi...
" Apakah cuma segini kekuatan dari salah satu Eksekutif BLACK RED " Ujar Kirana dengan nada mengejek.
Orang-orang yang melihat pertarungan ini sangat terkejut bahwa orang yang sedang terdesak bahkan tidak memiliki kesempatan menyerang adalah anggota organisasi BLACK RED , beberapa ada juga yang tidak percaya dengan hal itu.
" Mungkin Organisasi kuat itu hanya sebuah rumor belaka , pasti itu hanya sesuatu yang dilebih-lebihkan " , Ada juga beberapa penonton yang berfikir seperti ini.
" Berisik , kalian berisik Sekali , kau juga sangat menjengkelkan " Ujarnya , dia pun melompat untuk keluar dari dalam tanah.
" Tarik kembali kata kata mu tadi tentang organisasiku , atau kau akan mati disini " Ujarnya dengan penuh amarah.
Dengan sedikit tertawa Kirana menjawab " Untuk apa aku menarik kata kata ku jika itu adalah kenyataan nya ".
Dengan marah dia menjawab ," itu adalah kesempatan terakhir mu , jangan memohon ampunan jika kau hampir mati disini ".
Setelah mengatakan itu dia mengeluarkan sebuah Artefak tingkat Tinggi , Dia juga melepaskan sebuah sihir pemangilan.
"........"
Saat itu Dia melakukan pemangilan Demon / iblis, setelah Demon tersebut datang kedunia ini dia memakan Artefak yang dia bawa.
" Kau mengorbankan seluruh mana mu hanya untuk memanggil sebuah Demon tingkat rendah ( Normal Demon ) , apakah kau bodoh " Ujar Naikari.
Dia tidak mempedulikan kata-katanya , Karena mana di dalam tubuh nya telah habis , dia juga tidak memiliki tubuh fisik yang bagus untuk Demon miliknya tinggal di dunia ini , dia mengorbankan tubuhnya agar Demon miliknya memiliki tubuh...
* Bush. * * Argh. *
Teriak kesakitan dari dirinya karena pengorbanan tersebut...
" Hey nona , cepat bunuh dia kau bisa saja kalah jika Demon tersebut memiliki tubuh fisik " Teriak salah satu penonton.
Kirana tidak mempedulikan kata-katanya , dia hanya terus melihat kearah musuh tanpa mau bergerak sedikitpun...
Saat Demon tersebut selesai dengan pemindahan tubuhnya , orang orang yang melihat dari jauh sangat terkejut dengan apa yang mereka lihat .
Demon yang harusnya mengambil alih tubuh laki laki tersebut telah berputar menjadi , laki laki yang mengambil alih kekuatan Demon itu...
" Hahahahaha , ini adalah kekuatan yang luar biasa , dengan ini aku bisa mencapai puncak " Ujar nya dengan sangat sombong.
Saat dia mengatakan itu Aura miliknya membuat banyak orang yang berada disana cukup ketakutan... " Ini benar-benar gawat , Kita benar benar dalam bahaya , mustahil ada orang diantara kita yang mampu membunuhnya , bahkan nona itu pasti akan mati!!! ,Kita harus pergi dari sini " Ujar nya dengan ketakutan.
" Jadi begitu , ini seperti konsep .... , kau memanggil Demon Yang memiliki mana 50Rb , kau mengorbankan seluruh mana mu untuk memanggilnya , dan saat dia ingin mengambil alih tubuh mu kau memakan Artefak mu agar ingatan mu tidak bisa diambil alih dan kau bisa mengambil alih kekuatan Demon tersebut dengan bantuan Artefak itu" Ujar Kirana.
Dengan menunjukkan ke arah Kirana dia berkata dengan cukup arogan , " Jadi kau sudah faham , benar ini adalah kekuatan mutlak , jumlah mana ku bahkan mencapai <110RB> ( 110.535 ) , kau akan mati disini ".
" Benarkah? " Ucap Kirana—
Tanpa disadari olehnya , Kirana berada di depan tubuhnya , dia memukul perutnya menggunakan lengan kanan yang terlihat membeku.
* Kurg. *
" Sejak kapan kau berada disini ? ". Ucapnya dengan sangat terkejut.
Kecepatan yang digunakan Kirana adalah 2% kecepatan cahaya , orang yang tidak memiliki penglihatan super cepat tidak akan bisa melihat itu.
Serangan yang dilancarkan Kirana langsung membekukan tubuh dan jiwanya dan hancur dalam sekejap.
" Kesombongan mu tidak mencerminkan kekuatan mu " ujar Kirana.
Orang orang yang melihat itu terkejut dan tidak bisa berkata apa-apa...
" Hmm , Geul ? kenapa kau harus membuat sebuah kubah pelindung seperti itu ? " Ucap Kirana. Dia pun pergi meninggalkan tempat ini dan pergi menuju kubah milik Geul.
***
BERSAMBUNG....
MAAF JIKA ADA SALAH KATA LIKE AND KOMEN DI BAWAH AGAR AUTHOR SEMANGAT UPDATE NYA....