
~ Seuntai kata yang paling menyakitkan, adalah PERPISAHAN. Kita hidup diantara dua persimpangan, yaitu : Bertemu dan berpisah. Namun terkadang,
Ada Perpisahan, Pasti ada pertemuan kembali. Namun ada pula, Perpisahan tanpa pertemuan kembali. Dan Semua itu adalah rahasia Tuhan. Kita manusia tinggal berperan sesuai Skenarionya.
ππππππππ
Matahari mulai tersembul di langit timur, sinar merah memantul membaur, mewarnai di kaki langit... gumpalan Awan berarak saling berbaris, seakan mengejek datang nya sang surya. Namun bukanlah penghalang untuk menebarkan sinar keemasannya dan Akhirnya sinar mentari pun berhasil Menembusi disela-sela Awan putih yang menghalanginya.
sehingga perlahan-lahan awan-awan itu pun sirna, dan Mentari pun menampakkan wajahnya dengan senyum kemenangan.
ππππ
Begitu membuka matanya, Bella tersadar bila hari ini mereka akan kembali ke Jakarta. Walau pun mata masih terasa sangat berat, Bella terpaksa masuk ke kamar mandi untuk mandi.
Selesai ritual mandinya, Bella pun segera berdandan, setelah berdandan, diapun menelpon Rekan-rekan nya untuk bersiap. Lalu dia sendiri pun segera berkemas-kemas,dan bersiap-siap untuk berangkat.
Sebenarnya terasa sangat berat bagi Bella untuk meninggal kan Edo, Namun ini semua harus terjadi.
Bella tak menduga, Dia akan menemukan kembali cintanya yang hilang, di Telaga Bintang, Kepulauan Raja Ampat. dimana, di sana dia mulai merasa kan betapa indahnya Cinta Edo yang bersemi di ladang hatinya.
Bella jadi tersenyum sendiri mengenangnya..
Edo telah menggetar kan kembali deburan cinta di hatinya.
Bella selesai bereskan barang-barang bawaannya, dia pun meminta tolong Room Boy untuk membawa turun barangnya ke Lobby.
Setelah itu Bella segera keluar dari dalam kamar Hotel untuk menyusul turun ke lantai bawah, di depan lift Bella bertemu dengan Rekan-rekannya yang juga telah bersiap-siap untuk turun ke Lobby.
lalu mereka pun turun bareng menuju ke lobby Hotel.
Setelah Menata barang-barang mereka di Lobby, Mereka bersama menuju ke Pantry untuk Breakfast.
" Kapan lagi kita kembali ya ?!" Ujar Santy.
" Entah kapan ya !" kata Selly.
" Yahh jangan lupa ya, kalau mau kesini lagi, kita bareng donk ! " cetus Benny
"Iya pastilah ! Makanya kita harus terus kerja keras untuk mencapai target !" Ujar Bonar dengan dialognya yang di buat-buat .
" Pasti ! aku ingin seperti Bu Bella, selain dapat bonus Jalan-jalan, dapat Mobil dan Rumah pula." ujar Nella.
".Rekan-rekanku, Semua yang kita dapat, tak lepas dari hasil kerja keras kita, Dan aku percaya, Kalian juga dapat seperti aku.
bila kalian mau berusaha! marilah sekarang kita berkomitmen, dan berseru dengan jujur , Aku pasti bisa ! sehingga energi positif itu akan masuk ke dalam diri kita dan terus tinggal disana." Kata Bella sambil tersenyum.
" Ayo kita ucap bersama!" Kembali ajak Bella.
" Aku Pasti Bisa !!! yes..." Serentak mereka semua berseru.
" Yah bagus! coba kita rasakan energi yang masuk kedalam diri kita, dan ingat apa yang kita ucap kan itu, adalah komitmen yang kita buat !" seru Bella, memberikan semangat pada mereka semua.
" Siap Bu !" ucap mereka serentak.
Selesai sarapan, Mereka pun beristirahat sebentar di Lobby, sambil menunggu kedatangan Edo dan Carissa untuk menjemput mereka, untuk ke Bandara.
Jam 07.30, mobil yang menjemput pun datang. Edo dan Carissa keluar dari mobil, dan masuk ke dalam Lobby.
" Hai Selamat pagi semua !"Sapa Carissa dan Edo bersamaan.
" Selamat pagi Kak Edo dan kak Carissa.."ujar mereka serentak.
Bella memperhatikan keadaan Edo yang tampak tak bersemangat, mungkin karena kurang tidur, atau mungkin pula karena harus berpisah dengan Bella.
Seperti apa yang Bella pikir kan, Edo memang semalaman tak dapat tertidur, bahkan untuk pejam kan matanya saja terasa sangat sulit. Wajah Bella selalu terbayang di pelupuk matanya.
Berat buatnya perpisahan ini, Namun bagaimana lagi, tetap harus di lalui nya, sampai saatnya Dia akan ke Jakarta, untuk menemui Bella.
" Sudah Kak !" Jawab mereka hampir bersamaan.
" Kalau begitu, kita masuk kan dulu barang-barangnya di bagasi mobil." Lalu Edo serta Sopir dan di bantu Room boy, Mereka.mengangkat koper-koper ke dalam bagasi mobil, Lalu Carissa mulai mendata mereka satu demi satu.
ππππ
Mereka tiba di Bandara Jam 08.00. Di Sana Mereka bertemu dengan Bu Vania .
Lalu Bu Vania, Edo dan Carissa pun mengantar mereka Ke Counter untuk cek in. Lalu setelah itu Mereka pun bersama naik ke ruang tunggu Keberangkatan.
masih ada waktu beberapa menit lagi Mereka boarding
Mereka pun duduk berjejer dan berhadapan.
" Oh iya, mari kita Foto Group.! "Ujar Bu Vania.
Lalu mereka berdiri dengan gayanya masing-masing dan Edo pun segera mengambil Fotonya...lalu gantian Carissa yang memotret, Edo berdiri di samping Bella Dan Carissa pun menjepret nya.
Lalu Edo selfi berdua dengan Bella .
Setelah Menunggu sekitar 20 menit kemudian, terdengar suara panggilan boarding dari speaker Bandara.
Bella berserta Timnya pun langsung berdiri dan Pamit sama Bu Vania, Carissa dan Edo.
" Kami Pamit Bu Vania, Kak Carissa dan Kak Edo, Thanks banget atas semua pelayanan nya, selama kami disini, Mohon maaf bila ada kesalahan." Ucap Bella sambil meletak kan kedua tangannya di dada.
" Kami juga mohon maaf , bila mana selama disini, pelayanan kami ada yang kurang dan tidak memuaskan, sekali lagi kami mohon maaf, Semoga di lain kesempatan ,tidak kapok-kapoknya joint bersama kami, di B Z Tour and Travel ."Ucap Bu Vania juga meletak kan kedua tangannya di dada, tanda permohonan maaf.
" itu pasti Bu Vania ! Kami akan selalu joint, bila ada yang datang, akan kami kabarin " Ucap Bella tersenyum, meski hatinya sendu. Dia hanya bisa memandang Edo dalam diam.
lalu satu demi satu mereka pun saling berjabat tangan. tiba pada Edo dan Bella.
" Aku pamit Do." Ucap Bella.
" Hati-hati di jalan, Bella, tunggu aku di sana, aku akan pergi menjemput mu." Bisik Edo
" Aku akan selalu menunggu mu!" Ucap Bella Sambil berusaha untuk tersenyum. Edo juga ikut tersenyum.
Dan mereka segera memasuki antrian Boarding.
Sayup-sayup dari speaker Bandara terdengarlah lagu mengudara...
~ Vaya Condius My Darling.~
Air mata Bella tak dapat di bendung, namun dengan perlahan dia.mengusap matanya , agar tidak terlihat oleh Rekan-rekannya.
Setelah boarding, Mereka pun berjalan menyusuri Sepanjang koridor menuju ke dalam Pesawat.
Setelah antri menuju ketempat duduk, Akhirnya Mereka lega bisa duduk dengan tenang. Bella memandang di kejauhan..
" Selamat tinggal Kota Sorong, Kota yang penuh dengan kenangan, suatu hari nanti aku akan datang lagi disini untuk dia yang aku cintai, Selamat tinggal Kekasih ku." Ucap Bella dalam hati.
Sebelum Pesawat tinggal landas, Mereka. masing-masing tunduk untuk berdoa.
Dan tak lama kemudian, Pesawat yang mereka tumpangi pun meninggal kan Landasan Bandara Domine Edwar Osok Sorong, menuju ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tanggerang.
" Selamat tinggal kota Sorong, sampai ketemu kembali di lain waktu dengan cerita yang lain pula." Ujar mereka hampir bersamaan.
ππππππππ
πBersambung ke Bab 21
Mdo29072021/15.20
πππΈπΈπΈπΈπΈπΈ