Raja Ampat In Love

Raja Ampat In Love
Episode 2 Mengejar Target



Dengan Celana panjang warna hitam polos, jas hitam dan tank top warna hijau tosca, Arabella menyandangkan ransel Dipundaknya dia duduk diatas motornya lalu melaju kejalan raya menuju kantor dengan penuh semangat. hari ini dia akan mengantar faktur kekantor Rinaldy laki laki tampan yang kaya itu. bagi Arrabella dia harus fokus untuk mengejar target bonus yang Bosnya janjikan maka itu diapun memicu rekan rekannya untuk semangat dan antusias karena kadang kadang kesempatan hanya datang sekali.


Dia melaju dengan motornya Mionya walaupun sudah seringkali Mamanya peringatkan dia supaya berhati hati dalam mengemudi motor tapi sering kali dia lupa. sudah berulang kali Papanya menawarkan untuk beli mobil buatnya tapi dia tidak mau karena baginya kalau pakai motor dia lebih banyak kesempatan untuk bergerak cepat a kemacetan Jakarta ini. ada mobil kantor bisa saja dia pakai, tapi itu hanya bila benar benar dibutuhkan untuk memakai mobil barulah dipakainya.baginya bila bekerja itu harus serius tidak boleh manja. karena waktu itu sangat mahal dan apabila terlambat 1 menit saja, kamu bisa kehilangan hal hal yang besar.


Arabella membelokkan motornya memasuki area kantornya.. pa Atmo tukang parkir kantornya menyapanya.


" wahh Non Bella rajin banget.., masih pagi udah dateng.. ! " ucap pa Atmo " pagi Non " lanjutnya


" pagi pa Atmo.. " sapa bella sambil berjalan masuk kedalam kantor, dia mengeluarkan kotak plastik yang berisi kue kue yang tadi dia bawa dari rumah dan diberikan buat sapto OB dikantornya


" Sapto.., ini kue bagi ya dengan teman teman yang lainnya " ucap Bella sambil menutup ranselnya. Sapto menerimanya


" makasih non Bella." ucap Sapto sambil meletakkan kotak kue itu diatas kursi.


" iya sama sama Sapto. " ucap Bella.


Lalu Bellapun meninggalkan Sapto dan masuk kedalam lift. ketika pintu lift terbuka Bellapun keluar dari lift dan menuju ruang kerjanya. dia mengambil cangkir dan meminum teh yang masih hangat. rupanya sudah sejak tadi Sapto telah menyediakan teh buatnya.


dia membuka laptop dan memeriksa kerjaannya kemarin dia pelajari kembali dan sesudah itu diapun print. lalu dia coba WA Pa Rinaldy yang mana memberitahukan bahwa jam 10.00 nanti dia kekantornya untuk membawa Faktur pembelian.


Bonar mengetuk pintu..


" masuk ! " seru Bella.Bonar berjalan masuk .


" pagi Bella.. " sapa Bonar sambil menarik kursi dan duduk dikursi didepan Bella.


" Bella.., kemarin aku dapat 5 unit lho.. " ucap Bonar.


" itu lumayan Bon, tingkatkan terus ya penjualannya. jadi udah berapa yang kamu jual " tanya Bella


" udah 8 unit Bell, tapi yg 1 type studio. "ucap Bonar


" nggak apa apa Bon. yang penting kita itu ada usaha. " ucap Bella


" si Rinny juga katanya udah jual 7 unit.. " ucap bonar lagi


" makanya beri terus semangat untuk mereka semua ya.. biar kita bisa sukses !" seru Bella


"Sekarang Bonar, tugas kamu tolong cek hasil penjualan disemua Mall tempat kita adakan pameran.


" baik Bella.. ! " ucap Bonar


" juga Bonar, tolong sampaikan buat semua rekan tim kita,kalau besok sebelum pulang kita adakan Evaluasi. " ucap Bella.


dari baik akan aku sampaikan. " ucap Bonar. Bonar dan Bella teman sewaktu SMA makanya mereka sangat Akrab.


Bella sangat memiliki jiwa kepemimpinan yang diwarisi dari Ayah. lembut, suka bercanda namun ada juga saatnya dimana dia itu harus bersikap disiplin dan tegas..


makanya teman teman sekantornya segan padanya.


Bella menerima telpon dari PT. Eka Satria


" Hallo selamat pagi bu Bella, Bu Bella saya Eko, bisakah kita ketemu jam 12 nanti ? " tanya Eko.


" maaf Pa Eko, ada urusan apakah " tanya Bella.


" begini Bu Bella, saya ingin Investasi Apartemen yang anda tawarkan, tapi saya ingin penjelasan sedetail-detailnya bu. " ucap Eko.


" sebentar ya Pa Eko, sy cek dulu jadwal saya ya. " jawab Bella lalu dia mengambil buku agendanya dan diceknya.


" okey Pa, kebetulan Jam 12.00 saya nggak ada jabwal makanya saya bisa ketemu dengan anda.dimana kita ketemu Pak ?" ucap Bella


" Di Yudy Cafe ya. ! " ucap Eko.


" baiklah Pa.. jam 12.00 saya sudah disana. " ucap Bella


" terima kasih bu Bella,sampai ketemu nanti. " ucap Eko.


" Okey Pak. ! " jawab Bella.


Ketika Bella mau berdiri untuk mengambil Brosur yang ada dilemari pajang tiba tiba pintu diketuk orang.


" iya masuk " seru Bella dikira teman kerjanya.


seseorang mendorong pintu dan masuk.


" Selamat siang Bella sayang.. ! "


" selamat siang.. Tante Rinny ? " Bella terkejut melihat orang yang masuk.Tante Rinny adalah ibu dari Dilla temannya.


"kok tumben tante kesini, ada apa ya tan, bagaimana keadaan Dilla ? " tanya Bella sedikit khawatir karena tidak biasanya Tante Rinny ini kekantor Bella. dia khawatitr jangan sampai temannya kenapa kenapa.


" Dilla baik Bell, tante kesini tanpa setahu Dilla.. soalnya ada yang ingin tante bicarakan dengan kamu. " ucap Rinny


" mengenai apa tan ? " tanya Bella heran


" mengenai Eddo Kakaknya Dilla.. " ucap Rinny.


" ada apa dengan kak Eddo tan ? tanya Bella kembali semakin tidak mengerti.


" seperti kamu tau ,kalau Eddo itu orangnya sangat pemalu dan itu yang membuat dia sulit punya pacar padahal usianya sudah 27 thn " ucap Rinny


" terus bagaimana tan ? " ucap Bella merasa semakin rumit.


" begini Bella, setelah tante bicara sama bapanya Dilla, kami sepakat untuk menjodohkan Eddo dengan kamu Bella.. kamukan belum punya pacarkan.. ?!" ucap tante Rinny. Bella kaget sampai membuka mulutnya tanpa dia sadari.


" jodoh,tante.. ! ahh nggak tante Bella belum mau pacaran,Bellakan mau ambil S2 dulu dan lagi usia Bellakan masih 22 tahun. ! " seru Bella.


" nggak papa Bell, maksud tante Bella mau membuat sampai Eddo jatuh cinta sama Bella dan sudah itu kalian pacaran dulu. " ucap Rinny.


..." maaf tante, bukannya Bella mau menolak niat baik tante.. tapi Bella belum ada niat untuk pacaran..Bella saat ini ingin fokus aja dikarier Bella. apalagi tante nyuruh Bella untuk goda kak Eddo..Bella nggak bisa tante maaf ya. " ucap Bella sambil memegang tangannya Rinny. Rinny kelihatan agak sedikit kecewa....


" nggak apalah kalau kamu keberatan, tapi kamukan sahabatnya Dilla., sering main kerumah donk. " ucap Rinny kembali


" okey Bella. tante pamit dulu dan jangan beritahu Dilla ya kalau tante ketemu kamu. ucap Rinny sambil berdiri.


"baiklah tante. " ucap Bella juga berdiri dan mengantar tante Rinny sampai depan pintu.


" maaf ya tante udah mengganggu kamu. " ucap Rinny


" nggak apalah tante. " ucap Bella. Rinny melangkah pergi dan Bella kembali menutup pintu dan berjalan ketempat "


ada ada saja Tante Rinny.., seenaknya aja mau jodohin orang..dikira zaman Sitti Nurbaya kali. 😊😊😊batin Bella


Bella tersenyum sendiri..


Alfreddo kakaknya Ardilla sahabat Bella itu memang tampan namun sikapnya yang dingin itu yang membuat semua orang menganggapnya sombong. walaupun sekarang dia telah punya usaha sendiri dan sangat sukses namun tak ada seorang perempuanpun yang mau mendekatinya.


" aduh ada ada saja Tante Rinny.. " ucap Bella sendiri.


Bella melihat jam sudah jam 9.15. dia telah berjanji untuk ketemu pak Rinaldy dikantornya.Lalu Debby bersiap siap dan sebelum pergi dia coba untuk konfirmasi kembali.


" Hallo selamat pagi Pa Rinaldy ? "sapa Bella


" ya hallo bu Bella " ucap pa Rinaldy


" saya cuma mau cek apa Pak Rinaldy sudah dikantor ? " ucap Bella


" sudah bu Bella, saya tunggu ya.. ! ucap Rinaldy


" baik saya segera kesana Pak. " ucap Bella.


menutup telpon dan mempersiapkan semuanya dan berjalan keluar dari ruang kerjanya dan berjalan menuju lift.. ketika dia mau masuk kedalam lift ..dia bertemu


dengan Sisi dan Meiny dari bagian admin. rupanya mereka juga mau turun keground.


" Haii Bella " tegur mereka serentak


" haii juga " sapa Bella


"mau kemana Bella ? " tanya Sisi


" mau ketemu klien si. " jawab Bella. pintu lift terbuka dan merekapun melangkah keluar.


Bella rencana kali ini dia nggak pakai motor karena kerjanya yang selalu ada hubungan dengan uang dia selalu pakai mobil kantor.


lalu dia meminta kunci mobil di Resepsion dan dia menuju parkiran.diparkiran dia membuka pintu mobil lalu menjalankannya keluar dari area kantor dan diapun melajukan mobil Avansa gold itu dengan kecepatan sedang menuju kekantor Bonanza Jaya.


Sesudah sampai disana dia memarkirkan mobilnya diarea parkir kantor lalu dia masuk kekantor ketemu Resepsionis.


" selamat siang dek, saya mau ketemu dengan Pak Rinaldy " ucap Bella


" selamat siang bu, apakah ibu sudah janjian dengan Bapak ? " tanya Resty Resepsionis itu.


" sudah dek, kita janjian jam 10.00 pagi ini" uca Bella.


" baik bu, saya coba hubungi Bapak. setelah itu dia telpon Pak Rinaldy.


" okey bu, saya akan mengantar ibu keatas" ucap Resty sambil tersenyum.


" baiklah, terima kasih. " ucap Bella dan segera merekapun naik keatas melalui Lift. dilantai tiga lift berhenti dan mereka melangkah keluar berjalan kearah ruang Direktur


Resty mengetuk pintu..


" iya Silahkan masuk !" ucap Pak Rinaldy dari dalam. " lalu Resty membukakan pintu mempersilahkan Bella masuk.


" terima kasih " ucap Bella pada Resty lalu Bellapun melangkah masuk


"selamat siang Pa Rinaldy. " ucap Bella sambil menjabat tangan Pa Rinaldy.


" silahkan duduk bu Bella. " ucap Rinaldy sambil tersenyum.


Bellapun duduk dikursi didepan Rinaldy. lalu Bella mengeluarkan berkas dari dalam tasnya.


" aku sudah menyiapkan surat perjanjian jual beli dan Fakturnya,dan juga Kwitansinya Pak, tinggal bapak pelajari dan tanda tangan. " ucap Bella


" baiklah saya akan mempelajarinya " ucap Rinaldy sambil membaca satu demi satu lembaran lembaran surat perjanjian jual beli itu.


" baiklah saya sudah baca dan saya menyetujuinya. " ucap Rinaldy lalu mengambil bolpoin dan menanda tangani surat perjanjian jual beli apartemen tersebut dan dia membaca faktur.. lalu mengambil cek dari dalam laci dan menulis jumlah tertentu dan diberikan pada Bella. Bella membacanya dan menanda tangani kwitansi bukti penerimaan uang dan diberkan buat Rinaldy.


" jadi saya bayar separuh dulu dan bilamana Apartemennya sudah dibangun separuh,baru saya akan lunasin pembayaran seluruhnya " ucap Rinaldy.


" Baiklah Pa Rinaldy, kami sangat berterima kasih atas kerja samanya ya Pak. okey Pak saya kira begitu saja, saya pamit dulu. " kata Bella sambil bangkit berdiri dan menjabat tangan Rinaldy lalu pamit.


Bella memasuki lift dengan hati penuh sukacita.sampai diluar dia masuk kemobil dan melaju menuju Yudy Cafe untuk ketemu dengan Pak Eko Klien barunya lagi.


15122020


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


thank ya sudah membaca Novel saya..


jangan lupa di Like dan di Vote juga Komentarnya ya. ***


juga silahkan mampir diNovel saya yang lainnya..


*****Melangkah ditengah Badai*****


dan Gaun Pengantin **buat Elena**


*******


"