Raja Ampat In Love

Raja Ampat In Love
Bab 12 Puncak Piainemo.



Pagi ini Arabella Bangun Lebih awal dari biasa nya. Dia ingin menikmati keadaan Alam Raja Ampat di Waktu subuh.


Bella keluar dari Homestay nya, Langsung turun ke bawah dan berjalan menuju ke tepian pantai, Sementara itu, Cuaca masih Remang-remang, Udara juga masih dingin, Dan suasana juga masih sangat sepi, Hanya lah terdengar Deburan ombak dan kicauan Burung-burung, menyambut datang nya pagi hari. Mentari pun mulai Mengembang kan sinar nya di kaki langit di ufuk timur.


Bella Menghampiri Para-para, Tempat duduk yang terbuat dari Kayu dan di atas nya teratur bambu bambu yang di belah rata. Biasa Tempat ini bisa untuk duduk, tapi bisa pula di pakai tidur, atau di jadi kan meja.


Bella pun duduk disitu. Dia tak ingin melewati moment yang indah ini, Karena terkadang, Kesempatan itu, hanya datang sekali saja dalam hidup.


Bella duduk di atas Para-para sambil kedua tangannya memeluk kedua lutut nya. pikiran nya begitu tenang dan hati nya terasa begitu nyaman.


Tanpa dia sadari, Seseorang Telah duduk di Samping nya, Sehingga membuat Bella Terhenyak kaget.


" Kak Eddo?! " Ucap Bella. Eddo tersenyum.


" Kaget ya ?" tanya Eddo masih tersenyum memandang Bella yang dalam keterkejutan nya.


" Iihh Kak Eddo.., Aku kaget! " kata Bella, sambil memukul bahu nya Eddo


" Maaf, Maaf ya.., Makanya jangan suka melamun !" Ucap Eddo, Sambil tertawa, Bella pun ikut tertawa


" Aku nggak ngelamun Kok! Tapi aku sedang meresapi ketenangan Alam di tempat ini. " ucap Bella tersenyum.


" Ahh Bohong ya, Lagi melamun Apa ? Ingat Pacar ya?! Tanya Eddo.


" Ach Kak Eddo bisa aja ! Aku nggak punya Pacar Kok! " ucap Bella.


" Masa Secantik ini, nggak punya Pacar. " Kata Eddo. Bella tersenyum.


" Aku mau cari Pacar di Papua saja! " Kata Bella sambil tertawa.


" Nggak takut tinggal di Papua ?" Kata Eddo.


" Aku hanya becanda, Kak Eddo ! Tapi kalau memang jodoh ku disini, kenapa harus takut?! " ucap Bella tertawa lagi. Eddo pun ikut tertawa.


Lalu mereka berdua pun Berbincang-bincang. Tanpa terasa matahari telah bersinar terang.


Para penghuni pulau itu, satu demi satu pun mulai bangun. Termasuk Bonar dan Nella. Mereka berdua pun berjalan menuju ke tepi pantai.


Ketika melihat Bella dan Eddo sedang Duduk berdua di Para-para, Bonar pun mendehem..


" Hmm Hmm.. ada yang berduaan ya!" Canda Bonar.


Eddo dan Bella tak menanggapi nya. Mereka hanya tersenyum.


" Kak Eddo, Jam berapa ya kita ke Piainemo? " Tanya Bonar.


" Jam 08.00, Setelah kita sarapan nanti. " Ucap Eddo.


Lalu Bonar dan Nella pun duduk bergabung dengan Bella dan Eddo.


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Ketika Bella melihat Telah jam 06.00, Dia pun beranjak masuk ke Homestay untuk mandi, lalu mempersiap kan diri, untuk mau berangkat ke Piainemo nanti.


Mereka semua telah rapi, dengan Gaya nya Masing-masing, dan berkumpul di Ruang makan untuk sarapan.


Sesudah sarapan, Eddo yang di bantu oleh Crew Speadboad, segera menaik kan bekal untuk makan siang nanti, di dalam Speadboad, juga keperluan lain nya.


Dan Mereka pun beristirahat sebentar, Pas pada Pukul 08.00, Bella dan teman-teman nya pun segera naik ke dalam Speadboad dan sesudah Absen satu demi satu, Dan telah lengkap Semuanya, Driver dan Nachoda pun menjalan kan Speadboad nya kembali menuju ke Samudra biru.


Speagboad pu kembali menyusuri Samudra lepas. membelah Lautan dan meninggal kan buih-buih Putih, Menghiasi sepanjang laut yang telah di lalui nya.


Terdengar suara deru mesin yang membahana megusik Keheningan di Pagi hari. Melaju bagai kan terbang di atas Samudra biru, menuju ke Piainemo, Surga Wisata Alam Raja Ampat.


Mereka semua pada Gembira dan menikmati Perjalanan yang indah ini, Dengan memandang hamparan Pulau Raja Ampat yang indah mempesona.


Bonar, Kristo dan Benny, duduk di bagian atas Speadboad, Sambil memotret Pemandangan-pemandangan yang indah itu. sambil Mereka bermain gitar dan bernyanyi.


Perjalanan yang memakan waktu Lebih 2 jam, Akhirnya Mereka pun memasuki Perairan Piainemo.


Kembali Arabella dan Teman-teman nya terkagum-kagum dan Panorama nya Alam Raja Ampat.


" Sungguh Mempesona...!!" teriak Bonar.


Kembali mata mereka di suguh kan dengan Pemandangan yang begitu menakjub kan, Karena disini berbeda lagi dengan pemandangan yang ada di Teluk Kabui. Kalau disini gugusan-gugusan karang yang berbentuk Kerucut, bulat sangat banyak dan di tumbuhi oleh pohon-pohon yang menghijau.


Kelucuan Bonar membuat Semuanya pada tertawa.


" Kristo, Coba kamu tampar aku, Apa kah aku bermimpi?? " Ucap Bonar.


Semuanya tertawa mendengar kicauan Bonar.


" Ini nyata Bonar, Ini di Piainemo, kita sekarang sudah tiba di Piainemo Bonar sayang ! " Ujar Carisa, sambil mengusap Pipi Bonar, dan mereka pun tertawa kembali. Akirnya Bonar berdiri di atas Spead boad dan berteriak.


" Piainemo, I'm Coming!!! " Teriak Bonar kuat-kuat.


Spead boad merapat di dermaga, Mereka satu persatu pun keluar dari Speadboad dan turun di dermaga yang terbuat dari kayu itu.


Eddo dan Carisa pun memberi pengarahan, Sesudah itu mereka pun mulai menapaki anak tangga itu Satu demi satu, untuk menuju ke Puncak Piainemo.


Walau pun dengan napas yang ngos ngosan, Rombongan Bella pun dapat menakluk kan Lebih dari 300 anak tangga, akhirnya mereka dapat mencapai Puncak tertinggi di Piainemo.


Mereka jadi lebih kagum lagi pada Keindahan Alam Raja Ampat, Yang keindahan nya sulit untuk di lukis kan dengan kata-kata.


Setelah di atas Mereka pun mengambil Foto sepuas nya, Di bantu oleh Eddo dan Carisa, sehingga mendapat Foto yang begitu indah.


Mereka juga membuat Foto Group, yang di Potret oleh Eddo.


" Nanti pulang, kita ceritain pada Boss, Agar Boss harus kesini. Menyesal kalau nggak kesini. " Kata Bonar.


Semua nya benar-benar menikmati keindahan ini, Meskipun harus Ngos-ngosan dulu.


" Dengar Teman-teman, Semua yang kita nikmati saat ini, adalah upah dari kerja keras Kita semua. Makanya saya harap, sepulang nya dari sini. kita bekerja lebih giat lagi, Siapa tau, di Kesempatan berikut, Bonus kita lebih dari Ini. " Ucap Bella.


" Setuju Bu Bella! Kami akan lebih giat lagi bekerja. " Ucap Mereka serentak.


" Iya, Siapa tahu, Bonus kita berikut nya ke Hawai. " Ucap Bonar, dan semuanya tertawa.


" Bisa saja Bonar !! Bila kita dapat mencapai target 100 unit Rumah. " Kata Nella, Dan mereka tertawa lagi.


Setelah puas Foto-Foto dan bercanda, Mereka pun kembali menapaki anak tangga dan turun menuju ke Dermaga.


Setibanya di Dermaga, Mereka pun istirahat sebentar lalu mereka kembali masuk ke dalam Speadboad. Dan Driver pun menjalan kan Speadboad nya menuju Ke Telaga Bintang.


πŸ‘‰ Bersambung ke Bab 13


Mdo 04052021


πŸ’•πŸ’–πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ


Thank's ya bagi yang sudah mampir.


Jangan lupa Like, Vote dan Komen nya ya. untuk support buat Author Agar selalu rajin untuk Up date.πŸ™πŸ™


Baca juga Novelku yan lain nya.


***Melangkah di Tengah Badai


Gaun Pengantin buat Ellena


Missi Rahasia Psikolog Cantik***