Raja Ampat In Love

Raja Ampat In Love
Bab 18. Lesehan di Bendungan



~ Waktu yang terus berlalu dan tak akan kembali lagi. Namun bila ada rasa Cinta yang membelenggu hati, Cinta itu akan menghantar kan kita untuk kembali, meski pun di hari dan waktu yang berbeda. ~


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Setelah puas berkeliling Pulau Doom, Carisa mengajak mereka untuk mampir di Salah satu Warung yang menjual Pisang raja goreng, Carisa lalu memborong nya, dan mereka pun duduk makan pisang goreng sambil duduk ngobrol sama Mbak Fanny penjual Pisang goreng.


" Disini pisang goreng nya sangat enak, rasanya beda dengan yang lainnya, rasa nya renyah dan gurih, benar-benar krispy banget. " puji Carisa sambil tersenyum.


" Wah.. pengen minta resepnya nih Mbak Fanny." Ujar Bella, sambil tersenyum


" Resep nya biasa aja Mbak, tergantung yang menggoreng nya ! " Kata Mbak Fanny sambil tertawa kecil.


Setelah selesai makan. pisang goreng dan minum Kopi. Mereka pun segera pamit pada Mbak Fanny yang menurut Carisa dan Eddo, yang orangnya sangat terkenal baik, ramah dan murah senyum.


Setelah meninggal kan pulau Doom, mereka pun kembali ke kota Sorong.


Di Halte Doom telah menunggu mobil yang akan mereka tumpangi.


Di dalam perjalanan, Bonar bertanya pada Carisa.


" Dari sini kita kemana lagi Kak? " tanya Bonar pada Carisa.


" Dari sini, Kita akan ke suatu tempat untuk makan siang. " ujar Carisa.


".Wahh.. makan terus kita nih.. sampai Jakarta nanti baju kita nggak muat lagi. " ujar Bonar sambil tertawa.


" Yah begitulah yang nama nya liburan, Makan, tidur dan Jalan-jalan. " Ujar Kristo tertawa.


" Tapi Bang Bonar kan doyan makan!? baik libur mau pun nggak, Makan selalu Number One ! " ujar Nella tertawa.


" Ya iyahlah, Kalau nggak makan bisa kurus aku !" Ucap Bonar. mereka semua pun pada tertawa.


" Itu perut nya sudah kaya gitu, masih mau nambah lagi !" kata Rinna.


" Iya, kejar target kali ! " Kata Selly.


Mereka kembali tertawa, Bonar hanya cengar- cengir saja dengan senyum khasnya.


Itulah kebersamaan mereka selama liburan, Mereka benar-benar menikmati hari-hari nya penuh dengan canda dan tawa, sebelum mereka kembali lagi ke Jakarta untuk menjalani aktivitas mereka dalam pekerjaan, yang kadang-kadang membuat mereka merasa jenuh menghadapi nya.


Mobil pun melaju dengan kecepatan Sedang menuju Tugu Merah.


Setibanya di Tugu Merah, Atas anjuran Eddo, Mereka lalu turun untuk Foto-Foto.


Eddo pun mengambil Foto nya bersama Bella.


setelah itu Mobil mereka pun melaju menuju ke Kebun buah Naga.


Eddo membeli beberapa kilo buah Naga dan juga Jambu kristal, lalu di simpan di mobil.


Gabby bersama teman-temannya pun berfoto-foto dengan latar belakang kebun Buah Naga.


Setelah puas berfoto-foto, Mereka pun segera kembali ke mobil.


Langsung Driver pun membawa mereka ke suatu tempat yang di sebut Bendungan.


Di tempat ini terdapat warung Lesehan yang berbentuk panggung dan terbuat dari papan.


Mereka semua masuk dan duduk mengitari meja panjang.


Pelayan datang untuk memcatat pesanan mereka sesuai dengan selera mereka masing-masing.


dan kebanyakan mereka memesan Ayam kampung bakar Lalapan, serta minumnya Air Kelapa muda.


Sambil menunggu makanan nya, Mereka duduk sambil berbincang -bincang dan makan Jambu kristal.


Ketika Makanan nya telah di hidang kan, Bella serta teman-temannya, bersama Carisa dan Eddo juga para Drivernya, Mereka pun duduk makan dengan santai sambil menikmati Ayam bakar yang sangat enaknya.


Mereka kembali ke Hotel ketika telah jam 5 sore.


Eddo dan Carisa langsung pamit, dengan janji pada jam 7 malam akan menjemput Mereka untuk makan malam.


Arabella bersama yang lainnya pun segera kembali ke kamarnya masing-masing untuk mandi dan istirahat sambil menunggu jemputan untuk makan malam.


Bella merasa capek banget, setelah mandi, Bella pun naik ke ranjang untuk beristirahat, Tanpa sadar dia pun terlelap dalam tidur.


Bella terkejut bangun di saat terdengar dering Ponsel nya. dia segera bangun dan. mengambil Ponselnya di Atas nakas serta melihat nya, ternyata dari Eddo.


~ haloo.. Do.. ~ Sapa Gabby.


~ Iya Bella, Sudah siap, belum?! ~ tanya Eddo


~ Sorry ya, Aku baru bangun waktu mendengat telpon mu. ~ ujar Bella.


~ Klo begitu, siap ya.. nanti aku tunggu. ~


kata Eddo.


~ Baik lah sayang ! ~ kata Bella lalu mengakhiri pembicaraan,


Lalu dia pun menghubungi teman-temannya untuk memasti kan bila mereka telah bangun dan mandi.


Sesudah selesai berdandan, Lalu Bella menelpon Eddo untuk memasti kan Posisi nya. ternyata Eddo dan Carisa telah menunggu di Lobby Hotel.


Bella pun menghubungi teman-temannya untuk segera menuju ke Lobby Hotel.


Gabby pun segera keluar dari kamarnya menuju ke lift. Di depan lift dia bertemu dengan Santy. Nella, Benny Dan Kristo.


Pintu Lift terbuka, Mereka pun segera masuk ke dalam. tapi ketika pintu hampir tertutup, Muncul lah Bonar. terpaksa Kristo yang berdiri dekat tombol, segera menekan tombol untuk membuka kembali pintu nya.


setelah Bonar masuk, Mereka pun turun ke Bawah.


" Mana Rina dan Selly? " tanya Bella pada Santy.


"Tadi sih udah di bilangin, Mungkin sudah duluan!" Jawab Santy.


Sampai di lantai Ground, Lift pun terbuka dan Mereka pun berjalan menuju ke Lobby.


Benar saja ketika tiba di Lobby, Mereka melihat Selly dan Rinna telah duduk menunggu Bersama dengan Carisa serta Eddo


" Selamat Malam. maaf agak terlambat. " Sapa Bella sambil tersenyum.


" Nggak apa lah Bu Bella, kami juga belum lama datang kok !" Ucap Carisa. Eddo hanya tersenyum memandang Bella.


" Semuanya sudah siap?" Tanya Eddo.


" Sudah. ! Sudah lengkap semuanya. " Ujar Bonar


" bila demikian, Ayoo kita Jalan !" Ajak Eddo.


" Okey ! Siapa takut !" jawab Bonar bercanda.


Mereka pun segera keluar dari Hotel, lalu masuk ke dalam mobil dan Driver segera menjalan kan mobilnya menuju ke Restoran SB. Salah Satu Restoran yang terletak di pinggir pantai.


Malam ini ada lah malam terakhir Mereka berada di kota Sorong, Mereka sangat ingin mengukir banyak kenangan, agar besok mereka akan balik ke jakarta, dengan membawa cerita indah buat keluarga dan teman-teman di Kantornya.


Mobil pun memasuki pelataran Restoran, dari jauh telah nampak keindahan pemandangan nya. Kelap-kelip lampu hias yang memantul di atas air laut,


Salah satu Restoran yang terletak dekat pantai.Mencipta kan suasana yang begitu teduh, hanya terdengar suara riak gelombang yang memecah keheningan malam, serta semilir angin berhembus lembut,menyejuk kan rasa.


Arabella bersama tim nya, dan di temani oleh Edwardo dan Carisa, Mereka pun masuk kedalam Restoran,


Eddo Membooking Ruangan VIP. dan Carisa yang bertugas memilih menu makanan.


" Mau menu apa ya? Sea Food atau Chinese Food ? " Tanya Carisa pada Mereka. Mereka pun saling pandang dan akhir nya mengambil keputusan.


" Sea Food aja deh Kak ! " Ucap Bella.


Lalu Carisa pun memesan Sea Food. karena menurut mereka kapan lagi baru dapat menikmati Sea Food disini? karena di Sorong Sea Food nya semua pada segar-segar. dan masakan nya juga enak-enak.


Akhirnya Carisa yang di bantu Oleh Bella dan Eddo, Mereka memilih menu makanan.


Ketika Makanan semua telah tersedia di atas meja, Mereka pun duduk makan bersama, sambil melihat pemandangan Laut. Eddo dan Bella merasa gelisah, Malam ini adalah malam terakhir kebersamaan mereka berdua dan entah kapan lagi mereka akan bertemu kembali


Sesudah makan, Sementara yang lain masih berbincang-bincang, Eddo mengajak Bella untuk keluar.


Bella mengikuti Eddo menuju ke bagian pinggiran tembok, dibawah nya terdapat Laut yang membiru. Mereka berdua pun duduk di atas tembok yang terbuat dari beton, untuk membatasi agak hantaman ombak tidak sampai keatas.


Eddo Memegang tangan Bella dengan lembut.


" Tunggu lah aku, aku pasti pergi menemui mu. " ucap Eddo terdengar lembut di telinga Bella


" Aku akan menunggu mu." jawab Bella tersenyum.


" Aku akan selalu merindukan mu, sayang. " Ucap Eddo.


" Aku juga akan selalu merindukan mu, merindu kan kenangan manis kita !" ucap Bella.


Sementara itu mata mereka saling menatap dengan penuh Cinta.


" Arabella, Boleh kah aku mencium mu ?" kata Eddo. Bella tidak menjawab, Hanya terlihat anggukan kepala serta senyuman nya di tengah gelapnya malam, hanya ada Remang-remang nya sinar Rembulan yang dihiasi oleh kerlap-kerlip nya sang Bintang yang menghiasi langit Biru.


Eddo tersenyum, Lalu menunduk, dengan lembut dia lalu mencium Kening Arabella, Arabella tersenyum bahagia. Bagi Bella, Kebahagiaan yang pernah hilang dari hidupnya, kini Dia raih kembali.


Bagi Bella, Tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang baru. Karena kita berjalan untuk menuju ke depan, tanpa melihat lagi ke belakang.dan hidup ini termasuk Cinta, harus di perjuang kan bukan hanya mengharap kan.


Setelah saling meyakinkan. Mereka Berdua pun masuk ke dalam Restoran untuk menemui yang lain nya.


Setelah semuanya selesai makan, Mereka pun kembali ke mobil dan kembali ke Hotel.


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


πŸ‘‰Bersambung ke Bab 19



Mdo14072021/17.06


πŸ’•πŸ’–πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ