
~ Cinta itu memang Unik, datang tanpa kita Sadari, Kadang pergi pun tanpa kita inginkan. bagaikan sebuah Fatamorgana, yang mengukir banyak keindahan.. Datang, dan pergi, Tetap mempunyai cerita tersendiri, dengan setiap sisi yang berbeda.
Cinta itu juga seperti Ombak, yang datang menghantam relung-relung hati setiap yang merasakan nya, dan perlahan menyusup di antara degub-degub jantung, Sehingga degub jantung pun memperdengar kan irama yang tak beraturan, Bagai kan irama musik disco yang mencak-mencak dan perlahan, namun pasti, Irama itu akan menjadi lembut dan melangkolis, menyusup perlahan di setiap bagian sela-sela jantung dan hati... dan juga meresap hingga di dalam rongga tulang-tulang sumsum. Itulah Lukisan kata-kata tentang bagaimana bila orang merasakan jatuh cinta. ~ AC***
πππππππ
Arabella merasa bahagia, hatinya terasa berbunga-bunga indah. Cintanya tak bertepuk sebelah tangan, Cinta yang datang begitu mendadak dalam hatinya, telah menciptakan suatu kebahagiaan, yang bagi Dia sendiri sangat sulit untuk di lukis kan dengan kata-kata.
Benar kah Dia telah mencintai Eddo?? dan benarkah Eddo juga mencintai diri nya??
Semua itu terjawab di saat mereka berdua menikmati deburan ombak di Tembok Berlin. dan di antara keindahan sinar lembayung di senja itu, Eddo telah mengungkap kan Perasaan cinta nya pada Bella, dengan Janji-janji yang menguat kan hati Bella untuk yakin pada ketulusan Cinta Eddo pada nya. ..
Dan saat itu, Bella pun tak bisa untuk memungkiri perasaan yang dia rasakan. Maka terjadilah transaksi cinta di antara mereka berdua, menjadi deal !
Begitu pula dengan Eddo, Cinta yang datang dengan tiba-tiba itu, Membuat tubuhnya selalu panas dingin, bila berada dekat dengan Bella. Rasa hangat yang menyusuri relung hatinya sehingga Dia tak bisa bertahan untuk segera menggungkap kan perasaan nya sebelum semuanya terlambat, Karena Waktu hanya tinggal sebentar, Bella akan segera kembali ke Jakarta.
Bella terdiam di dalam mobil, Ketika dalam perjalanan menuju ke Hotel. Dia mencoba untuk menyembunyi kan perasaan yang tak menentu di hati nya.
Tiba di Hotel, Ketika Semua keluar dari Mobil, Bella yang terakhir keluar bersama Eddo.
" I love You Bella. ! " ucap Eddo memegang jemari Bella, Sambil menatap mata Bella.
" I Love You too. " Jawab Bella tersenyum, dan membalas tatapan Eddo.
" Selamat tidur Arabella Sayang. " Ucap Eddo lembut di telinganya.
" ucapan yang sama buat mu. " Ucap Bella, lalu berjalan masuk menyusul teman-teman nya, ke dalam Hotel.
Mereka semua pun berkumpul di Lobby sebelum masuk ke kamar masing-masing. untuk mendengar briefing dari Eddo dan Carisa untuk mereka, Untuk trip besoknya. karena masih sehari lagi mereka berada di Kota Sorong.
ππππ
Sinar matahari menembus tirai jendela kamar hotel, terasa kehangatan membelai lembut wajah Arabella. Membuatnya tersentak sadar dari lelapnya semalam.
Bella terbangun dengan wajah lusuh dan rambut yang berantakan. dengan perlahan Dia membuka matanya, ingin rasanya untuk tidur kembali. Namun ketika melihat jam telah menunjuk kan Pukul 06.00 WIB.
Dia pun segera bangun dan duduk berdoa.
Hari Ini Rencananya Mereka akan mengunjungi tempat-tempat yang belum sempat di kunjunginya di Kota Sorong ini.
Akhirnya Bella pun bangun dan ke kamar mandi untuk membersih kan dirinya.
Pagi yang cerah mengantar Eddo bersama Carisa datang ke hotel BLG. Untuk menjemput para tamu, yang akan di antar kan nya ke titik-titik yang indah dan bersejarah di Kota Ini.
****
Arabella yang telah menyelesai kan ritual mandinya, Dengan masih memakai kimono Handuk, Dia pun segera mengering kan rambutnya dengan memakai Hair dryer. Rambutnya yang panjang berwarna kecoklatan dan curly, mencermin kan darah Spanis yang sangat kuat, Apalagi bola matanya yang juga berwarna coklat, sangat menambah kecantikan alami yang di miliki nya. Arabella memang beda dengan yang lain nya.
setelah berpakaian rapi, dengan dandanannya yang sederhana, Bella pun mengambil Hand Phone nya untuk menghubungi Teman- temannya supaya siap untuk breakfast. Agar tidak terlambat waktu Eddo dan Carisa datang menjemput Mereka.
πΏπΏπΏπΏ
Setelah Carisa Eddo tiba di Hotel, Bella dan teman-teman nya telah siap, Mereka juga telah menyelesai kan sarapan pagi nya. Lalu Mereka pun segera ke Mobil.
Ketika menuruni tanjakan Gunung Arfak, Mereka sangat mengagumi pemandangan yang terlihat dari atas. begitu indah dan mempesona. Dari situ mereka dapat melihat pemandangan Kelurahan Kampung baru yang ada di bawahnya. juga Mereka dapat melihat pemandangan Samudra luas dari atas. dengan Pulau-pulau yang menghiasinya Sungguh sangat indah. Lalu mereka pun tak mau melewati kesempatan ini untuk selfi di dalam mobil dengan latar belakang pemandangan di luarnya.
Yang konon Cerita Sejarahnya bahwa Pulau Doom, Atau yang sekarang telah di ganti namanya menjadi Dum, Yang di bangun pada Zaman Pemerintah Belanda, Sebagai Ibu kota Pemerintahan kota Sorong pada saat itu. Disitu adalah Kota Pertama, Sebelum Sorong di bangun menjadi Kota. Karena di Sorong waktu itu hanyalah terdapat Rumah-Sakit, Mess dan barak-barak tempat tinggal para Pekerja, atau karyawan, Yang bekerja Pada saat Pemerintahan Belanda.
Doom adalah Kota Tua yang menyimpan banyak sejarah pada Zaman Kolonial Belanda.
Disana masih terdapat Bunker- bunker tempat perlindungan, Peninggalan Perang Dunia ke 2. dan juga ada Sebuah Goa Alam, yang sangat luas dan panjang menembus ke Pantai. tempatnya berada disisi Pekuburan Kristen, Di bawah Pohon beringin tua yang entah mungkin telah berusia Ratusan tahun.
Tapi sekarang Doom telah Menjadi Kota Yang Hilang, bersama penduduk Aslinya yang juga telah pergi menghilang dan berpencar meninggal kan kota kelahiran mereka itu, Dan hijrah ke kota-kota yang lebih megah dari Doom.
Doom Kota yang terlupakan hanya tinggal sejarah nya saja, Bahkan namanya pun telah di ganti menjadi DUM.
Dan yang tinggal sekarang hanya lah pendatang-pendatang yang datang dari berbagai daerah lainnya.
Tak lama kemudian, Mobil pun merapat di tepian Pantai yang di batasi oleh tembok atau Drainase sebagai penahan Ombak. Ada sebuah bangunan Halte untuk orang yang sedang menunggu Taxi Laut
Taxi lautnya Yaitu Perahu motor, Yang di guna kan sebagai alat transportasi antara Kota Sorong dan Pulau Doom.
Banyak terdapat Perahu-perahu yang sedang antrian menunggu gilirannya untuk memuat Penumpang yang akan menyebrang ke pulau tersebut.
Eddo Lalu memanggil Salah satu Driver dari Taxi laut tersebut dan setelah berunding sebentar, Eddo pun mengajak Bella serta Teman-temannya semua untuk naik ke dalam Perahu, Yang rupanya cukup panjang dan luas dan dapat menampung mereka semua.
Lalu setelah mereka berada di dalam perahu nya, Driver pun segera menjalan kan Mesin Motor nya, dan Perahu pun melaju meninggal kan Sorong, menuju ke Pulau Doom.
dari dalam Perahu terlihat lah di sebelah kanan, pemandangan yang menawan, Terutama. di antara Kota Sorong dan Pulau Doom terdapat satu Pulau Karang kecil, yang Nama Pulau Dofior, Di Pulau Ini di gunakan sebagai tempat Mercu Suar. Untuk memandu jalan masuk keluarnya Kapal.
Juga Sebelah kirinya, dapat terlihat Dermaga Kota Sorong, Pelabuhan kapal yang sangat panjang dan Luas, karena di Kota Sorong merupakan Pintu Gerbang Pelabuhan Samudra untuk Papua mau pun Papua barat. jadi bilamana Kapal yang masuk mau ke Papua atau Papua Barat, Selalu lebih dulu mampir di Kota Sorong.
Di samping itu Mereka juga dapat melihat pemandangan Pulau Doom dari jauh.
Mereka pun mengambil Foto-foto nya dengan latar belakang Pulau Doom.
Hanya 5 menit perjalanan, Akhirnya perahu yang mereka tumpangi pun merapat di atas Pasir pantai.
Mereka telah tiba di Pulau Doom Atau yang tertulis di Papan Selamat Datang, adalah DUM.
Bella dan teman-temannya pun segera keluar dari dalam perahu ke atas pasir pantai dan Mereka pun berjalan sekitar 3 meter lalu menaiki anak tangga yang terbuat dari beton.
Sementara itu di atasnya telah antri Becak-becak dan Si Abang becaknya yang berlomba-lomba untuk memanggil penumpang.
Setelah Carisa mengada kan transaksi, Akhirnya mereka memakai 6 Becak
Dan mereka pun memulai Tour mereka untuk menyusuri Pulau Doom, Pulau yang penuh dengan Kenangan. Kota Tua yang bersejarah itu.
πππππππ
πBersambung Ke Bab 18.
Mdo 23062021
πππΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Thank's ya Readers ku yang tercinta.
jangan lupa untuk Like, Vote dan Komen. Serta Rate bintang 5 Ya. ππ