
Pukul 17.00 mobil Rafa pun akhirnya sampai di depan gerbang rumah mereka.
'tin tin' suara klakson mobik Rafa.
kedua penjaga pun langsung membukakan gerbang rumah.dan memberi salam hormat kepada anak tuannya itu.
Rafa dan tesa yang melihat itu memberi salam hormat balik kepada kedua penjaga rumahnya dan melemparkan senyuman.
Rafa dan tesa pun langsung masuk ke dalam rumahnya.
"Assalamualaikum" ucap Rafa.
"Waalaikum sallam,ehh anak bunda kok baru pulang?yang lain udah pada dirumah dari jam 4 loh" tanya bunda.
"hehehe maaf ya bun tadi kita ke mall dulu sebentar" jawab Tesa sambil mencium punggung tangan bundanya itu.
"Ya udah sekarang kalian mandi ganti baju!!" perintah bunda caca.
"Siapp" ucap mereka dengan serentak lalu berjalan menaiki tangga menuju kamarnya masing-masing.
Pukul 19.00 setelah keluarga itu selesai menunaikan kewajibannya sebagai umat islam.
"Anak-anak cepett turunnn kita makannn malem!!!" perintah ayah kardi.
Tanpa menunggu perintah kedua anak-anak itu segera turun menuju meja makan kecuali tesa.
sesampainya di meja makan mereka menciumi pipi orang tuanya itu.
Cup
Cup
Cup
Cup
Cup
Cup
Cup
Cup
"Lohh mana inii sii adik bungsu kalian" tanya bunda caca.
"ga tau bun" jawab raydan.
"Kamu susul sana adikmu itu" Perintah bunda caca.
Raydan mengangguk dan berlari kecil menaiki tangga menuju kamar adik bungsu yang dicintainya itu.
"dek dek bangunn woii" Teriak raydan sambil menggedor² pintu kamar tesa.
saat berulang² menggedor² pintu kamar adiknya itu tetap saja tidak ada sautan.dan raydan pun memegang gagang pintu kamar adiknya berharap kamarnya tidak dikunci dan benar saja pintu kamarnya terbuka tanpa menunggu lama raydan langsung masuk ke dalam kamar adik bungsunya itu.
'Aku jewerr aja ahh' batin raydan.
"hehhh kamuu inii ya kakak udah manggil² kamu dari tadii ehh taunya kamu lagi make earphone" ucap raydan dengan nada marahnya sambil menjewer telinga adik bungsunya itu.
"aw aw kak maafff ihhh kann adek ga tauuu" Jawab tesa dengan nada meringis.
"Makanya kalo dengerin musik jangan kenceng² volume nya" Timpal Raydan yang lalu melepaskan jeweran di telinga adiknya.
"iya iya maaf kakakku yang ganteng" Ucap tesa dengan nada cemberut sambil memegang telinganya yang sakit itu.
"Ya udah ayo cepet turun kebawah kita makan malem" suruh raydan.
"Gendongg yaaa?" jawab tesa bernada memohon.
"dehh kamu udahh kelas 1 Sma dekk berat!!" tolak raydan.
"Deh ya udah ga mau turun udah sana keluar!!" Jawab sasa.
"hadehhhh punya adik manjanya poll" celetuk raydan.
"Ya udah sini sini naik ke punggung nih" kata raydan sambil menjongkokkan badannya dan membelakangi adiknya.
Tesa yang mendengar itu langsung naik ke punggung kakaknya dan memeluknya dengan girang.
"yuuuu go go go" Teriak tesa.
Mereka berdua keluar dari kamar tesa dan segera turun menuju meja makan.
Saat di tangga,semua mata melihat ke arah kakak beradik itu dengan tatapan aneh.
"Anak bungsu bunda kok di gendong kak raydan" Kata Bunda caca.
"Iya nihh manja banget anak bungsu bunda" Jawan raydan.
Tesa yang mendengar itu langsung memperlihatkan deretan gigi-gigi putihnya itu.
"Udah turun" suruh raydan.
Setelah semuanya berkumpul mereka pun melangsungkan kegiatan makan malam nya itu.
tidak terdengar suara saat makan malam berlangsung.
makan malam pun telah selesai mereka semua berkumpul di ruang keluarga.ruang itu di penuhi suara gurauan dan suasana yang bahagia.
waktu yang paling berharga adalah ketika kita bisa berkumpul dengan semua keluarga dari ayah ibu kakak sampai adik.
Minta dukungannya semuaaaa:)
Like dan Sarannya ya ❗😄
selamat membaca episod selanjutnya❗😍