
Setelah semuanya pergi melakukan aktivitasnya masing masing.Tesa kembali ke kamar untuk berisitirahat dan mengganti seragam nya.
"ahhhhh kalo rebahan ginii malahh suntuk banget di rumah ga bisa ngapa-ngapain" gerutu Tesa.
Tesa yang bosan lalu turun kebawah ingin menghampiri bundanya namun berpapasan dengan saga.
"Lohhh kok ga sekolahh?kann udah jam 8" saga.
"ga dibolehin sekolah sama ayah,suruhh istirahat"
saga meletakan punggung tangannya ke dahi adiknya untuk mengetes apakah suhu badan tesa panas.
"emang angett sihhh dee" saga melepaskan tangannya dari dahi tesa.
"iyaa tahh?ya udah tesa mau ke bunda" Tesa.
"bunda lagi taman depan nyiram taneman.Gws ya adik manisku" saga mencium kening tesa.
"makasihh abang tampanku" tesa tersenyum manis pergi meninggalkan saga yang tengah tersenyum kepadanya.
"cantikk banget adik gue,huhh mirip banget sama gue.adik adik gue tuh emang pada bibit unggul semua,siapa dulu ortu nya.ayah dan bunda" Saga menyobongkan diri.
Benar yang dikatakan saga,bunda caca sedang menyiram tanaman.
"Bundaa" Tesa yang menggelayut manja dilengan bundanya.
"apaa sayangg"
"akuu bosenn bunn,pengen sekolah" Tesa.
"demi kebaikan kamu sayangg"
"ya tapii akuu bosenn ga tau harus ngapain" Tesa.
"kamu anget ga?"
"kata kak saga sihh iya aku angett bun" Tesa.
Bunda caca memberhentikan aktivitasnya dan melakukan apa yang dilakukan saga tadi ke dahi Tesa.
"iyaa sayangg anak bunda anget,ya udah yu masuk bunda kasih kamu obat dulu"
Bunda caca dan tesa masuk ke dalam rumah dan mengambil obat di kotak obat.
"nih sayangg obatnya" Bunda caca.
Tesa meminum obatnya.
"yu bunda anter ke kamar nanti bunda nina boboin" Bunda caca.
"hayuuuu bunn" girang tesa.
bunda caca menepati kata katanya yaitu menina bobokan tesa agar ia tidur,dan tak lama tesa pun tertidur pulas.
Tesa termasuk orang yang suka bermanja dengan bunda dan kakaknya tetapi tidak dengan ayahnya.karena ayah nya tidak suka dengan anak yang manja.
Jam Istirahat dikantin sekolah.....
Brian sedang berkumpul dengan glen,marcel,dan hans.
"Glennnnn" Teriak viola sambil melambaikan tangannya.
Glen merespon dengan melambaikan tangannya dan tersenyum.
Viola,Vita,dan Siska.bergabung dengan mereka.
"lohhh ini si tesa kemana?" Glen.
"Dia masihh istirahat ga di bolehin sekolah sama ayahnya" Siska.
"ohh gituu"
"jenguk ajaa sekalian" marcel.
"boleh juga tuh,nanti kita balik sekolah beliin buah aja" Vita.
"oke"
Lain di mulut lain di hati.Brian yang terlihat biasa saja ternyata sedang bahagia didalam hatinya karena ingin menjenguk dan berkenalan dengan keluarga Tesa.
Dikelas Veraa.
'Ting' bunyi notifikasi DM ig.
Chat📲
..........: Assalamualaikum.haii
"siapa ini" batin Veraa.
Veraa: Waalaikumsallam.hai juga
..........: kenalinn,gue Restu.
Veraa: Restuu mana?
Restu: Restu ahmad ferdian anak Sma 11
Veraa: Kelas?
Restu: seangkatan sama kamu
Veraa: ohh gitu ya.kenal aku dari mana?
Restu: Dari temen
veraa: ohh oke deh,aku follback
Restu: oke thank.boleh minta nomer WA juga?
Veraa: buat?
Restu: nambahin kontak aja
Veraa: mmm oke deh
Veraa: 01234567889
Restu: Thanks yaa.
Veraa: ya.
Chat berakhir📲
"anjirr siapa sihh ni anak,ganteng ga ya?" batin Veraa.
Veraa yang merasa penasaran lalu segera mengestalk ig dari akun cowo tersebut dan Veraa tidak dibuat kecewa karna memang cowo tersebut ganteng tinggi dan tentunya famous yang terlihat dari follower dan like di ig nya.
"ahh tapi jangan jangan fuckboy" pikir Veraa.
Pikiran Veraa tentang cowo itu terhenti karena ada guru yang masuk dan akan melanjutkan kembali KBM.
Sepulang sekolah.
Diparkiran sudah berkumpul glen,hans,marcel,brian,viola,siska,dan vita yang akan menjenguk Tesa.
"Nanti yang beli buahnya siapa?" Glen.
"gue aja yg beli" tawaran brian.
"wihhh beneran?" glen.
"mau ga nih,klo g jga g pp" acuh brian.
"dasar kulkas.iya iya udah lu aja.nihh duitnya yang tadi udah dikumpulin dari patungan" Glen.
"udah ga usah duit gue aja" Brian.
"okee dehh boss.makasihh" glen.
ke 7 anak muda itu langsung menaiki kendaraannya masing masing dan pergi meninggalkan sekolah.
Didepan Rumah Tesa.
"Assalamualaikum pak" Viola sembari memencet bel rumah.
"ehh waalaikum sallam nengg" Mang tatang membukakan pintu gerbangnya.
"Tesa nya ada pak?" Viola.
"adaa nengg di dalem,ada bunda juga" mang tatang.
"oke deh makasih pak"
"sama sama".
"Assalamualaikum Bunda" Viola memencet bel pintu rumah tesa.
"bagus jugaa yaa rumah tesaa,adem gitu cantik.betah gue lama lama tinggal disini" hans yang terpukau.
"ga cuman rumahnya hans,penghuninya juga bibit unggul semua.liat aja nanti" Siska.
"hahh yang bener?"
"jadi penasaran guee" sambung hans.
"Waalaikumsallam"
Pintu terbuka
"Ehhh adaa Viola,vita,siska,dann inii siapaa para lekaki tampan??" sapa bunda caca.
"ahh kenalin bun ini temen kita semua.yang ujung marcel,trus hans,dan ini glen.oh ya nanti ada satu lagi bun temen kita juga cuman lagi keluar sebentar" jelas viola.
"iya bun makasih"
bunda caca yersenyum.
"***** cantik banget nihh bunda si tesa.bener kata pepatah buah jatuh ga jauh dari pohonnya" batin glen,hans,dan marcel.
"jadi disini kita mau ngejenguk tesa bun,tesa nya ada?" Vita.
"adaa.nanti bunda panggilkan yah" bunda caca.
"iya makasih bun,maaf ngerepotin" vita.
"ga kok tenang aja" senyum bunda caca.
"Bi kokom" panggil bunda caca.
"iya buu"
"bikinin minum buat mereka yaa,saya mau panggil tesa dulu" bunda caca.
"siap buu"
"Bunda tinggal dulu ya" bunda caca.
"iya bun"
Bunda caca pergi menuju kamar tesa.
"Sayangg bangunn nakk.dibawah ada temen temen kamuu mau jenguk" Bunda caca.
"hahh?siapa bun?cowo cewe?" Tesa.
"cowo cewe"
"ya udah aku salin dulu ya bun" Tesa.
"iya sayang,bunda juga mau ke kamer"
"iya bun".
Tesa mengganti pakaiannya,lalu turun ke bawah menemui teman temanya.
"haiii" Tesa.
"haii nona muda" Viola.
"hahaha lebay banget" Tesa.
"ehh btw makasih ya udah jenguk aku hehe" sambung tesa.
"ahh kalemin aja tes.kita kan udah jadi temen semua sekarang" hans.
"hahaha oke deh"
Tak lama Veraa dan adel memasuki rumah.
"Assalamualaikum.Ehh adaa temen temennya tesa" Veraa.
"Waalaikumsallam.halo kak" semua temen temen tesa berdiri dan membungkuk sebagai tanda hormat dan sapaan.
"iya lanjutin ajaa jangan sungkan sungkan,kita ke atas dulu ya" Veraa.
"iya kak makasih" viola.
mereka semua kembali duduk,dan hans langsung angkat bicara "kakk veraa dan adel itu kakak kamu tes?"
"iya" Tesa.
"lahh masaaa.kokk aku gue baru tau" Hans.
"gue juga baru tauu" sambung marcel.
"kemana ajaa kalian selama ini" Glen.
Veraa,Adel dan tesaa di sekolah termasuk anak yang cantik dan pintar,makannya murid murid disana semua pada mengenal mereka. tapi ada juga yang ga tau kalo mereka bertiga itu ternyata adik kaka termasuk si hans dan marcel.
"wagelasehh" hans.
"hahahah lu belum liat 2 kakak laki laki nya si tesa hans" Siska.
"hahh emang kamu punya kakak berapa tes?" Glen.
"4.2 laki,2 perempuan.dan aku anak bungsu" Tesa.
"ohh gituuu"
Ditempat lain pria tampan nampak menunggu pesanan buah di sebuah toko buahh.
"inii udahh pas apa yang saya pesan" Brian.
"iya tuan"
"terimakasih" brian.
"sama sama tuan"
Brian segera melajukan motornya menuju rumah Tesa.
'Tin tin' klakson motor brian.
"siapa?" pak tatang.
"saya temen tesa,rombongan yg tertinggal bersama viola" brian.
"ohh,baiklah" pak tatang membukakan pintu gerbang untuk brian.
"terimakasih pak"
"sama sama".
"Assalamualaikum" Brian.
"Waalaikum sallam"
"lama banget lu" marcel.
"macet"
"iya in aja dah".
"nihh" brian menyerahkan bingkisan buah tersebut kepada tesa.
"buat aku?" Tesa.
"buat siapa lagi kalo bukan kamu" Brian.
glen yang memahami sifat brian menjelaskan "iya tesa itu buat kamu dari kami,kamu kan baru sembuh jadi harus di full in lagi tenaganya dengan makan makanan bergizi".
"ahh terima kasih kalian" Tesa.
"sama sama"
"Diminum brian,kamu haus kan baru nyampe" Tesa.
Brian meneguk minuman yang disajikan untuknya.
Tak lama setelah itu Raydan dan Rafa pulang berbarengan.
"Assalamualaikum.lohh rame toh,siapa ini de?" Raydan.
"Waalaikumsallam.ini temen temen tesa kak.kenalin temen temen ini kakak kedua dan pertama ku.yang ini kak raydan dan ini kak saga" tunjuk Tesa.
"sore kak" temen temen tesa berdiri untuk menyapa raydan dan Rafa.
"iyaa sore juga,kita ke atas dulu ya mau istirahat" Raydan.
"iya kak"
Raydan dan Rafa menaiki tangga dan menuju kamar nya masing masing.
"ihhh nii keluarga bener bener bibit unggul semua yaa" hans.
"hahaha jangann lebayy dehh" tawa Tesa.
"ehh tapi ayah kamu kemana tes?" Hans.
"ayah ku kadang pulang malem habis isya"
"ohh gitu"
Mereka kembali berbincang seputar obrolan remaja sampai lupa akan waktu yang sudah menunjukkan pukul setengah 6 sore.
"udahh sore bangett inii balik yu" Glen.
"ohh ya udahh,iya kapan kapan kan bisa ngobrol lagi.besok juga aku udah sekolah kok" Tesa.
"iya".
Mereka ber 7 siap siap ingin pulang.
"Hati hati ya kaliann semuua makasih jugaa udah jenguk" Tesa.
"iya sama sama.kita balik duluu dahhhh Tesa" Viola.
"dahhhh" Tesa melambaikan tangan.
Sampai kendaraan mereka tak terlihat Tesa segera memasuki rumah dan menutup pintu lalu memasuki kamarnya untuk membersihkan diri.
Minta Like dan sarannya ❗😄
Selamat membaca episod selanjutnya ❗😍