P

P
VERAA PERGI



Siang harinya...


Restu dan brian sudah berada di kediaman kardi family yang sebelumnya sudah di beritahu oleh pacarnya masing masing untuk datang ke rumah mereka.karena keluarganya ingin berkenalan


Diruang tamu,sudah terdapat ayah kardi,raydan,dan rafa.sementara bunda caca,tesa,veraa,dan adel sedang membereskan kembali barang bawaan veraa.


"Silahkan perkenalkan nama kalian" ucap rafa.


"Perkenalkan om,kak nama saya restu ahmad ferdian saya pacar nya veraa.umur saya sama dengan veraa dan saya akan berkuliah di jakarta" Restu.


"Orang tua kamu kerja apa?" tanya ayah kardi.


"Ayah saya seorang manager di PT FGA di jakarta,ibu saya seorang ibu rumah tangga" restu.


"Oh" ayah kardi.


"Kalo kamu?" tanya ayah kardi menunjuk ke brian.


"Nama saya Tandy Brian Pandu Pranata saya pacar Tesa.dan saya se SMA dan seangkatan dengan tesa namun berbeda kelas.Ayah saya seorang Jendral TNI AU" brian.


"Jendral TNI Au??" tanya ayah kardi.


"Iya om" brian.


Kardi berpikir dan berkata "kamu anaknya Jendral tandy pranata?" tanya ayah kardi.


"Iya om.om kenal dengan ayah saya?" tanya brian.


"Ya kenal lah.kan om juga Seorang tentara" ayah kardi.


"Ahh gitu ya om" brian.


"Sudah berapa lama kalian berdua pacara?" tanya ayah kardi.


"Saya sama veraa udah beberaoa bulan yang lalu om" jawab restu.


"Kalo kamu?" tanya ayah kardi.


"Saya baru 2 hari saka sekarang om" brian.


Kardi menghela napas lalu berkata "Baiklah.kalau pacaran om restuin kalian berdua,tapi jangan pernah nyakitin hati anak anak om" ayah kardi.


"Siap om" brian dan restu.


"Ya sudah kalian berdua ikut kita buat nganter veraa ke bandara" ayah kardi.


"Baik om"


"Bunda,Tesa,Adel,Veraa ayo berangkattt" teriak ayah kardi.


para wanita itu segera berjalan menuju ruang tamu sembari membawa koper dan tas milik veraa.


"Tesa berangkat sama brian.Veraa sama restu" ayah kardi.


"Tapi aku bawa motor.ga papa tesa?" tanya brian.


"Iya ga papa" tesa tersenyum.


"Ya udah cepet naik ke mobil" perintah ayah kardi.


Mereka semua naik ke kendaraan masing masing dan pergi menuju bandara.


Dimotor..


"Kamu tadi ditanya apa sama ayah?" tanya tesa sambil memeluk brian dari belakang.


"Tanya biasa aja" brian.


"Ayah galak ya?maaf ya" tanya tesa.


"Ayah ga galak.sikap dia tuh bener.om galak karena ga mau anak anaknya kenapa kenapa" brian mengelus punggung tangan tesa yang sedang memeluknya.


"Iya" tesa.


"Habis anterin kak veraa ke bandara.kita makan siang ya" brian.


"oke" tanya tesa.


Dimobil Veraa dan restu..


"Kamu awas ya kalo ngelirik cowo lain" Restu mengusap punggung tangan veraa.


"Yang ada kamu lahh yang" veraa.


"Ihh.aku mah setia" restu.


"iya iya deh" veraa.


"Jangan lupa makan.jaga kesehatan.kalo cape langsung istirahat" restu.


"Iyaaaa" veraa.


Sesampainya dibandara,kardi family terlebih dahulu memeluk dan mencium veraa.lalu disusul restu yang memeluk veraa juga sebelum akhirnya veraa masuk kedalam pesawat.


Setelah melihat veraa masuk kedalam pesawat,mereka semua kembali ke kendaraan untuk pulang.


"Yahh aku jalan sama brian ya?" tanya tesa.


"Huh mentang mentah udah ada pacar" rafa.


"Huhh iri bilang bos" tesa.


"Udah udah sana" ayah kardi.


"Oke dadah bunda,ayah kakak kakak ku" tesa.


"Mari om,tante kak" brian.


"iya Hati hati"


"Iya"


Brian mengajak tesa untuk mampir ke restaurant.


"Apa ajalah samain sama kamu" tesa.


"Ya udah" brian.


Brian memesan makanan lalu memulai makannya.sesudah makan brian mengajak tesa untuk kerumahnya,berkenalan dengan keluarganya.


Sesampainya dirumah brian.


"Brian aku takut" tesa.


"Engga papa.ayo" brian memegang tangan kanan tesa.


"Assalamualaikum" brian membuka pintu rumahnya.


"Waalaikumsallam"


"Udah pulang an?lohh bawa siapa ituu?" tanya mamah brian.


"Kenalin mah ini Tesa,pacar brian" brian.


"Wahh pacar nya brian.kenalin sayang nama tante,ajeng.tante ibunya brian" tante ajeng.


"Iya tante" tesa mencium punggung tangan ajeng.


"Ada siapa mah?" tanya papah brian yang menghampiri mereka.


"Ini tesa pah.pacarnya brian" ajeng.


"Tesa tesa.kamu anaknya bapak kardi kertabuming mahawira jendral AL?" tanya papah brian.


"Ahh iya om" tesa mencium punggung tangan papah brian.


"Nah om ini papahnya brian,namanya tandy" tante ajeng.


"Ahh iya tante" tesa tersenyum.


"Ya udah sana bawa ke sofa belakang aja pacar kamu biar lebih nyaman.tapi inget lohh ya jangan ngapa ngapain" tante ajeng.


"Hahh emangnya aku cowo brengsek mah" brian.


"Iya iya deh" tante ajeng.


"Kakak mana?" tanya brian.


"Lagi di kamarnya" tante ajeng.


"Ohh"


Brian dan tesa memasuki halaman belakang.


"enak banget be disini" tesa.


"Be?" tanya brian.


"Iya.B E tapi di ucapnya bi,itu panggilan sayang" tesa tersenyum.


"Bisa aja kamu" brian mengetuk jidat tesa dengan telunjuknya.


"Aww sakitt be" tesa mengusap usap jidatnya.


"Maaf maaf be" brian meniup jidat tesa.


Tesa tersenyum.


Mereka berdua akhirnya duduk di sofa halaman rumah belakang.Brian memaikan game onlinenya di hp.


Tesa yang merasa bosan karena sudah di diamkan oleh brian pun berinisiatip untuk mengganggunya dengan cara memegang tangan kanan brian yang sedang bermain game itu dan menyelipkan tangannya agar dingenggam oleh brian.


Alih alih mendapatkan balasan,tesa justru hanya dibiarkan saja,dan brain tetap fokus bermain game di Hp nya.karna tidak mendapat balasan dari brian,tesa melepaskan tangannya dari tangan brian dan kembalk memegang hp nya.Brian pun tersadar bahwa ia telah mengabaikan tesa.brian menarik kembali tangan tesa dan menggenggamnya dengan tangan kanan nya selagi bermain game.


Tesa yang mendapat respon itu terkejut dan menoleh ke arah brian.brian yang merasa dilihat oleh tesa pun menoleh ke arah tesa juga dan mengecup punggung tangan tesa seraya berkata "Maaf be,bentar lagi ya.ini aku nanggung" sambil tersenyum.


Tesa yang mengerti langusung mengangguk dan melihat brian bermain gamenya.Setelah selesai dengan game nya.brian berbicara kepada tesa "Mau pulang?".


"Hmmm udah sore sihh.ya udah pulang aja" tesa.


"Ya udah yu.kita pamit dulu" brian menggandeng tesa untuk bertemu keluarganya.


"Pah mah tesa mau pulang" brian.


"Kok cepet sihh?" tanya tante ajeng.


"engga enak tante kalo lama lama disini" tesa.


"Ahh engga papa.ya udah kalo mau pulang jati hati ya" om tandy.


"Iya om tante tesa pamit pulang" tesa mencium punggung tangan tante ajeng dan om tandy.


"Iya hati hati"


Brian pun mengantarkan tesa pulang ke rumahnya..


Sesampainya dirumah


"udah pulang?mana brian?" tanya bunda caca.


"Udah pulang bun" tesa.


"Ohh ya udah.sana mandi" bunda caca.


"Iya bun" tesa.


Keesokan harinya mereka semua melakukan kegiatan nya masing masing Adel dan tesa bersekolah.rafa,raydan berkuliah.bunda caca mengurus keluarganya dan ayah kardi kembali bertugas.


Jangan Lupa pencet


Like,Follow,Rate,Komen dan Love


Selamat membaca episod selanjutnya💜