P

P
BODYGUARD GRANDPA ROJ??



Esok Hari....


Setelah veraa mendapatkan kabar gembira itu.dia memberitahu kepada semua keluarga nya termasuk granpa roj dan granma amalia.


Granpa roj memaksa veraa untuk tinggal nanti disana di tempat yang sudah granpa roj siapkan.


Dan veraa tidak bisa menolak,karena itu mungkin demi kebaikan dan kenyamanannya juga.


Untuk Aaron,ia berkuliah di negara tempat tinggalnya.dan ia juga diterima di universitas yang sangat bagus disana.


Granpa roj juga memberikan hadiah untuk aron nanti.


1 Minggu kemudian..


Setelah shalat magrib,Dikamar Tesa sedang berkumpul nya veraa,adel,priya dan kaia.


Priya menghela napas...


"bosen bangett nihhh" Priya.


"iya ya" Tesa.


"Kita keluar ajaa yu,kita ke asiatique,disana banyak yang jualan makanan." Priya.


"Bolehh tuhh..ayo kita keluar.tapi siap siap dulu trus ijin,sekalian minta uang dulu ke ortu masing masing dan granpa granma." Tesa.


"okeh"


"ehh kita ga mau ajak kakak kakak cowo?" Veraa.


"coba ajaa kak,nanti kita ke kamar nya masing masing aja" Priya.


"okeh"


Tesa,priya,veraa,dan adel bersiap siap untuk keluar.


ini outfit mereka.


Veraa



Adel



Tesa



Priya



Kaia



Keren kerenn kann😍


Setelah bersiap mereka ingin mengajak rafa,han,ken,aron,dan raydan terlebih dahulu.


Mereka berpencar untuk ke kamar para cowo.Tesa ke kamar Rafa,Adel ke kamar aydan,Veraa ke kamar han,Kaia ke kamar ken,dan priya ke kamar aron.


Tapi mereka tidak menemukan cowo cowo didalam kamar,mereka akhirnya berkumpul di ruang tengah untuk mengasih kabar.


"Kak aron ga ada" Priya.


"kak ken juga" kaia.


"mereka pada kemana yaa?" Veraa.


"apa di halaman belakang ya?tapi ngapain mereka jam segini di luar.kita coba aja ke halaman belakang yu" sambung veraa.


Mereka segera ke halaman belakang untuk menemui cowo cowo.


Dan benar saja di halaman belakang para cowo cowo sedang duduk duduk santai.


Mereka segera menghampiri para cowo cowo.


"kalian mau ikut ga keluar sama kita" Ucap veraa to the point.


"kemana?" Rafa.


"ke asiatique" veraa.


"kalian emang tau dimana tempatnya?" Han.


"Ya engga tapi kann nanti kita naik mobil granpa aja disupirin,kan supirnya granpa orang sini" Veraa.


"boleh dehh kita ikut" han.


"okeh"


Para cowo cowo pun bersiap siap.


Ini outfit mereka


Rafa



Raydan



Han



ken



aron



Ga kalah keren kann😍


Mereka kini tengah berada di 2 mobil.Mobil 1 berisi para cowo cowo.dan Mobil 2 berisi para cewe cewe beserta Supir.


.....


20 menit kemudian


📍Asiatique


Mereka pun segera turun dari mobil kecuali supir yang hanya diam di mobil.


Mereka berkeliling keliling membeli banyak makanan dan juga menaiki wahana bianglala.


Tesa yang sedang berjalan jalan pun terpaksa berhenti karena ia melihat seorang pria yang mencurigakan tengah mendekatkan dirinya kepada seorang wanita yang sedang berbelanja.Dan tangan pria tersebut sedang berusaha membuka tas dan mengambil dompet wanita tersebut.


Tesa yang melihat itu sedari tadi,tersenyun miring dan bergumam "Woww,Bisaan juga ya trik nya,alon alon asal kelakon kata orang jawa mah".


Ia menghampiri pria tersebut dan menepuk pundaknya.


"ehemm" batuk Tesa.


"Kamuu pencuri ya?" bisik tesa.


"Khuṇ khụ̄x khır?Læ̂w khuṇ t̂xngkār xarị?" bisik pencuri


"Siapa anda?dan mau apa?"


"Khuṇ mị̀ cảpĕn t̂xng rū̂ ẁā c̄hạn pĕn khır næ̀nxn ẁā khuṇ t̂xng t̄hxd krapěā ngein nận" Bisik Tesa.


"Anda tidak perlu tau saya,yang pasti anda harus melepaskan dompet itu"


"C̄hạn mị̀ t̂xngkār" Pencuri.


"Saya tidak mau"


Mendengar jawaban si pencuri Tesa segera memiting kuat tangan pria tersebut.dan membuat pria tersebut berteriak kesakitan.


Para pengunjung yang mendengar teriakan tersebut segera mengalihkan pandangannya kepada Tesa dan si pencuri.begitu pun dengan saudara saudara nya.


"lagi memberantas sampah masyarakat" Rafa.


"kakak kok tenang tenang aja sihh" Priya.


"iya lahh Tesa mahh udah biasa dia" Rafa.


Flashback On


Hari itu kardi family sedang jogging bersama.Saat sedang berisitirahat Tesa melihat ada seorang pria yang ingin mengambil dompet seorang pria juga di saku belakang celananya.


Tesa yang sangat tidak menyukai kejahatan langsung bertindak dan tidak berpamitan dengan keluarganya.


Tesa menghampiri dan langsung memiting kuat tangan pria tersebut.


Mendengar ada teriakan dibelakangnya,pria yang dompetnya diambil langsung berbalik badan dan melihat seorang gadis yang sedang memiting tangan seseorang.


Tesa mengambil dompet tersebut dari tangan si pencuri dan memberikannya kepada pemiliknya.


"ini dompet punya bapak.di ambil sama orang ini nih" Tesa.


Pria tersebut mencari cari dompetnya dan benar saja tidak ada.ia segera mengambil dompet yang diberikan tesa.


"Makasihh ya de".


"Sama sama pak.lain kali hati hati" Tesa.


"iya de"


"Ini bawa nihh pencuri nya" Ucap tesa ke orang orang yang ada disana.


dan orang orang disana segera membawa pencuri tersebut ke kantor polisi.


Setelah tugasnya selesai,tesa segera menghampiri keluarganya.


"Bunda bangga nakk sama kamu" bunda caca.


"iya lahh anak ayahh.ga sia sia ayah ngajarin bela diri ke kalian" ayah kardi.


Flashback Off


Sang pencuri yang tidak ingin ditangkap pun melawan Dengan tangan yang satu lagi nya untuk menyikut perut tesa.


Tesa yang tahu rencana pencuri segera menghindar dan kembali memiting satu tangan pencuri itu.


Pencuri kembali melawan dengan memutar badannya dan ingin menonjok perut tesa dengan kakinya,beruntung Tesa yang memiliki keahlian bela diri yang cukup matang segera menghindar dan dengan gerakan cepat kembali mengurung pencuri tersebut dengan meletakan tangan pencuri di lehernya dan menekannya kebelakang hingga pencuri tersebut tercekik.


"Krapěā ngein xyū̀ thī̀h̄ịn" Teriak Tesa.


"Mana dompetnya"


Pencuri tersebut yang sudah ingin kehabisan napas tidak kunjung menyerahkan dompetnya juga.lalu ia melempar dompet tersebut,dan Tesa mengalihkan pandangannya ke arah dompet yang terlempar.sang pencuri memanfaatkan keadaan dengan langsung membalikan badan tesa,jadi kini Tesa yang tengah dijerat lehernya menggunakan tangan si pencuri.


Rafa dan saudara yang lain melihat itu langsung berubah menjadi cemas dan khawatir.dan pengunjung berteriak histeris.


Saat keadaan Tesa yang hampir ingin kehabisan napas,Ia tak sengaja melihat ada 10 orang bodyguard memakai jas hitam yang tengah berdiri memandang ke arahnya dengan wajah penuh amarah.Ia tahu bahwa itu bodygard suruhan granpa nya karena granpa nya tidak ingin cucunya kenapa kenapa diluar sana.ia segera memberikan kode kepada para bodyguard itu untuk tetap tenang dan tidak ikut campur.para bodyguard yang mendapatkan kode itu mengangguj mengerti dan membiarkan tesa mengatasi masalahnya sendiri.


Tesa yang sudah jengah dengan keadaan, merubah raut mukanya yang tadinya tenang tenang saja kini menjadi sangat marah.


Ia segera membanting tubuh sang pencuri kedepan dan langsung membalikan badan si pencuri menghadap ke aspal lalu kedua tangannya ia putar kebelakang dengan keras dan tak lupa salah satu kakinya menginjak leher belakang pencuri sehingga pencuri tersebut berteriak kesakitan.


Rafa dan saudara yang lain melihat itu menjadi lega.begitu pula dengan para bodyguard yang merasa lega karena cucu bos nya tidak kenapa kenapa.


"Krapěā ngein xyū̀ thī̀h̄ịn" Teriak Tesa.


"Mana dompetnya"


Si pencuri yang sudah kehabisan tenaga dan merasa kesakitan itu menyerah dan memberikan dompet yang ia curi kepada Tesa.


"Phā k̄heā pị thī̀ s̄t̄hānī tảrwc" Ucap tesa kepada para bodyguard.


"Bawa dia ke kantor polisi"


2 Orang bodyguard langsung membawa Si pencuri tersebut ke kantor polisi.


Rafa dan saudara yang lain merasa heran,dari mana para bodyguard itu berasal dan kenapa Tesa menyuruh mereka,itu lah isi pikiran mereka masing masing.


Tesa segera merapihkan rambut dan bajunya yang terlihat berantakan,lalu berjalan menuju ibu ibu yang dompetnya sudah ia dapatkan.


"Nī̀ khụ̄x mæ̀ krapěā ngein" Senyum Tesa.


"Ini bu dompetnya"


"K̄hxbkhuṇ māk" Peluk Ibu tersebut ke tesa.


"Terima kasih banyak"


"Khrậng t̀x pị rawạng tạw h̄æm̀m" Balas tesa.


"Lain kali hati hati ya bu"


"Chı̀ k̄hxbkhuṇ xīk khrậng" Ibu tersebut melepaskan pelukannya.


"Iya sekali lagi terima kasih"


"Mị̀ pĕnrị" senyum Tesa.


"Sama sama"


Semua orang bubar,kembali melanjutkan belanja nya masing masing.


Tesa menghampiri saudara saudaranya.


"Kita cari tempat duduk dulu yuu,tesa haus cape" Tesa.


"Ya udah yu"


.....


Mereka kini telah duduk dan membeli minuman.


"De,kakak mau tanya.itu bodyguard kamu?" Tanya Rafa ke Tesa


"yang tadi?" Tesa.


"iya"


"ya Bukann lah.itu bodyguard granpa kayanya" Tesa.


"koo kamu tau ada bodyguard,dan itu dari granpa?" tanya Han.


"jadi gini,tadi pas aku dicekik itu,aku kann liat ke para pengunjung sembari ngembaliin stamina aku,nahh aku ga sengaja ngeliat mereka dalam hati aku ngomong itu pasti bodyguard suruhan granpa karna granpa kan sayang banget sama keluarganya jadi dia ga bakal tinggal diem kalo kita kenapa kenapa diluar sana" Tesa.


"Bener juga sih kak" Aron.


"Sekarang masih ada disini ga?" tanya aron.


"ga tau.kayanya granpa nyuruh mereka ngikutin kita tapi jangan sampai kita tau gitu" Tesa.


"oohhh" Aron.


"istirahat dulu bentar yaa,Tesa cape" Tesa.


"iya"


"Nanti besok kita tanyain deh sama granpa" Ken.


"iya"


"eh eh eh tapi kakak penasaran,kok kamu jago banget beladiri nya?" tanya Ken ke tesa.


"kakak lupa ya?,ayah kita kan seorang petinggi militer.jadi anak anaknya juga harus bisa beladiri.bunda juga bisa" Adel.


"Aunty precha bisa?" Tanya han


"bisa.dan yang ngelatih kita ini anak buah ayah kalo ayah lagi ga sibuk" veraa.


"Wowww" Han.


Setelah dirasa cukup berkeliling dan istirahat,mereka memutuskan untuk pulang ke rumah karena waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam.


Jangan lupa untuk


Like,Follow,Love,Rating,Komen,dan sarannya❗😍


Selamat membaca episode selanjutnya❗😘