P

P
PULANG



jam 5 pagi seorang gadis cantik yang masih asyik berkelana di mimpinya dibangunkan oleh bunyi ketukan pintu kamarnya.


Tok Tok Tok Tok


"Tesaaa bangunnn" Teriak Adel.


Hoammmm


"Apaa kakk?" Tesa.


"Siap siapp kita mauu lari pagi" Adel.


"Sama siapaa?" Tesa.


"Ya semuanyaa" Adel.


"Ya udah bentarrr" Tesa.


"iyaa cepetan yaa ga pakee lama" Adel.


"Iyaaa"


20 menit berlalu.....


Di depan halaman Rumah


"Ayo semuanya udahh siapp kann?" Opah Wira.


"Iya udahh" Tesa.


Mereka semua jogging mengelilingi sekitar desa.


"Kita makan di sana aja yaa banyak yang jualan" Tunjuk Opah wira ke satu tempat yang memang ramai orang berjualan.


"Kalian mau makan apa?,nanti ayah pesenin" Ayah Kardi.


"Aku mauu Sotoo" Tesa.


"Bolehh tuhh Ray juga mau" Raydan.


"Ya udah samain aja lahh yah soto semua daripada nantinya lama yaa" ucap Bunda Caca yang disetujui oleh mereka semua.


"Enakk bangett yaa udaranyaa opahh" Veraa.


"Iya sayangg disinii emang sejuk banget" Opah Wira.


"Kalian nanti pulang jam brapa?" Opah Wira.


"Soree aja yaa kardi" Omah Kartika.


"Iya yahh bu nanti kita sore ajaa pulangnya,ga papa kann anak anak?" Ayah kardi.


"Iya yahh ga papa"


10 Menit telah usai....


Di jalan ingin ke area perkebunan


"Sinii buat cucu cucu omah,omah mau ngajak kalian keliling ke kebun omahh" Omah kartika.


"Yeeeeee ayo omahh" Tesa.


"Kardi Opah sama caca mauu ikut apa pulang?" Omah Kartika.


"Kita pulang aja omah nanti opah kirimin mang mulya buat bawa mobil ngejemput kalian" Ayah kardi.


"Baiklah"


Di area perkebunan


"Nahh sayangg di sinii mereka semua lagi metikin daun buat diolah jadi tehh,Kalian mau coba?" Omah Kartika.


"Mau mauu omahh" Raydan.


"Nya omahh sakedap" ........


"Nahh nihh sayangg sok dipake satu satu nanti taro teh nya dikeranjang yaa,Tapi liat duluu Daun nya udahh pas buat diolah atau belum" Omah Kartika.


"Siap omah"


setengah jam sudah Mereka terus bergulat dengan pekerjaan memetik daun teh itu dan Kini mereka sedang berada di Pabrik pembuatan teh milik keluarga.


"Disinii banyak sayang alat alatnya,dann omah pakeknya yang sistem robot jadi pegawai ga perlu capek capek buatt ngolahh teh nya" Omah kartika.


"Iya omah"


"Ohh iya,omah juga bukan perkebunan teh doang kann?" Rafa.


"Iyaa sayang,Omahh juga punya kebun sayur sayuran.tapi itu semua udah omahh serahin tanggung jawab nya ke orang yang omah percaya dann nantinya yang ngewarisin ini semua ya kaliann" Omah kartika.


"Ohh gituy iya omah" Rafa.


"Kak kak" Bisik Raydan ke Rafa.


"Apa?" Arga.


"Itu cewee geuliss pisann" Raydan.


"Mana?" Rafa.


"ituu yang deket mesin" Raydan.


"Engga ahh B aja" Rafa.


"Dehh ga asik" Raydan.


"Neng neng inii ray bilang kamu cantik" Teriak argam yang langsung di pukull punggungnya oleh raydan.


eneng eneng geulis yangg dipanggil saga punn hanya tersenyum maluu lalu beranjak pergi.


"Whahahahaha kasiann ditolakk" Tawa pecah Veraa.


"Ahhh lu mahh ga bisa jaga rahasia kak kann ray jadi malu" kesal Raydan.


"Hahahahahah" Tawa semua orang.


Setelah berjam jam berada di area perkebunan.Mereka semua dijemput oleh mang mulya supir pribadi Omah kartika dan Opah wira untuk Segera pulang.


Jam Sudah menunjukkan Pukul 3 Sore,Opah wira dan Omah Kartika sedang berada di halaman depan rumah untuk mengantar pulang Anak dan cucu cucunya kembali ke bandung kota.


"Nanti seringg mampirr lagiii yaaa Awasss lohh" Omahh kartika.


"Iyaa omahh"


"Iya bu"


"Ga mau pake supir di?" Opah Wira.


"Ga usahh yahh,kardi aja yang nyetir" Ayah kardi.


"Ohh ya udahh hati hati sayangnya omah sama opah" Opah wira.


"Iya yahh"


"Iya Opah"


Keluarga ayah kardi mencium punggung tangan dan juga Pipi lalu memeluk opah wira dan omah kartika.


Mobil Ayah kardi akhirnya meninggalkan kediaman opah wira dan omah kartika.


Minta Like dan Sarannya ya ❗☺


Selamat membaca episode selanjutnya ❗😘